Angga & Ana
Hanya memakai boxer ketat, yang menonjolkan daerah pribadinya.
“Om,” teriak Ana keras. Memalingkan wajah, dengan telapak tangan menutup kedua matanya. “Lo tuh, nggak tahu fungsi kamar mandi. Sampai ganti baju disini hah,” omel Ana cepat. Dengan keterkejutan yang medebarkan jantungnya. Ana kesal, tapi juga berdebar. Ada apa dengannya, batin Ana. Sekilas Ana apa yang baru saja dia lihat. Peruk kotak-kotak, seperti dipenuhi otot yang kuat. Dan apa itu tadi, seperti ada tato di atas dada kanan.
“Kan lo istri gue, ya nggak masalah dong. Kalaupun gue telanjang di depan lo,” balas Angga santai. Tampak menikmati keterkejutan Ana.
Chapitres populaires