2019 adalah tahun penuh kreativitas untuk Khalid, dan 'Better' adalah salah satu karya terbaiknya di periode itu. Lagu ini muncul dari sesi improvisasi di studio ketika dia sedang memikirkan betapa hubungan romantis itu seperti puzzle – kadang perlu dibongkar pasang sampai cocok. Aku pernah baca bahwa chord progression-nya sengaja dibuat sederhana agar lirik yang jujur bisa bersinar. Vocal delivery-nya yang setengah berbisik bikin lagu ini terasa sangat intim, kayak lagi dikasih tahu rahasia.
Khalid menulis 'Better' di awal 2019, tepatnya saat sedang menjalani tur untuk album 'Free Spirit'. Dia mengungkapkan dalam beberapa wawancara bahwa lagu ini terinspirasi oleh perasaan nostalgia dan keinginan untuk memperbaiki hubungan yang retak. Aku ingat dia bilang di sebuah podcast bahwa lirik 'I’d do anything to make it better' muncul dari percakapan tengah malam dengan teman dekatnya tentang bagaimana mereka berdua berusaha menyelamatkan persahabatan yang hampir hancur.
Yang menarik, produksi lagu ini juga dipengaruhi oleh suasana studio yang santai. Khalid sering merekam sambil berbaring di sofa, menciptakan vibe melankolis yang pas dengan tema lagu. Aku suka bagaimana dia menggabungkan synthwave retro dengan R&B modern – rasanya seperti mendengar surat yang ditulis untuk masa lalu.
Kalau ngomongin 'Better', aku selalu teringat interview Khalid di balik panggung suatu festival musik. Dia cerita bahwa inspirasinya datang dari pengalaman pribadi menghadapi kesalahpahaman dalam hubungan. Waktu itu (2019) dia baru saja pindah ke Los Angeles dan merasa kehilangan koneksi dengan orang-orang di El Paso. Lagu ini semacam pengakuan bahwa perubahan itu sulit, tapi bukan berarti harus menyerah.
Aku pribadi suka bagaimana instrumentasi minimalis di verse pertama tiba-tiba meledak di chorus, seperti metafora emosi yang akhirnya meluap. Khalid emang jago banget bikin lagu yang sederhana tapi dalam maknanya.
2025-11-24 00:53:12
27
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Dia yang Terluka
Henny Djayadi
9.5
559.8K
Nadia ingin berbagi kebahagiaan atas kehamilannya pada kedua orang tua dan Nabila saudaranya. Betapa terkejutnya Nadia saat melihat keluarganya bahagia atas kehamilan Nabila yang ia ketahui belum menikah, dan yang lebih mengejutkan lagi lelaki yang menjadi ayah dari anak yang dikandung Nabila adalah Rama suaminya. Talak akhirnya terucap dari bibir Rama.
Nadia pergi dalam kekalutan hingga mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dia keguguran. Nadia yang merasakannya sakit raga dan hatinya masih harus berhadapan dengan Gio pemilik mobil mewah yang ia tabrak. Dan sebagai ganti rugi yang tak sedikit Gio meminta Nadia menjadi istrinya. Padahal Gio adalah pemilik perusahaan tempat Rama bekerja.
Terbesit balas dendam, tapi ternyata menikah dengan Gio bagaikan memasuki neraka dunia yang lain.
Salah satu tujuan dari pernikahan adalah memiliki keturunan. Keluarga yang sudah memiliki keturunan, membuat hidup mereka lebih berwarna.
Jika kebanyakan pasangan akan berbahagia dan menyambut kelahiran anak pertama mereka dengan suka cita. Namun berbeda dengan Dito, suami Indah. Suami Indah justru melihat kelahiran bayi perempuannya sebagai nasib buruk yang hadir. Bagi Dito anak laki-laki adalah kebanggaan. Sedangkan anak perempuan adalah beban.
Kelahiran bayi cantik yang tidak diharapkan suaminya menjadi pemicu karamnya pernikahan suci mereka. Semua penghinaan, caci maki dan hujatan, Indah terima di hari kelahiran bayinya sebagai hadiah dari Dito. Bahkan disaat luka operasinya masih basah, Indah di hadapkan dengan seorang wanita yang dibawa oleh suaminya untuk menjadi madunya.
Tak ada seorang pun yang dapat menggambarkan rasa sakit yang ia rasakan. Hingga akhirnya Indah memilih untuk menjanda dari pada berbagi. Berbagi cinta, tapi hanya dirinya seorang diri yang menderita.
Rintangan apa yang akan dilalui Indah untuk membesarkan putrinya?
Sanggupkah, Indah membuat suaminya menyesal karena telah menyakitinya luar dalam?
Lima tahun pernikahan, Zahra dan Ammar sangat bahagia. Masalah datang saat Ammar tanpa sengaja menabrak Adelia dalam satu perjalanan dinas. Adelia lumpuh dan dunianya terhenti karena tunangannya menolak melanjutkan rencana pernikahan.
Keluarga Adelia minta Ammar menikahi Adelia sebagai bentuk pertanggungjawaban atau jeruji besi menanti. Sementara Zahra tidak mau suaminya mendua. Wanita itu lebih memilih berpisah daripada hidup dimadu walau Ammar terpaksa.
Ammar yang selama ini membiayai hidup Ibu dan kedua adiknya kebingungan. Kalau sampai dia dipenjara, pekerjaan hilang, siapa yang akan menanggung semua?
Semua orang bilang, Brody cinta mati terhadap Emma. Dia mengejar Emma selama sepuluh tahun dan memanjakannya selama itu pula. Bahkan hanya karena dia mengernyit sedikit saja, Brody bisa merasa sakit hati setengah hari.
Namun, Brody yang seperti itu malah mengkhianatinya sampai tiga kali berturut-turut.
Pertama kali, di sebuah pesta bisnis. Dia dibius oleh lawannya dan menghabiskan semalaman dengan seorang mahasiswi.
Pada hari Emma mengajukan cerai, dia langsung mengirim wanita itu ke luar negeri malam itu juga, lalu berdiri di bawah apartemen Emma sambil kehujanan selama tiga hari tiga malam.
Dia berkata, "Emma, aku salah, maafkan aku kali ini."
Emma menatap wajahnya yang pucat, hatinya pun luluh.
Ini adalah kali ke-33 pernikahan Richelle dan Dave ditunda. Karena di malam sebelum pernikahan, Richelle tertabrak mobil. Seluruh tubuhnya mengalami 19 patah tulang. Dia tiga kali masuk ICU sebelum akhirnya kondisinya stabil.
Ketika tubuhnya mulai sedikit membaik, dia menopang tubuhnya di dinding, berniat berjalan-jalan di koridor. Namun, baru sampai di tikungan, dia mendengar percakapan antara tunangannya, Dave, dan temannya.
"Terakhir kamu bikin dia hampir tenggelam, kali ini kamu tabrak dia pakai mobil. Pernikahan kalian tertunda dua bulan lagi. Selanjutnya kamu mau pakai cara apa?"
Richelle yang berdiri di balik tikungan seketika merasa seluruh darah di tubuhnya membeku.
Dave mengenakan jas dokter putih, memainkan ponselnya sambil menyahut dengan nada datar, "Kali ini nggak akan ditunda lagi."
Kalia, dokter muda yang pindah ke Bandar Lampung untuk mengelola klinik kakeknya, bertemu Rafi—insinyur yang sedang membangun jembatan untuk wilayah pesisir. Mereka menjalin persahabatan erat, hingga Kalia menemukan dokumen yang menyatakan dia adalah saudara kandung Rafi yang dipercaya telah meninggal.
Ketika dia berencana pergi, kebenaran terungkap: Rafi adalah anak angkat, dan mereka tidak memiliki hubungan darah sama sekali. Semua rahasia yang disembunyikan adalah upaya untuk melindungi mereka berdua.
Setelah bersatu, mereka mengembangkan klinik menjadi rumah sakit komunitas dan menyelesaikan proyek jembatan yang mengubah hidup banyak orang. Dengan seorang anak perempuan yang cerdas, mereka terus membangun masa depan yang baik—semua dimulai dari sebuah persahabatan sederhana.
'Lirik Lebih Indah' adalah salah satu lagu yang bikin baper, tapi tahu nggak sih, semua rasa yang ada dalam lirik itu berawal dari pengalaman pribadi sang pencipta? Menurut yang aku baca, dia terinspirasi dari semua momen-momen kecil yang membentuk kenangan indah dalam hidupnya. Setiap baitnya seperti mengajak kita untuk mengingat kembali berbagai momen yang mungkin terlihat biasa saja, tapi ternyata menyimpan makna yang dalam. Misalnya, dia menggambarkan betapa indahnya saat bersama orang terkasih di tempat sederhana, dan dari situlah dia belajar bahwa keindahan tidak selalu datang dari sesuatu yang megah.
Yang bikin semakin menarik adalah bagaimana dia bisa meramu perasaan itu menjadi kata-kata yang relatable dan mudah untuk kita rasakan. Satu hal yang bisa kita petik dari lagu ini adalah bagaimana pentingnya menghargai setiap detik yang kita lalui, karena semua itu bisa jadi kenangan yang akan kita simpan selamanya. Nah, kalau kita mau merenung sejenak, bisa jadi kita juga punya momen-momen 'indah' yang layak untuk diceritakan.
Liriknya menciptakan gambaran yang jelas dan menyentuh hati, dan itu membuat banyak orang merasa terhubung. Sangat menyenangkan ketika sebuah lagu bisa bercerita tanpa perlu bertele-tele. Dengan lirik yang sederhana, dia berhasil membuat pendengar merasakan keindahan dalam kesederhanaan, dan itu adalah hal yang luar biasa!
Ada sesuatu yang sangat relatable dari lagu 'Better' yang bikin aku selalu kembali mendengarnya. Khalid berhasil menangkap perasaan ambigu saat seseorang mencoba memperbaiki hubungan tapi juga ragu apakah itu langkah tepat. Lirik seperti "Would you let me know if this is all a dream?" menggambarkan kerentanan dan ketidakpastian yang sering kita rasakan dalam percintaan muda. Aku suka bagaimana instrumentasi minimalisnya memberi ruang untuk vokal Khalid yang emosional, seolah kita diajak menyelami pikiran seorang pemuda yang sedang bimbang.
Dari segi produksi, lagu ini punya nuansa R&B kontemporer dengan sentuhan retro yang halus. Aku sering menemukan diri ikut bersenandung di bagian chorus karena melodinya begitu catchy namun tetap dalam. Yang paling ku sukai adalah bagaimana lagu ini tidak memberi jawaban pasti—apakah hubungan itu akhirnya jadi 'better' atau tidak, justru membiarkan pendengar menginterpretasikannya sendiri berdasarkan pengalaman pribadi.
Lagu 'I Like Me Better' adalah karya Lauv, seorang penyanyi sekaligus penulis lagu berbakat asal Amerika. Aku pertama kali mendengar lagu ini di sebuah kafe kecil, dan langsung jatuh cinta dengan melodinya yang catchy dan liriknya yang relatable. Lauv mengungkapkan bahwa lagu ini terinspirasi dari perasaan cinta pertamanya yang tulus dan murni, terutama saat pindah ke New York dan menemukan seseorang yang membuatnya merasa lebih baik tentang dirinya sendiri.
Yang bikin lagu ini spesial adalah bagaimana ia menggambarkan keindahan dalam ketidaksempurnaan. Aku sering memutar ulang lagu ini ketika sedang merasa down, karena somehow ia mengingatkanku bahwa mencintai diri sendiri itu penting. Lauv juga sering menyelipkan elemen elektronik yang segar dalam musiknya, dan itu sangat terasa di 'I Like Me Better'.
Karena lagu 'Cinta Terbaik' adalah salah satu lagu yang sering diputar di playlistku, aku penasaran banget sama cerita di baliknya. Setelah ngecek beberapa sumber, ternyata lagu ini diciptakan oleh Cassandra, penyanyi sekaligus penulis lagu berbakat dari Indonesia. Yang bikin menarik, Cassandra bilang lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadinya melihat hubungan orang tuanya yang bertahan puluhan tahun. Dia pengen nangkep esensi cinta yang nggak cuma romantis, tapi juga tentang komitmen dan pengorbanan.
Aku suaaangaaat relate sama liriknya yang sederhana tapi dalam. Misalnya bagian 'tak perlu kata yang indah, yang terbaik ada di hati'—itu bener-bener nggambaruin cinta yang dewasa. Cassandra emang jago banget ngubah cerita personal jadi sesuatu yang universal. Kalau dengerin lagunya sambil baca cerita inspirasinya, rasanya kayak dikasih reminder buat menghargai cinta yang tulus di sekitar kita.