Chapter: Bab. 5 Hari Pertama Kuliah dan Bekerja“Maksud kamu, aku harus turun di sini?”ulang Erin tidak percaya dengan kata yang barusan dia dengar. “Apa dia bercanda, dia ingin meninggalkan kan aku di tengah jalan,” batinya, masih tidak percaya. “Jarak Faradise Hotel dari sini tidak lebih dari seratus meter dan tempat kamu kuliah tidak jauh dari gedung Paradise Hotel.”“Lalu? Apa hubungannya dengan kamu menyuruhku turun di sini?” tanya Erin kebingungan dengan nada sedikit kesal. Wajarkan dia bereaksi seperti itu. Dia diusir dari dalam mobil dengan alasan yang membuatnya bingung. Sebelum memberi jawaban pada Erin, pemilik Paradise Hotel itu terlihat menarik sudut bibirnya lalu menatap ke arah Erin. “Aku bersedia menikah dengan Melvin dengan syarat, aku tidak ingin siapapun tahu pernikahan ini … kamu ingat perminat itu, aku yakin kamu tidak melupakan permintaan itu Erin Aurora Caroline Ferdinad!”“Haaa,” Erin menghembuskan nafasnya jengah. Rasanya Melvin terlalu berbelit-belit memberinya penjelasan yang membuatnya tambah kesal saj
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: Bab. 4 Kembali ke Rumah MertuaErin terlihat ketakutan melihat orang asing yang tiba-tiba masuk ke dalam aparteman, kenapa bisa. Pertanyaan yang ada di benak Erin saat ini. “Saya Lev, sekertaris Tuan Melvin, Maaf sudah membuat anda kaget,” ucap Lev. Dia datang ke sini atas permintaan Melvin dan keberadaan Erin di aparteman ini tentu saja sudah diketahui oleh sekertaris tersebut. Raut wajah ketakutan Erin langsung menghilang di wajah cantiknya saat mendengar penjelasan Lev, berganti dengan tatapan mengamati. “Ah iya kenapa aku tidak sadar, dia kan juga ada di pernikahan aku dengan Melvin,”batin Erin menyadari jika laki-laki yang ada di hadapanya sudah pernah ia lihat saat di hotel. ‘Maaf Nona saya datang kesini ingin mengambil berkas di meja kerja Tuan Melvin dan juga menyampaikan jika Tuan Melvin akan berada di kantor untuk waktu yang lama, jadi saya akan mengantar anda ke rumah orang tua Tuan Melvin. Erin sedikit kaget mendengar informasi yang disampaiakan olah sekertaris suaminya ini, apa sesibuk itu suaminya
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: Bab. 3 Tinggal Bersama“Sakit!” keluh Erin sambil mengusap dahinya yang baru saja disentil oleh Melvin. “Iiihh kenapa kamu menyentil ku, sakit tahu!” pekiknya kesal dengan raut wajah merah padam.“Itu cara supaya isi kepalamu kembali normal,” Balas Melvin seolah bisa menebak apa yang sementara dipikirkan oleh Erin. “Memang apa isi kepalaku, memang kamu tahu?” tentang Erin, meminta Melvin mengatakan apa yang dia pikirkan sampai Melvin seenaknya mengatakan seperti itu padannya, tangannya masih terus mengusap dahinya untuk menghilangkan rasa sakit akibat ulah Melvin. Melvin tersenyum miring, lalu dengan pelan kembali mendekati Erin sambil mendudukkan kepalanya menatap wajah kesal wanita yang sudah menjadi istrinya. “Ingin aku realisasikan saja apa yang tadi kamu pikirkan. em?”.Erin seketika panik dan menggeleng cepat, paham maksud dari ucapan Melvin “Tidak!”. “Kalau begitu cepat ganti bajumu dan tidur, besok pagi kita akan kembali ke partemanku”.“Apartemen? Maksudnya kita berdua. Eh tunggu, aku tidak meng
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: Bab. 2 Malam PertamaSesuai permintaannya pernikahannya dengan laki-laki yang saat ini berjalan di sampingnya, terlaksana dengan tertutup. Tak ada media dan tak ada rekan bisnis dari kedua kekar mereka yang hadir. Hanya keluarga inti, itu adalah suara yang di inginkan Erin saat mengiyakan pernikahannya. "Ini serius aku sudah menjadi istri orang menyebalkan ini?" batin Erin sambil menatap punggung lebar di depannya. Ah dia tidak akan lupa kalimat pertama yang di keluarkan Melvin tadi, mengatakan jika dia bisu. Erin meremas gaunnya. Iya kembali kesal saat mengingat ucapan Melvin tadi. "Aku sungguh ingin mencakar wajahnya. Tidak aku ingin mengigit lehernya" batinya kesal. Sambil menatap tajam lebar putih bersih milik suaminya. “Tiin” Suara pintu lift terbuka. Erin Langung mengubur rencana balsa dendamnya, dan tanpa saling bicara, Melvin bergeser sedikit menjauh seolah memberi isyarat agar Erin masuk lebih dulu ke dalam lift. Malam ini sesuai dengan agenda pernikahan mereka, Erin dan Melvin akan menghab
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: Bab. 1 Menolak Perjodohan “Erin, ada yang ingin Dad sampaikan,” ujar Rio memulai. Rio memulai pembicaraanya setelah melirik ke arah istrinya untuk meminta persetujuan. Erin yang mendengar ucapan sang Dad langsung meletakkan sendoknya. Dia paham jika sesuatu yang penting akan disampaikan kepadannya. “Dad ingin mengatakan apa?” tanyanya dengan raut wajah penasaran. “Kamu ingat dengan Melvin? Anak Uncle Bima?” lanjut Rio. Erin mengangguk pelan. Tentu saja dia ingat, dia tidak mungkin lupa dengan orang yang bernama Melvin. Kenang buruk yang diberikan anak sahabat kedua orang tuannya. “Dia akan segerah menikah,” lanjut Rio lagi. “Oh.” Erin tersenyum tipis. “Kasihan sekali yang akan menjadi istrinya, dia kan orangnya menyebalkan,” batinya mengumpati.“Selamat untuk mereka,” ujar Erin. “Haa aku pikir Dad akan mengatakan apa,” bantinya lagi.Wajahnya sudah serius. Ternyata hanya sebuah informasi yang tidak ada manfaatnya dan juga tidak penting untuk dia ketahui. Erin kembali meraih sendok yang tadi ia letakkan u
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29