author-banner
juskelapa
juskelapa
Author

Novel-novel oleh juskelapa

Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Setelah Indah melahirkan bayi Down Syndrome, perselingkuhan sang suami bersama mantan kekasihnya semakin menjadi. Indah berhenti dinafkahi dan terusir dari rumahnya. Membuat Indah mau tak mau kembali bekerja memenuhi kebutuhan bayi spesialnya. Dalam kehidupan yang serba sulit dan hampir putus asa, Indah dikejutkan oleh lamaran atasannya di kantor. Apa motif Arsya Anggara—pemilik salah satu perusahaan tambang nikel terbesar—menjadikan Indah; ibu tunggal dengan bayi istimewa sebagai istrinya?***Kunjungi Insstagram @juskelapaofficial untuk informasi seluruh karya penulis***
Baca
Chapter: Novel Baru Juskelapa sudah rilis!
Kamar Kedua Suami Sheza tewas dalam kecelakaan. Hanya berselang dua minggu, ia menikah dengan lelaki yang seharusnya tak ia pilih; sahabat suaminya sendiri. Pernikahan itu berdiri di atas kewajiban dan rasa bersalah. Mereka hidup serumah, menjaga batas, hingga aturan kamar kedua yang tak seharusnya dilanggar mulai meruntuhkan semua kesepakatan. Ketika waktu tak lagi berpihak dan sesuatu yang tumbuh di tubuh Sheza tak bisa disangkal, masa lalu ikut bergerak. Kematian suaminya menyisakan celah-celah kebenaran yang perlahan terbuka. Sheza harus menentukan satu hal. Menutup mata dan melanjutkan hidup atau ikut menguak rahasia yang pasti akan menyakitinya. Tayang setiap hari secara eksklusif hanya di GoodNovel Indonesia.
Terakhir Diperbarui: 2026-01-06
Chapter: Surat dari juskelapa
Setelah jatuh bangun menyelesaikan novel Istri Nakal Mas Petani di tahun 2023 karena sebuah penyakit serius yang paling ditakuti manusia di muka bumi, saya langsung memutuskan menulis novel Atasanku, Suami Keduaku. Tujuannya saat itu hanya satu. Saya harus tetap melatih kemampuan menulis sambil berusaha untuk sembuh dan kembali sehat. Atasanku, Suami Keduaku adalah sebuah cerita rumit yang direncanakan memiliki ratusan bab tanpa kehilangan cerita si tokoh utama. Hanya menceritakan soal Arsya dan Indah. Dua manusia yang sebenarnya keinginannya sederhana saja. Ingin bahagia dengan keluarga kecilnya. Perjalanan awal menulis novel ini di 2023 yang awalnya mulus, ternyata tidak semudah menulis bab demi bab novel di masa lalu. Akhir tahun 2024 sekali lagi saya harus berjuang untuk penyakit yang sama tapi dengan jenis yang berbeda. Malah kali itu, yang menghampiri saya ikut mengganggu kemampuan saya berkonsentrasi dan fokus. Kepala rasanya penuh, tapi sulit sekali mengeluarkan kata demi kata
Terakhir Diperbarui: 2025-11-14
Chapter: ASK-EPILOG (Tamat)
Udara lembap Morowali langsung menyapa ketika pintu bandara terbuka. Angin membawa aroma asin laut bercampur debu tanah yang khas wilayah tambang. Di pelataran, sinar matahari memantul dari mobil-mobil yang berjajar. Arsya menggandeng tangan Indah, sementara tangan satunya memegang koper kecil berwarna biru tua.“Panaanya luar biasa, Bang,” keluh Indah pelan, mengipasi wajahnya dengan kertas boarding pesawat yang sudah kusut.Arsya terkekeh, menunduk sedikit agar bayangan tubuhnya menutupi Indah. “Kita sudah terbiasa AC terlalu lama, Sayang. Ini namanya kembali ke alam. Wajahnya Rakha juga sudah merah tuh.” Ia mengerling Rakha yang berada di gandengan Indah. Arsya tersenyum, menggandeng tangan Indah yang berjalan perlahan di sampingnya. Perut Indah sudah terlihat semakin membesar di usia kehamilan lima bulan. Membuat langkahnya harus lebih hati-hati.Hari itu mereka baru tiba di Morowali bukan untuk urusan kerja melainkan kunjungan ke kediaman Vino dan Mika. SB Industrial Energy seda
Terakhir Diperbarui: 2025-11-13
Chapter: ASK-297
Tiara bersyukur karena merasa tak perlu capek-capek diet untuk memulai pria pujaannya. Sejak awal pertemuannya dengan Eric, ia sudah tahu kalau pria itu memanggil ke ruangan karena menyukai bentuk tubuhnya. Pinggul dan pahanya berisi, dadanya padat dan memiliki belahan tinggi yang mudah terlihat dari bagian atas kemejanya. Andai waktu diminta mengulang, Tiara tak pernah menyesali pertemuan itu. Tidak apa-apa kalau ia disebut bodoh. Ia memang menyukai Eric yang kejam dan sering bicara kasar. Eric tampan dan bertubuh bagus. Eric juga selalu berpakaian layaknya eksekutif muda sukses dan mahal.Meski keseringan Eric memanggilnya hanya untuk bercinta, tapi ia juga sering dipanggil hanya untuk mendengar pria itu marah dan bersumpah serapah terhadap sesuatu. Jelas sekali kalau pria itu kesepian. Apa pun itu … ia menyukai ketika Eric tak berdaya saat bercinta dengannya. Ia menyukai Eric yang bertekuk lutut karena tergila-gila pada tiap sudut tubuhnya. Ia menyukai cara Eric yang habis-habisan
Terakhir Diperbarui: 2025-11-13
Chapter: ASK-296
Eric memang terlihat sedikit lebih tua dibanding terakhir kali Tiara melihatnya. Setidaknya saat itu Eric tidak memiliki rambut keperakan di rambutnya. Juga, sorot pemarah dan angkuh yang selalu dilihatnya dari sosok Eric lima tahun lalu kini seakan meredup. Meski nada bicaranya masih sering terdengar tidak sabar, setidaknya kini Eric lebih mau mendengar. Tidak hanya didengarkan.Kehidupan Tiara lima tahun belakangan mirip seperti roller coaster. Kembali ke Morowali dalam keadaan hamil pasti akan membuat ia hanya ditolak mentah-mentah keluarga yang pasti mementingkan uang dan nama baik. Apalagi kalau sampai ada yang tahu bahwa ia hamil anak Eric Widjaja; pemilik Pelita Sentosa yang merupakan narapidana. Tiara memutuskan tinggal di kos-kosan eksklusif yang cukup private. Selama hampir tujuh bulan ia tinggal di sepetak kamar sambil terus berhemat dan mencari jalan keluar. Selama masa kehamilannya, Tiara mengambil kursus barista singkat selama sebulan dan empat bulan belajar membuat rot
Terakhir Diperbarui: 2025-11-13
Chapter: ASK-295
“Ke sini … ke sini.” Tiara memimpin langkah di depan. Ia membuka pintu bagian samping dengan kode kunci otomatis. Langkahnya menuju bagian belakang rumah melewati kursi-kursi cafe yang saling bersandar di meja karena hari itu cafe tak beroperasi. “Biasanya bagian belakang sini lebih cepat penuh karena orang-orang suka pemandangan dari balkon bagian belakang. Banyak pekerja tambang dari ibukota sering mampir ke sini. Kadang mereka menggunakan WiFi di sini untuk bekerja. Hari ini aku meliburkan barista dan dua pelayan karena kubilang akan menjemput Papa Erica yang baru tiba dari luar negeri.” Tiara tertawa sumbang dan menaiki tangga. Eric mengikutinya dari belakang dengan patuh.“Siapa yang memasak roti dan kue? Kamu bisa? Belajar di mana? Atau sebelumnya memang bisa!” Eric fokus untuk memenuhi rasa ingin tahunya dengan melontarkan banyak pertanyaan. Langkahnya pelan mengikuti ke mana Tiara melangkah. Ketika wanita itu berhenti di depan sebuah kamar yang pintunya bertuliskan ‘Erica’ den
Terakhir Diperbarui: 2025-11-13
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Suaminya meninggal dalam kecelakaan yang meninggalkan terlalu banyak tanda tanya. Sheza kehilangan rumah, rasa aman, dan kendali atas hidupnya. Atas desakan keadaan, ia tinggal di rumah seorang pria yang hanya berniat melindungi; sahabat suaminya. Dua kamar bersebelahan. Jarak tipis yang perlahan runtuh. Awalnya sekadar kebutuhan. Lalu keheningan yang terlalu lama, tatapan yang tak ditarik, hingga satu malam di kamar kedua mengubah segalanya. Di tengah duka dan misteri kematian suaminya, Sheza terikat pada hubungan yang tak pernah ia rencanakan; antara perlindungan, ketergantungan, dan perasaan yang tumbuh diam-diam. (Untuk visual novel dan kabar ter-update kunjungi Instaagraam @juskelapaofficial dan Faceeboook Anda Juskelapa)
Baca
Chapter: Bab 282. Percakapan Terakhir
__________Memang sepertinya aku harus pindah dari sini.Aku mulai merasa seperti tahanan.Takut keluar. Takut pulang. Takut setiap orang asing yang menatapku.Kalau mereka memang menginginkan uang itu … kenapa tidak ada satu pun yang menghubungiku untuk membicarakannya?__________Ratri ...Apa kabar? Raka sekarang sudah suka pisang? Atau masih lebih suka apel sama mangga seperti dulu?Aku baru saja menandatangani kontrak kerja. Aku diterima sebagai akuntan di sebuah perusahaan. Sepertinya jalan hidupku mulai terbuka di sini.Andai kita masih bersama … aku pasti minta kamu dan Raka menyusul ke Swiss.Kita mulai dari nol. Nggak perlu rumah besar. Nggak perlu mobil mahal.Yang penting ... kita tinggal serumah lagi.__________Hari ini aku cuma keluar dua jam. Waktu pulang … rumah sudah berantakan.Ada orang yang masuk dengan kunci. Pintu tidak dibobol tapi semuanya berantakan.Semua laci dibuka. Isi lemari diacak-acak.Aku bahkan nggak sempat membereskannya. Besok pagi aku harus berangk
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: Bab 281. Semua Pasti Berujung
Ratri mengusap dadanya yang tiba-tiba saja sesak. Ungkapan hati seseorang yang sudah tiada membuat paru-parunya kekurangan oksigen.Air matanya sudah mengalir dan ia mengusapnya cepat-cepat sebelum melanjutkan.…Kamu nggak pernah tahu kan kalau Papa minta aku jadi salah satu direktur perusahaan cangkangnya?Iya. Aku memang nggak pernah minta izin sama kamu. Aku salah.Tapi kali ini alasannya jelas. Aku mau berguna buat Papa. Kupikir apa susahnya mengurus arus keuangan satu perusahaan. Aku lagi-lagi mengikuti semua yang Papa inginkan. Berharap kalau Papa berhenti mengata-ngataiku, ‘Menikahi putriku karena berharap cepat kaya tanpa usaha?’Namun, rupanya itulah awal siksaan batin yang lebih mengerikan.Papa memang tidak pernah bicara dengan nada tinggi. Tidak pernah menggebrak meja. Ucapannya halus, tapi terbukti membuatku rusak dari dalam.Kata-kata Papa semakin jahat.Sekali dua kali aku melakukan kesalahan ringan, Papa menegurku dengan sangat tajam.“Apa kamu benar-benar setolol it
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: Bab 280. Menunggu Pengakuan
Belasan jam kemudian, pesawat yang membawa Ratri dan Raka akhirnya mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.Perjalanan panjang dari Swiss itu nyaris tak diisi percakapan.Raka lebih banyak tertidur sementara Ratri memandangi langit di balik jendela pesawat tanpa benar-benar melihat apa pun.Pikirannya masih tertinggal di sebuah pemakaman di Jenewa.Di sebuah batu nisan yang bertuliskan nama pria yang selama ini ia kira telah meninggalkan mereka.__________Mobil memasuki halaman rumah tepat menjelang sore.Belum sempat sopir mematikan mesin, pintu utama telah terbuka. Hendra Kusuma Wijaya berdiri di ambang pintu. Wajahnya tampak lega."Raka!"Bocah itu langsung berlari kecil menghampiri kakeknya."Opa!”Hendra memeluk cucunya erat, lalu mengusap puncak kepalanya beberapa kali."Kangen, ya?" Raka melompat ke pelukan kakeknya saat pria itu berjongkok."Iya.""Kata Mama liburannya nggak bisa lama.”Hendra tersenyum tipis. "Nanti bisa liburan lebih lama lagi dengan Opa.”“Iya! Ak
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: Bab 279. Menunggu Ditemukan
Tangisan Ratri tidak bisa berlangsung lama. Cepat atau lambat, Raka pasti akan bertanya.Dan kantor polisi bukanlah tempat yang tepat untuk menjelaskan kepada bocah delapan tahun itu bahwa ayah yang selama ini mereka kira hidup damai sambil melupakan mereka ternyata telah meninggal bertahun-tahun lalu.Dengan mata yang masih sembap, Ratri mengusap sisa air matanya.Seorang opsir polisi menghampirinya sambil membawa secarik kertas kecil."Kami menemukan lokasi pemakamannya," ucap opsir polisi itu dengan bahasa aslinya.Ratri menerima kertas itu dengan tangan yang masih gemetar.Di sana tertulis sebuah alamat.Cimetière de Saint-GeorgesChemin François-Dussaud 121205 GenevaDi bawahnya terdapat nomor petak dan nomor makam yang ditulis tangan.Ratri menatap kertas itu lama.Hari itu … Raka tidak jadi ke museum. Hanya sebuah pemakaman yang menunggunya.___________Mobil yang ditumpangi Ratri berhenti perlahan di depan sebuah kompleks pemakaman.Mesinnya masih menyala.Namun sang sopir ti
Terakhir Diperbarui: 2026-07-25
Chapter: Bab 278. Akhirnya Kumenemukanmu
“May I have your name?” tanya petugas itu. “Ratriana,” sahutnya singkat."His name?" tanya petugas itu. Ratri menelan ludah. "Calvin Tjandra."Petugas kepolisian itu segera mengetikkan nama tersebut ke dalam sistem.Beberapa detik berlalu belum ada hasil. Dahinya berkerut tipis. Ia menggeleng. "Any other name?"Ratri terdiam. Polisi itu menanyakan apakah Calvin memiliki nama lain. Ingatannya melayang pada kartu nama yang didapatnya di ruang kerja Calvin dan masih tersimpan di dalam tasnya. Calvin Andersen.Jadi ... Calvin memang mengganti namanya?Perlahan ia kembali menatap petugas itu. "He may have changed his name ... Calvin Andersen."Jemari petugas itu kembali menari di atas papan ketik.Kali ini … ekspresinya berubah. Ia berhenti mengetik. Tatapannya terpaku pada layar komputer beberapa saat lebih lama.Raut wajahnya yang semula datar berubah serius. Perlahan ia mengangkat pandangan. "Please ... give me a moment."Petugas itu berdiri, meminta izin, lalu berjalan menuju ruang
Terakhir Diperbarui: 2026-07-22
Chapter: Bab 277. Kamu Semakin Dekat
Raka mengangguk patuh sambil memeluk buku gambarnya. Ratri menggandeng putranya memasuki kantor tersebut."Kamu duduk di sini dulu, ya," pintanya lembut seraya menuntun Raka ke sebuah sofa empuk di ruang tunggu.Raka mengangguk tanpa protes. Ia duduk rapi sambil memeluk buku gambarnya di pangkuan. Kedua kakinya yang belum menyentuh lantai terayun pelan, sementara matanya menjelajahi setiap sudut ruangan dengan rasa ingin tahu khas anak-anak.Ruangan itu terang dan tenang. Beberapa pelanggan tampak sedang berbicara dengan petugas di balik meja layanan.Setelah menunggu beberapa menit, tibalah gilirannya."Good afternoon. May I help you?" sapa seorang perempuan berambut pirang dengan senyum profesional.Ratri mengangguk pelan. "Excuse me ... I'd like to ask something." Ia mengeluarkan struk yang sedari tadi disimpannya dengan hati-hati. "Is this receipt from your company?"Ia mengatupkan bibir. Menunggu kepastian apakah tanda terima rental mobil berasal dari perusahaan itu. Perempuan i
Terakhir Diperbarui: 2026-07-22
Gadis Penari Sang Presdir

Gadis Penari Sang Presdir

==PEMENANG JUARA 3 EVENT NOVEL BERTEMA 'PRIA TERDAHSYAT'== ==PEMENANG NOVEL ROMAN TERFAVORIT GOODNOVEL VAGANZA 2021== "Kamu, Sahara? Langsung saja, berapa harga keperawananmu? Aku yakin, kamu nggak punya banyak pilihan sekarang. Ambil ini untuk membayar tagihanmu segera. Lusa, datang ke sini." Roy Anindra Smith menyodorkan selembar cek dan kartu nama, yang membuat Sahara, seorang gadis penari sensual di club dewasa terperangah. Bagi Roy, memiliki gadis itu adalah harga mati dan penolakan adalah penghinaan. Namun, berhasil membayar dengan nilai fantastis sebuah petualangan sensasi satu malam, ternyata tak membuat Sahara jatuh ke pelukan Roy. Gadis penari sensual berusia 19 tahun, yang bersikukuh menolak perhatian Presdir raksasa bisnis properti, meski ia sendiri butuh uang. Mampukah Roy membangkitkan hasrat satu malam yang pernah ia lalui bersama Sahara, agar bisa membalaskan dendamnya pada seseorang? Apa yang membuat Roy, yang berusia lebih dua kali lipat dari Sahara, begitu ingin membuat gadis yatim piatu miskin itu agar bertekuk lutut dan tergila-gila padanya? ***Kunjungi sosial media Insstagram @juskelapa_ untuk info-info seputar karya***
Baca
Chapter: 298. Hunian Baru (TAMAT)
Suatu tempat di Pulau Bali. Roy baru saja menginjak usia empat puluh tujuh tahun saat itu. Matahari baru saja melorot dari puncak kepala saat Roy baru saja tiba dari Jakarta setelah hari terakhir rapat evaluasi tahunan. Pagi tadi dia mengunjungi kantor hanya untuk menutup agenda tahunan itu dengan sebuah pidato singkat, lalu kembali terburu-buru menuju airport untuk pulang ke rumah. Siang itu Novan melepasnya di airport dengan senyum simpul berkata, “Senang bisa melihat Anda dalam balutan jas setelah sekian lama. Saya benar-benar merindukan pemandangan ini.” Roy ikut memandang tubuhnya dari atas ke bawah. Memang benar. Dia sendiri terkadang merindukan saat-saat menyimpul dasinya dengan simetris dan meletakkan penjepit emas di bagian tengah. “Aku juga merindukan saat-saat harus berdandan rapi dan mentereng hanya untuk ke rapat harian. Tapi setelah lima hari di kota ini, aku lebih merindukan anak istriku,” sahut Roy tersenyum tipis. “Anda lebih santai dan terlihat lebih bahagia,” u
Terakhir Diperbarui: 2022-06-13
Chapter: 297. Puncak Rasa Lengkap
Roy mendorong paha Sahara agar membuka untuk dirinya. Lalu jemarinya tiba lebih dulu di bawah sana.Sahara memejamkan mata. Jemari Roy menuntunnya untuk terus membuka diri. Dia menikmati bagaimana jari Roy mengusapnya, menekannya dan membuatnya seakan terbang sejenak. Sahara menggeliat. Lalu tubuhnya menegang sejenak saat merasakan puncak kemaskulinan Roy mengusapnya. Mulut Sahara setengah ternganga menantikan dan tak lama lenguhan halus meluncur keluar dari bibirnya. Roy masuk perlahan, mendorong dan mengisi tubuhnya perlahan-lahan. “Mmmm,” lirih Sahara, menarik napas dan semakin melengkungkan tubuh untuk menerima Roy sepenuhnya.Telinga Sahara bisa mendengar napas Roy yang keras dan kasar. Seakan Roy merasakan kenikmatan yang sangat kuat hingga pria itu terlihat seperti kesakitan.Sahara memekik tertahan ketika jemari Roy kembali terjulur dan memijat di mana tempat mereka bersatu. Dia memang ingin disentuh di bagian itu. Sahara merintih. Tak lama serbuan kenikmatan itu berkumpul da
Terakhir Diperbarui: 2022-06-13
Chapter: 296. Aku Mencintaimu, Sahara
Dari ruang kerjanya di lantai satu, Roy tak lagi mendengar suara-suara dari luar. Ia baru saja membongkar lemari besinya dan mengambil beberapa lembar foto yang disukainya.“Akhirnya aku bisa meletakkan ini dalam pigura. Sungguh, aku baru sadar kalau aku sudah jatuh cinta padamu saat itu.” Roy memandang pigura foto berukuran jumbo yang baru saja disisipkannya foto Sahara. Foto ketika Sahara berulang tahun ketujuh belas sedang memeluk sebuket baby breath mengenakan blouse berwarna kuning. Dua hal yang paling disukai Roy sampai sekarang. Sahara mengenakan pakaian berwarna kuning dan tersenyum memeluk buket bunganya.Roy kembali memasukkan semua isi lemari besinya, lalu keluar ruangan itu dengan empat buah foto di tangannya. Tujuannya selanjutnya adalah kamar tidur. Sahara mungkin sudah terlelap kembali dan akan bangun tengah malam nanti. Dia akan memeluk istrinya seraya menunggu kantuk.“Lagi banyak pekerjaan, ya?” Sahara langsung menoleh saat pintu kamar terbuka.“Aku sengaja meningga
Terakhir Diperbarui: 2022-06-13
Chapter: 295. Menyambut Pendatang Baru
“Aku kira sudah tidur,” ucap Roy, membungkuk di atas pipi Sahara dan menenggelamkan hidungnya. “Jangan basa-basi. Kamu pasti tahu kalau aku sedang menunggu. Aku ngantuk, tapi mau tidur nanggung,” ucap Sahara, meletakkan telapak tangan kirinya ke pipi Roy. “Baiklah, aku mandi sekarang. Minggu depan aku sudah bersiap menyambut tangis bayi yang ingin menyusu di tengah malam.” Roy meninggalkan Sahara di ranjang dan pergi ke ruang ganti. Saat melintasi kamar dengan balutan bath robe, dia sengaja mengerling Sahara yang mengerjapkan matanya terkantuk-kantuk. Saat keran air menyala, Sahara mengeratkan pelukannya pada guling. Pandangannya cermat memperhatikan siluet tubuh Roy di balik dinding kaca yang beruap. Bahu yang lebar, lengan yang berisi dan pinggul yang kecil. Roy memang sangat seksi, pikirnya. Di tambah dengan lembaran rambut keperakan yang muncul di antara sisiran rambut Roy yang rapi. Rambut perak itu seakan disusun untuk memberi warna kedewasaan baru pada diri Roy. “Sudah tidu
Terakhir Diperbarui: 2022-06-13
Chapter: 294. Menungguku Pulang
“Kenapa dia jadi berubah begitu? Biasanya dia ramah denganku. Ramah dan santai. Sering cerita macam-macam soal pengalamannya kuliah di luar negeri. Tapi … tapi tadi terlalu kaku,” Sahara menoleh ke belakang tempat di mana seorang pria muda yang baru menyapanya dengan sebutan ‘Nyonya Smith’ menghilang. “Karena dia sudah memahami di mana posisinya sekarang. Bisa jadi ayahnya sudah menceritakan padanya bahwa mereka butuh untuk tetap bekerja sama dengan perusahaanku. Ini kelasmu, kan?” Roy menghentikan langkahnya di depan kelas yang bahkan Sahara juga lupa.Sahara menghentikan langkahnya di depan ruangan yang memang kelasnya. Di ruangan itu tak ada dua gadis yang dicarinya. Hanya ada teman yang tak bisa dikatakan benar-benar teman.“Mencari teman-temanmu? Mereka ada di kafetaria,” seru seorang gadis dari kursinya. Sahara tidak terlalu sering bicara dengan gadis itu. Dan gadis itu pun jarang bicara dengan siapa pun. “Hamil anak pertama? Kamu makin cantik, Ra.” Sahara sedikit terkesima. B
Terakhir Diperbarui: 2022-06-13
Chapter: 293. Menjelang Kelahiran
“Apa aku harus mengantarmu?" Roy meraih jas di tiang besi dan memakainya. “Kamu tidak boleh berangkat sendirian,” sambungnya.Sahara tak langsung menjawab pertanyaan suaminya karena masih sibuk mematut tubuh pada cermin besar di sudut kamar. Tangannya mengusap perut berkali-kali. Hal yang membuat bentuk kehamilannya terlihat jelas.“Perutku besar banget. Ya, Tuhan … kapan lagi aku bisa langsing,” gumam Sahara. Kali ini tangannya berada di bawah perut seakan menopang kehamilannya yang dalam waktu dua minggu lagi akan segera berakhir.“Oke, kalau begitu aku akan mengantarmu. Ayo, kita turun sekarang. Jangan bicarakan lagi soal kapan akan kembali langsing.” Sahara memandang Roy dari pantulan cermin dengan mulut mencebik. Sahara sudah cukup lama tidak datang ke kampusnya. Rini mengurus soal pembelajaran jarak jauhnya dengan baik sekali. Namun, untuk pengambilan nilai di akhir semester Sahara mengatakan ingin datang ke kampus menemui dua temannya. Dan dengan usia kehamilan yang bisa membu
Terakhir Diperbarui: 2022-06-13
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

==PEMENANG JUARA FAVORIT 1 Kompetisi Menulis Novel Bertema 'Ini Bukan Cerita Dongeng' 2022== ==PEMENANG NOVEL ROMAN TERFAVORIT GOODNOVEL VAGANZA 2022== Harusnya semua berjalan sempurna. Rencana mereka sudah matang. Wira bisa menyelesaikan urusannya di desa tanpa dipaksa menikah, sedangkan Sully mendapat tumpangan gratis yang aman sembari menyelesaikan masalahnya di kota. Seharusnya Sully dan Wira hanya berpura-pura menjadi pengantin baru yang kembali ke kampung halaman kepala keluarga untuk berbakti. Namun, bagaimana jadinya kalau Bapak Wira membuat prosesi pernikahan sungguhan untuk memuaskan hati para tetua di desa? Apa Sully, si selebgram tenar, bersedia terjebak dalam sepetak kamar kecil bersama Wira dan menyandang gelar sebagai istri petani? ****ikuti akun sosmed instgram @juskelapa_ untuk update novel lainnya****
Baca
Chapter: KABAR GIVEAWAY DARI MAS WIRA & SULIS
Halo ....Selamat pagi Boeboo tersayang pembaca juskelapa. Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.Di sini saya mau menginformasikan bahwa novel ISTRI NAKAL MAS PETANI sudah tamat di Bab 280. Apabila kemarin ada penulisan TO BE CONTINUED di akhir bab 280 itu adalah kesalahan penulisan dan error revisi yang terlalu lama. Jangan lupa aplikasinya di-update agar mendapat tampilan terbaru dari GOODNOVEL yang semakin kece ya. Nantinya ISTRI NAKAL MAS PETANI akan diberi bonus chapter di saat kita semua sudah rindu.Kabar gembira giveaway-nya adalah MAS WIRA & SULIS akan memberikan merchandise sederhana untuk 50 orang pertama di peringkat GEMS 1-50. Bagi yang namanya tertera di peringkat tersebut bisa mengirimkan alamat ke :ADMIN JUSKELAPA melalui pesan singkat dengan nomor 0 8 2 2 -5 7 8 5-1 2 3 8 dengan menyertakan tangkapan layar peringkat GEMS (vote).AtauBisa kirim pesan melalui sosial media inssstagram ketik : juskelapa_ di pencarian. Buat yang belum beruntung bisa men
Terakhir Diperbarui: 2023-07-21
Chapter: 280. Kenangan Manis Untuk Dikenang (TAMAT)
Pak Gagah ikut mengangkat gelas teh dan meneguk isinya hampir setengah. Baru menyadari nikmat bertukar cerita yang selama ini diamatinya pada kaum perempuan ternyata juga bisa ia rasakan. Sungguh Pak Gagah ataupun Pak Mangun tidak pernah menyangka bahwa hal yang mereka anggap sebagai tindakan tercela bisa mereka ubah menjadi sesuatu yang membawa masa depan baik untuk desa. “Kamu memang tidak berniat menjodohkan Bagus dan Ratna, kan, Gah?” Pak Mangun meletakkan cangklong di sudut bibirnya. Pak Gagah menggeleng-geleng. “Tidak…tidak. Aku tahu maksud Effendi menekan Ajeng soal hutang dan sertifikat kebun pasti berkaitan dengan Bagus. Ratna itu mondar-mandir terus di dekat rumah sini. Setiap berpapasan jalan yang ditanya Bagus. Tapi Bagus, kan, di Riau.” Pak Mangun tergelak. “Oh, sekarang aku ingat. Karena Ratna sering ke sini kamu jadi kepikiran ide buat ngomong kalau Bagus dijodohkan dengan Ratna.” “Alasan perjodohan itu ditambah dengan banyaknya petani yang terjerat hutang di Effend
Terakhir Diperbarui: 2023-07-10
Chapter: 279. Impian Yang Terwujud
Desa Girilayang itu terletak di kaki Merapi. Awalnya desa itu hanya berisi 12 kepala keluarga dengan 34 jiwa. Kakek buyut Pak Mangun dan Pak Gagah disebut-sebut sebagai orang pertama yang tinggal di desa itu untuk pertama kalinya. Secara geografis Desa Girilayang merupakan sebuah punggung bukit yang diisolasi oleh dua jurang di sisi sebelah barat dan timur. Itu sebabnya sebelum pembangunan jembatan seluruh warga desa harus berjalan memutari bukit dan cukup lama berada di jalan untuk bisa sampai ke kota.Pada sebuah peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia Wira pernah menyampaikan pidatonya yang mengatakan bahwa Desa Girilayang adalah tempat di mana semua warganya menjaga adat istiadat yang merupakan warisan leluhur. Juga melestarikan tempat-tempat wisata sejarah berikut pemandangan alam cantiknya untuk mendongkrak kemajuan desa dalam bidang pariwisata.Semua orang setuju dengan apa yang disampaikan Wira dan setuju dengan apa yang dilakukan Kepala Desa Girilayang terpilih itu u
Terakhir Diperbarui: 2023-07-10
Chapter: 278. Menyambut Yang Keempat
Morning sickness yang dialami Sully berlangsung sampai kehamilannya menginjak usia delapan bulan. Sully mulai kuat terhadap bau-bauan dan bisa makan dalam porsi yang lebih banyak. Jika sebelumnya ia sulit menelan air dingin, masuk bulan kedelapan Sully sudah bisa memanjakan lidahnya dengan es teh manis. Seluruh keluarga besar Pak Gagah ikut senang dengan perubahan baik itu. Sully yang ceria sudah kembali. Pagi hari Sully ikut mendampingi anak-anaknya mandi dan makan. Kerjanya tak hanya bergulung di ranjang saja. Sully sudah mulai rajin seperti biasa. Ia juga mulai menggoda Wira dengan meremas bokongnya atau menggaruk perut pria itu. Wira menyambut bahagia godaan-godaan Sully. Sudah cukup lama pemenuhan kebutuhan batinnya berdasar mood istrinya itu. Menunggu belas kasihan Sully yang mau memberikan dengan sukarela tanpa mulut mengerucut. Memasuki bulan kedelapan mereka sudah kembali bercinta dengan hangat. Kehamilan yang terbebas dari morning sickness, tiga anak laki-lakinya sehat, pa
Terakhir Diperbarui: 2023-07-03
Chapter: 277. Dalam Sebuah Pesta
Kedatangan keluarga Pak Gagah yang hanya berjarak seminggu sebelum pesta pernikahan Oky membuat Pak Anwar menyusun agenda sepadat mungkin untuk mengajak besan berkeliling kampunghalamannya.Hal pertama yang dilakukan Pak Anwar adalah mengajak Pak Gagah melihat kebun kelapa Sully yang dibelikan Wira. Dalam perjalanan menuju kebun itu tak lupa Pak Anwar menunjukkan jalan hasil pengaspalan yang didanai oleh Wira.“Lihat seberapa panjangnya jalan menuju ke kebun kelapa ini, kan? Nah, ini semua Bagus yang mengaspal. Warga yang sudah lama mengharapkan perbaikan jalan bisa ikut menikmati yang dilakukan Bagus. Apa yang dilakukannya ini membawa banyak kebaikan. Bahkan warga yang tidak kenal Bagus secara pribadi malah mengenal namanya. Pernah sekali waktu saya ke kebun kelapa, ada seorang pria yang baru pulang merantau menanyakan soal jalan yang bagus. Orang tuanya langsung mengatakan jalan ini diaspal menantunya Pak Anwar. Namanya Bagus.” Pak Anwar terkekeh-kekeh senang saat menceritakan kisah
Terakhir Diperbarui: 2023-07-01
Chapter: 276. Resepsi dan Silaturahmi
Rombongan itu benar-benar ramai. Tiga generasi melalui perjalanan panjang berpindah-pindah moda transportasi. Pak Gagah yang sudah lama tidak melancong jauh bangun paling pagi dibanding yang lain. Pria tua itu mengecek semua bawaan mereka untuk kesekian kalinya.Perjalanan hari itu dimulai dengan Asmari dan seorang supir dari pabrik yang diminta mengantar ke bandara.“Asmari ikut juga, kan, Gus? Masa Hendro resepsi Asmari enggak ikut?” Belum apa-apa Pak Gagah sudah protes karena Asmari yang belakangan dekat dengan Hendro tidak terlihat memiliki tentengan.“Asmari ikut, Pak. Nanti setelah mengantar kita ke terminal keberangkatan dia titip mobil di parkir inap bandara. Asmari berangkatnya satu pesawat bersama Pretty dan ibunya.” Wira baru saja melepas Asmari untuk meletakkan mobil di parkir inap. Pak Gagah yang sedang menggendong Bima pun sepertinya masih punya banyak waktu untuk memperhatikan orang sekitar.“Bapak capek? Bima bisa diletak dulu di stroller. Gantian sama Tika. Dari tadi
Terakhir Diperbarui: 2023-06-30
Anda juga akan menyukai
Ayo Bercerai, Kapten!
Ayo Bercerai, Kapten!
Rumah Tangga · Kinan Larasati
4.3K Dibaca
Sahabat Nomor Satu Suamiku
Sahabat Nomor Satu Suamiku
Rumah Tangga · bunnylovely
4.3K Dibaca
Rumah Kedua Suamiku
Rumah Kedua Suamiku
Rumah Tangga · Arumi Nazra
4.3K Dibaca
Kurelakan Suamiku Mendua
Kurelakan Suamiku Mendua
Rumah Tangga · Ayaya Malila
4.3K Dibaca
Keluarga Yang Terabaikan
Keluarga Yang Terabaikan
Rumah Tangga · Alita novel
4.3K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status