Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lie of Life

Lie of Life

“Gede rasa amat lo jadi manusia.” “Ya, bukannya gitu. Kata mbak gue, Li, kalo kita bersin tiba-tiba waktu gak ada angin gak ada hujan, itu tandanya ada yang ngerumpiin kita di belakang.” Nia bicara seolah yakin dengan pemikiran mitologinya itu.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai nie lie
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Nayla mencoba tenang supaya yang dikatakan Jenni tidak terlihat jelas dalam dirinya. "Maksud lo apa?" tanya Nayla santai. "Lo jomblo kan? Dan gue denger lo masih suka cari perhatian dari Raka," ucap Jenni datar. Nayla tertawa sinis. "Gue jomblo belum tentu karena belum move on. Berlian itu mahal jadi nggak gampang pindah tangan." Nayla menekan kata-katanya.
9.420.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 661 kali sebagai nie lie
Baca
+Pustaka
LOVE and LIE

LOVE and LIE

Fawaz mengulang kembali pertanyaannya. "Soal?" "Tetangga depan rumah." "Mas tau siapa mereka?" Fawaz mengangguk, tapi dia tidak menceritakan bagaimana dia mengetahui hal itu. Dia hanya tidak ingin istrinya terluka. "Duh, Mbak Aara, Mas Fawaz, udah ditungguin dari tadi juga. Nanti aja pacarannya." Suara keras Nilam menginterupsi pembicaraan mereka.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 450 kali sebagai nie lie
Baca
+Pustaka
My Liar Boyfriend

My Liar Boyfriend

Niat hati ingin memberi kejutan dengan datang pagi ke apartemen Abin, justru tidak ada siapa-siapa di dalam. Pikirannya hanya satu yang dia tuju. Siapa lagi kalau bukan Jisya. Kalau sampai terbukti gadis itu menyembunyikan Abin, Linzy tak akan segan-segan memberinya pelajaran. Dia sudah melajukan mobilnya menuju rumah Jisya. Cukup melihat dari seberang jalan dia akan menangkap mereka basah-basah. Namun, berjam-jam berlalu tak ada orang yang keluar masuk rumah itu.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai nie lie
Baca
+Pustaka
LIGNEE

LIGNEE

"Lily, dengar. Cobalah untuk mengerti saya, oke? Ya, kita bersenang-senang malam itu, mungkin terdengar klise, tapi aku benar-benar mabuk. Aku menyesal. Aku sudah menikah. Aku punya istri dan aku mencintainya. "Kau tidak mengatakan itu malam itu." "Lihat, aku minta maaf, tapi tidak akan terjadi lagi. Jangan telepon aku lagi, oke? Jangan telpon aku dan jangan datang ke sini. Aku mohon padamu. Apa yang bisa terjadi di antara kita Apa yang kamu harapkan? Aku sudah menikah. Cobalah Mengerti. Maaf aku melakukan ini. Maaf, oke?" Lily pergi dengan perasaan masih marah pada Emir.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai nie lie
Baca
+Pustaka
Life or Not

Life or Not

Alkohol memang berbahaya. “Iya tidak masalah.” ‘Ah sial tentu saja itu masalah kenapa harus mengatakan kebohongan seperti ini,’ batin Brian “Benarkah? Syukurlah tapi diriku masih merasa tidak enak,” ucap Yurian kepada Brian sambil menunduk “Sudahlah itu bukan masalah.” “Baiklah kalau begitu terimaksih banyak.” “Kau mau pesan apa?” “Pasta.”
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai nie lie
Baca
+Pustaka
A Perfect Liar

A Perfect Liar

21 Desember 2022 Matanya tak berhenti menangis namun bibirnya selalu berusaha mengukir senyuman. Terlihat suatu penyesalan yang mendalam dalam raut mukanya, namun senyumnya palsu. Bicaranya kacau, meracau kesana kemari menepis segala perasaan dan keinginan dalam hatinya. Lalu ia berbisik “ Ardi, kamu berhak bahagia. Kamu layak mendapatkan sosok yang bukan aku. kamu tak perlu ikut jatuh dalam dunia hitamku”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai nie lie
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status