Jangan Paksa Aku...
“Maaf, Anda tidak diperkenankan masuk!”
“Maaf Bang, izinkan saya temui Dea sebentar saja. Saya teman kuliahnya. Ada yang perlu saya tanyakan padanya,” mohon Anton setengah memaksa. Dia pun tak ingin kehilangan jejak Dea. Namun, usaha Anton kelihatannya sia-sia. Apalagi, sesaat kemudian seorang body guard café pun mendekati untuk memback up tindakan security.
“Saya kira, Anda cukup mengerti. Tanpa memiliki izin yang dikeluarkan pengelola café, maka Anda tidak dibolehkan masuk ke dalam,” ucap body guard café itu.
Hot Chapters