Aku selalu amazed sama pemilihan pemain untuk 'Ada Apa Dengan Cinta?'. Bayangin aja, Dian Sastrowardoyo yang waktu itu baru 17 tahun bisa membawa Vina dengan charisma kuat tapi tetap relatable. Di sisi lain, Nicholas Saputra dengan gayanya yang lowkey malah bikin Rangga jadi objek desire banyak penonton. Yang keren, chemistry mereka nggak cuma di film utama tapi juga terasa di sequelnya setelah 16 tahun!
Pernah nggak sih kamu ngerasain betapa iconic-nya pasangan Vina dan Rangga di 'Ada Apa Dengan Cinta?' Dua nama yang langsung bikin kita flashback ke tahun 2000-an. Dian Sastrowardoyo bener-bener hidupin karakter Vina dengan segala kecerdasan dan pemberontakannya, sementara Nicholas Saputra itu Rangga yang cool tapi dalam diam romantis. Chemistry mereka di layar itu nggak bisa dipalsuin!
Yang bikin lebih spesial, ini debut Dian di dunia akting dan langsung meledak. Aku suka banget cara dia ngirim vibe 'cewek SMA biasa' tapi sekaligus nggak biasa. Nicholas juga... waduh, dari dulu emang udah punya aura misterius yang bikin penonton auto curious. Duo ini tuh legacy banget buat perfilman Indonesia.
Film teen romance Indonesia nggak ada yang ngalahin chemistry Vina-Rangga versi Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra. Dian berhasil bikin Vina itu smart without being pretentious, sementara Nicholas bawa Rangga sebagai sosok yang complicated tapi somehow charming. Yang lucu, dulu banyak banget cewek yang ngefans berat sama Rangga karena aura 'bad boy'-nya yang dibawa Nicholas dengan sempurna itu.
Kalau ngobrolin casting sempurna, Vina-Rangga termasuk yang paling nempel di ingatan. Dian Sastrowardoyo pas banget jadi Vina yang cerewet tapi punya depth, apalagi ekspresinya waktu baca puisi Rangga - alamak! Sedangkan Nicholas Saputra berhasil bikin Rangga yang pendiem itu jadi karakter yang justru memorable. Uniknya, waktu syuting mereka masih sangat muda tapi bisa ngangkat kompleksitas hubungan remaja dengan begitu natural.
Dulu pertama liat Dian Sastrowardoyo sebagai Vina, langsung tahu ini bakal jadi bintang besar. Caranya ngomong, jalan, bahkan ngeliatin Rangga - detail banget! Nicholas Saputra juga sama, walau dialognya minim tapi ekspresi matanya bisa ceritain segalanya. Sampai sekarang pun, setiap ada yang nyebut nama Vina atau Rangga, wajah mereka berdua langsung muncul di kepala.
2026-07-15 01:34:17
22
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Rindu yang Terluka
Lis Susanawati
9.9
187.7K
Kesabarannya tinggal setipis tisu saat melihat sang suami bermesraan dengan kekasih gelapnya. Rin menyerang secara brutal wanita itu. Namun akhibat perbuatannya, dia harus berakhir di penjara. Banyak yang ia pertaruhkan, karirnya juga kesempatan bertemu putranya.
"Aku akan membebaskanmu." Daffa.
"Nggak perlu, Mas. Urus saja kekasih gelapmu itu." Dokter Rin.
"Kamu harus bertanggungjawab, Mas Daffa. Aku sudah dibuat cacat oleh istrimu. Kamu nggak bisa ninggalin aku begitu saja. Kamu janji akan menikahiku, kan?" Abila.
(Khusus dewasa++)
Berniat memperbaiki ekonominya, namun Vino terjebak di pabrik pembuatan mainan dewasa. Godaan dari rekan kerjanya datang silih berganti. Hasratnya sebagai lelaki normal selalu bangkit setiap harinya.
Tak hanya itu. Vino dihadapi dengan kejadian mengerikan di dalam pabrik itu. Kejanggalan yang membuat Vino merasa ada sesuatu yang tidak beres di pabrik tempatnya bekerja.
Akankah Vino bisa menghadapi godaan itu?
Ada apa dibalik Pabrik Sutra Prima?
Vania janda satu orang anak yang memilih pergi dari pada di madu. Beberapa tahun kemudian, dia sudah hidup bahagia dengan putranya semata wayangnya tapi semua itu berubah karna kedatangan seorang bernama mantan suaminya.
Seorang istri bernama Rita menuntut haknya dari Satya—suaminya. Namun, Satya seperti enggan memberi nafkah batin kepada Rita. Rita merasa dirinya tak berarti. Lantas Rita nekad menjalin hubungan dengan lelaki yang menyerupai Satya keseluruhan secara fisik. Ternyata selingkuhan Rita bukan bangsa manusia melainkan dari bangsa Jin!
Empat tahun lalu, Ayla pergi tanpa pamit.
Kini ia kembali—bukan untuk memohon maaf, tapi untuk berdiri tepat di hadapan pria yang hatinya pernah ia hancurkan.
Adrian Grady belum lupa.
Tidak tentang tatapan itu. Tidak tentang luka yang ditinggalkan tanpa kata.
Mereka terikat dalam proyek yang tak bisa dihindari.
Dingin di meja kerja.
Panas dalam tatap mata.
Tapi di antara separuh dendam dan separuh rindu,
ada satu rahasia yang terlalu besar untuk tetap terkubur.
Dan jika terbongkar,
bisa membuat keduanya hancur… atau tak bisa saling melepaskan lagi.
Namanya Nurul, wanita yang kocak dan bisa dibilang konyol. Memiliki seorang kakak bernama Widya. Mereka tinggal satu rumah dan keduanya sudah menikah. Namun, baru saja Nurul menikah beberapa minggu, kakaknya--Widya malah ditalak oleh suaminya. Entah apa sebabnya, hingga dengan kekocakkan sosok Nurul, ia mampu mengungkap skandal itu. Dan ternyata, suaminya itu telah bermain api dengan Widya, sang kakak. Dengan bekal kekonyolan dan disangka bodoh, Nurul pun mampu menghadapi keduanya. Mengambil semuanya, terutama harta warisan yang selama ini tak ia ketahui.
Pernah nggak sih nemu film yang bikin deg-degan sampai nggak bisa move on? 'Ada Apa dengan Cinta?' itu salah satunya. Vina diperankan oleh Ladya Cheryl, yang bener-bener berhasil bawa aura tomboy tapi tetap manis. Rangga? Itu Nicholas Saputra, ladies! Cowok yang bikin banyak cewek ngerem melek karena charm-nya yang dalem banget. Dulu pertama liat mereka di layar, langsung terpana gitu. Chemistry-nya nyata, nggak dipaksakan, kayak beneran terjadi di dunia nyata.
Film ini udah jadi legenda, dan dua aktor ini berhasil ngangkat karakter mereka jadi sesuatu yang iconic. Ladya dengan tawa khasnya, Nicholas dengan tatapan yang bisa bikin cair. Kombinasi mereka nggak cuma bagus di film, tapi juga jadi standar pasangan di layar lebar Indonesia selama bertahun-tahun.
Ada satu momen di 'Ada Apa Dengan Cinta 2' yang bikin aku merinding—ketika Vina dan Rangga akhirnya bertemu setelah sekian lama. Raditya Dika dan Michelle Ziudith berhasil bawa chemistry mereka ke level yang lebih dalam dibanding sekuel pertamanya. Raditya, dengan gaya kalemnya, bikin Rangga terasa lebih matang tapi tetap misterius. Sementara Michelle memberi nuansa fresh pada Vina, yang sekarang lebih tegas dan punya pendirian.
Yang keren, mereka berdua nggak cuma ngulang karakter lama, tapi juga kasih dimensi baru. Adegan di Jogja pas mereka ngobrol di teras rumah itu contohnya—dialognya sederhana tapi emosinya kerasa banget. Buat yang suka film romantis dewasa muda, pairing mereka ini salah satu yang paling memorable di industri film Indonesia.
Pernah nggak sih kepikiran soal identitas asli Vina dan Rangga di 'Ada Apa dengan Cinta?'? Aku sempet penasaran banget pas pertama kali nonton film itu tahun 2000-an. Ternyata, Vina itu diperanin oleh Dian Sastrowardoyo - yang waktu itu masih fresh banget di industri film. Rangga sendiri dimainin oleh Nicholas Saputra, debutannya bikin meleleh aja gitu charisma-nya.
Yang keren, meski udah 20 tahun lebih, nama mereka tetap melekat kuat di benak penonton. Dian malah sempet dijuluki 'Millennial Queen' karena perannya ini. Lucunya, dulu banyak yang nggak nyangka kalau Nicholas itu sebenernya fluent berbahasa Jerman karena background pendidikannya.