KEMBALINYA SANG RATU
Di sini, pelajaran tidak berasal dari buku semata, tapi dari batu, sungai, bau tanah setelah hujan, dan lagu yang disimpan angin dalam lubang-lubang bambu.
Lintang tidak ingin membangun sekolah yang mengejar kurikulum global. Ia ingin membangun sekolah yang mengejar kearifan yang telah lama ditinggalkan. Sebuah sekolah yang mendidik bukan hanya otak, tapi batin dan watak. Tempat manusia dibentuk, bukan diproduksi.
Ia merancang tiga pilar utama madrasah itu: karakter, ilmu pengetahuan, dan ekonomi jiwa.