Chapter: SembuhPertanyaan Navya berhasil membungkam Veer, pria itu tidak tahu mau menjawab apa, karena permasalahan keluarga Jenson tidak ada yang boleh tahu dan ia sudah berjanji. "Berapa hasil poinmu melawan temanmu?" tanya Veer mengalihkan pembicaraan. "5 2 kata Miss Vina." "Baiklah, poin yang bagus." "Kamu mengalihkan pembicaraan?" tanya Navya menatap curiga wajah Veer yang tampak ketakutan di depannya. Veer menghembuskan napasnya kasar dan menganggukkan kepalanya. "Maaf Na, aku tidak berhak mengatakannya, mungkin orang lain yang bisa menjelaskan." Navya diam dan membiarkan Veer melanjutkan pekerjaannya, Navya tahu Veer berhutang budi kepada Jenson itu sebabnya ia tidak mungkin memberitahu kebenarannya. Jenna tersentak dari tidurnya saat mendengar suara ketukan di pintu, ia membuka pintu kamarnya dan suara Navya terdengar dari balik pintu. "Jenna ini kakak, bukan pintunya kakak ngantuk." Jenna melirik jam, jam baru menunjukkan pukul 22.00 malam, tapi bagaimana bisa kakakny
最後更新: 2026-07-31
Chapter: Ucapan selamatSaat sampai di depan ruang Miss Vina, pintu itu terbuka dari dalam, Navya masuk dengan menundukkan kepalanya, ia melihat Miss Vina duduk di sofa sambil melipat kakinya dan menatap tajam kertas di depannya. Miss Vina membuka suara, bertanya tanpa menatap murid di depannya. "5 2 , bagaimana bisa, apa yang kamu lakukan sampai bisa mengalahkan murid yang menjadi perwakilan sekolah tahun lalu?" Navya diam, bingung mau menjawab apa, ia pun juga bingung dan tidak tahu bagaimana caranya ia bisa meraih poin sebanyak itu, padahal ia sudah berusaha melesetkan semuanya dari target, tapi entah bagaimana peluru itu selalu bisa kembali tepat pada sasarannya. Melihat Navya yang hanya diam, Miss Vina berbicara memperingatkan Navya atas posisi dia yang sebenarnya. "Kamu tahu, kamu masuk ke sekolah ini bukan karena keberuntungan yang kamu miliki, tapi karena kamu terpilih untuk menjadi target selanjutnya, dia sudah mengincarmu sejak lama dan pertandingan kali ini kamu menang itu bukan karena usa
最後更新: 2026-07-29
Chapter: Hasil tidak diharapkanNavya membalas pelukan adiknya, ia mengelus lembut rambut panjang Jenna dan bertanya, "Kenapa baru pulang, kamu dari mana?" "Dia dari sekolah kita," jawab Chris turun dari mobilnya, lalu mendekati Navya dan Jenna. Navya yang terkejut mendengar jawaban Chris langsung menatap tajam Jenna dan bertanya, "Sekolah, ngapain?" Mendengar suara Navya yang berubah dingin dan cara menatapnya tajam, membuat Jenna ketakutan, ia menundukkan kepalanya sambil meremas kuat jari-jarinya, lalu menjawab pelan. "Maaf kakak." Navya menghembuskan napasnya kasar, lalu melihat Chris dan berujar, "Terima kasih karena telah membantu adikku." "Sama-sama, kalau gitu aku pulang dulu, Jenna kakak pulang ya." Chris tersenyum melihat Jenna yang menganggukkan kepalanya sambil menunduk, gadis itu belum mau mengangkat kepalanya karena masih takut dengan aura Navya yang berubah jadi dingin. Setelah Chris pergi Navya menatap adiknya yang masih menunduk, gadis itu melangkahkan kakinya pergi masuk ke dalam ruma
最後更新: 2026-07-27
Chapter: Jenna ChrisJenson datang dari belakang Navya, ia berdiri di samping gadis itu melindungi tubuh Navya dari tatapan Lorenzo, ia merapatkan tubuhnya dan berbisik pelan di telinga Navya. "Fokus dengan targetmu." Navya menganggukkan kepalanya, ia membiarkan tubuh Jenson menutupi tubuhnya dari samping, para siswa dan siswi yang melihat kedekatan intim tubuh Navya dan Jenson langsung membicarakannya, bahkan ada yang memfotonya untuk dijadikan bahan gosip dengan teman sekelasnya. Navya sadar dan ia tahu bahwa semua siswa dan siswi yang ada di akademi menembak sedang membicarakan mereka, ia merasa risih dengan perkataan murid yang berada di dekatnya, ia berbisik pelan bertanya, "Bagaimana apa dia sudah pergi?" "Sudah," jawab Jenson tapi tidak melepaskan tangannya dari pinggang Navya. Navya mencoba melepaskan tangan besar Jenson dari pinggangnya, tapi ia tidak kuat tangan itu terlalu besar dan kekar, Navya menatap memelas ke arah Jenson. "Aku mohon lepaskan tanganmu, mereka memperhatikan kita."
最後更新: 2026-07-25
Chapter: Ciuman pertama"Silahkan, saya permisi." Mama Natasha keluar dari kamar putrinya, meninggalkan anaknya bersama Miss Vina. Setelah melihat mama Natasha pergi Miss Vina menarik kursi yang berada di sebelah ranjang, ia menatap dingin gadis di depannya dan memanggil. "Natasha." "Ada apa miss?" jawab Natasha tanpa menoleh ke belakang, ia tahu raut wajah guru itu seperti apa ketika berada di luar sekolah, dan ia tidak ingin melihatnya sama sekali. Miss Vina menghembuskan napasnya kasar melihat respon Natasha, ia tidak ingin menemui gadis menjijikkan di depannya, tapi ia harus menemuinya agar mempermudah dia menemukan pelaku tabrak lari keponakannya. Miss Vina terpaksa merubah suaranya menjadi selembut mungkin, agar Natasha tidak curiga bahwa ia sedang berpura-pura, ia bertanya dengan pelan. "Apa kamu tidak curiga dengan sesuatu saat hal itu terjadi padamu?" Natasha menjawab tanpa mengalihkan pandangannya dari luar jendela. "Apa miss mendatangiku karena ingin menyelidiki siapa pelaku tabrakan k
最後更新: 2026-07-23
Chapter: Ibu"Jenson kakak pulang, kamu di rumah?" teriak Elina, kakak Jenson, gadis itu membuka kamar adiknya tapi tidak menemukan Jenson di dalam kamarnya, lalu ia melangkahkan kakinya pergi mencari ke semua ruangan yang pintunya tertutup, tapi tetap juga tidak menemukan adiknya. "Dia pergi kemana sih, kenapa setiap kali aku datang dia tidak pernah ada, apa jangan-jangan dia tidak tinggal di rumah terkutuk ini lagi?" tanya Elina kepada dirinya sendiri. "Dia masih tinggal di sini, dan hanya kamu yang pergi." Suara dingin ibunya membuat Elina terdiam, ia tidak menyangka nenek sihir itu ada di rumah, ia pikir wanita tua itu berada di luar kota karena sibuk dengan pekerjaannya, tapi takdir berkata lain dan ia yakin sebentar lagi petir akan menggelegar di rumah neraka ini. "Apa yang kamu lakukan? Turun, mama bisa melihatmu di atas sana," lanjut mama Jenson meminum santai teh di depannya. Elina menghembuskan napasnya kasar sebelum turun tangga, ia menghampiri mamanya yang sedang membaca ma
最後更新: 2026-07-22