Ikuti kuis singkat untuk mengetahui apakah Anda Alpha, Beta, atau Omega.
Aroma
Kepribadian
Pola Cinta Ideal
Keinginan Rahasia
Sisi Gelap Anda
Mulai Tes
1 Jawaban
Donovan
Si Pembaca
Peternak
Lagu 'Yang PNS Itu Aku' adalah karya komedi musikal yang dibawakan oleh YouTuber sekaligus konten kreator legendaris Indonesia, Edho Zell. Track ini viral sekitar 2019-2020 sebagai parodi satir tentang kehidupan pegawai negeri, dan Edho benar-benar menghidupkannya dengan vokal over-the-top plus gaya akting ala sinetron. Yang bikin makin greget, dia juga merilis video klipnya di channel YouTube-nya dengan kostum PNS klise plus setting kantor pemerintah fiktif yang absurd.
Edho Zell emang punya signature style di konten-konten parodi musiknya. Kalau dengerin lagu ini, pasti langsung ngeh dengan karakter vokalnya yang flamboyan dan lirik-lirik jenaka yang nyindir hal-hal receh tapi relateable. Uniknya, meski judulnya kayak lagu dangdut koplo, aransemennya malah lebih ke pop elektronik dengan sentuhan komedi musikal ala Broadway. Ini jadi bukti kreativitas Edho dalam mengemas konten yang sekadar lucu tapi juga punya nilai produksi serius.
Yang menarik, lagu ini sempet jadi meme dan banyak di-cover sama netizen, bahkan sampai ada yang bikin versi dance challenge-nya. Edho sendiri sering kolaborasi dengan kreator lain buat ngembangin viralitas lagunya, termasuk bikin versi 'feat' dengan karakter-karakter unik di channelnya. Gue personally suka how dia bisa bikin satire sosial tanpa merasa menggurui—pure entertainment tapi somehow bikin mikir.
2026-07-05 22:33:05
16
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Mantanku Seorang ASN
Yuwen aqsa
10
25.5K
Anggrek Wuriastuti, wanita berusia 23 tahun dan seorang karyawan pabrik.
Bagus Ifan Riyadi, lelaki berusia 30 tahun, bekerja di kantor pertanian dengan status ASN.
Mawar Winaristianti, wanita berusia 21 tahun, seorang pengangguran yang penuh mimpi.
Minikahi seorang lelaki yang sudah mempunyai pekerjaan tetap adalah impian semua wanita, termasuk Wuri. Namun, bagaimana jika ternyata rupamu tak secantik gadis lain yang ternyata tinggal dalam satu atap bersama dengan kamu dan suami?
**
Follow akun ig-ku, @aqsayuwen
Aku tidak pernah menyangka akan berada di titik ini. Menikah dan menjalani rumah tangga tanpa adanya rasa cinta di dalamnya. Pernikahan yang kujalani karena dijodohkan oleh wanita yang katanya melahirkanku. Wanita yang selalu memperlakukanku layaknya robot dan dia yang memegang kendalinya.
Seperti aku yang masih berusaha melepas rasa untuk seseorang yang sekarang entah dimana, begitu juga dengan Mas Zayn, suamiku, yang tak pernah kurasakan kehangatan cintanya. Awalnya kukira, aku tidak merasakan cinta itu karena hatiku yang masih dibelenggu masa lalu. Namun, ternyata aku salah. Aku tidak merasakan cinta itu bukan karena diriku, melainkan karena memang dia tidak mencintaiku.
Malam itu aku mendapati Mas Zayn menangis sambil memandangi sebuah foto yang aku tak tau itu siapa. Hingga aku bertekad mencari tahu segalanya. Satu persatu kenyataan mulai terungkap, dan aku sempat menyalahkan diri sendiri.
Ada keinginan untuk menyerah, tetapi …apa dayaku? Aku tak bisa mengambil keputusan besar itu, jika dia si Pemegang Remot tak memberi izin untuk robotnya ini.
Rasa panas menjalar di pipiku ketika lima jari mendarat indah di sana. Gesekannya meninggalkan bekas merah, sama persis dengan apa yang dulu kurasakan setiap kali menyebutkan keinginanku.
“Jangan bikin malu keluarga!” Teriaknya kala itu. “Kamu kira menjadi janda itu menyenangkan? Kalau kamu cerai sama Zayn, siapa yang bakal membiayai kehidupan kita, ha? Siapa yang akan membiayai kuliah dan sekolah adik-adikmu?” Tatapannya nyalang, mengunci pergerakanku. Dadanya naik turun bersamaan dengan mengetatnya rahang membuat nyaliku ciut seketika.
Dia, wanita yang kupanggil Ibu itu tak pernah berubah, dan aku tahu seperti apapun aku berusaha baginya aku tak seberharga itu. Aku tak akan diberi celah sedikit pun.
Lalu aku harus apa? Bertahan membuatku semakin terluka.
Tuhan … sebegitu buruknya kah aku, sampai aku tak pernah layak dicintai? Aku hanya ingin bahagia, meski tak ada yang menaruh cintanya untukku. Apa itu mungkin?
Bagaimana bisa seorang anak tega menyakiti ibunya sendiri? Sedangkan, sembilan bulan lamanya dia mengandungmu dirahimnya. Siang malam bekerja demi membuat hidupmu nyaman, sekarang? Setelah kamu sukses, kamu melupakannya dan menganggapnya sebagai pembantu.
Ingatlah! Dia ibumu, bukan pembantumu.
Bagaimana ibu menjalani hari-harinya selama ini? Mampukah dia bertahan dan mencoba membuat kedua putrinya tersadar atas sikapnya selama ini salah? Lalu, bagaimana denganku?
Aku ditolak calon mertua karena dianggap cuma jualan ikan di pasar dan bau amis, nggak setara dengan anaknya, Aris, yang sudah PNS. Bu Ratna lebih memilih Santi, gadis CPNS di kecamatan untuk jadi menantu idamannya. Dia nggak tahu, pendapatanku sehari bisa melebihi gaji mereka berdua sebulan!
Pelan tapi pasti, ku tunjukkan identitasku sebenarnya sebagai Magdalena Harum Puspita, putri tunggal Pak Himawan, eksportir yang kaya raya dengan aset di mana-mana. Kira-kira, mereka bakalan pingsan nggak, ya?!
Aku memohon pada suamiku sampai 99 kali, memintanya menemaniku menonton konser Jay. Pada permohonan ke-100 kali, akhirnya dia membeli dua tiket barisan depan.
Aku yang sudah berdandan rapi justru dicegat satpam di pintu masuk karena tidak bisa mengeluarkan tiket. Sampai konser bubar, aku juga tidak berhasil menghubunginya.
Berita tentang suami dan pacarnya yang memesan lagu "Sunny Day" pada konser Jay masuk ke trending topic.
Di lirik "Sunny Day" tidak ada hujan, karena hanya duniaku yang diguyur hujan deras.
Karena kecelakaan tak wajar yang menimpa Kakeknya, Aluna harus pulang ke Indonesia. Untuk menyiapkan dirinya menjadi pewaris tunggal Wiratama Group, Aluna harus menerima jabatan Direktur Operasional di perusahaan yang didirikan Kakeknya itu.
Demi menjaga keselamatannya, Kakek mempekerjakan seorang pengawal pribadi, yang ternyata pernah menjadi kekasih Aluna saat masih di SMA.
Karena suatu kesalahan yang tak di sengaja, Aluna terpaksa menikahi pengawalnya sendiri. Akankah pernikahan mereka, bisa merajut kembali kisah cinta yang belum selesai di masa lalu? atau justru semakin memperdalam jurang tak kasat mata yang terbangun karena perbedaan kasta?
Dari pengalaman mencari lagu-lagu viral seperti 'Yang PNS Itu Aku', aku biasanya langsung mengecek platform musik legal dulu. Spotify, JOOX, atau Apple Music sering jadi pilihan pertama karena kualitas audionya terjaga dan artistanya dapat royalti. Kalau lagunya baru trending, kadang butuh waktu beberapa hari sampai tersedia di sana. Aku juga suka lirik-lirik di YouTube, tinggal ketik judul lagunya plus 'official audio', biasanya muncul. Tapi hati-hati sama channel abal-abal yang ngaku-ngaku upload lagu resmi padahal cuma reupload.
Kalau mau versi MP3 untuk koleksi pribadi, aku pernah coba beli di iTunes atau Amazon Music. Harganya murah kok, sekitar 10-20 ribu per lagu. Tapi jujur, sekarang aku lebih prefer streaming aja karena praktis dan ga makan storage hp. Lagipula, dengan streaming kita bisa dukung musisi lokal biar mereka terus bikin karya-karya keren seperti ini. Oh iya, jangan sampai tergoda download dari situs ilegal yang nawarin gratis, bisa-bisa kena malware atau masalah hak cipta.
Pernah denger lagu 'Yang PNS Itu Aku, Mas!' di TikTok tiba-tiba nempel di kepala sampai seminggu? Aku penasaran banget nyari tau siapa dalangnya, ternyata itu karya kreatif duo komedian sekaligus musisi Sule dan Andre Taulany! Kolaborasi mereka emang selalu bikin ngakak sekaligus catchy. Liriknya yang nyeleneh soal kehidupan PNS itu diracik dengan aransemen musik dangdut koplo yang bikin enggak bisa diam. Aku suka gimana mereka bisa bikin parodi social commentary tapi tetap entertain.
Uniknya, lagu ini viral bukan cuma karena jenaka, tapi juga relatable buat banyak orang. Dulu sempet ramai di YouTube sama meme-medsos sampai dibuat challenge dance-nya. Buat yang belum tau, Sule sama Andre emang sering bikin konten musik lucu kayak gini, tapi tetep ada 'roh' dangdutnya. Kalo mau liat versi fullnya, cek aja di channel mereka—jamin ketawa sambil joget!
Lagu 'yg pns itu akuas' adalah karya dari penyanyi dan songwriter Indonesia yang cukup populer di kalangan anak muda, yaitu Sivia Azizah. Lagu ini sempat viral di platform seperti TikTok dan Instagram Reels karena liriknya yang relatable dan beat-nya yang catchy. Sivia Azizah sendiri dikenal dengan gaya musiknya yang fresh dan sering membawakan tema-tema sehari-hari dengan sentuhan humor atau kritik sosial ringan.
Awalnya, banyak yang mengira lagu ini berasal dari artis luar karena judulnya yang unik dan terdengar seperti bahasa gaul internasional. Tapi setelah ditelusuri, ternyata Sivia Azizah adalah otak di balik lagu ini. Dia sering menciptakan lagu dengan judul dan lirik yang nyeleneh, tapi justru itu yang membuat karyanya mudah dikenali dan disukai oleh banyak orang.
Yang menarik dari 'yg pns itu akuas' adalah bagaimana lagu ini menangkap fenomena sosial dengan cara yang santai. Liriknya bercerita tentang persaingan dalam hubungan percintaan, tapi dibungkus dengan bahasa yang mudah dicerna dan irama yang bikin ketagihan. Sivia Azizah memang punya keahlian dalam mengemas hal-hal berat menjadi sesuatu yang ringan dan menghibur.
Kalau kamu penasaran dengan karya-karya Sivia Azizah lainnya, coba cek di platform musik favoritmu. Dia punya beberapa lagu lain yang juga viral dengan gaya serupa. Musiknya pas banget buat didengerin saat santai atau lagi butuh hiburan ringan di tengah kesibukan sehari-hari.
Ada charmanya sih kalau ada yang bikin lagu lucu kayak 'Yang PNS Itu Aku, Mas!' buat nembak doi. Gue pernah liat beberapa konten kreator di platform video pendek yang eksplor tema beginian, dan responsnya cukup positif karena dianggap relatable buat kalangan tertentu. Tapi ya, balik lagi ke chemistry sama si doi—kalo vibe-nya casual dan dia suka humor receh, mungkin bisa work. Jangan lupa perhatiin juga konteks hubungan kalian; jangan sampai niatnya bikin kocak malah keliatan desperate atau terlalu norak.
Di sisi lain, gue juga ngerti kalau ada yang merasa ini kurang serius. Apalagi kalau hubungan kalian masih baru, bisa-bisa bikin salah paham. Mending tes air dulu dengan joke-joke ringan sebelum bawa-bawa lagu. Intinya, kreativitas itu keren, tapi timing dan kecocokan personal tetep faktor utama.