4 Jawaban2025-11-14 13:45:12
Pernah nggak sih lagi pengen banget baca buku baru tapi bingung cari toko bukunya? Aku sering banget ngerasain itu! Di sekitar sini, ada beberapa spot favoritku. Kalau kamu lagi di Jakarta, 'Kinokuniya' di Plaza Senayan selalu jadi andalan. Mereka buka setiap hari sampai jam 9 malam. Atmosfernya cozy banget, plus koleksi manga dan novel internasionalnya lengkap. Nggak cuma itu, di lantai dasar mal yang sama ada 'Periplus', lebih banyak buku lokal dan impor general. Dua-duanya worth it buat didatengin!
Oh ya, jangan lupa cek 'Reading Lights' di Kemang! Toko indie kecil ini buka dari jam 10 pagi. Konsepnya unik, ada café di dalamnya jadi bisa baca sambil ngopi. Koleksinya niche banget, dari sastra klasik sampai komik indie. Kadang aku bisa ngobrol langsung sama ownernya yang super ramah. Recommended banget buat yang suka suasana homey!
4 Jawaban2026-03-28 11:46:22
Minggu pagi di Jogja selalu punya cerita, apalagi kalau main ke Pasar Buku Bekas Gejayan. Tempat ini kayak surga tersembunyi buat para bookworm. Dari jam 6 pagi udah rame sama lapak-lapak buku yang harganya bikin dompet senyum-senyum sendiri. Aku suka banget ngubek-ngubek tumpukan novel lawas di sini, kadang nemuin edisi langka yang udah gak dicetak lagi. Yang jual kebanyakan mahasiswa atau kolektor yang lagi butuh duit, jadi nego harganya gampang banget. Lokasinya strategis dekat kampus, jadi pas istirahat kuliah bisa mampir dulu.
Ada satu lapak favoritku yang khusus jual buku sastra terbitan tahun 80-an, lengkap banget. Pernah dapet 'Pulang' karya Leila S. Chudori cuma 20 ribu, kondisi masih bagus. Kalau mau cari textbook bekas kuliah juga banyak banget di sini, harganya bisa separuh dari harga baru. Tips dari aku: dateng pagi-pagi banget dan siapin tas besar, soalnya bakal susah nahan diri buat gak borong semua.
5 Jawaban2026-03-28 08:06:04
Pernah suatu sore aku lagi jalan-jalan di sekitar Malioboro dan nemu beberapa lapak buku bekas yang masih buka sampai maghrib. Yang paling terkenal sih Pasar Beringharjo, tapi sayangnya mereka tutup sebelum malam. Tapi kalau mau cari yang agak malam, coba deh mampir ke Toko Buku Dempo di Jalan Gejayan. Mereka kadang buka sampai jam 8 malem, koleksinya lumayan lengkap dari novel sampai textbook bekas.
Denger-denger juga ada komunitas buku underground yang kadang ngadain bazar dadakan malam minggu di sekitar kampus UGM. Coba follow akun Instagram @bukubekasjogja, mereka sering share info lapak buku yang buka non-tradisional. Seru sih hunting buku sambil nongkrong gitu, apalagi kalo nemu edisi langka dengan harga miring.
4 Jawaban2026-06-03 00:57:24
Kemarin malam aku lagi kepikiran mau nyari novel terbaru 'The Midnight Library' dan baru sadar betapa susahnya nemuin toko buku yang buka 24 jam. Di Jakarta, Gramedia World di Alam Sutera dulu pernah buka 24 jam, tapi sekarang kayanya udah gak. Beberapa toko buku online kayak Tokopedia atau Shopee sih selalu 'buka', tapi sensasi browsing rak buku fisik di tengah malam itu rasanya beda banget. Mungkin coba cek jaringan toko buku besar di daerahmu, siapa tau ada yang masih ngadain layanan malam.
Kalau di kota besar, kadang perpustakaan universitas atau mini market yang jual buku bisa jadi opsi darurat. Tapi honestly, makin kesini makin jarang tempat yang ngerti kebutuhan 'night owl' kayak kita yang suka begadang baca buku.
5 Jawaban2026-03-28 12:14:20
Jogja itu surganya pencinta buku, apalagi kalau mau cari yang bekas tapi masih layak baca. Salah satu spot favoritku adalah trotoar sekitar Malioboro, terutama di pagi hari ketika lapak-lapak buku mulai dibuka. Penjual biasanya menata buku berdasarkan genre, jadi gampang banget nyari yang diinginkan. Jangan ragu untuk nawar, asal masih wajar aja harganya. Kadang bisa dapet diskon lebih besar kalau beli beberapa sekaligus.
Selain itu, coba eksplor daerah sekitar kampus seperti UGM atau UNY. Banyak mahasiswa yang jual buku bekas dengan harga super murah, bahkan ada yang masih seperti baru. Facebook Marketplace dan grup belanja online juga worth to try, tapi pastikan cek kondisi bukunya langsung sebelum deal. Biasanya aku selalu siapin tas kosong buat nampung ‘buruan’ biar gampang dibawa pulang.
3 Jawaban2025-11-13 18:44:24
Kafe buku 24 jam di Yogyakarta masih cukup langka, tapi ada beberapa spot yang bisa memenuhi kebutuhan pecinta literasi sampai larut malam. Salah satu yang pernah kujelajahi adalah 'Literate Coffee' di sekitar UGM—meski bukan 24 jam, mereka sering buka hingga pukul 23.00 dan atmosfernya sangat cozy dengan rak buku penuh karya lokal. Aku suka menghabiskan waktu di sini sambil baca 'Pulang' karya Leila S. Chudori sembari menyeruput kopi susu gula aren.
Kalau mencari yang benar-benar 24 jam, mungkin perlu eksplorasi ke coworking space seperti 'Jogja Digital Valley' yang kadang menyediakan sudut baca. Meski bukan kafe buku murni, suasana tenang dan koleksi buku digitalnya bisa jadi alternatif. Dulu pernah ketemu komunitas bookclub yang rutin kumpul di sini sampai subuh!
3 Jawaban2026-01-30 18:56:58
Salah satu tempat favoritku untuk hunting buku bekas di Bandung adalah Lapak Buku Sukajadi yang biasanya buka setiap Sabtu pagi sampai sore. Mereka punya koleksi mulai dari novel klasik sampai komik langka, dan suasana tawar-menawarnya selalu seru kayak pasar loak ala 'Hyouka'. Kalo hari ini weekend, coba cek IG @lapakbukubdg karena mereka sering posting lokasi real-time. Dulu pernah nemu edisi pertama 'Laskar Pelangi' di sini cuma 20rb!
Selain itu, di sekitar Gasibu juga kadang ada lapak dadakan pas hari Minggu. Aku suka banget atmosfernya—sambil beli buku bisa sambil makan batagor dan dengerin live music street performer. Tapi info lapak hari ini memang harus rajin-rajin cek grup Facebook 'Komunitas Buku Bekas Bandung' karena jadwalnya suka berubah.
5 Jawaban2026-03-14 12:48:09
Kebetulan aku sering nongkrong di berbagai tempat baca di Jakarta, dan soal yang buka 24 jam, ini agak tricky. Sejauh yang kuketahui, perpustakaan umum kayak Perpustakaan Nasional biasanya tutup malam. Tapi beberapa coworking space atau kafe santai seperti 'Expat Roasters' di Menteng pernah buka sampai subuh, dan mereka punya rak buku kecil buat bacaan ringan. Aku sendiri lebih sering bawa buku sendiri dan numpang di tempat macam itu, sambil menikmati kopi tengah malam. Kalau mau suasana lebih sepi, coba cek apartemen yang punya lounge—kadang ada fasilitas baca 24 jam untuk penghuni.
Oh ya, beberapa toko buku besar seperti Gramedia mungkin buka sampai larut, tapi jarang yang benar-benar 24 jam. Kalaupun ada, biasanya di area mall yang jam operasionalnya terbatas. Jadi saran dariku: bawa buku favoritmu dan eksplor tempat nongkrong malam yang nyaman—siapa tahu ketemu spot seru buat baca sampai dini hari!
5 Jawaban2026-03-28 17:21:03
Ada beberapa spot menarik buat hunting buku bekas di sekitar Malioboro yang sering aku datengin. Yang paling iconic ya Pasar Buku Shopping di Jalan Senopati, cuma 10 menit jalan kaki dari Malioboro. Tempatnya retro banget, tumpukan buku dari lantai sampai langit-langit bikin semangat berburu. Aku suka banget atmosfernya yang kayak treasure hunt - kadang nemu novel langka 'Laskar Pelangi' edisi pertama atau komik 'Doraemon' jaman SD masih terjilid rapi.
Kalau mau yang lebih luas, coba aja ke Toko Buku Bekas Lik Man di Bantul. Meskipun agak jauh dikit (sekitar 20 menit naik motor), koleksinya gila-gilaan. Terakhir kesana nemu 'Harry Potter and the Philosopher's Stone' terbitan Inggris tahun 1997 dengan harga cuma 50 ribu! Pemiliknya juga biasanya kasih diskon kalau beli banyak.
4 Jawaban2026-06-03 02:25:31
Minggu pagi biasanya aku suka hunting buku sambil minum kopi, dan di Bandung ada beberapa spot yang selalu jadi andalan. Toko buku 'Togamas' di Jalan Padjadjaran buka dari jam 9 pagi sampai 9 malam, lengkap banget koleksinya dari novel sampai komik Jepang.
Kalau mau suasana lebih cozy, 'Rumah Buku Parenth' di Setiabudi buka jam 10–6 sore. Mereka sering ngadain diskusi literatur juga, jadi bisa sekalian ngobrol sama sesama bookworm. Aku personal favorit sih yang di Padjadjaran karena ada café di sebelahnya, jadi bisa baca buku sambil nyemil.