Kalimat Contoh Apa Yang Menjelaskan Mocks Artinya Secara Jelas?

2025-09-06 21:41:10
294
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test

3 Answers

Yasmine
Yasmine
Kawan Baca Koki
Gue senang kalau bisa ngejelasin kata-kata yang sering bikin bingung; 'mocks' itu punya makna berbeda tergantung konteks, jadi saya kasih contoh yang gampang ditangkap.

Pertama, 'mocks' sebagai kata kerja bentuk orang ketiga (to mock) berarti mengolok atau mengejek. Contoh kalimat: "He mocks her pronunciation whenever she speaks." Artinya: "Dia mengejek pengucapannya setiap kali dia bicara." Di sini jelas bahwa 'mocks' menunjukkan tindakan mengejek yang berulang. Contoh lain: "She mocks the idea as if it's childish." = "Dia mengejek gagasan itu seolah-olah kekanak-kanakan." Itu menunjukkan sikap merendahkan.

Kedua, 'mocks' juga sering dipakai sebagai kata benda jamak untuk kegiatan tiruan atau ujian latihan, terutama di lingkungan sekolah atau pelatihan. Contoh: "The students are preparing for the mocks next week." = "Para siswa mempersiapkan diri untuk ujian latihan minggu depan." Di sini 'mocks' berarti simulasi ujian, bukan mengejek. Selain itu di dunia pengujian perangkat lunak, 'mocks' berarti objek tiruan yang digunakan untuk mensimulasikan bagian sistem: "We used mocks to simulate the database during testing." = "Kami menggunakan objek tiruan untuk mensimulasikan basis data saat pengujian."

Jadi, kalau mau jelasin artinya secara jelas, tunjukkan konteksnya: kalau subjeknya melakukan tindakan pada orang lain, besar kemungkinan 'mocks' berarti mengejek; kalau konteksnya ujian atau simulasi, 'mocks' berarti latihan atau tiruan. Buat aku, membedakan konteks itu kunci biar nggak salah paham.
2025-09-07 13:00:17
6
Samuel
Samuel
Pengulas Teknisi
Dalam percakapan biasa, aku sering bilang bahwa contoh jelas membantu memahami istilah yang serupa. Untuk 'mocks', aku biasanya menunjukkan dua kelompok contoh supaya gambarannya langsung nempel di kepala.

Kelompok pertama: 'mocks' sebagai tindakan mengejek. Misalnya: "He mocks his classmate's accent." Terjemahan: "Dia mengejek logat teman sekelasnya." Kalimat ini menonjolkan nuansa negatif—ada orang yang dijadikan bahan olokan. Contoh lain: "The comedian mocks politicians in his show." = "Komika itu mengejek para politisi dalam acaranya." Itu memperlihatkan penggunaan yang bernada sindiran atau parodi.

Kelompok kedua: 'mocks' sebagai plural kata benda, biasanya merujuk pada ujian latihan atau simulasi. Contoh: "We have mocks next month to prepare for finals." = "Kita punya ujian latihan bulan depan untuk mempersiapkan ujian akhir." Di bidang teknologi juga: "Use mocks to isolate the module during unit tests." = "Gunakan objek tiruan untuk mengisolasi modul saat uji unit." Perbedaan inti terletak pada subjek dan tujuan kalimat—apakah kata itu menunjuk tindakan mengejek atau sebuah aktivitas simulasi. Aku merasa cara ini bikin makna langsung kelihatan, terutama kalau ditunjang terjemahan singkat.
2025-09-09 03:15:31
23
Harold
Harold
Penggemar Cerita Sopir
Langsung aja: berikut beberapa kalimat contoh 'mocks' yang simpel dan jelas supaya nggak bingung antara mengejek dan ujian latihan.

"He mocks her every time she makes a mistake." — Dia mengejeknya setiap kali dia melakukan kesalahan. Di sini 'mocks' = mengejek.

"The school schedules mocks before the national exams." — Sekolah menjadwalkan ujian latihan sebelum ujian nasional. Di sini 'mocks' = ujian latihan.

"In tests we replace the real service with mocks to speed things up." — Dalam pengujian, kami mengganti layanan asli dengan objek tiruan untuk mempercepat proses. Di sini 'mocks' = objek tiruan/simulasi.

Intinya, lihat subjek dan situasinya: kalau ada kata yang menunjukkan tindakan pada orang (laugh at, tease, ridicule), kemungkinan besar 'mocks' berarti mengejek; kalau konteksnya pendidikan atau testing, kemungkinan besar berarti latihan atau simulasi. Buatku, kalimat-kalimat pendek seperti ini paling cepat ngebantu nangkep perbedaannya.
2025-09-11 17:35:13
15
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Bagaimana contoh terjemahan resmi untuk mocks artinya di subtitle?

4 Answers2025-09-06 12:55:49
Bicara soal kata 'mocks' di subtitle, aku sering mikir gimana cara paling pas menangkap nuansa ejekan tanpa bikin terjemahan kaku atau berlebihan. Kalau konteksnya seseorang mengejek atau memperolok karakter lain, pilihan yang paling aman dan sering digunakan dalam terjemahan resmi adalah 'mengejek' atau 'mengolok-olok'. Contoh: original "He mocks her" bisa diterjemahkan jadi "Dia mengejeknya" atau "Dia mengolok-oloknya". Kedua pilihan ini cukup umum di subtitle karena singkat dan mudah dipahami. Untuk tone yang lebih halus atau sinis, 'menyindir' kadang dipakai; untuk nada yang lebih kasar/menjatuhkan bisa pakai 'mencemooh'. Intinya, terjemahan resmi biasanya memilih kata yang ringkas dan sesuai register tokoh — 'mengejek' untuk umum, 'mengolok-olok' untuk nada lebih kasar, dan 'menyindir' untuk ejekan yang lebih berlapis. Aku biasanya lihat konteks dan nada dialog sebelum mutusin kata mana yang dipakai.

Bagaimana cara menjelaskan mocks artinya kepada pemula?

3 Answers2025-09-06 20:08:29
Aku suka menjelaskan hal teknis dengan perumpamaan, jadi kalau aku harus memecah arti 'mock' untuk pemula, aku mulai dari analogi pemeran pengganti di film. Bayangkan kamu sedang syuting adegan berbahaya dan pemeran utama nggak bisa melakukan stunt itu — sutradara memanggil pemeran pengganti yang bertindak persis seperti karakter tapi aman dan mudah dikendalikan. Dalam pengujian perangkat lunak, 'mock' itu ibarat pemeran pengganti: sebuah objek atau fungsi buatan yang menggantikan bagian sistem yang asli supaya kita bisa menguji satu bagian kode saja tanpa repot. Mock memberikan jawaban yang bisa dikontrol (misalnya selalu balik nilai tertentu atau lempar error) sehingga hasil tes deterministik dan cepat. Praktisnya: ketika fungsi A tergantung pada layanan B (misal panggil API atau akses database), untuk mengetes A kita ganti B dengan mock. Dengan begitu kita bisa mengetes respon A dalam kondisi normal, kondisi error, atau timeout tanpa benar-benar memanggil layanan eksternal. Hati-hati: terlalu banyak mock bikin tes cuma menguji asumsi kita, bukan kenyataan. Gunakan mock ketika interaksi eksternal susah atau lambat, dan gunakan objek nyata bila memungkinkan untuk integrasi. Kalau kamu pakai JavaScript, coba lihat contoh di 'Jest'; kalau di Java, 'Mockito' populer — mereka memudahkan pembuatan mock dan verifikasi panggilan. Sekarang, setiap kali aku jelaskan, orang biasanya lebih cepat paham lewat analogi pemeran pengganti ini, karena konsepnya jadi kasat mata dan gampang dicoba sendiri.

Contoh kalimat inspiratif menggunakan kata 'hari ini'?

3 Answers2026-06-29 12:54:25
Ada kalimat sederhana yang sering kubaca di buku harian nenekku: 'Hari ini adalah kanvas kosong, lukislah dengan warna-warna keberanian.' Kalimat itu selalu membuatku berhenti sejenak. Bukan cuma karena puitis, tapi karena mengingatkan bahwa setiap pagi kita punya kesempatan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Aku suka membayangkan 'warna keberanian' itu seperti keputusan kecil: mencoba resep masakan aneh, memulai percakapan dengan stranger di kedai kopi, atau sekadar memakai baju warna cerah yang biasanya tak berani dipakai. Dulu aku sering terjebak dalam mindset 'nanti saja' atau 'besok lebih baik'. Tapi sejak mengadopsi filosofi 'hari ini' ini, hidup terasa lebih... hidup. Pernah suatu pagi aku bangun dan memutuskan untuk ikut kelas pottery meskipun merasa tidak berbakat. Hasilnya? Vas tanah liatku mirip alien yang kecelakaan, tapi proses bermain dengan lumpur itu menghadirkan tawa yang tak ternilai. Itulah kekuatan 'hari ini' - mengubah ketakutan menjadi cerita.

Apakah etimologi kata bisa menjelaskan mocks artinya?

4 Answers2025-09-06 12:01:09
Menarik kalau kita bongkar kata 'mocks' dari akar katanya — itu bikin obrolan bahasa jadi seru. Dari yang aku baca dan alami ngobrol sama teman-teman bahasa, kata 'mock' punya dua jalur makna yang jelas: satu berkaitan dengan mengejek atau merendahkan, satu lagi berkaitan dengan meniru atau menampilkan tiruan (kayak 'mock exam' atau 'mock-up'). Etimologinya nggak 100% pasti, tapi banyak ahli bahasa menelusuri ke arah bahasa Prancis kuno 'moquer' yang berarti mengejek, lalu masuk ke bahasa Inggris lewat bentuk Middle English. Perubahan makna ini wajar: dari tindakan meniru (mimikri) bisa berubah jadi sindiran—karena meniru kadang dipakai untuk mengejek. Jadi, etimologi bantu menjelaskan kenapa dua makna itu berkerabat; mereka berasal dari gagasan dasar ‘meniru’ dan ‘menyindir’. Kalau kita lihat bentuk 'mocks', itu bisa simpel: plural noun untuk tiruan atau exam, atau present tense orang ketiga tunggal untuk kata kerja 'to mock'. Intinya, etimologi nggak selalu memberi jawaban pasti, tapi dia memberi peta kenapa kata berkembang seperti sekarang. Kalau kamu lihat sejarah kata di sumber seperti 'Oxford English Dictionary' atau kamus etimologi, gambarnya bakal lebih jelas dan nuansa makna terasa lebih masuk akal. Aku suka banget pas nemuin koneksi kayak gini karena bikin kata terasa hidup.

Contoh kalimat menggunakan kata sugoi?

4 Answers2026-06-26 05:11:48
Kata 'sugoi' itu serba guna banget, terutama buat yang suka budaya Jepang! Misalnya, pas nonton episode terbaru 'Attack on Titan' dan Levi muncul bawa pedang, aku langsung teriak 'Sugoi!' karena gerakannya keren banget. Atau waktu lihat cosplayer di event yang detail kostumnya super akurat, auto keluarlah 'Sugoi desu ne~' sambil ngacungin jempol. Kata ini juga sering dipake di komunitas gim—contohnya pas lawan di 'Street Fighter' ngeluarin kombo 10 hit, 'SUGOI!' jadi ekspresi kagum spontan. Bahkan buat hal sehari-hari kayak liat temen selesai ngerjain proyek art dalam semalam, 'Sugoi yaro!' bisa jadi pujian casual. Intinya, 'sugoi' itu fleksibel: bisa ekspresi kaget, kagum, atau bahkan sarkasme (dengan nada tepat). Yang penting tulus aja, kaya pas ngobrol sama orang Jepang asli—they’ll appreciate the effort!

Apa contoh kalimat dengan kata goks?

3 Answers2026-06-10 10:33:12
Ada momen di mana 'goks' benar-benar bisa jadi kata yang pas untuk menggambarkan sesuatu yang luar biasa. Misalnya, pas lihat konser band favorit secara live, rasanya pengen teriak, 'Goks banget nih penampilan mereka malam ini!' Atau waktu cobain makanan baru di restoran yang ternyata enak banget, langsung keluar deh, 'Goks sih rasanya, mau nambah lagi!' Kata ini juga sering dipakai buat puji karya kreatif. Kayak pas baca novel atau liat fanart keren, rasanya pengen kasih apresiasi, 'Plot twist-nya goks, bikin merinding!' atau 'Warnanya goks banget, jiwa banget nangkap karakternya!'. Intinya, 'goks' itu ekspresi spontan buat hal-hal yang bikin kita excited atau kagum.

Apakah mocks artinya berbeda di fandom anime dan sehari-hari?

3 Answers2025-09-06 13:38:33
Ada kalanya satu kata dipakai berbeda antara komunitas dan percakapan sehari-hari—'mocks' termasuk salah satunya. Di luar fandom, banyak orang paham kata 'mocks' sebagai bentuk jamak dari 'mock' yang bisa berarti mengejek atau membuat tiruan (mock exam, mock-up). Jadi kalau kamu dengar seseorang bilang "they're mocking him" ya biasanya mereka maksudkan mengejek. Tapi di fandom anime, konteksnya bisa melenceng ke beberapa arah yang lebih spesifik dan seringkali lebih ringan. Di komunitas penggemar, aku sering lihat 'mocks' dipakai untuk menyebut mock-up desain fan art, atau karya awal yang masih rough—semacam sketsa cepat yang belum final. Contoh lain: di thread roleplay, 'mocks' bisa berarti mock battles atau simulasi duel antar karakter yang dibuat cuma-cuma buat seru-seruan, bukan pertandingan resmi. Ada juga yang pakai istilah itu untuk parodi dan meme yang sengaja meniru gaya sebuah adegan dari anime seperti 'One Piece' atau 'My Hero Academia', tapi dengan nada bercanda. Intinya: kalau kamu lihat 'mocks' di fandom, jangan langsung mikir buruk—seringnya itu percobaan kreatif atau lelucon internal, bukan hinaan serius. Kalau lagi ragu, perhatikan tanda-tanda: emoji, konteks thread, apakah ada kata-kata yang jelas mengejek, atau cuma ada tag 'WIP'/'draft'. Biasanya author fanart juga menulis "mock-up" kalau memang itu contoh desain. Cara aku menanggapinya? Santai aja—tanya sopan kalau masih nggak jelas, atau reaksi ringan kalau memang cuma bercanda. Rasanya lebih asyik kalau kita baca konteksnya dulu sebelum panik, karena fandom itu penuh nuansa dan olok-oloknya sering kali akrab, bukan jahat.

Apakah contoh kalimat menunjukkan kyoushitsu artinya?

2 Answers2025-11-04 05:49:51
Ada sesuatu yang hangat tentang kata 'kyoushitsu'—bukan cuma ruang, tapi juga suasana belajar, tawa, dan langkah-langkah yang bergema di lantai keramik. Aku sering memberi contoh kalimat untuk teman yang belajar Jepang, karena 'kyoushitsu' (教室) paling sering dipakai untuk menunjuk ruang kelas fisik, tapi bisa juga dipakai dalam kata majemuk seperti '英会話教室' (kursus percakapan Inggris). Berikut beberapa contoh yang aku pakai di les informal, lengkap dengan romaji dan terjemahan supaya terasa hidup: 教室は三階にあります。 Kyoushitsu wa sankai ni arimasu. (Ruang kelas ada di lantai tiga.) Penjelasan: Ini contoh dasar untuk menunjukkan lokasi — partikel 'に' sering dipakai setelah penunjuk tempat ketika kita menyebut keberadaan. 教室で宿題をしました。 Kyoushitsu de shukudai o shimashita. (Aku mengerjakan PR di ruang kelas.) Penjelasan: Gunakan 'で' untuk menandai tempat terjadinya suatu aktivitas. 彼は教室の前で待っている。 Kare wa kyoushitsu no mae de matte iru. (Dia menunggu di depan ruang kelas.) Penjelasan: Menunjukkan lokasi relatif, plus penggunaan 'の' untuk kepemilikan atau hubungan lokasi. この教室は広くて明るい。 Kono kyoushitsu wa hirokute akarui. (Ruang kelas ini luas dan terang.) Penjelasan: Contoh mendeskripsikan suasana dan kondisi ruang. Di kalimat-kalimat di atas kelihatan perbedaan kecil: 'にある' lebih ke keberadaan, 'で' menandai tempat aktivitas, 'の' menghubungkan benda dengan lokasi. Aku biasanya menekankan ini karena murid sering bingung kapan pakai 'で' atau 'に'. Selain itu, ada penggunaan yang lebih idiomatik: 英会話教室に通っている (Eikaiwa kyoushitsu ni kayotteiru — Aku ikut kursus percakapan bahasa Inggris) atau 料理教室に参加した (Ryouri kyoushitsu ni sanka shita — Aku ikut kelas memasak). Di sini '教室' bukan lagi ruang sekolah formal, tapi lembaga belajar/kelas tertentu. Kalau ingin nuansa sehari-hari, coba contoh seperti 教室が静かになった (Kyoushitsu ga shizuka ni natta — Ruang kelas menjadi sunyi) atau 教室のドアを閉めてください (Kyoushitsu no doa o shimete kudasai — Tolong tutup pintu ruang kelas). Intinya, kata ini sangat fleksibel dan sering muncul bersama partikel tempat. Aku suka memberi contoh yang konkret seperti ini karena lebih gampang diingat — dan rasanya seperti kembali ke bangku sekolah setiap kali menggunakannya.

Contoh kalimat menggunakan asmaranala yang benar?

4 Answers2025-12-28 07:14:07
Kemarin di grup diskusi sastra, ada yang nanya gimana sih pake kata 'asmaranala' biar pas. Nah, gw langsung teringat novel 'Ronggeng Dukuh Paruk'-nya Ahmad Tohari. Kata ini emang jarang dipake sehari-hari, lebih sering muncul di puisi atau prosa puitis. Misalnya: 'Malam itu, asmaranala rembulan menari-nari di antara dedaunan, menemani bisikku yang tak sampai padanya.' Keren kan? Kata-kata kayak gini bikin suasana jadi magis dan romantis sekaligus. Tapi hati-hati, jangan asal tempel. 'Asmaranala' itu gabungan dari 'asmara' + 'nala' (api), jadi cocoknya buat deskripsi cinta yang membara atau situasi penuh gairah. Kalau dipake buat cerita kopi pagi biasa, malah jadi aneh. Contoh lain: 'Genggaman tangannya meninggalkan asmaranala yang membakar kulitku.' Intinya, pake di konteks yang emosional dan intense!

Apa saja konteks ketika mocks artinya ejekan atau sindiran?

3 Answers2025-09-06 07:03:43
Kadang istilah 'mocks' muncul di percakapan dan terasa lebih ke sindiran tajam daripada bercanda, dan aku sering memperhatikan nuansa itu ketika ngobrol di forum atau nonton drama. Untuk aku, konteks pertama yang paling jelas adalah olok-olok antar teman yang sudah akrab: ketika nada tetap ringan, ada tawa bersama, dan kedengarannya seperti saling menggoda, itu biasanya harmless. Tapi batasnya tipis — kalau satu pihak terlihat selalu jadi bahan, atau komentar diulang-ulang sampai ia malu, itu sudah berubah menjadi ejekan. Di momen seperti ini, power dynamic terlihat: orang yang 'mocks' biasanya merasa aman karena dukungan audiens atau posisi sosial yang lebih tinggi. Konteks lain yang sering aku temui adalah di media sosial dan meme culture. Di Twitter atau grup chat, 'mocks' sering berupa screenshot dengan caption sarkastik, GIF mengejek, atau parodi yang memerolakkan kebiasaan orang. Di sini niat bisa berkisar dari satire yang membongkar kebodohan sampai trolling yang hanya mencari respons marah. Bedanya terlihat dari apakah pembuat niat mengkritik perilaku untuk memperbaiki (satir kritis) atau sekadar merendahkan (humiliation). Terakhir, ada setting formal tapi tetap menyakitkan: di lingkungan kerja atau sekolah, ejekan tersamar sebagai kritik 'konstruktif' atau candaan HRD yang tidak peka. Di sini efeknya nyata — reputasi, kepercayaan diri, dan rasa aman bisa terganggu. Aku biasanya menilai berdasarkan reaksi korban, konteks pengulangan, dan siapa yang mendukung ejekan itu. Kalau aku melihat itu sudah melukai, aku lebih memilih intervensi ringan atau menarik korban keluar dari situasi, karena bercanda yang sehat harus bikin semua orang ketawa, bukan jadi bahan hinaan.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status