Kebetulan kemarin aku baru main ke Kinokuniya Grand Indonesia, dan waktu operasionalnya cukup fleksibel! Senin sampai Jumat buka jam 10 pagi sampai 10 malam, tapi Sabtu-Minggu bukanya lebih awal jam 9.30 pagi. Tutupnya tetap sama, jam 10 malam. Lumayan banget buat yang suka nongkrong selepas kerja atau weekend hunting novel Jepang langka. Aku sendiri sering mampir sore hari sambil baca-baca 'Spy x Family' di sudut manga mereka—fasilitasnya nyaman banget buat baca santai.
Oh iya, kalau pas hari libur nasional kadang ada perubahan jam buka, jadi aku selalu cek Instagram mereka dulu biar nggak kecele. Pernah sekali aku dateng pas hari besar, eh ternyata tutup jam 9 malem. Tapi secara umum, Kinokuniya GI termasuk yang paling ramah buat night owl kayak aku yang demen begadang cari komik terbaru.
Wah, kalo ngomongin Kinokuniya GI, aku inget dulu sempet bingung juga nyari jam bukanya pas pertama kali ke sana. Sekarang udah hafal: weekdays mulai 10.00–22.00, weekend 9.30–22.00. Anehnya, meskipun tutupnya sama, suasana weekend pagi itu beda banget—lebih rame tapi justru asik buat atmosfer nongkrong ala toko buku Tokyo. Aku prefer dateng jam 11 siang, pas stok barang masih lengkap dan belum terlalu penuh pengunjung.
2025-12-04 16:52:14
21
Leer todas las respuestas
Escanea el código para descargar la App
Related Books
Hidup Kembali di Zaman Kuno
Bhay Hamid
10
11.9K
Raka menatap nanar ketiga istrinya dengan penuh keterkejutan karena ia baru siuman dari mati surinya. dan ia tersadarkan diri di zaman kuno dan bukan di zaman saat ia kecelakaan yaitu di zaman modern. alih-alih bangun di rumah sakit. malah kini ia tersandra oleh zaman kuno dengan beban tiga istri yang cantik dengan tubuh sempurna sehingga hal ini seperti mimpi bagi raka. namun sialnya ia siuman pada keadaan yang memprihatinkan dibuang oleh ayahnya dan di coret dari daftar keluarga Wiroguno. sehingga menjadi pekerja di desa terpencil dan jauh dari kedua saudaranya. dan juga ia menjadi anak terlemah dari tiga bersaudara hingga ia sering di tindas oleh keluarganya sendiri.
Saena tertipu oleh Antonio Cassano bahwa tanpa bantuan dari Antonio maka perusahaan Abraham sang ayah bakalan bangkrut, Antonio bersedia membantu asalkan Saena bersedia melayani Yu Silan malam ini.
***
Yu Silan yang sedang dalam pengaruh obat tidak peduli lagi. Pria itu menarik lepas bajunya sendiri dan membuangnya ke lantai. Yu Silan menyusuri tubuh setengah polos Saena menggunakan bibir dan juga lidahnya sampai aktivitas panas antara keduanya terjadi! Yu Silan merasa sudah kehilangan kewarasannya.
Namun .... ketika Yu Silan tersadar dia tidak yakin dengan bercak merah di atas alas kasur. Yu Silan menatap dengan cermat ke arah ranjang yang tadi dia gunakan untuk memadu cinta dengan gadis tak dikenalnya itu. Pria itu melotot kaget karena melihat noda merah di atas sprei.
Wajahnya sangat terkejut dan gugup. “Gadis ta-tadi? Bukan gadis malam? Dia masih suci? Sialan!”
Lila memberi kejutan tak terduga untuk suami dan juga keluarganya di hari pernikahan Mirza dan istri keduanya.
Apakah yang Lila lakukan sehingga membuat Riana sang pelakor dan juga Mirza serta keluarganya mendapatkan balasan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya?
Akankah hidup Lila akan bahagia?
Buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus buku telah di hapus
Kinanti, seorang gadis desa berparas ayu, berusia dua puluh empat tahun. Karena kesulitan ekonomi yang mendera keluarganya, ia menjadi ajang penebus hutang kepada seorang rentenir hidung belang.
Berawal dari kebiadaban sang rentenir yang berusaha menodai kesucian gadis ini, Kinanti berhasil kabur dari kandang macan yang hampir membuat masa depannya hancur.
Keberhasilannya kabur, membawa langkah gadis ini bertemu dengan seorang penyelamat, Zain Abraham. Dan mengantarkan dirinya secara tidak langsung menjadi pelayan di sebuah Klub Malam.
Suatu hari takdir mempertemukan mereka kembali, Zain Abraham mendatangi Klub malam tempat Kinanti bekerja, saat pria ini mabuk berat, ia meminta kepada pengelola Klub, untuk diberikan seorang gadis yang bersedia menghabiskan malam bersamanya.
Akankah Zain Abraham, pria yang pernah menjadi penyelamatnya itu, justru akan menjadi pria yang merenggut kehormatan Kinanti ??
kanya adalah seorang Corporate Lawyer muda yang ambisinya setinggi gedung pencakar langit Jakarta. Di usianya yang ke-28, fokus hidupnya hanya satu, meskipun itu berarti mengorbankan setiap malam pribadinya.
Namun, rencananya yang sempurna hancur ketika ia bertemu adrian, seorang investor misterius dengan aura kekuasaan yang mematikan. Pertemuan singkat di lantai 45 sebuah fine dining di tengah senja Jakarta itu bukan sekadar perkenalan, melainkan sebuah tantangan dan janji berbahaya. Adrian tidak hanya menawarkan Pinot Noir dan keintiman yang membuat Kanya merasakan hasrat yang asing, tetapi juga sebuah permainan yang akan mengubah segalanya.
Kanya segera menyadari bahwa Adrian adalah musuh profesionalnya, investor licik di balik gugatan terbesar yang mengancam klien firman tempatnya bekerja.
Novel ini adalah kisah tentang perang di ruang sidang dan pertempuran di kamar tidur
Untuk memenangkan kasusnya, Kanya terpaksa masuk ke dunia abu-abu Adrian, menukar informasi rahasia dengan ciuman yang menghancurkan, dan membuat deal yang mengikat nasibnya pada pria yang seharusnya ia hancurkan. Kemenangan Kanya kini berbanding lurus dengan kedalaman rahasia yang ia bagi dengan musuhnya.
Di antara intrik perusahaan, ancaman dari mantan kekasih Adrian (Maya), dan persaingan dari rivalnya yang "lebih aman" (Reza), Kanya dipaksa memilih: integritas karir yang suci dan kesepian, atau cinta yang berbahaya dan kekuasaan yang ditawarkan Adrian.
Ketika rahasia Adrian yang lebih gelap terungkap, sesuatu yang mengancam tidak hanya karir Kanya tetapi juga kebebasannya, apakah Kanya akan menemukan Titik Balik untuk kembali ke jalur etika, ataukah dia akan tenggelam sepenuhnya dalam permainan kekuasaan dan hasrat di bawah langit malam Jakarta?