author-banner
ashlair
ashlair
Author

Novel-novel oleh ashlair

1001 Cara Membuat Suamiku Selingkuh

1001 Cara Membuat Suamiku Selingkuh

Maria terjebak dalam pernikahan dingin tanpa cinta dengan Damian Lee, miliarder yang konon tak pernah setia pada satu wanita. Namun alih-alih takut dikhianati, Maria justru berusaha membuat suaminya jatuh ke pelukan wanita lain demi harta yang akan menjadi miliknya jika Damian berselingkuh. Untuk mewujudkan rencananya, Maria merekrut Hannah Barker, gadis yang sedang terlilit masalah keuangan. Tanpa disadarinya, Hannah terseret ke dalam permainan kekuasaan, kebohongan, dan ambisi yang jauh lebih berbahaya dari yang ia bayangkan. Sementara itu, Damian tetap menjadi sosok misterius di pusat semua kejadian ini: pria yang diinginkan banyak wanita, sering disalahpahami, dan jauh lebih rumit daripada yang dibayangkan istrinya. Namun ketika perasaan mulai mengacaukan rencana yang telah disusun dengan sempurna, siapa sebenarnya yang sedang mempermainkan siapa?
Baca
Chapter: Bab 39: Selera Orang Kaya
[Hannah]Segera setelah itu, Pak Ed dipanggil masuk ke ruangan Pak Lee.“Batalkan agendaku siang ini.” Pak Lee langsung berkata begitu saat Pak Ed masuk.“Hah?" Pak Ed mengerutkan dahi. "Maaf. Saya sepertinya salah dengar, boleh diulang?”“Batalkan agendaku siang ini. Aku punya urusan penting, aku harus pergi keluar," ujar pria itu santai, tanpa beban, tanpa dosa.“Untuk apa?" Suara Pak Ed mulai goyah. "Saya saja yang akan urus itu.”“Tidak, kau tidak bisa. Kau tidak boleh. Harus aku,” ujar Pak Lee ngotot.“Dengan segala hormat, Tuan,” Pak Ed terdengar panik, “Anda juga harus datang nanti siang. Proyek perusahaan kita tahun depan sangat bergantung pada meeting siang ini. Anda harus hadir.”“Kau wakilkan saja aku.”“Tuan Lee!” Pak Ed terlihat putus asa.Hannah tidak
Terakhir Diperbarui: 2026-06-29
Chapter: Bab 38: Mana Aku Tahu
[Hannah]Hannah harus mengaplikasikan concealer di bawah matanya hari ini untuk menutupi kantung matanya. Tidak bisa tidur semalaman karena overthinking memikirkan gosip yang beredar membuat kantung matanya menghitam. Tipis-tipis saja asalkan menutup. Tidak perlu flawless, yang penting tidak kelihatan seperti napi.Tentu saja Hannah sudah mencoba menerapkan apa yang dikatakan Kevin Liu, tapi ternyata tidak semua orang bisa seperti itu.Kabar buruknya, Hannah tidak bisa fokus bekerja karena terlalu mengantuk. Kabar baiknya, Hannah jadi melupakan masalah rumornya karena yang ada di pikirannya hanya keinginan untuk tidur.Botol minumnya hari ini diisi kopi, bukannya air putih. Ditenggaknya americano seperti minum air. Meskipun sejauh ini
Terakhir Diperbarui: 2026-06-29
Chapter: Bab 37: Makhluk Mitologi
[Cecilia]Cecilia berjalan mengendap-ngendap dengan syal sutra melingkar di kepalanya, kacamata hitam yang kebesaran, nyaris menutupi separuh wajahnya, dan trench coat yang selutut panjangnya. Nyaris tidak ada kulitnya yang terlihat saat ini karena tidak boleh ada yang melihatnya saat ini.Tidak jika ia sedang berada di sebuah apartemen kumuh di pinggiran kota.Sama sekali tidak berkelas.Ia berdecak melihat bootsnya terkena tanah kotor. Kepalanya sudah pusing mencium bau apek yang tercium dari pakaian yang dijemur sembarangan di balkon.Gadis itu nyaris mengumpat melihat tulisan ‘LIFT SEDANG RUSAK, GUNAKAN TANGGA’. Maksudnya ia harus naik tangga? Di saat seperti ini? Astaga, yang benar saja.
Terakhir Diperbarui: 2026-06-28
Chapter: Bab 36: Kau Berlebihan
[Maria]Segera setelah menerima pesan itu, aku langsung meminta chauffeur untuk berangkat menuju toko buku itu. Kuminta ia untuk mempercepat mobil secepat yang ia bisa. Aku tidak boleh membuang banyak waktu.Pesan untuk berjaga-jaga kukirimkan kepada Bibi Imani.[Aku akan kesana tapi jika polisi bertanya, tolong berpura-puralah kita tidak saling kenal.]Bibi Imani tidak membalas, membuatku merasa tidak tenang. Aku hanya bisa membayangkan chaos yang ada di sana sehingga ia tidak sempat membalas pesanku. Kugigit bibir memikirkan apa yang bisa kulakukan saat ini. Menelepon akan beresiko sekarang dengan rencana yang akan kujalankan. Aku tidak tahu situasinya seperti apa di sana, bisa jadi Bibi Imani sedang dimintai keterangan oleh polisi. Tapi sungguh tidak ada lagi yang bisa kulakukan selain mengirim arahan lain lewat pesan.[Aku akan jelaskan nanti, tapi tolong lakukan seperti itu. Anggap saja Bibi tidak mengenalku, ya? Anggap saja aku hanya orang yang sedang kebetulan berjalan kaki
Terakhir Diperbarui: 2026-06-28
Chapter: Bab 35: Menghapus Jejak?
[Maria]Damian hampir tidak melepaskan pandangannya dari ponsel sejak makan malam. Sesekali ia mengetik sesuatu, atau keluar sebentar untuk menelepon. Tidak biasanya Damian melakukan hal itu sepulang kerja.Dan ketika kembali, ia akan menjelaskan meskipun tidak ditanya.“Cuma urusan kerja.”Yang juga tidak biasa ia lakukan.Makan malam dihabiskannya dengan cepat. Aku pun menjadi sibuk mengamati gerak-geriknya ketimbang menikmati masakan yang dihidangkan oleh maid. Ada rasa tidak enak yang membuatku merasa gelisah.Toko Buku Gang Cedar.Aku mendengarnya menggumamkan nama itu tadi, meskipun ia mencoba membuatnya terlihat bukan seperti apa-apa.Aku curiga ia merencanakan sesuatu.Apa lagi, memangnya? Seseorang seperti dia memperhatikan sebuah toko buku kecil yang tidak cukup penting untuk urusan bisnisnya, kalau bukan untuk mencari tahu.Aku melihatnya berulang kali mengambil dan m
Terakhir Diperbarui: 2026-06-27
Chapter: Bab 34: Aku Baik-Baik Saja
[Maria]Tidak seperti hari biasanya, Damian pulang jauh lebih awal malam ini. Begitu pelayan memberitahu aku bahwa mobilnya sudah sampai, aku langsung bergegas ke lantai bawah dan menyambutnya di depan pintu.Matanya langsung mencariku begitu ia turun dari mobil. Ia menatapku dengan mulut sedikit terbuka, langkahnya dipercepat, dan langsung memelukku di depan pintu rumah."Aku sibuk sekali dengan rapat dan kerjaan macam-macam hari ini," katanya dengan kedua tangan di belakang punggungku. "Untung kau baik-baik saja."Aku terpaksa melakukan hal yang sama, mengalungkan tanganku di badannya. Berlebihan sekali. Meskipun ini pura-pura agar terlihat seperti pernikahan yang harmonis di depan para pelayan dan supir, yang dilakukannya ini di luar kebiasaannya. Ia bicara seolah aku habis menghilang diculik atau apa. Padahal aku tahu ia menelepon supirku setelah aku kembali ke mobil. Dia sudah tahu aku baik-baik saja.Damian membuka jasnya kemudian menyerahkannya bersama dengan tas kerjanya ke p
Terakhir Diperbarui: 2026-06-27
1001 Ways to Make My Husband Cheat

1001 Ways to Make My Husband Cheat

Maria is trapped in a loveless marriage with Damian Lee, a powerful conglomerate heir rumored to never stay loyal to one woman. But instead of fearing betrayal, she is trying to make it happen because if Damian cheats, she gains control of his company shares. To trigger it, she recruits Hannah Barker, a broke but sincere girl who accidentally gets pulled into a world of luxury, lies, and power games. As Hannah tries to survive her new job, she becomes unknowingly entangled in Maria’s scheme. Meanwhile, Damian remains an enigmatic figure at the center of everything: desired, misunderstood, and far more complex than either woman believes.
Baca
Chapter: Chapter 97
[Maria]To my surprise, Mr. Ed looked much more casual than his usual neat style. He looked rather careless, or should I say, messy. Which made him look like a normal person who didn’t pay much attention to his appearance.Well, maybe he didn’t see this as part of his job, so he felt more relaxed. After all, it was Sunday, and Damian wasn’t here.Still, it made me look overdressed compared to him.He immediately looked at my bandaged hand. “What happened to your hand? Are you injured?”“Ah, it’s nothing serious.” I tried to brush it off while changing the topic. “Have you been waiting long, Mr. Ed?”“No, Ma’am. I just arrived.” He paused for a moment. “I’m sorry, but if I may ask, am I here as your husband’s assistant, or...?”“Well, I thought of you as Damian’s personal assistant.”“Ah, I see.”Mr. Ed looked slightly disappointed.“Forgive me for dressing like this, Ma’am.”“It’s alright. We can be more relaxed today. Think of each other as friends. What do you think?” I suggested.I
Terakhir Diperbarui: 2026-06-29
Chapter: Chapter 96
[Maria]“Maria. What were you talking about with my mom earlier?” Damian asked once we were on our way home.“Nothing important.”It was true. We had only been looking through Damian’s photo albums. I didn’t know why his mother wanted to show them to me while Damian was talking with his father.She had even shown me pictures from his childhood. Photos of him winning competitions, celebrating birthdays, and more.Was she trying to show me how accomplished Damian was compared to me?If so, she could relax. Once I got my share, Damian could marry someone more suitable.“I will go to my parents&rs
Terakhir Diperbarui: 2026-06-28
Chapter: Chapter 95
[Hannah]Hannah sat back down on the sofa, letting Kevin fix his posture. The man took a long, deep breath. He rubbed his chest repeatedly, trying to calm himself.“I almost died.”“I wasn’t trying to kill you, though,” Hannah replied. “Stupid Kevin. If I wanted to kill you, after grabbing your collar, I would’ve strangled you or slammed you to the floor. Not pushed you onto the sofa.”“I don’t want to hear that.” Then he spoke in a very quiet voice. “I didn’t expect her to be a psychopath.”“What did you say?”“Nothing,” he said quickly.
Terakhir Diperbarui: 2026-06-27
Chapter: Chapter 94
[Hannah]Hannah’s brain felt like it was short-circuiting.Last night’s events flashed through her mind like a flashback. Kevin spraying coffee all over her blouse. About her going to Kevin’s house to clean it but ending up watching anime with him—wait, what was the last episode last night?No.That wasn't important.The important thing was figuring out an explanation for why she'd answered Kevin's phone this morning.Kevin walked out of his bedroom, scratching his head.His sleepy eyes landed on Hannah sitting on the sofa, but he showed no reaction whatsoever. He simply continued to the refrigerator and poured
Terakhir Diperbarui: 2026-06-26
Chapter: Chapter 93
[Maria]Damian’s father had just finished changing and came to join us. He chose to sit next to his wife.“Have you eaten yet?” she asked her husband softly."Yes. With a client.""Monteverde?""Yes.""We should've eaten together." Damian's mother pouted again.His father didn't respond.Then her face suddenly brightened. She said with a sweet and cute voice, "How about a dinner date tonight? It's Saturday night, after all.""Okay. If that's what you want."
Terakhir Diperbarui: 2026-06-25
Chapter: Chapter 92
[Maria]Damian's mother gestured for Damian to come closer. He leaned toward her, and she covered her mouth with one hand before whispering something into his ear.Something that, for whatever reason, I wasn't allowed to hear even though we were sitting at the same dining table.I didn't know what they were talking about. And I didn't really care if they were saying something bad about me.I'd always thought that sort of thing was normal, especially in the world of conglomerates where people constantly stepped on each other to get ahead.Still, if they did it here, it made me a little uncomfortable. As if being excluded was simply something I should be used to.I pretended to foc
Terakhir Diperbarui: 2026-06-25
Anda juga akan menyukai
Bound by her bump
Bound by her bump
Romance · Symplyayisha
342.0K Dibaca
Runaway Wife
Runaway Wife
Romance · Kelly Anderson
341.8K Dibaca
Her Return, His Regret
Her Return, His Regret
Romance · Natie
338.4K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status