Kanuragan Jati
“Kamu sekarang aman. Kamu boleh pergi atau ikut bersama kami mengejar mereka,“ ucap Wira pada pendekar hitam yang sebenarnya adalah orang baik yang terpengaruh kekuatan jahat. Wira melanjutkan bertanya, “Siapa namamu?“
“Ampun, Kisanak. Aku sebenarnya adalah murid Ki Pranawa yang tersesat dan dibawa mereka. Namaku Teja Darta. Aku siap ikut bersama kalian.“
Setelah perkenalan singkat dan memulihkan diri, mereka kembali melanjutkan perjalanan. Tak lupa , mereka menempelkan batu Mustika Angin di Pohon Suci guna mengembalikan vitalitas pohon itu.
Memasuki ke kedalaman hutan, mereka bertemu dengan seekor Harimau Angin, makhluk mitos yang dianggap penjaga Lurung Angin.
“Kalian pasti murid kakek Garuda! Ayo ikutlah denganku!“