author-banner
Capybara229
Capybara229
Author

Novels by Capybara229

Mahkota Darah Sang Permaisuri Yang Terbuang

Mahkota Darah Sang Permaisuri Yang Terbuang

Di kehidupan masa lalu, Shen Qingge berakhir tragis di Istana Dingin yang kumuh. Setelah mengorbankan segalanya demi membantu sang kekasih, Mo Yuan, naik takhta, ia justru dikhianati secara keji. Kakinya dilumpuhkan, bayinya yang baru lahir dihabisi dengan kejam, dan seluruh keluarga besar Jenderal Shen dimusnahkan tanpa sisa atas konspirasi licik Mo Yuan dan adik tirinya yang munafik, Shen Ruxue. Qingge tewas secara menyedihkan setelah dipaksa meminum racun yang melelehkan organ dalamnya. Namun, langit mendengar sumpah darahnya. Qingge terlahir kembali ke masa lalu, terbangun di tubuhnya saat masih berusia delapan belas tahun. Di kehidupan kedua ini, ia bukan lagi gadis naif yang bisa dimanipulasi oleh cinta buta. Berbekal ingatan masa lalu dan hati yang sedingin es, Qingge mengambil alih kendali papan catur takdir untuk melindungi keluarganya sekaligus menghancurkan musuh-musuhnya. Satu per satu intrik busuk ia rancang untuk membalikkan keadaan. Langkah pertamanya dimulai dengan menjebak balik Mo Yuan di arena Perburuan Kerajaan serta menyingkirkan parasit di kediamannya sendiri. Untuk memuluskan misi balas dendam skala besar ini, Qingge menjalin aliansi berdarah dengan Chu Canglan, Pangeran Wangsa Utara yang dikenal sebagai "Dewa Perang Berwajah Iblis". Bersama Chu Canglan, Qingge mulai mengikis sisa-sisa kekuasaan Mo Yuan, merebut takhta kekaisaran, dan memastikan setiap orang yang telah menumpahkan darah klan Shen merasakan siksaan neraka dunia yang sesungguhnya. Permainan baru saja dimulai, dan kali ini, akulah sang mimpi buruk abadi kalian!
Read
Chapter: Kota yang Terlalu Sunyi
Angin dingin menyapu padang bersalju ketika derap seratus ribu kaki kuda mengguncang bumi. Obor-obor perang membentuk lautan cahaya yang membelah malam, sementara bendera Serigala Putih berkibar liar di bawah langit kelam.Di barisan terdepan, Shen Zexian menunggangi kuda hitam kesayangannya dengan wajah tanpa ekspresi. Mata elangnya tak pernah lepas dari siluet tembok ibu kota Yan yang mulai terlihat di kejauhan.“Jenderal Agung.”Seorang wakil jenderal memacu kudanya mendekat.“Menurut laporan pengintai, tidak ada pergerakan besar di atas tembok kota.”Shen Zexian hanya mengangguk tipis.“Itu berarti Komandan Lin berhasil.”Wakil jenderal itu tersenyum lega.“Kalau begitu, kita benar-benar akan memasuki ibu kota tanpa perlawanan.”Namun entah mengapa…Hati Shen Zexian justru terasa semakin gelisah.Ia telah menghadapi puluhan perang sepanjang hidupnya.Ia tahu…Medan perang yang terlalu tenang jauh lebih mengerikan daripada ribuan anak panah yang beterbangan.Tatapannya menyipit.“K
Last Updated: 2026-07-27
Chapter: Sang Serigala Memasuki Perangkap
Di benteng utama Perbatasan Utara, salju turun tipis menutupi halaman markas.Shen Zexian berdiri di depan meja peta sambil menatap jalur menuju ibu kota Kekaisaran Yan. Di belakangnya, para jenderal kepercayaannya menunggu dengan napas tertahan.Seekor merpati putih menerobos jendela yang terbuka.“Surat dari ibu kota!”Shen Zexian membuka tabung bambu di kaki burung itu.Hanya ada satu kalimat.Gerbang Perak telah dikuasai. Jalur menuju Istana Naga Emas aman. Permaisuri menunggu.Di sudut bawah surat itu terlukis lambang burung phoenix emas—sandi rahasia yang hanya diketahui oleh Komandan Lin.Tatapan Shen Zexian langsung berubah tajam.“Akhirnya…”Sudut bibirnya terangkat.“Chu Canglan… malam ini adalah malam kematianmu.”Ia mengepalkan surat itu hingga hancur menjadi serpihan.“Perintahkan seluruh pasukan!”“Seratus ribu prajurit bergerak malam ini!”“Taklukkan ibu kota sebelum matahari terbit!”“Ya!”Dentuman genderang perang mengguncang seluruh benteng.Puluhan ribu obor menyala
Last Updated: 2026-07-26
Chapter: Malam Ulang Tahun dan Darah di Lorong Logistik
Hari Perayaan Kelahiran Kaisar tiba membawa atmosfer kemewahan yang semu di seluruh pelosok ibu kota. Ribuan lampion sutra merah berukuran raksasa digantung melintasi jalan-jalan utama, memancarkan pendar hangat di atas hamparan batu jalanan yang dingin. Musik istana menggema nyaring dari Aula Keharmonisan Agung, diselingi gelak tawa para pejabat tinggi yang menikmati tarian dan arak krisan terbaik.Namun, di balik riuk panggung kehormatan tersebut, lorong logistik di bawah kompleks Gerbang Perak berada dalam kegelapan yang sempurna.Tepat pada pukul dua belas malam, dentang lonceng raksasa bergema dua belas kali. Komandan Lin berdiri di celah pintu besi bawah tanah dengan napas kaku. Dengan tangan gemetar, ia memutar engsel kuningan yang berat, membuka jalur rahasia menuju kompleks istana dalam.Srrr... Srrr...Dari balik kegelapan lorong bawah tanah, sekelompok sosok berzirah hitam kusam merangsek masuk bagaikan serangga malam. Tiga ribu prajurit perintis dari Utara Jauh—pasukan khu
Last Updated: 2026-07-24
Chapter: Umpan Emas di Gerbang Perak
Lentera-lentera kertas di sepanjang dinding Gerbang Perak bergoyang perlahan ditiup angin malam yang membawa hawa dingin dari perbatasan utara. Di atas menara pengawas, Komandan Lin—salah satu bekas perwira tepercaya Shen Zexian lima tahun lalu—berdiri tegak dengan zirah besi kusam. Sepasang matanya yang penuh kelelahan menatap cemas ke arah kegelapan hutan rimba di luar batas benteng.Sebuah gerakan senyap di balik bayangan pilar membuatnya seketika memegang hulu pedangnya. Dari kegelapan, seorang utusan bertopeng dengan jubah bulu serigala hitam melangkah keluar, menyerahkan sebuah tabung bambu bersegel Burung Phoenix Es."Panglima Tertinggi Shen Zexian menanyakan status kesiapan jalan masuk," bisik utusan itu dengan suara serak yang memburu. "Pasukan pelopor Utara Jauh telah berada di batas tiga puluh li dari ibu kota."Tangan Komandan Lin gemetar saat membuka segel tersebut. "Katakan pada Panglima... gerbang utama akan dibuka tepat pada tengah malam perayaan Hari Kelahiran Kaisar
Last Updated: 2026-07-23
Chapter: Benang Pengkhianat di Tubuh Militer
Matahari siang membakar atap-atap genteng emas Istana Yan, namun kehangatan musim semi tidak sedikit pun mampu mencairkan hawa dingin yang mengintai di dalam kediaman Jenderal Besar Shen. Sang veteran perang itu masih berlutut kaku di atas lantai kayu cendana, menatap lurus pada gaun phoenix merah darah yang dikenakan putri kandungnya. Keringat dingin perlahan menetes di sepanjang pelipisnya yang dipenuhi kerutan usia."Qingge..." Jenderal Besar Shen menelan ludah dengan susah payah, suaranya parau oleh pergulatan batin yang teramat dahsyat. "Lima tahun lalu, ketika Zexian dilaporkan tewas di perbatasan utara, Devisi Ketiga Batalyon Serigala Hitam yang berada di bawah komando langsungnya dibubarkan. Namun... beberapa perwira menengahnya tidak pensiun. Mereka diserap ke dalam pasukan penjaga gerbang bagian dalam dan logistik militer ibu kota."Shen Qingge menyipitkan sepasang mata giok hitamnya. Kilat kecerdasan dingin yang tajam berkilat dari balik kelopak matanya yang indah."Berapa
Last Updated: 2026-07-22
Chapter: Sumpah di Atas Cawan Perak
Ketegangan di dalam Paviliun Anggrek kian meruncing seiring detik demi detik yang berlalu tanpa suara. Cencang tangan Chu Canglan di bahu ramping Shen Qingge perlahan mengendur, namun hawa posesif yang pekat dan sarat akan kecurigaan purba masih pekat memenuhi ruang tidur mereka. Badai emosi yang meledak dari dalam dada sang Kaisar adalah manifestasi dari ketakutan terbesarnya: kehilangan wanita yang telah menjadi jangkar bagi jiwanya yang haus darah.Shen Qingge menatap lurus ke dalam manik mata elang suaminya. Alih-alih mundur atau menunjukkan kelemahan, ia justru melangkah maju satu tapak lagi, membiarkan tubuhnya bersentuhan erat dengan dada bidang Chu Canglan yang telanjang.Jemari lentik Qingge terangkat perlahan, mengusap rahang tegas Chu Canglan yang menegang sekeras batu karang. Sentuhannya lembut, namun membawa ketegasan seorang wanita yang telah bertaruh nyawa demi takhta yang mereka bagi bersama."Canglan, tatap aku," bisik Qingge, suaranya jernih memotong keheningan yang
Last Updated: 2026-07-20
You may also like
RANIA
RANIA
Historical · cungil191
5.5K views
Dewi Ambigu
Dewi Ambigu
Historical · ANATA MEGA
5.0K views
Suamiku Main Api
Suamiku Main Api
Historical · Firza Adibrata
4.7K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status