Ada satu momen ketika aku lagi deep dive tentang perkembangan properti hiburan di Indonesia, dan nama 'Muara Bintang' sempat menarik perhatian. Dari riset kecil-kecilan, tempat ini sempat jadi buah bibir karena konsepnya yang unik. Tapi kalau ditanya kepemilikannya sekarang, agak susut juga infonya. Beberapa forum online ngomongin tentang perubahan manajemen sekitar 2 tahun lalu, tapi detil pastinya kayak ditutup rapat-rapat. Mungkin sengaja dibuat low profile?
Yang jelas, dulu sempat ramai jadi tempat nongkrongnya komunitas gamer dan cosplayer. Aku penasaran apakah vibe itu masih bertahan atau sudah berubah total sejak pergantian kepemilikan. Ada yang bilang sekarang lebih ke arah family entertainment center, tapi belum pernah kesana langsung sih akhir-akhir ini.
Dari obrolan sama temen yang kerja di industri event organizer, katanya Muara Bintang sekarang dipegang sama grup baru yang juga ngelola beberapa venue serupa di area Jabodetabek. Mereka kayaknya mau bikin rebranding besar-besaran, tapi masih pelan-pelan karena efek pandemi kemarin. Aku dengar mereka ngambil alih sekitar pertengahan 2021, terus mulai benerin fasilitas yang sempat terbengkalai. Menariknya, konsep 'multi-entertainment hub' yang dulu jadi andalan tetap dipertahankan, cuma ditambahin beberapa fitur kekinian kayak area content creator dan studio kecil buat live streaming.
Waktu terakhir ke sana pas event cosplay tahun lalu, staffnya bilang mereka lagi dalam proses upgrade besar-besaran di back end. Dari cara ngobrolnya, keliatan banget ada perubahan filosofi manajemen yang lebih digital-savvy. Katanya sih tim barunya campuran antara praktisi industri hiburan sama investor muda yang ngerti pasar gen Z. Yang pasti, vibe tempatnya sekarang lebih rapi tapi somehow masih bisa nangkep energi chaos kreatif yang bikin Muara Bintang populer dari dulu.
Pernah iseng nanya ke salah satu vendor merchandise yang sering kerjasama ama Muara Bintang, katanya sekarang manajemennya beda banget dari era pertama buka dulu. Dulu lebih casual dan komunitas-based, sekarang lebih profesional tapi tetep mencoba nerapin masukan dari pengunjung setia. Ada rumor sih bahwa pemilik barunya itu orang yang pernah jadi partner bisnis salah satu youtuber gaming besar, makanya sekarang sering ada kolaborasi sama creator lokal. Tapi mereka gak mau terbuka soal struktur kepemilikannya - mungkin bagian dari strategi marketing biar tetap misterius gitu.
2026-05-10 04:55:33
3
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat
kirito
9.9
335.1K
“Kenapa kamu mengkhianatiku? Kenapa aku harus mati?” Xiao Chen yang mati karena dibunuh oleh mantan kekasih dan selingkuhan kekasihnya, ia bereinkarnasi menjadi anak dari keluarga Xiao yang terkenal di benua. Dia lahir dalam keluarga kuat dan penuh kasih sayang semenjak itu Xiao Chen memutuskan untuk hidup tanpa melakukan banyak usaha. Tetap rendah hati, dan menikmati kasih sayang keluarga tapi memiliki sifat yang cukup nakal di kalangan tetua keluarganya. Sampai suatu hari Xiao Chen berubah menjadi orang yang berbeda sehingga keluarga yang dulu menyayanginya berbalik membencinya.
“Kenapa kamu melakukan ini semua? Kenapa? Jawab aku XIAO CHEN!” Suara marah dari setiap tetua dan anggota keluarga Xiao hanya membuat Xiao Chen tertawa. Hidupnya tidak perlu dikendalikan oleh orang lain dan hidupnya tidak perlu orang lain mempertanyakan, ia hanya hidup menurut hatinya sendiri.
“Hahahaha, kenapa? Tentu karena aku tidak suka dengannya, terlalu jenius membuat hatiku sangat iri padanya dan itu membangkitkan iblis dalam hatiku. Aku Xiao Chen akan membuat kalian merasakan apa itu rasa sakit yang sesungguhnya!”
(18+)
Vega Capella menikah dengan dua laki-laki!
Di hari yang seharusnya menjadi awal kehidupan baru, Vega Capella justru terjebak dalam takdir yang tak pernah ia bayangkan.
Dijodohkan dengan Orion Reagan—putra konglomerat yang dingin dan penuh misteri—Vega sudah menyiapkan diri untuk menjalani pernikahan tanpa cinta. Namun saat janji suci terucap di depan altar, pria yang menggenggam tangannya bukanlah Orion. Melainkan Antares Reagan, saudara kembarnya.
Kesalahan yang seharusnya bisa dibatalkan berubah menjadi ikatan yang tak bisa diputus. Sebuah janji telah diucapkan, dan dalam dunia keluarga Reagan, janji adalah hukum.
Kini, Vega bukan hanya istri dari satu pria—melainkan dua.
Di antara Orion yang penuh rahasia dan Antares yang tak terduga, Vega harus bertahan dalam permainan emosi, kekuasaan, dan cinta yang rumit. Tapi semakin lama ia berada di antara mereka, semakin ia menyadari, ada sesuatu yang disembunyikan oleh kedua pria itu.
Sesuatu yang mungkin akan menghancurkan semuanya. Atau justru menghancurkan dirinya terlebih dulu.
Ratu Penguasa Laut Kidul atau yang lebih sering kita kenal sebagai Nyi Roro Kidul atau Kanjeng Ratu Kidul adalah penguasa Pantai Selatan yang sangat terkenal akan kesaktiannya.
Angon Luwak, demikian nama seorang pemuda yang sangat menyukai ilmu kanuragan. Walaupun namanya terkesan unik alias ndeso, tapi siapa sangka kalau dia .adalah anak seorang raja.
Entah suatu takdir atau kebetulan, Angon Luwak berjodoh mendapatkan dua pusaka maha dahsyat yang bernama Cemeti Laut Selatan dan Pedang Laut Selatan. Karena berjodoh dengan dua pusaka yang merupakan pilar pusaka istana laut kidul, maka Ratu Penguasa Laut Kidulpun mewariskan kesaktiannya kepada Angon Luwak.
Selain mendapatkan kesaktian dari Ratu Penguasa Laut Kidul, Angon Luwak juga berguru pada 2 tokoh yang sangat disegani pada masa itu, yaitu Dedengkot Sinting dan Tabib Tangan Dewa Dari Pulau Hantu.
Dengan kesaktiannya yang mumpuni dan gila-gilaan, maka orang-orang persilatan memberikan julukan PENDEKAR SINTING DARI LAUT SELATAN kepadanya.
Dan inilah kisahnya…
Bumi hanya seorang freelance editor dengan penghasilan tak menentu. Atap rumahnya bocor, gas dan beras habis sering tak terbeli.
Di mata mertuanya, ia adalah menantu gagal—tak layak mendampingi putri mereka, Tari.
“Tiga tahun pernikahan! Kita sudah terlalu lama memberi kesempatan,” kata Ayah Tari tegas. “Dan apa hasilnya? Tari hidup kekurangan. Lebih baik dia hidup bersama Ayah dan Ibu saja."
Tari pun memilih pergi.
Meninggalkan Bumi demi kenyamanan. Demi status. Demi harapan yang lebih pasti.
Tapi hidup tak berhenti di titik terendah. Setelah perceraian itu, Bumi malah mendapat tawaran pekerjaan yang mengubah statusnya.
Kini, ia bekerja di kota terbesar di dunia. Ia tak lagi dihina. Ia dihormati.
Saat Tari melihat Bumi yang dulu ia tinggalkan ... Apakah penyesalan bisa mengubah masa lalu?
AREA DEWASA!!
Di istana yang penuh intrik, ada seorang selir yang seolah tak pernah ada. Kaisar tak pernah memanggilnya, bahkan seolah melupakan namanya. Namun, di balik pengabaian itu tersimpan rahasia kelam. Apakah ia benar-benar terlupakan… atau justru sengaja disembunyikan?
Pada hari peringatan tujuh tahun pernikahan kami, sebuah berita mendadak menjadi trending topic di media sosial.
[Sebuah bintang, penemuan terbaru di bidang astronomi negara kita, resmi diberi nama ‘Bintang Laras Yunita’ pagi ini.]
Tak lama kemudian, unggahan lanjutan muncul, dan pemilik akun itu adalah suamiku, Indra Rahmanda.
[Aku gelarkan satu bintang ini dengan namamu. Meski berada di jagat raya, kamu takkan pernah sendirian.]
Di kolom komentar, adik tingkat suamiku meninggalkan jejak yang mencolok.
[Romantisme yang seharusnya bersifat pribadi justru kamu umumkan ke dunia. Terima kasih, Kak Indra. Aku sangat bahagia.]
Aku sudah tidak lagi seperti dulu—menghubunginya bertubi-tubi, menuntut penjelasan, dan memaksanya memberi jawaban.
Setelah tujuh tahun terjerat dalam pertengkaran di hubungan ini, aku benar-benar lelah.
Ada satu hal yang selalu bikin penasaran soal merek Muara Bintang—siapa sih sosok di balik brand ini? Dari riset kecil-kecilan yang pernah kubaca, Muara Bintang itu sebenarnya milik PT Muara Bintang Indonesia. Mereka cukup low-profile, jarang banget muncul di media. Tapi yang menarik, produk-produknya sering muncul di deretan best seller e-commerce, terutama buat kategori peralatan outdoor.
Denger-denger, perusahaan ini didirikan sama tim yang udah punya pengalaman puluhan tahun di industri manufaktur. Mereka kayaknya fokus banget sama kualitas material dan desain ergonomis. Pernah coba produk sleeping bag mereka, dan beneran nggak kalah sama merek internasional! Meskipun nggak terlalu banyak eksposur, loyalitas pelanggannya tinggi banget.
Ada sesuatu yang selalu membuatku penasaran tentang merek lokal yang tiba-tiba viral. Muara Bintang sempat ramai dibicarakan di komunitas kuliner online karena kemasannya yang eye-catching. Setelah cari tahu lebih dalam, ternyata brand snack kacang ini dikembangkan oleh PT Mustika Permata, perusahaan food & beverage asal Surabaya yang juga punya beberapa produk lain di kategori camilan. Mereka cukup jeli memanfaatkan tren packaging aesthetic buat menarik pasar Gen Z.
Yang menarik, meskipun positioning-nya sebagai 'premium snack', harga Muara Bintang tetap terjangkau. Rasanya ini strategi branding yang tepat untuk segmen anak muda yang doyan ngemil tapi tetap peduli penampilan produk. Aku sendiri suka varian kacang almond madunya - enak banget buat teman nongkrong atau marathon series!