Aku ADA
Rwi Alvianiitil kakakaku ingin ibu pulangkenapa ada kuntilanak di rumahkata kata di tinggal nikah
"Aaaaa!"
"Ada apa?" tanya Anita, Dia dan Akila juga melihatnya. Mereka menarik tanganku, tapi Dia sudah lebih dulu memegang bahuku.
"Lepaskan!" teriakku.
Aku menangis, namun tidak berani menatap wajahnya yang sudah hancur. Bau amis dan lumpur itu yang menempel padanya membuatku hampir mual, tatapan matanya sangat tajam. Kurasa bukan Aku yang Dia cari, tapi Anita.