Reinkarnasi Helena Dan Misi Menjadi Permaisuri
Helena, wanita berusia 20 tahun, pemilik pusat perbelanjaan terbesar di Indonesia. Kalian mau mencari apa? makanan?, minuman?,camilan?, pakaian?, dekorasi rumah?, perabotan? Atau kendaraan?. Semuanya tersedia lengkap di toko milik Helena.
Dibalik kesuksesan yang ia miliki, akan ada orang yang berusaha untuk menghancurkannya. Suatu ketika, Helena datang ke toko miliknya karena pegawainya yang tidak datang.
Namun, tak disangka ia malah mati terbunuh di tangan sang pencuri. Bukannya masuk surga atau neraka, ia malah masuk ke tubuh seorang wanita miskin yang hidup di pinggir desa.
Dengan ditemani sistem yang perhatian, pelan pelan Helena berhasil mendapatkan kehidupan yang layak.
Namun, sistem memberikan misi utama yang sangat mustahil-Menjadi permaisuri kerajaan.
Ada banyak rahasia yang harus Helena bongkar untuk mendapatkan imbalan yang besar.
Seperti apa perjalanan Helena di dunia barunya? Simak kelanjutan ceritanya di sini.
Read
Chapter: Hari Sial+Memalukan+Terlelah Yang Pernah Ada [DING!] Suara notifikasi sistem berhasil membangunkan Helena dari mimpi indahnya. MISI HARIAN SPESIAL Kenakan panci sebagai topi selama satu jam penuh sambil berkeliling Desa Arva. Tambahan: Host wajib berkotek seperti ayam setiap lima menit. Hadiah: 1.000 XP Kegagalan: Gatal di telapak kaki selama 24 jam. Level: Tidak bisa digaruk, tidak bisa tidur. Helena menatap rentetan huruf di depannya, mengucek matanya kemudian menoleh ke kiri, ke kanan, lalu kembali ke depan. Tulisannya masih ada, ini bukan mimpi. "Ryo." [Ya, Tuan.] "Aku ingin bertanya." [Silakan, Saya siap menjawab 1.200 pertanyaan.] "Apakah kau membenciku?" [Tidak.] "Misinya nanti aja ya..." [Sistem mendeteksi penundaan. Mengaktifkan hitung mundur gatal. 10... 9...] "HEH?!" Pagi ini, Desa Arva mempunyai cerita untuk diceritakan ke keluarga. Di jalan utama Desa tampak seorang perempuan cantik berambut coklat tengah berjalan dengan panci besar di kepalanya. Ia berjalan tegak seperti militer,
Last Updated: 2026-06-09
Chapter: Perjodohan?!Malam telah turun sepenuhnya di Istana Asteria. Malam ini ditemani hujan tipis yang mengetuk kaca jendela, membuat cahaya keemasan dari lampu kristal bergoyang lembut di atas taplak meja sutra biru. Aroma daging memenuhi ruangan itu.Raja Alistair duduk tegap di ujung meja. Di kanannya, Ratu Elara, anggun dengan gaun warna lavender. Anak pertama—Valerian bersandar santai, memainkan pisau buah di tangannya. Di hadapannya, Kael duduk tegak, memotong dagingnya dengan simetris. Dan di ujung lain, Aurelia, matanya lebih sibuk mengamati kakak-kakaknya daripada makanannya.Untuk sepuluh menit pertama, hanya ada denting sendok dan suara hujan. Damai.Hingga akhirnya Ratu meletakkan cangkir teh porselennya."Kael."Sendok Kael berhenti satu senti di atas piring. Dia mengangkat pandangannya.Ratu tersenyum tipis, "Beberapa malam terakhir kau jarang terlihat di istana. Bahkan Sir Darius bilang kau melewatkan tiga latihan pagi berturut-turut."Aurelia yang sedang menyeruput sup langsung menajam
Last Updated: 2026-06-08
Chapter: Kembali seperti semulaSetelah semua yang terjadi kemarin, Helena kembali beraktivitas seperti biasanya. Memasak untuk perut pelanggannya yang lapar.Helena mengikat rambutnya tinggi-tinggi, lengan baju digulung sampai siku. Celemek sederhana melingkar di pinggang. Tidak ada gaun biru gelap, tidak ada surat izin berbingkai emas. Hanya dia, kompor, dan tumpukan bahan yang menunggu untuk diolah."Ryo, status hari ini."[ STATUS WARUNG ]────────────────────────────Stok: AmanPoin: 87Izin Dagang: AktifReputasi: Diakui KerajaanAntrean: 0 — Warung belum buka————————————————————"Baiklah, kita mulai!," Seru Helena semangat.Ia mulai dengan rendang. Daging sapi dari toko sistem sudah ia rebus sejak matahari baru terbit. Tok... tok... tok... Lesung kembali beradu. Cabai, bawang, jahe, kunyit, kayu manis. Ya, kayu manis. Sekarang legal."Ehmm, capek.. tapi aromanya lebih keluar," Ucap Helena seraya mengusap pelipisnya yang mengeluarkan keringat.[Tentu, metode tradisional dapat meningkatkan rasa dan aroma.]H
Last Updated: 2026-05-01
Chapter: Negosiasi Menuju Panggung "Produksi lokal dengan sentuhan impor," jawab Helena sambil menyalakan kompor. "Mau kopinya pahit, atau pakai susu dan gula? Oh, gula juga impor. Manisnya beda." Ding. [Progres Misi Jaringan Kerajaan: 15% → 30%] [Anda telah membuat kontak pertama dengan agen kerajaan dan berhasil menahan penangkapan] [Lanjutkan negosiasi untuk membuka jalur bangsawan. Risiko: Menengah] Helena menuang air panas ke bubuk kopi yang baru digiling. Aroma itu meledak, memenuhi seluruh rumah. Dorian yang sedari tadi tegang, tanpa sadar menelan ludah. Babak baru bukan dimulai dengan mesin cuci. Tapi dengan ancaman, semangkuk soto, dan secangkir kopi yang harganya bisa beli satu desa. Dan 2 mesin di gudang? Helena melirik ke sana sambil menyodorkan cangkir tanah liat ke Dorian. "Itu untuk pemenang lelang yang saya adakan nanti. Di ibu kota. Dengan izin Anda, tentu saja, Inspektur."Dorian Veylan duduk kaku di kursi kayu Helena. Cangkir tanah liat di tangannya masih mengepul. Aroma kopi hitam itu asing,
Last Updated: 2026-05-01
Chapter: Tidak jadi istirahatHari ini untuk pertama kalinya sejak dibuka, warung Helena tutup. Ia ingin beristirahat dan bersantai menikmati hidup. Ia teringat akan kepingan Noctis yang diberikan seseorang tempo hari. Helena menutup pintu pelan. Ia meraih Keping Noctis di tangannya masih dingin, seolah menyedot panas dari telapaknya. Ukiran matahari di permukaannya berkilau tanpa sumber cahaya, seakan hidup. "Ryo, nilai tukar Noctis ke poin." [ SYSTEM SCAN ] ──────────────────────────── 1 Noctis = 100 Emas Kurs Sistem: 1 Poin = 5 Emas + 21 Perak Nilai 1 Noctis = 20 Poin ──────────────────────────── [Warning: Transaksi mata uang bangsawan akan tercatat oleh sistem kerajaan] "Jadi... butuh 3 Noctis baru bisa upgrade lagi," gumamnya. "Kalau jual 10 mesin sisa pakai Noctis, dapat 200 poin. Cukup buat buka 2 kategori." Ia berjalan ke gudang belakang. Dua mesin cuci sisa berdiri di sana, ditutup kain goni. Debu tipis menempel. Barang yang sama yang ia jual 9 keping emas untuk "promo". Sekarang standarnya 1 N
Last Updated: 2026-04-30
Chapter: Pelanggan istimewaMalam belum terlalu larut, tetapi warung Helena mulai sepi pelanggan. Helena menghela nafas panjang, sungguh hari yang melelahkan.Ding![Misi Baru Tersedia]Kategori: Hubungan Kerajaan Target: Keluarga kerajaan Deskripsi: Dapatkan kesan baik dari Permaisuri dan Raja melalui kinerja anda] Hadiah: 50 Poin Sistem + Akses Item Langka Tingkat Tinggi Peringatan: Gagal dapat menurunkan reputasi kerajaan.Helena mengerutkan kening, matanya menyipit membaca pesan sistem yang melayang di udara. Tangannya berhenti menghitung koin. "Kerajaan?" bisiknya pelan. Kenapa tiba-tiba?, ia bahkan tidak pernah bertemu dengan keluarga kerajaan. Kecuali Aurelia tentunya.Pintu warung terbuka, dinginnya udara malam masuk bersama seorang gadis. Ia melangkah dengan tergesa-gesa. Mengenakan gaun yang sederhana tapi dapat dilihat jelas dari bahannya bukanlah pakaian rakyat biasa. Jahitannya rapi, kainnya tampak halus dan lembut. Rambut pirangnya diikat rapi dengan pita biru muda, matanya cerah penuh semang
Last Updated: 2026-04-26