Janji Mas Ali
Rindaistri lelah hatiistri susah diajak berhubungansurat cinta untuk pacar ldrcerita gairah malam pertama
Tapi melihat sorot mata Ali yang dipenuhi kemarahan, bibir Lastri justru membeku.
“Cuma apa?” Ali menekan. “Butuh uang? Butuh perlindungan? Atau…” ia tertawa pahit, “…butuh dipuaskan?”
Lastri menitikkan air mata.
“Mas Ali, jangan begitu…”
“Aku bisa melakukannya jauh lebih baik daripada dia!” bentak Ali, emosinya meledak. “Aku lebih muda! Aku lebih kuat! Aku bahkan bisa membuatmu melupakan sentuhan bapakku!”