Kim Seok-woo, atau yang lebih dikenal sebagai Rowoon, adalah salah satu member SF9 yang udah ngebuktikan diri di industri hiburan Korea. Lahir tahun 1996, artis serba bisa ini udah nyemplung di berbagai proyek, mulai dari musik sampai drama. Aku personally suka banget sama chemistry-nya di 'The King's Affection'—itu loh, yang bikin banyak orang nangis.
Dia termasuk idol yang jarang—bisa sukses di dua bidang sekaligus tanpa kehilangan ciri khasnya. Di umur 27, Rowoon udah punya portofolio keren dan fans yang loyal. Kerennya lagi, dia selalu terlihat humble di setiap wawancara.
Nama asli Rowoon dari SF9 adalah Kim Seok-woo, dan dia lahir pada 7 Agustus 1996. Artinya, tahun ini dia berusia 27 tahun (hitung berdasarkan tahun 2023). Aku pertama kali mengenalnya lewat drakor 'Extraordinary You' di mana dia memainkan karakter Haru yang bikin deg-degan. Selain acting, suaranya di SF9 juga nggak main-main, apalagi saat perform live.
Seru banget ngelihat perkembangan kariernya dari idol ke aktor. Dia punya aura yang beda, kayak gabungan antara charm alami dan bakat multitasking. Gak heran banyak yang suka, dari penggemar musik sampai drakor. Umur yang cukup matang juga bawa kedewasaan dalam perannya.
Rowoon SF9 ternyata lahir tahun 1996, jadi sekarang umurnya 27 tahun. Nama aslinya Kim Seok-woo, dan dia salah satu idol yang sukses crossover ke dunia akting. Aku inget banget penampilannya di 'She Would Never Know'—cara dia bawa karakter begitu natural. Kombinasi visual, vokal, dan aktingnya bener-bener nggak biasa.
2026-03-24 13:41:12
16
Toutes les réponses
Scanner le code pour télécharger l'application
Livres associés
Rindu Untuk Farhana
Nelda Friska
10
70.7K
Ketika pasangan mulai mendua, bertahan bukan satu-satunya pilihan. Mengambil langkah pergi dan berpisah, itu yang dilakukan Farhana.
Penyesalan selalu datang belakangan, itulah yang dirasakan Ibra setelah kepergian mantan istrinya. Ditambah sikap Farel, sang putra yang makin membangkang, membuatnya sadar jika ia sangat membutuhkan Farhana.
Akankah Ibra bertemu kembali dengan Farhana? Lantas, bagaimana keadaan sang mantan istri setelah dua tahun mereka tidak berjumpa?
Rawai Tingkis merupakan korban dalam percobaan gila para ilmuan Negri Indra Pura untuk menciptakan mesin pembunuh tanpa emosi. Bocah itu harus menerima serangkaian penyiksaan selama dua tahun, hanya untuk melihat apakah tubuhnya mampu beradaptasi dan jiwanya cukup kuat untuk bertahan.
Penggunaan darah Roh Suci yang terbelenggu ratusan tahun lamanya, merupakan puncak dari percobaan itu, yang dikenal sebagai Percobaan Kelas S.
Ketika semua anak mati pada puncak percobaan Kelas S, jasad mereka dibuang ke sungai, tapi secara tak terduga Rawai Tingkis mampu bertahan.
Dia ditemukan oleh Tabib Rabiah yang merupakan ahli pedang bebas, tapi Rawai Tingkis memaksanya untuk menjadi seorang guru.
Saat guru dan desanya dihancurkan oleh pembunuh bayaran, Rawai Tingkis akhirnya menyadari bahwa dia bukan satu-satunya manusia yang memiliki Roh Suci, pada akhirnya dia menyatakan musuh bagi semua Satria Roh Suci yang berada di jalur hitam.
Ellena mau tidak mau menerima kesepakatan dengan Reon untuk jadi tunangan pura-pura mantan kekasihnya itu. Semua dilakukan untuk mendapatkan biaya pengobatan sang nenek yang merawat Ellena selama ini.
Hubungan pura-pura mereka pelan-pelan membuka pintu lama yang pernah dipaksa tertutup rapat.
Kini, dalam ruangan sunyi dan jam kerja panjang, mereka terjebak dalam gairah lama, godaan yang tidak pernah padam, luka yang belum sembuh, permainan ego, serta rahasia masa lalu yang perlahan terungkap.
"Elle..."
"Ahh! Pak Reon... Berhenti!"
Apakah hubungan Ellena dan Reon akan berakhir sama seperti dulu? Kandas di tengah jalan? Ataukah mereka akhirnya bisa bersatu meski harus melewati batas profesional?
Di ambang usia pernikahan yang dianggap sempurna, Laras mendapati kenyataan pahit yang tak pernah terbayangkan. Seorang wanita datang membawa kabar bahwa suaminya, Dimas, telah mengkhianatinya dan memiliki anak dari wanita tersebut. Laras dihadapkan pada pertanyaan besar: Apakah ia akan bertahan demi cinta dan keluarganya, atau melepaskan suami yang telah mengkhianati kepercayaannya?
"Kita bangkrut Ani, kita miskin," ucap Rhoma.
"Tidak Rhoma, tidak ...." teriak Ani sembari menjambak rambutnya dan berteriak histeris. Tak pernah bisa Ani bayangkan kalau dirinya harus menjadi orang miskin akibat kebodohan suaminya yang terlalu mempercayai pengacara keluarganya. Hari itu, Ani tertidur sebagai seorang istri pengusaha sukses, kaya raya loh jinawi dan terbangun sebagai seorang miskin yang harus membuat dirinya juga keluarganya pindah dari Jakarta ke Cililin.
Bisakah ia dan keluarganya beradaptasi dengan kehidupan desa yang jauh dari kata modern dan memiliki tetangga yang kelakuannya absurd dan out of the box? Bisakah dirinya yang sudah terbiasa hidup enak, di mana setiap hari makan di restoran mahal dan hidup bergelimang harta, harus berubah menjadi wanita yang makan seadanya dan hidup pas-pasan juga terlunta-lunta?
Sudah tampak mengerikan bukan? Tapi, Tuhan punya cara absurd untuk membuat keluarga Rhoma lebih sengsara lagi. Iya ... Tuhan membuat keluarga mereka terbalut hutang yang sangat besar, hingga mereka dikejar-kejar debt collector tampan nan rupawan yang mampu menggetarkan ginjal semua janda dan perawan di desa Cililin yang bernama Fikri Bulbul.
Dengan membaca kisah ini Anda sudah ikut berpartisipasi dalam dunia Rhoma yang manis, romantis dan kocak. Ingat ... bila Anda tertawa sampai bengek hingga di anggap kurang waras oleh sekitar Anda, jangan salahkan Keluarga Rhoma tapi, salahkan penulisnya.
XOXO Gallon yang Hobi Kellon.
Aku dan adikku adalah anak kembar, tetapi aku lebih berat 800 gram darinya.
Sejak kecil, adikku lemah dan sering sakit, sedangkan aku aktif dan lincah. Saat berusia empat tahun, dia didiagnosis penyakit darah.
Ibu menyalahkanku. Dia mengatakan aku merebut nutrisi milik adikku saat di kandungan, jadi aku harus mengembalikannya.
Saat pertama kali diambil darah, jarumnya sangat besar, aku sangat ketakutan. Ibu menyuruhku tidak perlu takut.
Dia memberiku sebuah pena ajaib. Katanya, keinginan yang ditulis dengan pena itu akan menjadi kenyataan. Aku menulis "tidak sakit".
Saat jarum kembali ditusukkan, Ibu membelikanku permen lolipop yang manis dan sepertinya benar-benar tidak terasa sakit.
Namun kemudian, saat berusia lima tahun, aku menggambar kue stroberi dengan pena itu. Alhasil, darahku malah diambil satu liter. Minggu itu, adikku pun sudah bisa duduk dan bermain.
Usia tujuh tahun, aku menulis ingin pergi berlibur. Keesokan harinya, aku malah didorong ke ruang operasi untuk diambil sel pembentuk darah, sementara pipi adikku untuk pertama kalinya tampak merona.
Saat berusia delapan tahun, aku menulis ingin tetap menjadi peringkat satu tahun depan, tetapi sehari sebelum ujian, sumsum tulangku diambil.
Di sisi lain, adikku akhirnya keluar dari rumah sakit, mengenakan gaun baru yang belum pernah kumiliki.
Pada usia sembilan tahun, tubuhku sudah sangat terkuras. Dengan tangan gemetar, aku menulis satu kalimat yang miring dan tidak rapi.
[ Semoga di kehidupan berikutnya, aku tidak menjadi anak Ibu. ]
Nama asli Rowoon dari SF9 adalah Kim Seokwoo, dan aku selalu terkesan dengan bagaimana dia bisa memadukan karir sebagai idol dengan akting yang memukau. Dilahirkan di Seoul pada 7 Agustus 1996, tinggi badannya 190 cm—benar-benar visual yang mencolok di panggung K-pop. Awal debut di SF9 tahun 2016, tapi baru setelah main drama 'Extraordinary You' (2019) namanya melambung. Yang bikin aku salut, dia tetap rendah hati meski sekarang jadi bintang multitalenta.
Selain nyanyi dan akting, dia juga sering jadi MC acara musik. Hobinya main game dan baca buku, kayaknya cocok buat diskusi ringan. Uniknya, dia pernah bilang suka makan mi instan pake nasi—kombinasi yang aneh tapi relatable banget buat fans. Terakhir lihat perform SF9 di konser online, energinya tetap sama kaya waktu rookie dulu.
Menggali informasi tentang idol K-pop memang selalu seru, apalagi kalau udah ngomongin masa lalu mereka sebelum debut. Rowoon, yang sekarang kita kenal sebagai member SF9, ternyata punya nama asli Kim Seokwoo. Nama panggungnya yang catchy bikin banyak orang penasaran sama identitas aslinya. Dulu sebelum terjun ke dunia hiburan, dia sempat jadi model dan aktor, yang akhirnya membawanya ke industri musik.
Yang menarik, meskipun sekarang lebih dikenal sebagai Rowoon, nama aslinya justru punya makna yang dalam. 'Seokwoo' sendiri berasal dari kata 'seok' yang berarti batu dan 'woo' yang berarti melindungi. Nama ini sepertinya cocok banget dengan kepribadiannya yang tegas tapi juga hangat. Kalau lo perhatikan, dia sering banget jadi sosok yang protective baik di grup maupun di berbagai drama yang dia mainin.
Rowoon dari SF9 lahir pada 7 Agustus 1996, jadi sekarang usianya sekitar 27 tahun. Aku ingat pertama kali melihatnya di drama 'Extraordinary You' dan langsung tertarik dengan karismanya. Dia bukan hanya penyanyi yang berbakat, tapi juga aktor yang sangat ekspresif. Waktu itu aku bahkan sampai mengikuti SF9 karena penasaran dengan karya-karyanya.
Aku suka bagaimana dia bisa membagi waktu antara kegiatan grup dan akting. Di usia yang masih relatif muda, dia sudah punya portofolio yang cukup mengesankan. Dari 'The King's Affection' sampai 'Destined With You', Rowoon selalu berhasil memerankan karakter dengan nuansa berbeda. Rasanya tiap tahun dia semakin matang, baik di panggung maupun di layar.
Melihat perjalanan Rowoon sebagai idol selalu membuatku terkesima. Dia pertama kali muncul di industri hiburan Korea sebagai trainee di bawah FNC Entertainment sebelum akhirnya debut dengan SF9 pada tahun 2016. Saat itu, usianya masih 20 tahun—masih muda, tapi sudah menunjukkan bakat yang luar biasa. Aku ingat pertama kali melihat penampilannya di panggung, energi dan karismanya langsung mencuri perhatian.
Yang menarik, sebelum debut, dia sempat menjadi model untuk majalah fashion dan iklan, menunjukkan bahwa bakatnya sudah terlihat sejak dini. Pengalaman itu mungkin membantu membentuk kepercayaan dirinya di atas panggung. SF9 sendiri debut dengan single 'Fanfare,' dan Rowoon langsung menjadi salah satu member yang paling menonjol karena visual dan suaranya yang khas.