author-banner
raintara
raintara
Author

Novels by raintara

Istri Kontrak Politisi Angkuh

Istri Kontrak Politisi Angkuh

“Setelah satu tahun kita menikah dan saya menjadi pemimpin partai, kita akan bercerai.” . Begitulah bagaimana Bening akhirnya menjalani pernikahan kontrak dengan Kalingga Adiyaksa, pria yang menguasai setengah negara, dalam aliansi politik antara keluarga mereka. . Bening tahu mereka menikah dengan tujuan masing-masing. Kalingga sudah memiliki wanita pujaannya, sedangkan ia sendiri hanya ingin lepas dari jeratan keluarga yang menyakitinya. Nanti, setelah mendapat uang kompensasi dari Kalingga dan bercerai, ia akan memulai hidup mandiri dengan bebas. . Tapi mengapa pria yang dingin itu, justru membenci setiap kali Bening menjaga jarak darinya? . "Meski kamu berpikir pernikahan ini tidak nyata, selama kamu berstatus istri saya, kamu milik saya, Bening."
Read
Chapter: 11.
"Maaf...."Setelah lama diam, akhirnya Bening memilih mengakui kesalahannya. Gadis itu menunduk, takut Kalingga akan marah padanya. Namun, setelah hening untuk beberapa saat, bukan bentakan yang Bening dapatkan. Bukan pula perkataan meyakiti hati yang dirinya dengar, melainkan kekehan kecil yang mengudara. Dan itu sama sekali tidak membuat Bening lega. Alih-alih merasa aman, Bening sibuk mencerna apa arti kekehan Kalingga. Apakah pria itu marah. Atau Kalingga merasa sedang mendengar sesuatu yang lucu?"Tegakkan kepala kamu, Bening." titah Kalingga sarat akan suara rendah nan beratnya.Lantas, Bening menuruti perintah suaminya itu. Saat kepalanya menegak, pandangannya langsung bertemu dengan mata Kalingga yang mengerling tajam. Menatapnya seperti elang yang siap menerkam mangsanya. Bening teguk salivanya susah payah. Tenggorokannya terasa tercekat, seperti ada gumpalan yang menyumbatnya. "Mas Lingga....marah?" cicit Bening, nyaris seperti hembusan udara yang tak terdengar. "Kenapa
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: 10. Rumah Baru
Setelah perjalanan panjang, mobil yang mereka tumpangi akhirnya berhenti di depan sebuah rumah besar bergaya modern. Tidak semegah kediaman keluarga Adiyaksa, tapi tetap menampilkan aura wibawa. Bening menatap bangunan itu dengan perasaan campur aduk. Ada lega, karena ia tidak harus tinggal bersama mertua yang seperti tidak menyikapinya, tapi juga ada cemas, sebab rumah ini tetap terasa asing.Kalingga turun lebih dulu, lalu berjalan masuk tanpa banyak bicara. Bening mengikuti langkahnya. Di dalam, beberapa pelayan sudah menunggu. Salah satunya mendekat, menunduk hormat.“Antarkan Nyonya ke kamarnya,” perintah Kalingga singkat.Pelayan itu segera mengangguk. "Mari Nyonya."Bening menurut, berjalan mengikuti pelayan tanpa membantah. Mereka menaiki tangga menuju lantai dua. Pelayan membuka sebuah pintu, memperlihatkan kamar luas dengan nuansa lembut. “Ini kamar Nyonya. Jika ada yang dibutuhkan, panggil saja kami,” ucap pelayan itu ramahBening balas tersenyum. Hatinya menghangat menyad
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: 9. Jangan Memberiku Harapan
Bening bangun dengan kepalanya yang terasa berat. Niat awalnya yang ingin menguping justru membawa Bening kembali ke alam mimpi. Dan kini Bening terkena getahnya. Tenggorokannya terasa kering. Kepalanya juga terasa berat. Mungkin ini efek dari menangis sampai tertidur. "Sudah bangun?" Bening terperanjat. Menoleh ke sumber suara, Kalingga tampak sedang fokus pada laptopnya. Kacamata baca membingkai mata pria itu, membuat Kalingga tampak lebih menawan. 'Astaga, Bening. Berhentilah memujinya.' batin Bening menggelengkan kepalanya. "Saya sudah pesankan makanan di atas nakas." ujar Kalingga tanpa mengalihkan perhatiannya dari laptop. "Sebaiknya kamu makan. Setelah itu, minum obat."Bening tidak menjawab. Melirik jam dinding, mata Bening sedikit membesar. Sudah pukul delapan malam. Selama itukah dirinya tertidur? Berdehem untuk mengurangi serak di tenggorokannya, Bening akhirnya membuka suara. "Kayaknya aku mau mandi dulu, deh, Mas. Badanku lengket karena keringat."Kalingga menoleh p
Last Updated: 2026-06-27
Chapter: 8. Bukan Kamu Yang Dia Mau, Bening
Bening membuka matanya yang terasa berat. Rasa pusing yang menyergap kepalanya masih terasa. Gadis itu berusaha bangkit dari pembaringan. Mengedarkan pandangannya, Bening tertegun saat mendapati Kalingga duduk di sofa dengan tatapan tajamnya yang mengarah padanya. "Mas Lingga?" suara Bening terdengar serak. "Apa yang sudah terjadi?"Kalingga tak menjawab. Sebaliknya, pria itu berdiri, lalu berjalan mendekat pada Bening. Tanpa sadar, Bening menelan salivanya merasa gugup. Kalingga mengambil sejumlah obat, sebelum kemudian diserahkan pada Bening."Minum." titahnya. Tak ingin suaminya kesal karena menunggu terlalu lama, Bening gegas menerima obat itu. Menelannya, sampai kemudian Kalingga mengarahkan gelas berisi air putih ke mulutnya.Saat menenggak air putih itu, Bening amati wajah tanpa ekspresi milik Kalingga. Pria itu begitu perhatian untuk ukuran suami di atas kertas. Membuat sudut terkecil hati Bening menjadi serakah, berandai-andai jika pernikahan ini berlaku untuk seumur hidup
Last Updated: 2026-06-27
Chapter: 7. Perjamuan
"Sudah siap?"Dari pantulan kaca, Bening dapat melihat Kalingga menghampirinya yang sedang duduk di kursi rias. Sebentar lagi mereka akan menghadiri perjamuan keluarga. Bening mengangguk. "Sudah, Mas." jawabnya pelan. Kalingga memindai penampilan Bening yang saat ini memakai dress santai motif bunga. Juga, di leher gadis itu terdapat bercak merah bekas lipstik yang tadi dia oleskan.Ditatap sebegitu intesnya oleh sang suami, membuat Bening berdehem salah tingkah. "Ayo." Kalingga mengulurkan tangannya. "Semua keluarga sudah menunggu."Bening menatap uluran tangan itu lama. Hatinya berdesir. Ajakan Kalingga terlalu sopan di telinganya, tidak seperti keluarganya yang kerap melontarkan kalimat paksaan yang menjelma sebagai perintah tak bisa dibantah.Bening menerima uluran tangan itu. Telapak tangan Kalingga yang hangat menyelimuti tangan dinginnya.Kemudian, sepasang suami istri itu berjalan meninggalkan kamar hotel untuk menuju aula yang sudah disiapkan sebagai tempat perjamuan.Sua
Last Updated: 2026-06-26
Chapter: 6. Tentang Malam Pertama
Bening berdehem canggung. Dia lekas menjauh dari Kalingga. "Aku... aku bisa sendiri." "Oh," Kalingga menjawab singkat, namun tatapannya yang tak lepas padanya berhasil membuat darah Bening berdesir panas. "Silahkan." Berusaha mengabaikan Kalingga, Bening berusaha menurunkan resleting punggung gaunnya. Tidak dapat dipungkiri, dirinya mengalami kesulitan. Sesekali Bening mendesis pelan. Selanjutnya, Bening dikejutkan saat tangannya yang bertengger di resleting gaun disingkirkan oleh Kalingga. Pria itu tanpa berkomentar membantunya, tangannya menurunkan resleting gaun Bening. "Lain kali, kalau butuh bantuan, bilang," ucapnya, terdengar dingin. Bening menahan nafasnya. Jaraknya dan Kalingga terlampau dekat. Bahkan Bening dapat meraba nafas hangat Kalingga yang menerpa lehernya. "Mas Kalingga..." panggil Bening nyaris berbisik. "Hm?" “Mas Kalingga mau melakukan malam pertama?” Jemari Bening meremas ujung gaun, lewat pantulan cermin rias, matanya menatap penuh cemas pada sosok
Last Updated: 2026-06-12
You may also like
Hello Husband!
Hello Husband!
Romansa · Ellina Exsli
4.0K views
SENJA YANG KELABU
SENJA YANG KELABU
Romansa · 295 channel
4.0K views
Hold off
Hold off
Romansa · Anjar Putri
4.0K views
I GUESS I MISJUDGED YOU
I GUESS I MISJUDGED YOU
Romansa · Youna Imut
4.0K views
SAD BOY
SAD BOY
Romansa · THRE PHUT
4.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status