Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Contradiction

Contradiction

Sebelum Hotaru pulang, kantor Hota Sound Corp, Tokyo Seorang laki-laki muda tampak ragu-ragu datang menemui Hotaru. Langkahnya yang kecil lagi berat justru membuat Hotaru semakin curiga. "Ada apa?" Kata Hotaru tanpa berbasa-basi sambil mengerjakan pekerjaan lain yang menunggu di atas meja.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai doubts
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Balas Xavier cepat. Aluna terkejut mendengar balasan Xavier, begitu juga Dira yang sedari tadi sibuk menyimak percakapan mereka berdua. Apa maksud dari perkataan Xavier, bukan kah mereka sudah membuat keputusan yang matang untuk menikah satu tahun lagi. Mengapa laki-laki ini tiba-tiba berkata demikian, apa sebenarnya penyebab keraguan mendadak dari Xavier, apakah telah terjadi sesuatu dengan Xavier sampai ia mengatakan sesuatu yang mencengangkan. Berbagai macam pertanyaan dan pikiran-pikiran negative pun mulai memenuhi kepala Aluna, ia benar-benar terkejut dengan pernyataan Xavier barusan.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai doubts
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

sahutnya lagi. "Aku bahkan tidak pernah sedetik pun memikirkan hal mengerikan itu. Lantas, mengapa menyimpulkan atas dasar praduga mu sendiri. Tidakkah cukup perjuangan cintaku selama ini untuk mu? Mengapa kau masih saja menaruh keraguan padaku." ujar Sean kemudian dengan mata lekat mengawasi Kesya.
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai doubts
Baca
+Pustaka
Misunderstanding

Misunderstanding

Apakah dia hamil? Satu pertanyaan yang mendadak berkecamuk dalam benak Ara. Bagaimana jika dia benar-benar hamil, sementara ujian kelulusan baru akan dimulai? Bagaimana jika Ara tidak bisa konsentrasi dalam belajar dan dia tidak bisa mendapatkan ijazah SMA, padahal selama hampir tiga tahun, Ara sudah susah payah berjuang sampai menjadi siswi berprestasi? Begitu mendapat sebungkus bubur ayam, Ara mendekati apotek dengan langkah pelan.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai doubts
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

akhinya suara keras Danu berhasil menyadarkan lamunanku. “E-ehhh”terkaget menyadari sosok Danu yang sudah terduduk di meja yang sama denganku “Gila ya lo. Kesurupan setan apa sih bim? Lu akhir-akhir ini jadi banyak ngelamun. Kepusingan mikirin bayaran UKT tah? Atau masalah cinta?”Danu keheranan dengan perubahan sikapku yang semakin aneh pikirnya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai doubts
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Begitupun Argan yang juga tidak tertarik untuk menoleh pada sumber suara itu. "Lo punya kuota internet nggak?" Argan menoleh pelan. Heran. "Gue mau pulang pake ojol tapi kuota gue abis," terang Lea sambil menoleh ke Argan yang ternyata juga sedang memandangnya lekat. Buru-buru Lea kembali ke posisi awal. Mengalihkan pandangan dengan canggung. Argan kembali memutar kepala seperti semula. "Bareng."
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai doubts
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Pikirannya lari ke mana-mana. “Memangnya kamu ada masalah apa sama beliau?” Rumy semakin penasaran dan ingin sekali mendengar cerita Ameera. Ameera menatap dalam ketiga sahabatnya. Ada nanar yang tercermin di sana. Namun, ia berpikir panjang. Mana mungkin ia akan menceritakan niat buruknya itu. Yang ada justru nanti gadis-gadis di hadapannya itu akan menceramahinya lagi. Sesaat ia mengambil oksigen dan mengembuskan karbondioksida dengan lirih. “Udah, ya, gue males mau ngebahasnya. Nggak penting!”
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai doubts
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status