Tembus Pandang Menjadikanku Kaya Raya
Hisa NKsatria kodok kenangan lamasatrio piningit artinyaksatria baja hitamdimana satrio piningit sekarang
"Tapi dengerin saya baik-baik. Di atas tanah ini, di bawah langit ini, saya bersumpah demi aliran darah naga yang mengalir di tubuh saya: tidak akan ada satu pun tangan kotor yang bisa menyentuh ujung rambutmu. Siapa pun yang berani berniat buruk padamu atau keluargamu, mereka harus melangkahi jasad saya terlebih dahulu."
Liana menahan napasnya. Dadanya bergemuruh hebat mendengar kalimat yang keluar dari mulut Satria. Itu bukan sekadar rayuan atau janji manis seorang kekasih; itu adalah sumpah sakral dari seorang pelindung murni yang siap meruntuhkan dunia demi keselamatannya.
"Satria..." lirih Liana, air mata haru yang hangat mulai menggenang di sudut matanya yang indah.