author-banner
Desau
Author

Novels by Desau

Gadis Penipu & CEO Dingin

Gadis Penipu & CEO Dingin

"Tipulah pewaris tunggal keluarga Hermawan sampai dia menikahimu, maka aku akan melepaskanmu!" ucap Indra, selaku saingan bisnis keluarga Hermawan. Ia ingin bisnis keluarga itu hancur agar bisnisnya bisa jaya. Nahasnya Laura saat dirinya diancam akan masuk penjara karena kedoknya ketahuan. Namun dia mendapat perintah untuk menipu pewaris tunggal keluarga Hermawan sampai menikahinya. Lelaki itu bernama Rama, dikenal memiliki sikap dingin dan pendiam. Segala cara dilakukan oleh Laura untuk mendekati Rama. Sampai akhirnya Rama jatuh cinta padanya dan mau menikahi Laura. Namun saat itulah masalah muncul, karena sikap Rama yang tadinya dingin berubah drastis. Apakah Laura akan tetap menipu Rama? Atau dia justru terjebak dalam rencananya sendiri.
Read
Chapter: Bab 7 - Perjodohan
Suara pekikan Laura kembali memecah keheningan malam itu, kali ini lebih keras dan melengking dari sebelumnya. Kedua tangannya langsung menekup matanya rapat-rapat hingga terasa sakit, wajahnya memerah padam seperti tomat matang, dan seluruh tubuhnya terasa kaku bagaikan patung. Jantungnya berdegup secepat kilat seolah ingin melompat keluar dari rongga dada, rasa malu yang luar biasa menyelimuti setiap sudut pikirannya.Rama hanya menatapnya sekilas dengan tatapan datar, tidak terlihat kaget, tidak pula panik seolah hal itu adalah pemandangan yang biasa saja. Ia bahkan tidak tergesa-gesa berlindung, melainkan hanya mengulurkan tangan dengan tenang meraih handuk yang tergelincir jatuh di lantai, lalu melilitkannya kembali dengan rapat dan kuat di pinggangnya.“Kau ini memang suka berlebihan,” ujarnya dengan nada datar, seolah baru saja menegur anak kecil yang berteriak melihat serangga. “Itu hanya bagian tubuh manusia, tidak ada yang perlu dibuat ribut seperti melihat monster.”Laura t
Last Updated: 2026-07-02
Chapter: Bab 6 - Banana Tuan
Suara teriakan melengking Laura memecah keheningan malam itu, membuat Rama yang baru saja membasuh wajahnya tersentak kaget. Air yang masih menetes di rambutnya terciprat ke lantai, dan seketika dia menoleh ke arah pintu yang terbuka lebar tanpa peringatan. Pandangannya langsung bertemu dengan pandangan gadis itu yang terbelalak kaget, wajahnya seketika memerah padam hingga ke leher.“Kau gila? Tidak mengetuk dulu?” bentak Rama, suaranya sedikit meninggi karena terkejut sekaligus kesal.Namun Laura tidak sempat menjawab. Refleksnya langsung berbalik badan, menutup matanya rapat-rapat dengan kedua tangan sambil berusaha berlari keluar kamar mandi secepat mungkin. Dalam kepanikan itu, dia tidak melihat lantai yang basah terkena percikan air. Kakinya meluncur tergelincir, tubuhnya terhuyung-huyung sebelum akhirnya jatuh keras ke lantai dengan bunyi buk! yang cukup nyaring.“Auuhhh!” rintihnya, rasa perih menjalar dari bagian pinggul dan pergelangan kakinya yang terkilir mendadak.Rama me
Last Updated: 2026-07-02
Chapter: Bab 5 - Benci Kebohongan
Rama hanya menatap Laura dalam diam sejenak, tatapannya menyelidiki setiap ekspresi yang terlintas di wajah gadis itu, seolah sedang membaca lembaran terbuka yang berusaha disembunyikan. Angin sore berhembus melewati koridor, menerpa tubuhnya yang tegap dan membawa wangi parfum mahal yang khas, aroma yang sama persis dengan yang tercatat dalam berkas yang dipelajari Laura selama beberapa hari terakhir.“Boleh aku masuk?” tanyanya dengan nada tenang namun tidak memberi ruang untuk penolakan.Laura tertegun sesaat, pikirannya berputar cepat. Menolak berarti membangkitkan kecurigaan, dan membiarkannya masuk berarti membuka celah bagi pria ini untuk melihat sekeliling tempat tinggalnya yang baru disiapkan secara mendadak. Namun dia tahu, menolak justru akan terlihat lebih mencurigakan.“Te-tentu saja, Tuan. Silakan masuk,” jawabnya sambil membuka lebar pintu dan melangkah mundur memberi jalan.Rama melangkah masuk dengan tenang, lalu menoleh sekilas ke kiri dan kanan, mengamati ruang tamu
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: Bab 4 - Merasa Di Ikuti
Dengan tangan sedikit gemetar namun tetap berusaha tenang, Laura perlahan membuka kancing blazernya satu per satu. Jantungnya berdegup kencang seolah ingin melompat keluar dari rongga dada, tapi ia memaksakan dirinya untuk tidak terlihat ragu. Ia tahu ini hanya salah satu cara Rama menguji batas ketahanan mentalnya, bukan maksud lain, meski perintah itu terdengar sangat tidak wajar.Setelah blazer terlepas dan tergantung di sandaran kursi, Laura melanjutkan membuka kancing kemejanya hingga terlepas sempurna, lalu melipatnya dengan rapi. Sekarang tubuh bagian atasnya hanya tertutup oleh bra berwarna merah jambu. Sekretaris yang berdiri di dekat pintu menunduk semakin dalam, tidak berani menatap sama sekali, seolah sudah terbiasa dengan tingkah aneh dan cara pengujian yang tak terduga dari atasannya.Laura sudah menyentuh ujung resleting roknya, bersiap melanjutkan, saat itulah suara Rama terdengar lagi dengan nada yang lebih pelan namun tetap tegas.“Cukup!”Rama berdehem pelan, lalu s
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: Bab 3 - Perintah Gila
Rama Hermawan tidak mengangkat kepalanya sedikit pun. Matanya tetap tertancap pada tumpukan dokumen di atas meja besar berwarna hitam mengkilap, jari-jarinya mengetuk-ngetuk permukaan meja dengan irama lambat dan terukur, suara yang terdengar seperti hitungan mundur bagi siapa pun yang duduk di hadapannya. Udara di ruangan itu terasa dingin, seolah pendingin ruangan diatur lebih rendah dari biasanya, membuat kulit Laura merinding meski ia mengenakan blazer. “Duduk!” ucapnya singkat, tanpa nada sapaan, tanpa menoleh. Suaranya berat, datar, dan tajam, seolah setiap kata yang keluar hanya berfungsi untuk memerintah, bukan berkomunikasi. Laura menarik kursi dengan hati-hati dan duduk dengan punggung lurus, menahan rasa gugup yang mulai merayap. Ia tetap mempertahankan senyum tipisnya, berusaha terlihat tenang dan percaya diri persis seperti yang diajarkan tim Indra. “Terima kasih, Tuan. Nama saya Larissa Mahendra, dan saya sangat menghargai kesempatan ini—” “Jangan bicara sebelum di
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: Bab 2 - Hari Wawancara
Laura memandangi map tebal di hadapannya tanpa berkedip. Jemarinya mengepal kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Selama bertahun-tahun dia selalu berhasil lolos dari setiap masalah yang mengancamnya. Kepintaran dan keberaniannya selalu menjadi jalan keluar. Namun kali ini berbeda. Semua identitas palsu yang pernah ia gunakan, setiap transaksi, hingga daftar para korbannya tersusun rapi di dalam map itu. Tidak ada lagi ruang untuk mengelak. Laura mengembuskan napas panjang sebelum mengangkat wajahnya. "Kalau aku berhasil menjalankan tugas ini, semua berkas itu benar-benar akan dihancurkan?" Indra tidak langsung menjawab. Ia justru menatap Laura beberapa saat, seolah ingin memastikan gadis itu memahami konsekuensi dari setiap pilihan. "Aku tidak pernah mengingkari kesepakatan bisnis," katanya akhirnya. "Begitu Rama Hermawan menikahimu dan tugasku selesai, semua bukti tentang dirimu akan lenyap. Aku juga tak keberatan membayarmu. Setelah itu kau bebas menjalani hidup baru." Laura t
Last Updated: 2026-06-28
You may also like
Lovely BASTARD
Lovely BASTARD
Romansa · R_Quella
18.9K views
Janji Kedua
Janji Kedua
Romansa · rainnonie
18.9K views
Dosen Dingin itu Suamiku
Dosen Dingin itu Suamiku
Romansa · Pena_Zahra
18.9K views
ASI Untuk Putra Sang CEO
ASI Untuk Putra Sang CEO
Romansa · Zinnia Azalea
18.8K views
Mengukir Impian Baru
Mengukir Impian Baru
Romansa · Meina H.
18.8K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status