Pengalaman pribadiku waktu adik masuk SMA kemarin, kami langsung datangi bagian kurikulum sekolah untuk tanya detail KKM. Mereka selalu punya dokumen terupdate yang bisa dilihat bahkan sebelum tahun ajaran baru dimulai. Beberapa sekolah sekarang juga ramah banget—KKM mereka cantumin di website atau akun Instagram sekolah.
Kalau mau cara lebih praktis, coba cari di grup Telegram 'Info Pendidikan Jateng' (contoh). Di sana admin biasanya share spreadsheet lengkap berisi KKM berbagai sekolah. Tapi ingat, nilai KKM bisa beda tiap jurusan bahkan tiap mata pelajaran, jadi jangan asal comot satu angka doang.
Kalau mencari informasi KKM SMA terbaru, biasanya situs resmi Dinas Pendidikan provinsi atau kota tempat sekolah berada menjadi sumber paling valid. Aku dulu sering cek langsung ke website dinas setempat karena mereka rutin update data kebijakan pendidikan. Misalnya, di Jakarta ada portal 'Jakarta Pintar' yang memuat berbagai info termasuk KKM per sekolah.
Selain itu, grup-grup alumni atau orang tua murid di media sosial juga kerap berbagi dokumen semacam ini. Tapi hati-hati, pastikan sumbernya tepercaya karena kadang ada yang share versi lama. Beberapa forum pendidikan seperti 'Berkas Sekolah' di Facebook juga jadi tempat nongkring virtual buat ngobrolin hal-hal teknis begini.
Dari pengamatan selama jadi anggota komite sekolah, KKM itu sifatnya dinamis dan bisa berbeda tiap tahun. Aku sarankan langsung kontak wakil kepala bidang kurikulum di SMA tujuan. Mereka biasanya responsif kalau ditanya hal-hal fundamental begini. Alternatif lain, coba cek di blog-blog guru yang suka membahas kebijakan pendidikan—kadang mereka lampirkan dokumen resmi sebagai referensi. Beberapa penerbit buku LKS juga mencantumkan range KKM standar dalam edisi terbaru mereka.
2026-02-27 09:02:07
8
Tingnan ang Lahat ng Sagot
I-scan ang code upang i-download ang App
Kaugnay na Mga Aklat
ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM
Piemar
10
22.6K
Aku terbangun di dalam novel yang kubaca, sebagai istri kedua pangeran kejam yang mati di bab 80. Seorang wanita lemah, hanya alat untuk melahirkan pewaris, lalu dibunuh oleh permaisuri bermuka lembut.
Masalahnya, jiwa di tubuh ini adalah mahasiswa Kriminologi dengan mental baja dan nalar tajam. Aku tahu cara membaca kebohongan dan tahu siapa yang akan membunuhku. Jika kematian adalah akhir yang ditulis untukku, maka aku akan mematahkan takdir itu!
Kali ini, yang akan mati bukan aku.
"Keluar Kamu dari rumah saya!" bentak seorang pria paruh baya sambil menatap nyalang ke arah putrinya.
Gadis itu menangis histeris. Air matanya tak mau berhenti membasahi pipi putihnya, yang kini bersemu merah karena sempat menahan tangis.
"Maafin Mila, Ayah. I-ini bukan kemauan Mila,” jelasnya, masih tersedu-sedu.
" Saya tidak mau nama baik keluarga ini tercoreng, dari sekian banyak keluarga besar ayah, satu pun tak ada yang muka tembok seperti kau! Lebih baik kamu pergi dari sini sekarang juga, jangan buat saya merah padam, paham! " Tunjuk sang ayah kepada Mila yang sedari tadi, menangis histeris di bawah kakinya.
Mila kemudian menoleh ke arah wanita paruh baya yang hanya diam sembari menangis, wanita itu syok mendengar kabar bahwa anak semata wayangnya tengah mengandung. Padahal putrinya itu masih bersekolah dan tak pernah terlihat dekat dengan lelaki mana pun. Orang tua mana yang tak akan kecewa bila anaknya melakukan hal menjijikkan seperti itu.
"Bunda ... dengerin Mila, Bun. Mila gak salah, i-ini kesalahan.” Mila menunduk dalam, hingga air matanya berjatuhan ke lantai.
Wanita yang dipanggil bunda itu hanya diam tak mampu berkata-kata. Ia sangat syok mendengar kabar mengejutkan yang menimpa putrinya, ia bahkan tak tahu harus bereaksi seperti apa. Kekecewaan sudah terlanjur memenuhi hatinya.
"Mau membela diri lagi? Sekarang juga, angkat kakimu dari rumah saya. Cepat!"
Seratus tiga puluh hari setelah Ayah pergi, Ibu menghadirkan lelaki lain di rumah ini. Pernikahan kedua yang menyakiti hati kami. Dalam semalam saja, Dia berubah, dari Ibu paling sempurna menjadi Ibu yang pantas dibenci. Tapi ternyata, ada sebuah rahasia yang tak pernah kutahu.
Kubiarkan Ibu pergi, setelah menorehkan luka terdalam di hatiku dan Kiara, adikku yang masih terlalu kecil untuk mengerti. aku harus kuat, berdiri di atas kakiku sendiri, juga menjadi penopang bagi Kaki Tiara. segala rintangan itu akan ku singkirkan meski harus berdarah-darah.
aku Keysha, usiaku tujuh belas tahun. Dan inilah kisahku
Sahabatku setiap bulan terbang ke berbagai penjuru negeri, dan setiap kali selalu duduk di kelas bisnis. Setiap kali pulang, wajahnya tampak berseri-seri, seolah bercahaya.
Aku tersenyum dan menggoda, “Apa sih, di kelas bisnis itu ada yang istimewa, ya?”
Dia menatapku dengan makna tersembunyi dan menjawab, “Tentu saja istimewa. Mahasiswa polos, bos besar yang dingin dan berkuasa, bule tampan... Apa pun yang bisa kamu bayangkan, tak ada yang belum pernah kucicipi.”
Demi pengobatan ibunya, Keyla terpaksa harus menerima tawaran Benedict untuk menjadi pacarnya dengan imbalan uang.
Hubungan saling menguntungkan atas dasar uang itu semakin rumit saat orang tua Ben menemukan mereka berdua tinggal bersama di apartemen milik Ben.
Dan mereka berdua dipaksa menikah.
Bagaimana bisa mereka menikah di keduanya masih berstatus murid SMA?
Apa Benedict dan Keyla sanggup mengatasi masalah mereka dalam biduk rumah tangga di usia mereka yang masih belia?
Impian hidup seperti apa yang sudah dirangkai oleh Aneira Zahna Nalani, sepertinya tidak akan pernah terwujud. Kepribadiannya yang cerdas, penurut, rajin, baik, dan segala bentuk sempurna seorang gadis remaja kebanggaan orangtua serta guru tetap tidak menjamin hidupnya terbebas dari masalah.
Ketika di usinya yang baru tujuh belas tahun, selain tanggung jawab belajar dengan giat, tiba-tiba ia dihadapkan pada sebuah tanggung jawab besar mengurus keluarga.
Bermula dari tragedi kematian papanya yang meninggalkan sebuah misteri, membawa ia bertemu dengan sosok Keanu Atlan Bumi. Cowok berwujud sempurna, tampan, kaya, cerdas, yang selama ini berkeliaran di sekitarnya, namun tidak pernah terbayangkan akan menjadi bagian dari kisah hidupnya.
Kisah hidup monotonnya yang seakan sudah tertulis harus banting setir ketika mengenal Atlan juga orang-orang di sekitar cowok itu.
Tidak ada lagi siklus "sekolah untuk belajar, lulus, kemudian kuliah, lalu bekerja." Yang terjadi justru "sekolah untuk mendapat masalah dan musuh."
Lalu, kisah seperti apa sebenarnya yang akan diukir Atlan untuk Neira?
• • • • • • • • • • • • • • •
KISAH DI PENGHUJUNG SMA
(Teenfiction)
Fhyfhyt Safitri
02 Oktober 2021
Aku baru-baru ini menemukan beberapa kumpulan cerpen SMP yang cukup menarik. Salah satu favoritku adalah 'Lembaran Cerita SMP' yang berisi kisah-kisah pendek tentang persahabatan dan masa remaja. Ada juga 'Diary Kelas 2-C' yang mengisahkan kehidupan sehari-hari siswa SMP dengan gaya ringan tapi menyentuh.
Untuk yang suka cerita misteri sekolah, 'Tujuh Rahasia Gedung Lama' menyajikan petualangan seru sekelompok siswa. Kalau mau yang lebih emosional, 'Bunga di Atas Meja' bercerita tentang perjuangan seorang siswa melawan bullying. Setiap buku ini punya ciri khasnya sendiri, cocok dibaca sambil nostalgia masa-masa SMP.
Dari pengalaman teman-teman yang sudah lulus SMA, KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) itu sebenarnya lebih sering ditentukan oleh kebijakan sekolah daripada perbedaan jurusan. Sekolah tempat adikku bersekolah menerapkan KKM sama untuk semua mata pelajaran di jurusan IPA dan IPS, sekitar 75. Tapi ada juga sekolah lain yang menyesuaikan KKM berdasarkan tingkat kesulitan mata pelajaran—misalnya, Matematika di IPA mungkin KKM-nya 78, sementara Sosiologi di IPS 72. Gurunya bilang, ini untuk mempertimbangkan kompleksitas materi.
Yang menarik, beberapa sekolah bahkan punya aturan fleksibel. Di SMA favorit dekat rumahku, mereka memakai sistem 'KKM dinamis' untuk kelas unggulan, di mana nilai minimal bisa lebih tinggi 5-10 poin dibanding kelas reguler. Jadi, meskipun jurusan sama, beda kelas bisa beda KKM. Intinya, variasi ini menunjukkan bagaimana sekolah mencoba menyeimbangkan standar akademik dengan realita kemampuan siswa.
Melihat kembali masa SMA, rasanya KKM adalah salah satu momok yang bikin deg-degan. Tapi ternyata, tidak mencapainya nggak otomatis bikin kita gagal lulus lho. Sekolah biasanya punya beberapa opsi remedi atau ujian perbaikan untuk nilai yang jeblok. Pengalaman pribadi, dulu ada temen yang nilainya jeblok di fisika, tapi setelah ikut program tutor sebaya plus remedial, akhirnya bisa naik sampai lewat KKM. Yang penting, komunikasi sama guru dan usaha ekstra itu kunci.
Tapi jangan juga dianggap sepele. Kalau sampai nggak lulus remedial atau bolos ujian perbaikan, efek domino bisa muncul. Misalnya nggak bisa ikut UN (kalo sistemnya masih kayak dulu), atau dapat surat peringatan dari sekolah. Beberapa sekolah bahkan mewajibkan peserta didik mengulang mata pelajaran tertentu di tahun berikutnya. Intinya sih, selama ada kemauan memperbaiki, gapapa sesekali 'kecelakaan' di KKM.