author-banner
SanASyachan
Author

Novel-novel oleh SanASyachan

Nona Incaran Ketua Mafia

Nona Incaran Ketua Mafia

Bella, wanita sederhana dengan senyum hangat dan kehidupannya yang damai, tak pernah menyangka akan terjerat dalam dunia mafia yang dulu sangat dijauhinya. Pertemuannya dengan seorang pria yang ia tolong di malam hari, membawanya ke dalam pusaran konflik, rahasia, dan cinta yang tak terduga. Selain memiliki aura dingin dan tatapan tajam, Shin adalah sosok yang keras dan kejam tindakannya. Sebagai pemimpin dan penguasa kota, ia dikenal sulit didekati seakan ada dinding tak kasat mata. Akan tetapi dinding itu tidak berlaku untuk Bella. Saat cinta tumbuh dalam bayangan antara cahaya dan kegelapan, keduanya harus berjuang melawan tekanan batin antara rasa takut dan keberanian. Mampukah Bella tetap menjadi cahaya di dunia Shin yang gelap? Atau keduanya akan tenggelam bersama dalam kegelapan yang memburu mereka?
Baca
Chapter: Bab 211 Tukar Hadiah.
Tiga hari setelah Shin pergi ke luar kota, Bella akhirnya diizinkan untuk tinggal kembali di rumah kecilnya dan mengajar di TK. Giovanni terpaksa memberikan izin karena Bella terus membujuknya, ditambah lagi situasi di dalam keluarga DeLuca saat ini memang sedang tidak memungkinkan. Secara rahasia, Bella kemudian diantar oleh kepala pengawal menuju Desa San Felice.Tanpa sepengetahuan Bella, ayahnya menugaskan seseorang untuk menjaganya dari jauh. Tugas pengawasan tersebut secara kebetulan jatuh ke tangan Rico. Perintah ini sama sekali tidak melibatkan campur tangan Shin. Namun, begitu Rico mengetahui tentang tugas rahasia tersebut, ia langsung memberi tahu Shin, dan pria itu tentu saja segera mengiyakannya.Kali ini, Rico tidak menyewa tempat yang dulu ia jadikan sebagai pos pengintaian. Karena tugasnya sekarang adalah mengawasi Bella selama 24 jam penuh dan memastikan keselamatannya, Rico memilih menyewa sebuah kamar di area rooftop. Dari sudut tersebut, ia mendapatkan pemandangan y
Terakhir Diperbarui: 2026-07-30
Chapter: Bab 210
Mendengar nama itu, Chiara dan Adrian membeku karena tidak percaya. Keduanya saling melempar tatapan penuh tanya, mencoba mencerna informasi yang baru saja mereka dengar."Apakah dia... Luca Vitali yang sama dengan yang kita kenal? Ataukah ada orang lain yang memiliki nama serupa?" tanya Adrian dengan nada ragu.Bella mengangguk. "Orang yang menjemputku tadi memang Luca Vitali.""Apa sebenarnya hubungan kalian yang sesungguhnya?" tanya Adrian lagi, kali ini dengan raut wajah yang lebih serius."Kami... teman dekat," jawab Bella, sempat menjeda kalimatnya sejenak. "Sebenarnya, dia pernah mengutarakan perasaannya kepadaku. Namun, aku masih membutuhkan waktu untuk memikirkan semuanya.""Bella, tidak baik membiarkan seorang pria yang sudah menyatakan cinta kepadamu menggantung tanpa penjelasan," timpal Chiara, memberikan nasihat sebagai seorang sahabat.Bella menatap Chiara lekat-lekat. "Aku tahu. Menurutmu, aku harus menjawab apa?"Mendengar pertanyaan itu, Chiara mendadak bungkam. Adria
Terakhir Diperbarui: 2026-07-28
Chapter: Bab 209 Tidak Percaya.
Setelah mengantar Bella hingga ke depan kompleks perumahan, Shin langsung memacu mobilnya dan pergi. Setibanya di rumah, Bella segera melangkah masuk ke dalam kamar. Ia langsung menggeledah barang-barang belanjaan yang dibelikan oleh Shin. Semua barang itu sangat menarik. Sejujurnya, Bella tidak terlalu membutuhkannya, terutama pakaian-pakaian tersebut. Shin benar-benar bersikap seperti pria yang sangat memanjakan kekasihnya. Apa pun yang dilirik atau dilihat oleh Bella secara saksama, akan langsung dibeli oleh pria itu tanpa bertanya apakah Bella membutuhkannya atau tidak. Namun, Bella tidak menolaknya karena semua barang sudah terlanjur dibayar, dan mungkin akan berguna suatu saat nanti. Setelah merapikan barang-barang itu, Bella memilih untuk beristirahat di perpustakaan rumah. Ia membaca buku sembari sesekali menatap kosong ke luar jendela, seolah-olah sedang memikirkan banyak hal berat yang mengusik kepalanya. Malam harinya, setelah makan malam dan berbincang sedikit dengan ay
Terakhir Diperbarui: 2026-07-28
Chapter: Bab 208
Bella menyambut dan membalas uluran tangan tersebut. "Aku Bella DeLuca, putri Walikota DeLuca, dan seorang guru TK."Hana membalas genggaman tangan itu dengan hangat. "Aku Hana Himuro, istri David Federico. Kalau begitu, aku pakai profesiku sebagai seorang pelukis saja." Keduanya pun saling melempar senyum mendengar perkenalan ulang yang unik itu.Hana penasaran saat mendengar profesi asli Bella. "Kau menjadi seorang guru TK? Kehidupanmu pasti cukup berwarna karena setiap hari mengajar anak-anak kecil."Bella mengedikkan bahunya ringan. "Begitulah. Anak-anak memang menyukai hal yang berwarna."Tidak terasa, keduanya sudah menghabiskan waktu berdua di dalam ruang privat selama satu jam. Semakin lama mereka berbicara, hubungan keduanya menjadi semakin akrab. Hal ini cukup mengejutkan bagi mereka berdua yang biasanya sangat menjaga jarak dengan orang baru, sampai obrolan hangat itu kemudian disela oleh suara ketukan pintu dan panggilan David kepada istrinya."Istriku, bukankah kamu bilan
Terakhir Diperbarui: 2026-07-27
Chapter: Bab 207 Teman.
Hana tersenyum tipis lalu menggeleng pelan. "Saya dan David memang tidak ingin lagi berhubungan dengan dunia bawah, tetapi banyak urusan yang tidak bisa diselesaikan dengan cepat." Pandangan Hana beralih menatap lurus ke depan dengan tatapan menerawang. "Saya tahu Anda menginginkan hal yang sama pada Shin, tetapi itu memang tidak mudah. Saya berbicara berdasarkan pengalaman sendiri. Sekadar informasi, saya adalah putri seorang pemimpin kelompok Yakuza."Bella terdiam seketika. Ia cukup terkejut dan tidak langsung merespons. Hana tertawa kecil melihat Bella yang hanya terpaku, lalu ia segera menjelaskan untuk mencairkan ketegangan. "Tenang saja, saya bukan musuh dan tidak akan menyakitimu."Bella memaksakan sebuah senyum canggung. "Anda mengatakan hal ini dengan sangat mudah, apakah tidak apa-apa?"Hana tampak tidak peduli. "Jika dengan orang lain, mungkin saya tidak akan pernah mengatakannya. Kenapa? Apakah kau merasa terbebani setelah mengetahui identitas asliku?"Bella menggeleng ce
Terakhir Diperbarui: 2026-07-27
Chapter: Bab 206 Pengalaman Pribadi.
Klub cerutu dan anggur itu tidak terlalu mewah.. Dindingnya didominasi warna gelap dengan dekorasi yang minim, tetapi tempat ini tetap mampu menarik banyak pengunjung yang sebagian besar adalah pria. Musik piano klasik yang mengalun lembut membuat suasana terasa santai. Satu-satunya area yang dihiasi banyak dekorasi, seperti hamparan bunga, adalah bagian panggung. Pada malam hari, panggung itu biasanya diisi oleh penampilan penyanyi jazz.Hana segera membawa Bella menuju salah satu ruang privat, meninggalkan Shin dan David yang berjalan ke arah bilik tertutup lainnya. Bella merasa pasangan suami istri ini bukanlah pebisnis biasa. Saat hendak melangkah masuk ke dalam ruang privat, sudut matanya tidak sengaja menangkap pergerakan beberapa orang berpakaian santai yang sebelumnya ia lihat di luar. Orang-orang itu kini ikut masuk ke dalam klub. Bella tidak tahu siapa mereka, tetapi instingnya mengatakan bahwa mereka sedang mengikutinya.Seketika langkah Bella terhenti. Perubahan gerak-geri
Terakhir Diperbarui: 2026-07-26
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status