Bukan Jodoh

Kuis Kepribadian ABO
Ikuti kuis singkat untuk mengetahui apakah Anda Alpha, Beta, atau Omega.
Mulai Tes

Buku Terkait

Menantu Bodoh

Menantu Bodoh

“Jose, jangan… nggak boleh. Rasanya geli sekali di bagian itu….” Mulutku terus menolak, tapi tubuhku malah bereaksi jujur. Pinggul montokku bergerak genit, seolah menolak tapi sekaligus menggoda, mengikuti godaan menantu bodohku itu…. Suara tawa putriku dan sahabatnya sesekali terdengar dari ruang tamu. Diam-diam melakukan hal yang begitu menggoda dengan Jose di depan mereka membuatku merasa luar biasa terangsang.
4 10 Bab
Bukan Mauku Menjomlo

Bukan Mauku Menjomlo

Blurb Kenapa, sih, wanita kalau sudah di atas 30 tahun dan belum menikah, disebut perawan tua? Tidak laku? Dan berbagai titel lainnya. Tidak itu di kota atau pun desa. Selalu saja hal itu menjadi gunjingan para kawan, sanak saudara, juga para tetangga. Seakan status jomlo adalah aib besar yang sangat memalukan. Ada apa sebenarnya dengan sugesti orang-orang tentang status jomlo? Padahal jomlo itu kan tidak merugikan siapa pun. Mereka bukan virus, bukan pula kutukan. Jadi tidak perlu dipermasalahkan. Seperti halnya aku. Aku Hasmi Azzahra. Seorang perawat di sebuah rumah sakit, yang kini berusia 32 tahun dan aku seorang jomlo! Sebenarnya, bukan mauku masih menjomlo seperti ini di usiaku yang sudah tidak muda lagi. Pengalaman buruk tentang lelaki berengsek di masa lalulah yang membuat aku seperti ini. Bukan aku trauma. Aku hanya ingin lebih seleksi lagi dalam memilih pasangan, karena aku tidak ingin kecewa kembali. Untuk memilih pasangan, aku tidak mungkin asal tunjuk, dan asal pilih mumpung ada yang mau, iya, kan? Karena menikah itu perkara panjang yang punya banyak poin untuk dipikirkan dan dipertimbangkan. Pokoknya aku tidak mau sampai salah pilih lagi! Jadi … tolong dimengerti, ya? Jomlo itu bukan aib, kok. Meski aku tidak tahu sampai kapan harus menjomlo seperti ini? Aku hanya bisa menunggu jodohku datang saja. Sekalipun, sebenarnya ada seorang pria yang sering membuatku galau tingkat dewa. Tapi, sikap datarnya membuatku kesulitan menebak isi hatinya. Hatiku semriwing saat dia melirikku. Namun, tensi darahku pun selalu naik tiap kali berinteraksi dengannya. Dia sangat menyebalkan! Namun, juga selalu aku rindukan. Jadi, haruskah aku mengejarnya? Atau cari pria yang lain saja, yang bisa memberiku kepastian. Yang mana, yang harus aku pilih untuk mengakhiri kejomloan ini?
9.8 99 Bab
Bangkitnya Johan

Bangkitnya Johan

Johan menantu yang selalu diremehkan dan dianggap tidak berguna oleh keluarga istrinya, Keluarga Hartono. Namun, siapa sangkat bahwa sebenarnya Johan adalah seorang Jenderal Perang yang dipaksa menghilang dari dunia militer karena sebuah fitnah dan pengkhianatan. Dengan tekad besar, Johan akan membongkar pengkhianatan itu dan mengembalikan martabatnya di hadapan keluarga istrinya.
10 112 Bab
Bukan jodoh

Bukan jodoh

Novel ini menceritakan dua orang insan yang cintanya di uji dengan berbagai masalah, dari mulai perjodohan,ada orang ke tiga, dan Restu.
10 54 Bab
Biro Jodoh Pangkalan Hati

Biro Jodoh Pangkalan Hati

Nun, cewek dengan telekung model jadul itu betah banget ngejomlo. Padahal, dalam hatinya nih, dia tuh diam-diam mengagumi Kafka, pemilik sekaligus pendiri start up Pangkalanhati.com –biro jodoh online berbasis syariah– tempat dia bekerja sebagai Mak Comblang. Nah, di saat lagi anteng-antengnya mantengin Kafka, eh ... datang deh klien rese bernama Alif yang habis Googling tadi. Rusuh lah kehidupan Nun dibuatnya. Dia pun jadi terlibat masalah bukan hanya di tempat kerja, tapi juga dengan keluarganya. Mau tahu, apa rahasia yang disembunyikan Nun sampai dia terus ngejomlo padahal kerjanya di Biro Jodoh? Yuk, intip aja keseruan Biro Jodoh Pangkalan Hati dan kenalan dengan klien beraneka rupa serta para Mak Comblang unik di sini! Disclaimer: Versi cetak dari cerita ini sudah diterbitkan oleh LR Pro dan sudah bisa dipesan
10 36 Bab
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
6.8 10 Bab

Tanda-tanda jodoh adalah takdir dari Tuhan

5 Jawaban2026-03-26 18:00:26
Pernah dengar cerita tentang dua orang yang bertemu di tempat tak terduga, lalu merasa seperti sudah saling mengenal seumur hidup? Aku selalu terpesona oleh momen-momen seperti itu. Di tengah kebetulan yang rasanya terlalu sempurna untuk disebut kebetulan, ada sesuatu yang membuatku merinding. Bukan sekadar chemistry biasa, tapi semacam resonansi jiwa yang sulit dijelaskan.

Tapi apakah itu benar-benar takdir? Atau justru kita yang menciptakan makna dari setiap pertemuan? Selama ini pengamatanku terhadap banyak kisah asmara - baik di kehidupan nyata maupun di film seperti 'Before Sunrise' - membuatku yakin bahwa 'tanda' seringkali adalah interpretasi kita sendiri atas sesuatu yang sebenarnya netral. Tuhan mungkin memberikan jalan, tapi kita yang memutuskan untuk melangkah.

Cerita pengalaman mimpi di jodohkan lalu bertemu jodoh?

4 Jawaban2026-03-22 19:44:37
Ada satu malam di musim hujan yang selalu terngiang jelas dalam ingatanku. Mimpi itu datang seperti fragmen film pendek—aku berdiri di stasiun kereta yang asing, digandeng oleh sosok bayangan dengan senyum hangat. Yang aneh, aku bisa merasakan kehangatan tangannya meski itu hanya mimpi. Dua minggu kemudian, di acara kopi darat komunitas buku, seorang pria mendekatiku sambil bilang, 'Kamu persis seperti yang aku bayangkan.' Saat itu juga aku tersentak—intonasinya, cara kepalanya miring sedikit, mirip sekali dengan sosok dalam mimpiku. Sekarang, tiga tahun sudah kami bersama, dan setiap kali melewati stasiun itu, rasanya seperti déjà vu yang disengaja oleh semesta.

Hal paling magis dari cerita ini adalah bagaimana mimpi itu tidak memberi gambaran visual jelas, tapi justru menangkap esensi 'rasa'-nya. Aku tidak pernah percaya pada ramalan jodoh sebelum kejadian ini, tapi sekarang aku paham—kadang alam bawah sadar lebih dulu mengenali jiwa yang selaras sebelum kesadaran kita menyadarinya.

Mengapa tokoh di Janda Kakak Ipar: Anak Bodoh, Lebih Santai disebut bodoh?

3 Jawaban2026-01-14 21:03:46
Ada sesuatu yang menyegarkan tentang bagaimana 'Janda Kakak Ipar: Anak Bodoh, Lebih Santai' mengeksplorasi konsep kebodohan dengan cara yang tidak konvensional. Tokoh utamanya seringkali dianggap bodoh oleh karakter lain karena tindakannya yang impulsif dan kurang pertimbangan, tapi justru di situlah kejeniusannya. Dia tidak terjebak dalam kompleksitas sosial seperti orang lain, dan itu membuatnya lebih bahagia.

Saya pikir label 'bodoh' sebenarnya adalah kritik halus terhadap masyarakat yang terlalu serius. Karakter ini hidup dengan prinsipnya sendiri, menolak tuntutan norma, dan pada akhirnya menemukan kebahagiaan dalam kesederhanaan. Justru karakter 'pintar' di cerita ini yang sering terlihat frustasi karena overthinking. Lucu, bukan? Bagaimana kebodohan bisa jadi metafora untuk kebebasan.

Apakah jodoh adalah takdir menurut Islam?

4 Jawaban2026-03-26 10:10:05
Pernah dengar cerita tentang seseorang yang merasa sudah menemukan 'the one', tapi kemudian ternyata tidak jadi jodohnya? Menurut pemahamanku tentang Islam, jodoh memang bagian dari takdir Allah, tapi bukan berarti kita pasif menunggu. Ada konsep 'doa' dan 'ikhtiar' yang sangat kuat. Nabi sendiri mengajarkan untuk memilih pasangan berdasarkan kriteria agama dan akhlak, bukan sekadar nasib buta.

Justru menarik ketika melihat bagaimana Islam menggabungkan antara ketentuan ilahi dengan usaha manusia. Misalnya dalam proses ta'aruf (perkenalan) sebelum menikah, kita diajak untuk aktif menilai kecocokan, tapi tetap meyakini bahwa akhirnya Allah yang menentukan. Jadi menurutku, jodoh itu seperti puzzle - kita mencari kepingannya, tapi Allah yang sudah menyiapkan gambarnya.

Apa arti jodoh adalah menurut Islam?

3 Jawaban2026-03-23 01:26:02
Ada satu momen ketika ngobrol sama temen dekat soal hubungan, dia bilang, 'Kalo menurut Islam, jodoh itu udah diatur sama Allah sejak dalam kandungan.' Aku langsung kepikiran gimana konsep ini bikin kita lebih ikhlas dan percaya sama takdir. Dalam Islam, jodoh itu bagian dari qada dan qadar, tapi bukan berarti kita pasif. Justru kita disuruh berusaha nyari pasangan yang baik, sambil tetep tawakal. Aku suka analogi nelayan: kita bisa ngincer ikan di laut lepas, tapi yang nentuin dapet atau enggak tetaplah Sang Pencipta.

Yang bikin menarik, ternyata proses ta'aruf (perkenalan) dalam Islam itu sangat dijaga. Nggak asal 'klik' terus nikah. Harus ada pertimbangan agama, akhlak, dan visi hidup. Pernah denger cerita keluarga yang awalnya nggak direstuin ortu, tapi karena doa dan usaha, akhirnya direstui? Itu salah satu bentuk 'jodoh' juga—proses yang panjang tapi indah.

Kenapa peserta duda keren populer di acara cari jodoh?

3 Jawaban2026-04-01 14:39:56
Ada sesuatu yang magnetis tentang pria yang sudah pernah menikah tapi sekarang single lagi. Mereka biasanya lebih matang dalam cara berpikir dan berkomunikasi. Pengalaman pernikahan sebelumnya memberi mereka pelajaran berharga tentang komitmen dan memahami pasangan.

Di acara cari jodoh, peserta duda seringkali lebih percaya diri dan tidak terlalu canggung. Mereka sudah terbiasa dengan dinamika hubungan, jadi lebih luwes dalam interaksi. Penonton juga cenderung melihat mereka sebagai 'barang rare' - pria yang siap serius tapi tidak terlalu neko-neko seperti bujangan abadi.

Apa yang dimaksud dengan lauhul mahfudz jodoh adalah?

4 Jawaban2025-08-21 11:47:42
Lauhul mahfudz, dalam konteks jodoh, bisa diartikan sebagai catatan di alam ghaib mengenai siapa pasangan yang telah ditentukan untuk kita. Secara spiritual, banyak orang percaya bahwa ada buku yang memuat segala takdir, termasuk jodoh kita. Saya sering mendengar orang-orang berdiskusi tentang ini dan bagaimana mereka yakin bahwa setiap pertemuan, bahkan yang tampaknya kebetulan, adalah bagian dari rencana. Ketika saya membayangkan, itu seperti sebuah jalur yang sudah ditetapkan—jadi dalam pencarian cinta, apapun yang terjadi pasti sudah ada di lauhul mahfudz. Mengapresiasi keindahan skenario ini membuat proses menemukan cinta terasa lebih bercahaya. Tak hanya itu, hal ini juga memberikan harapan pada kita bahwa segala sesuatunya akan indah pada waktunya.

Lalui beberapa momen dalam kehidupan kita, dan kita mungkin merasa bingung tentang cinta atau pertanyaan seputar hubungan. Namun, meyakini bahwa ada sesuatu yang lebih besar mengatur jalan hidup kita bisa memberikan ketentraman. Setiap pengalaman, baik yang menyakitkan maupun yang membahagiakan, adalah bagian dari perjalanan menuju jodoh yang telah ditakdirkan untuk kita. Ketika saya merenungkan hal ini, saya merasa lebih berani untuk menghadapi semua tantangan yang ada dalam urusan cinta.

Apakah jodoh adalah takdir yang sudah ditentukan?

3 Jawaban2026-02-06 05:17:27
Ada momen ketika aku terpaku pada satu adegan di 'Your Name', di mana Mitsuha dan Taki saling mencari tanpa sadar bahwa nasib telah menjalin benang merah mereka. Tapi benarkah jodoh murni takdir? Menurutku, ini seperti alur RPG open-world—kita dapat quest utama (potensi pertemuan), tapi bagaimana menjalaninya bergantung pada pilihan kita sendiri. Aku pernah bertemu seseorang yang cocok secara zodiac dan horoskop, namun akhirnya berantakan karena kami malas berkomunikasi. Di sisi lain, hubunganku dengan teman sekampus yang awalnya seperti minyak dan air justru berkembang indah setelah kami sama-sama belajar kompromi. Mungkin takdir hanya menyediakan peta, tapi kita yang memutuskan jalur mana akan ditempuh dengan sepeda atau jalan kaki.

Di dunia fiksi, hubungan seperti Sasuke-Sakura atau Kaguya-Shirogane sering digambarkan sebagai 'fate', tapi penulisnya tetap memberi ruang bagi karakter untuk memperjuangkannya. Kalau menurut pengalamanku nge-matchin orang di komunitas baca, chemistry itu 30% keberuntungan, 70% usaha—seperti mencoba resep baru dari buku masak, kadang perlu beberapa kali trial-error sebelum menemukan rasa yang pas.

Tanda-tanda jodoh meskipun sering bertengkar?

5 Jawaban2026-03-23 06:39:05
Ada pasangan yang memang seperti bensin dan korek api—selalu memicu percikan saat bersinggungan, tapi justru itu yang bikin hubungan mereka seru. Aku pernah perhatikan temanku yang selalu ribut soal hal sepele, mulai dari pilihan restoran sampai warna dinding. Tapi ketika salah satu sakit, yang lain langsung jadi perawat paling setia. Mereka bilang 'bertengkar itu bahasa cinta versi kami'.

Yang menarik, konflik justru jadi cara mereka memahami batasan dan kebutuhan masing-masing. Setelah 10 tahun menikah, mereka malah terlihat lebih solid dibanding pasangan yang jarang bertengkar. Mungkin karena setiap masalah langsung diselesaikan, tidak dipendam sampai jadi gunung es.

Benarkah jodoh adalah takdir yang sudah ditentukan?

4 Jawaban2026-03-26 22:19:56
Pernah dengar pepatah 'jodoh di ujung jari'? Aku justru melihatnya seperti puzzle—kita pegang kepingannya, tapi Tuhan yang tahu gambar besarnya. Dulu sempat galau sama mantan, merasa itu 'takdir'. Ternyata, setelah bertemu pasangan sekarang, baru paham bahwa kita aktif merajut nasib lewat pilihan sehari-hari.

Tapi ada juga momen-momen kebetulan yang terlalu sempurna buat disebut kebetulan. Kayak ketemu doi di warung kopi langganan yang sama selama setahun tanpa sadar. Mungkin memang ada garis merahnya, tapi kita tetap perlu berenang menyambutnya—bukan cuma menunggu di pinggir kolam.

Pencarian Terkait

Populer
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status