Once then Forever
"Tahu dari mana kamu?"
Meski dilanda rasa heran yang teramat, Fira berusaha menjawab. "Bi-biasanya juga gitu, Pak. Kalau kita benci sama orang, kita bakal selalu mikirin dan merhatiin dia. Lama-lama terus begitu, bukan enggak mungkin rasa penasaran dan cinta muncul."
"Memang ada buktinya itu benar?"
Yang ditanyai menunjuk Tia. "Awalnya dia benci sama tukang parkir di depan. Eh, sekarang, tiap saat pengin ketemu."