Kafan Hitam
Ramdani Abdulgambar sendirian di malam harirenungan sepertiga malammengayuh sepedaujung jalan
“Ini, Kang.”
Aep menerima pemberian dari Romlah sembari mengamati benda di tangannya lekat-lekat. Bentuknya seperti sebuah kotak panjang dengan bobot lumayan ringan.
“Kumaha keadaan Kang Ujang?” tanya Romlah dengan pandangan berkaca-kaca, “Kang Ujang baik-baik saja, kan?”
Aep menggigit bibir. Ia menunduk, kemudian berkata, “Ujang pasti baik-baik Saja, Lah. Lagi pula dia bersama Asep sekarang.”
人気のチャプター