Lirik 'stuck on the puzzle' itu muncul di lagu 'Suck It and See' dari Arctic Monkeys, band indie rock asal Inggris yang selalu bikin aku merinding karena liriknya yang puitis tapi relatable. Aku pertama kali dengar lagu ini waktu masih SMA, dan sampe sekarang masih sering muter di playlist nostalgic aku. Yang bikin spesial itu cara Alex Turner nulis liriknya—kayak puisi yang dipadu sama melody dreamy. Lagu ini sendiri jadi bagian dari album keempat mereka yang judulnya sama, 'Suck It and See', yang menurut aku lebih soft dibanding album-album sebelumnya tapi punya kedalaman sendiri.
Yang menarik, lirik 'stuck on the puzzle' ini bisa ditafsirin macam-macam. Buat aku pribadi, itu menggambarin perasaan bingung tapi sweet waktu lagi jatuh cinta, kayak ada misteri yang pengin dipecahin. Arctic Monkeys emang jago banget bikin lagu yang sederhana tapi mengandung banyak lapisan makna. Kalau belum pernah dengar, coba deh sekalian explore seluruh albumnya—ada banyak hidden gem seperti 'Black Treacle' atau 'Love Is a Laserquest' yang vibe-nya sama-sama melancholic tapi beautiful.
Arctic Monkeys bikin lagu berjudul 'Suck It and See' yang nyantumin lirik 'stuck on the puzzle'. Aku suka banget sama atmosfer retro dan liriknya yang cryptic ala Alex Turner. Lagu ini cocok buat didenger pas lagi santai atau saat pengin refleksi diri.
2026-05-12 19:59:02
8
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Aku yang Kaya Bukan Dia
Indira Hasya
10
6.2K
Karena kebenciannya pada ayahnya, Siena tidak mau menemui ayahnya, dia memilih menutupi jati dirinya yang sebagai pewaris tunggal. Bukan hanya benci dengan ayahnya, dia juga benci menjadi keturunan Adyaksa. Namun, keadaannya justru dimanfaatkan ART-nya yang mengaku sebagai dirinya. Akankah Siena sadar akan kesalahannya?
Asri tak pernah menyangka pernikahannya akan menjadi neraka. Dicap pembawa sial, dihina, dan dijadikan babu oleh keluarga suaminya sendiri, ia terperangkap dalam hubungan toksik yang menggerogoti jiwanya. Luka batin itu dipendam Asri dalam diam, di bawah atap yang sama dengan para pencaci.
Namun, di titik terendahnya, takdir berbalik. Sebuah peristiwa tak terduga mengubah segalanya, mengangkat Asri ke puncak kesuksesan yang membuat semua orang terkesima. Mereka yang dulu mencibir, kini merapat penuh harap. Tapi Asri yang lama telah mati. Ia bangkit, tangguh, dan siap membalas dendam setimpal.
Di tahun ketiga pernikahan Marissa Pranaya dan Arka Kivandra, ada sebuah kabar baik.
Akhirnya, Marissa bisa meninggalkan laki-laki itu.
"Satu bulan lagi kakakmu akan pulang. Selama sebulan ini, teruslah berpura-pura menjadi dirinya dengan baik." Di ujung telepon, suara Bu Elvira Pranaya terdengar dingin seperti biasanya. "Setelah semua ini berakhir, aku akan kasih kamu 60 miliar, agar kamu bisa menjalani hidup yang kamu mau."
"Aku mengerti," jawab Marissa pelan, suaranya tenang bagaikan air yang tiada bergelombang.
Setelah menutup telepon, Marissa menengadah, menatap foto pernikahan berukuran raksasa yang terpajang di dinding.
Larasati, seorang gadis yang sebelumnya tak pernah mempermasalahkan kejanggalan di hidupnya sebelum tiga cowok datang menghampirinya. Saat itu dia sadar, banyak bagian dari hidupnya yang hilang. Akankah Larasati mampu menemukan potongan-potongan kehidupannya yang hilang? Mampukah Tyo, Jeff dan Dean membantu Larasati menyatukan potongan puzzle yang berserakan dan menjadikannya sebuah gambar yang utuh?
Ketika hidup penuh dengan problem yang ada, ketika hidup dicoba dengan beban yang berat, dan ketika diri sendiri mulai merasa mencapai titik letihnya dengan semua yang membebaninya apakah masih ada kebahagian yang boleh diharapkan. Adakah sedikit kebahagian untuk itu tidak apa dia datang terlambat, tidak apa juga harus bersabar lebih lagi yang pasti aku beraharap kebahagian itu ada untuk ku. Meskipun aku harus menunggu disini untuk itu.
Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata sudoku? Teka-teki angka? Sebuah permainan? Atau yang lain?
Ya, sudoku adalah sebuah permainan yang mengasah logika. Berisi angka-angka yang bersifat tunggal, dan tersusun secara acak di dalam kotak-kotak yang tersedia. Tapi siapa sangka, permainan sudoku menjadi mala petaka bagi orang-orang yang mendapatkan tantangan untuk memainkannya.
Permainan ini dimulai ketika beberapa mahasiswa dari Universitas swasta ternama mendapatkan sebuah amplop berisi permainan sudoku secara bergiliran. Sang pengirim menuliskan kalimat tantangan sekaligus ancaman di bawah kotak permainan. Beberapa dari penerima tantangan itu sengaja mengabaikan peringatan yang terlihat konyol tersebut. Mereka berakhir hilang secara misterius, dan beberapa dari mereka ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan.
Sudoku adalah kutukan!
"Selesaikan dengan benar atau mati!"
Semua adalah kunci, tak ada yang sia-sia dan bukan hanya candaan semata.
Menggemaskan bagaimana satu lagu bisa membawa kita masuk ke dunia yang sama sekali berbeda, bukan? Lirik 'stuck on the puzzle' itu seperti potongan cerita yang menggantung di kepala. Alex Turner, frontman Arctic Monkeys, menciptakannya untuk soundtrack film 'Submarine' di tahun 2010. Aku selalu terpukau dengan cara Turner merangkai kata-kata—sedikit misterius, penuh metafora, tapi tetap relatable. Lagu ini beda dari karya Arctic Monkeys biasanya; lebih slow, acoustic, dengan nuansa melankolis yang pas banget buat scene-film coming-of-age.
Bicara tentang 'Submarine', soundtrack-nya bener-bener jadi karakter tambahan di film itu. Turner nggak cuma bikin lagu, tapi bikin narasi audio yang nyambung sama vibe si protagonist. Aku dulu sampe replay lagu ini berjam-jam cuma buat nangkap setiap diksi yang dipilih. Ada kesan 'retro' dan personal yang bikin kedengeran kayak diary seseorang. Kalau kamu perhatikan, liriknya itu seperti percakapan setengah matang—persis seperti remaja yang lagi bingung mencerna perasaan.
Mendengarkan 'Stuck on the Puzzle' seperti menemukan secarik catatan lama di saku jaket—liriknya sederhana tapi bikin merenung. Alex Turner menulisnya dengan gaya khasnya yang puitis, seolah mengisahkan kebingungan dalam hubungan yang rumit. Kata 'stuck' bukan sekadar terjebak secara fisik, tapi lebih pada perasaan bimbang antara melanjutkan atau mundur. Metafora 'puzzle' menggambarkan hubungan sebagai teka-teki yang belum lengkap, di mana kita terus mencari potongan yang pas tapi entah mengapa selalu ada yang kurang.
Ada nuansa nostalgia yang kuat di sini, seperti percakapan tengah malam dengan mantan yang tiba-tiba muncul di kepala. 'Maybe I still adore you' terdengar seperti pengakuan ragu-ragu—masih ada sisa perasaan tapi energi untuk memperbaiki sudah habis. Instrumentalnya yang melankolis memperkuat kesan ini, seolah lagu ini adalah soundtrack untuk momen-momen ketika kita berdiri di depan cermin bertanya pada diri sendiri tentang pilihan yang sudah dibuat.
Pernah denger lagu 'Stuck on the Puzzle' dari Alex Turner? Aku selalu penasaran sama makna di balik liriknya yang puitis tapi misterius. Kalau diterjemahkan secara harfiah, artinya 'terjebak dalam teka-teki', tapi menurutku ini lebih tentang perasaan bingung dalam hubungan asmara. Turner kayaknya lagi menggambarkan fase di mana seseorang coba memahami perasaan mereka sendiri atau pasangannya, seperti mencoba menyusun puzzle yang nggak kelar-kelar.
Ada satu bagian lirik 'I'm still not quite sure what you're about' yang bikin aku mikir ini tentang ketidakpastian dalam cinta. Rasanya relatable banget, apalagi buat yang pernah ngerasain hubungan ambigu. Musiknya yang melankolis bener-bener ngedukung vibe 'lost in love' gitu. Aku suka cara Turner bisa bikin metafora sederhana tapi dalem banget, kayak puzzle yang jadi simbol kompleksitas emosi manusia.
Lirik 'Stuck on the Puzzle' muncul dalam album 'Submarine' yang merupakan soundtrack untuk film dengan judul yang sama. Album ini dirilis pada tahun 2011 dan sepenuhnya dikerjakan oleh Alex Turner, vokalis Arctic Monkeys. Karya ini berbeda dari kebanyakan musiknya yang lebih rock-oriented, karena 'Submarine' menawarkan nuansa akustik yang intim dan lirik yang puitis. 'Stuck on the Puzzle' sendiri adalah salah satu track yang paling menonjol, dengan melodi yang melankolis dan lirik yang menggambarkan kebingungan dalam hubungan asmara. Album ini benar-benar menunjukkan sisi lain dari bakat musikal Alex Turner.
Bagi penggemar Arctic Monkeys, 'Submarine' mungkin terasa seperti penemuan tersembunyi. Ini bukan sekadar koleksi lagu, tetapi narasi audio yang menyatu dengan film. 'Stuck on the Puzzle' menjadi contoh sempurna bagaimana Turner bisa beralih dari energi garage rock ke sesuatu yang lebih halus dan reflektif. Kalau kamu belum pernah mendengarnya, coba deh—ini seperti menemukan permata yang terlupakan di discography-nya.