author-banner
adelheid adesaputri
adelheid adesaputri
Author

Novel-novel oleh adelheid adesaputri

Aku Hamil Anak Musuhku

Aku Hamil Anak Musuhku

Diana tak pernah menyangka hidupnya akan berubah hanya karena satu malam yang penuh emosi. Saat ia mengetahui dirinya hamil, kebahagiaan itu langsung berubah menjadi kekhawatiran—bayi yang dikandungnya adalah buah dari Randy, musuh bebuyutannya. Dulu mereka selalu berseteru, saling menjatuhkan dalam urusan bisnis dan pribadi. Namun kini, keadaan memaksa mereka menghadapi kenyataan yang tak bisa dihindari. Di tengah rahasia, tekanan keluarga, dan konflik batin, Diana harus memutuskan apakah ia akan membenci atau menerima Randy—dan bayi mereka—di hidupnya. Cinta, dendam, dan pengkhianatan berpadu dalam kisah penuh drama ini. Akankah Diana dan Randy menemukan jalan untuk berdamai, atau masa lalu akan terus menghantui mereka?
Baca
Chapter: Bab 48 — Kedekatan yang Membingungkan
“Jangan menyentuhku.” Diana langsung menarik tangannya ketika Randy mencoba membantu menopang tubuhnya. Namun pria itu justru menatapnya lebih tajam. “Kau hampir jatuh.” “Aku bisa menjaga diriku sendiri.” “Kau yakin?” Pertanyaan itu terdengar sederhana, tapi menghantam tepat ke dalam pertahanan Diana. Karena sebenarnya… ia mulai lelah menjaga semuanya sendiri. Dan kelelahan itu semakin terasa setiap Randy berada di dekatnya. Pria itu mulai membuat Diana merasa tidak sendirian. Namun justru itulah masalahnya. Sebab Diana tahu hubungan mereka tidak seharusnya berubah menjadi seperti ini. Mereka seharusnya saling membenci. Bukan saling memperhatikan dalam diam. Tatapan Randy perlahan turun ke wajah pucat Diana sebelum akhirnya berkata pelan— “Kau tidak terlihat baik-baik saja akhir-akhir ini.” Tubuh Diana langsung menegang. Restoran itu masih dipenuhi tatapan orang-orang. Beberapa diam-diam merekam. Beberapa berbisik sambil melirik ke arah mereka tanpa rasa malu. Dan
Terakhir Diperbarui: 2026-07-17
Chapter: Bab 47 — Perhatian yang Mulai Terlihat
“Kau belum makan sejak tadi siang, kan?” Diana langsung mengangkat kepala ketika Randy meletakkan makanan di depannya. Pria itu duduk tanpa meminta izin, seolah keberadaannya di sana adalah hal biasa. “Aku tidak lapar.” “Kau berbohong.” Nada suara Randy terdengar datar, tetapi justru itu yang membuat Diana semakin gugup. Randy mulai terlalu mengenalnya. Pria itu mulai menyadari kebiasaan kecil Diana. Cara wanita itu menghindari tatapan saat gugup. Cara napasnya berubah saat sedang menahan sesuatu. Dan itu membuat Diana semakin tidak tenang. “Apa semua ini hiburan untukmu?” tanya Diana pelan. Randy mengernyit. “Apa maksudmu?” “Memperhatikanku seperti ini.” Untuk beberapa detik, Randy tidak menjawab. Tatapannya justru semakin sulit dibaca. Seolah pria itu sendiri mulai bingung dengan alasan di balik semua perhatian yang ia berikan. Namun sebelum suasana berubah semakin aneh, Diana mendadak memegangi meja karena kepalanya terasa pusing. Dan Randy langsung berdiri panik. “
Terakhir Diperbarui: 2026-05-24
Chapter: Bab 46 — Jarak yang Tidak Lagi Jelas
“Duduk dulu.” Nada suara Randy terdengar rendah saat pria itu menarik kursi di depan Diana. Wanita itu langsung menegang. Ia tidak suka bagaimana Randy mulai bersikap seolah punya hak untuk mengatur dirinya. “Aku tidak butuh diatur.” “Kau juga tidak terlihat baik-baik saja.” Kalimat itu langsung membuat Diana terdiam. Beberapa hari terakhir semuanya terasa semakin sulit. Tekanan dari keluarga belum hilang, sementara Randy kini terus muncul di sekelilingnya tanpa memberi ruang untuk bernapas. Dan yang paling berbahaya— Diana mulai terbiasa dengan kehadiran pria itu. Ia membenci fakta tersebut. Karena semakin sering mereka bersama, semakin sulit baginya menjaga jarak emosional. Tatapan Randy tidak lagi terasa setajam dulu. Ada sesuatu yang berubah perlahan, sesuatu yang membuat Diana takut pertahanannya runtuh. “Kau terlihat lelah,” ujar Randy lagi pelan. Diana buru-buru memalingkan wajah. Sebab jika ia terus menatap pria itu lebih lama… ia takut akan mulai percaya bahwa Ran
Terakhir Diperbarui: 2026-05-23
Chapter: Bab 45 — Tekanan yang Tidak Bisa Dihindari
“Kau pikir semua ini bisa terus disembunyikan?” Nada suara Randy terdengar lebih tajam malam itu. Diana langsung membeku. Ia tahu pria itu mulai curiga lagi. Dan itu membuat kepalanya terasa semakin berat. “Aku tidak menyembunyikan apa pun.” “Kau bahkan tidak bisa mengatakannya sambil menatapku.” Kalimat itu langsung menusuk pertahanan Diana. Tekanan dari keluarga belum selesai. Bisik-bisik mulai terdengar semakin jelas. Sementara Randy kini terus memperhatikannya dengan cara yang membuat Diana sulit bernapas. Seolah pria itu sedang menyusun semua potongan yang belum ia pahami. Dan Diana takut pada satu kemungkinan— Jika Randy benar-benar mengetahui semuanya… hidupnya akan berubah total. Tatapan Randy perlahan turun ke arah tubuh Diana sebelum kembali menatap matanya tajam. “Apa sebenarnya yang sedang kau sembunyikan dariku?” Jantung Diana langsung berhenti sesaat. Mobil Randy melaju cepat membelah jalan malam. Suasana di dalamnya terasa sesak. Bukan karena sempit. T
Terakhir Diperbarui: 2026-05-21
Chapter: Bab 44 — Batas yang Mulai Retak
“Kenapa kau terus memperhatikanku?” Pertanyaan Diana membuat Randy diam beberapa saat. Tatapan pria itu tidak lagi sedingin dulu. “Aku juga tidak tahu.” Jawaban jujur itu justru membuat suasana semakin kacau. Diana langsung memalingkan wajah, berusaha mengabaikan detak jantungnya yang mulai tidak stabil. Hubungan mereka berubah terlalu cepat. Dan perubahan itu menakutkan. Karena semakin sering mereka bersama, semakin kabur batas antara kebencian dan perhatian. Sementara di luar sana, tekanan keluarga terus meningkat tanpa memberi mereka ruang bernapas. “Kau harus berhenti dekat-dekat denganku,” bisik Diana pelan. “Kenapa?” Diana menatap Randy lama sebelum akhirnya berkata lirih— “Karena semuanya akan jadi lebih buruk.” Randy langsung menyipitkan mata. Seolah pria itu mulai menyadari ada sesuatu yang belum Diana katakan. Ruangan arsip itu mendadak terasa terlalu sempit untuk mereka berdua. Udara terasa berat. Penuh ketegangan yang tidak lagi bisa disembunyikan di bali
Terakhir Diperbarui: 2026-05-20
Chapter: Bab 43 — Rahasia yang Semakin Berat
“Aku tidak butuh bantuanmu.” Diana langsung menarik tangannya saat Randy mencoba menahannya. Namun pria itu justru menatapnya semakin tajam. “Kau pikir kau bisa menghadapi semuanya sendiri?” “Aku memang selalu sendiri.” Jawaban itu membuat Randy terdiam sesaat. Diana segera memalingkan wajah. Ia terlalu lelah. Tekanan dari keluarga, rasa takut rahasianya terbongkar, dan kehadiran Randy yang semakin dekat membuat pertahanannya mulai retak sedikit demi sedikit. Namun yang paling membuatnya takut adalah dirinya sendiri. Karena sebagian kecil hatinya mulai merasa nyaman saat Randy berada di dekatnya. Dan itu salah. Sangat salah. Randy memperhatikan wajah pucat Diana beberapa detik lebih lama sebelum akhirnya berkata pelan— “Kau terlihat seperti sedang memikul sesuatu yang terlalu berat.” Tubuh Diana langsung menegang. Lorong kantor yang tadi ramai kini mulai sepi. Namun bagi Diana, dunia tetap terasa bising. Bisikan. Tatapan. Notifikasi berita. Semua seperti terus menge
Terakhir Diperbarui: 2026-05-18
Anda juga akan menyukai
Merayakan Kehilangan
Merayakan Kehilangan
Romansa · Kaizo Shaza Ozuro
2.5K Dibaca
Hello to Papa
Hello to Papa
Romansa · dlyzrlo
2.5K Dibaca
Istri Jaminan untuk Sugar Daddy
Istri Jaminan untuk Sugar Daddy
Romansa · Ailah Sarii
2.5K Dibaca
Ikhlas
Ikhlas
Romansa · Hsrr Anggraenii
2.5K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status