Calon Menantu Adalah

Kuis Kepribadian ABO
Ikuti kuis singkat untuk mengetahui apakah Anda Alpha, Beta, atau Omega.
Aroma
Kepribadian
Pola Cinta Ideal
Keinginan Rahasia
Sisi Gelap Anda
Mulai Tes

Buku Terkait

Calon Ibu Mertua yang Sangat Perhatian

Calon Ibu Mertua yang Sangat Perhatian

Pacarku akhir-akhir ini sangat tertekan oleh ulahku. Dia sampai menangis dan pulang ke rumah orang tuanya. Melihat pernikahan sudah di depan mata, pacarku memberiku peringatan keras. "Kalau kamu masih sekasar itu, batalkan saja pernikahan ini!" Aku terpaksa mencari calon ibu mertua, memintanya membantuku membujuk pacarku. Malam itu juga, calon ibu mertuaku datang ke rumahku sambil mengenakan baju seksi. Bagian dadanya terlihat penuh dan memikat, hampir menyembul keluar. Belahan samping roknya sangat tinggi, hampir memperlihatkan lekuk pinggulnya yang berisi, dan kaki jenjangnya yang dibalut oleh stoking berwarna kulit. "Kesya nggak bisa memuaskanmu, aku bisa membantumu."
0 8 Bab
Calon Mertuaku Menjadi Maduku

Calon Mertuaku Menjadi Maduku

Ketika calon ayah mertua berganti status menjadi suamiku. Dan calon ibu mertua berganti status menjadi maduku, disaat itu kutahu bahwa Bermadu itu adalah hal yang sangat mengerikan.
10 47 Bab
Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman

Ayu berasal dari keluarga miskin yang bekerja sebagai guru Honorer bertemu dengan Anto pedagang kaya raya dari keluarga terpandang. Umur Anto ketika menikahi Ayu diambang kepala empat. Sejak kecil Anto selalu didikte oleh Ibunya dalam urusan jodohnya sekalipun. Dengan dalih bahwasanya anak lelaki tanggung jawab yang utama adalah ke orang tuanya; Anto tidak akan bisa menolak segala permintaan orang tuanya terutama ibunya meski dia tanpa sadar mengorbankan anak dan istrinya. Mampukah Ayu bertahan dalam rumah tangga yang penuh intrik ini??
10 22 Bab
Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

"Menikahlah, bapak sudah menentukan calon yang terbaik untukmu, Nadina!" Nadina Hafisa Rahmi harus menerima dijodohkan dengan anak seorang kiai pondok besar bernama Muhammad Nadhif meskipun saat ini hatinya sedang mengagumi pria lain sejak duduk dibangku SMA. "Saya telah berjanji untuk menjagamu di sepanjang hidup saya. Dan apapun yang terjadi, saya akan selalu berusaha membuatmu bahagia dan bangga dengan pernikahan ini, Nadina." Follow Instagram @annisarz.id dan @annisa_rosyidzzhr ya!
10 228 Bab
Calon Istri Untuk Klien WO

Calon Istri Untuk Klien WO

“Jangan kasar-kasar sama calon suami” “Bapak tuh bisa nggak sih, mulutnya jangan asal mengklaim orang” “Kenapa sih kamu kesal banget saya bilang calon istri?” “Ya karena saya bukan calon istri bapak” Ayyana memberikan penekanan disetiap ucapannya “Nanti malam saya lamar kalau gitu” “Nggak usah aneh-aneh” Ayyana memijat pelipisnya, lama-lama ia bisa darah tinggi jika terus berhadapan dengan Fakhri “Sesuai kesepakatan, saya udah makan siang sama bapak. Urusan mobil, tinggal kirim nomor rekening, nanti saya transfer” Ucap Ayyana “So please, jangan ganggu saya lagi. Jangan recokin hidup saya lagi, jauh-jauh dari saya” Lanjutnya melangkah menjauh “Kalau Mami kangen pengen ketemu calon mantunya gimana?” Ucap Fakhri setengah berteriak namun Ayyana tak berniat lagi menanggapi Perempuan itu melajukan mobilnya meninggalkan halaman dengan raut wajah dongkol setengah mati, sementara Fakhri tersenyum geli memilih melakukan hal yang sama, beranjak kembali menuju kantor untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang terpaksa harus ia tinggal demi memenuhi janji makan siangnya pada Ayyana yang malah menyita waktu lumayan panjang Tapi ia tak keberatan bahkan rasanya menyenangkan melihat Ayyana meleparkan tatapan tajam padanya setiap kali Fakhri berhasil membuatnya kesal Mungkin Maminya tidak salah mengenalkan mereka, karna nyatanya Ayyana memiliki daya tarik tersendiri bagi Fakhri. Entahlah, tapi ia bahkan meragukan sendiri ucapannya saat menyebut Ayyana sebagai calon istri Perempuan itu terlalu baik untuk ia jadikan tumbal untuk kembali bertemu Jihan. Fakhri masih waras untuk tidak menarik adik sahabatnya itu dalam kubangan lumpur yang ia diami selama ini
10 138 Bab
Bukan Menantu Tersayang

Bukan Menantu Tersayang

Ketika cinta mampu merubah segalanya, melumpuhkan logika. Membuat yang merasakannya merasa di atas awan tanpa berpikir suatu saat akan terjatuh. Seorang pemuda kesayangan orang tuanya, selalu menurut apapun perintahnya. menjadi pembangkang karena cinta. Hasna ialah wanita mampu merebut hati pemuda itu, Fandi. Senyum manisnya dengan lesung dipipinya meluluhkan pertahanan Fandi. Hasna yang bukan dari level mereka, apalagi seorang janda tentu bertentangan derajat keluarga besar mereka. Demi cinta, mereka menyatukannya dengan pernikahan siri tanpa diketahui oleh orang tua. Menjalin hubungan secara diam-diam bukanlah hal yang mudah. Sampai kapan mereka dapat menyembunyikannya? Dengan semua kerumitan ini mampukah Hasna bertahan sebagai menantu yang tidak pernah diinginkan?
0 17 Bab

Apa momen paling ikonik saat calon menantu adalah tokoh utama?

4 Jawaban2025-10-21 04:31:30
Gila, ada satu adegan yang selalu bikin aku tepuk jidat—momen di mana calon menantu berubah dari figur sampingan jadi pusat drama keluarga.

Waktu itu aku nonton sebuah cerita yang kelihatannya biasa: keluarga ngumpul, tekanan sosial, dan ujian-ujian kecil buat si cowok. Lalu, di momen puncak, dia nggak lagi cari persetujuan lewat kata-kata manis; dia bertindak. Entah itu melindungi calon istri dari hinaan publik, menolak warisan keringat yang katanya harus dipenuhi, atau berdiri di depan anggota keluarga yang skeptis dan ngomong jujur soal niatnya—adegan-adegan itu selalu bergetar. Yang bikin ikonik bukan sekadar aksi heroiknya, melainkan konflik batin yang tersirat. Kita lihat dia goyah, takut, tapi tetap maju karena cintanya nggak mau menyerah di kursi belakang.

Untuk aku, momen paling berkesan seringkali bukan yang paling bombastis—melainkan yang sederhana tapi bermakna: misalnya, dia masak untuk ibu calon istri dan tanpa disangka mampu melebur kecanggungan lewat tawa. Atau adegan di mana dia menerima tradisi aneh keluarga, bukan karena terpaksa, tapi karena dia paham arti komitmen. Saat itu, calon menantu jadi tokoh utama bukan karena dia menang dramatik, tapi karena dia menunjukkan integritas. Itu yang bikin penonton jalan bareng dia, dari skeptis jadi pendukung. Dan selalu ada rasa lega, kayak ikut menang lomba kecil bersama karakter favorit. Aku suka momen beginian karena terasa manusiawi—bukan hanya soal menang atau kalah, tapi tentang layak nggaknya cinta itu untuk dijaga.

Pencarian Terkait

Populer
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status