HILANGNYA SIFAT MANJA ISTRIKU
"Lagian sudah kubilang kan, Mbak, orang pinter itu kalau beneran pinter nggak mungkin mbak dipakai buat ngejahatin orang. Pasti dia sukanya malah nolongin orang tanpa pamrih."
"Nggak semua gitu juga, Mbak. Orang pinter yang keblinger juga banyak," timpal Bimo membela Norma.
"Iya juga sih." Akhirnya Nani pun mengalah.
"Udah, udah. Ngapain sih kita malah pada bahas si Sukirno? Kamu masih mau di sini apa pulang, Nan?" tanya Norma.
"Kenapa memangnya, Mbak?"
"Maksud mbak, kalau kamu masih mau di sini, daripada kita sibuk bahas si Sukirno alias dukun gadungan itu, mendingan kamu bantuin mbak nyiapin buat jualan ntar sore. Ayok!"
Capítulos em Alta