author-banner
MasYB
MasYB
Author

Novels by MasYB

MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

Di mata semua orang di Kota Jianghai, Long Chen adalah sampah tak berguna nomor satu. Demi mematuhi wasiat mendiang kakek Keluarga Lin, dia rela menjadi menantu numpang yang mengabdi pada Lin Xinyan, dewi sedingin es yang menjadi dambaan seluruh kota. Selama tiga tahun, Long Chen hidup tanpa harga diri—mencuci, memasak, menerima caci maki mertua, hingga injakan dari para pewaris kaya yang mengantre untuk menggantikan posisinya. Namun, tidak ada yang tahu bahwa di dalam tubuh pria yang selalu menundukkan kepala ini, mengalir darah yang mampu menggetarkan sembilan langit. Pada hari ulang tahun Ibu Suri Keluarga Lin, di tengah badai penghinaan yang puncaknya membuat dia bersimbah darah, sebuah keajaiban terjadi. Darah Long Chen mengaktifkan cincin hitam berkarat peninggalan orang tuanya, menghancurkan segel batin yang mengurung takdirnya selama dua puluh tahun. "Klan Naga Langit Primordial telah runtuh, namun darah sang Kaisar tidak akan pernah padam! Bangkitlah, Penerus Penguasa Jagat Raya!" Auman Naga Emas bergema di dalam jiwanya. Long Chen terbangun dengan ingatan warisan tiada tanding: teknik Mandi Obat Pemurnian Sumsum yang mampu mengubah fisik fana menjadi Tubuh Dewa, serta teknik rahasia kuno Kultivasi Ganda Kaisar Naga. Sejak hari itu, roda takdir berputar terbalik. Dengan ramuan obat rahasia, dia mengobati penyakit, membangun jaringan bisnis tersembunyi, dan melumat setiap orang yang pernah merendahkannya. Melalui metode Kultivasi Ganda, kekuatannya melejit tanpa batas setiap kali dia menjalin ikatan dengan para wanita pemilik meridian murni—mulai dari istrinya yang berhati es, dokter jenius pelindung spiritual, hingga CEO wanita penguasa ekonomi kota. Dari seorang menantu yang diinjak-injak, Long Chen melangkah mendaki puncak dunia, menghancurkan sekte-sekte rahasia kuno, dan memimpin kembali Klan Naga untuk bertakhta di atas langit tertinggi!
Read
Chapter: Inti Jiwa Naga Merah
RUUUUUMBLEEEE!!!Gerbang batu raksasa setinggi lima puluh meter itu terbuka sepenuhnya, memicu gempa vulkanik lokal yang menggetarkan seluruh isi Lembah Tengkorak Naga. Dari dalam kegelapan makam kuno, seberkas pilar cahaya merah darah melesat vertikal menembus langit Kunlun, membelah gumpalan awan badai salju dan menciptakan pemandangan spiritual yang sangat menakjubkan dari jarak ratusan kilometer.Long Chen melangkah masuk ke dalam aula utama makam. Koridor megah ini dilapisi oleh batuan magma yang telah membeku selama ribuan tahun, memancarkan hawa panas spiritual yang begitu padat. Di sepanjang dinding koridor, tertanam jutaan Batu Spiritual Kuno Tingkat Tinggi yang berkilauan bagai bintang-bintang di malam hari. Jumlah kekayaan mistis di tempat ini sudah cukup untuk membeli seluruh aset sepuluh keluarga raksasa seperti Keluarga Jiang di Yanjing.Namun, perhatian sepasang mata naga emas vertikal milik Long Chen tidak teralih pada batu-batu spiritual itu. Pandanganny
Last Updated: 2026-07-03
Chapter: Pembantaian di Hamparan Salju
"Mengejar suamiku? Kalian harus melompati mayatku terlebih dahulu!"Suara jernih Lin Xinyan bergema di antara deru angin badai Kunlun. Rambut hitamnya berkibar liar, kontras dengan gaun putihnya yang kini memancarkan pendaran cahaya perak yang teramat suci. Di sekelilingnya, ribuan jarum es kristal murni melayang statis di udara, mengunci posisi seluruh pasukan Sekte Pedang Langit Barat dan Klan Serigala Es Utara.SHUUT! SHUUT! SHUUT!Tanpa menunggu komando kedua, Lin Xinyan mengibaskan lengan bajunya. Ribuan jarum es sekeras baja purba itu melesat horizontal bagai hujan panah kematian."Formasi Pedang! Tahan!" Tetua Jian Mu berteriak panik. Belasan murid Sekte Pedang Langit Barat segera menghunus pedang mereka, memutar Qi biru mereka untuk membentuk perisai angin pedang di depan barisan.Namun, energi Yin Es Teratai milik Lin Xinyan telah diselaraskan melalui kultivasi ganda bersama Long Chen di Ranah Pengumpulan Qi Tahap Kelima Puncak. Kepadatan energinya jauh
Last Updated: 2026-07-03
Chapter: Sang Kaisar Lembah Salju
BOOM!!!Hantaman dua tubuh yang melompat dari ketinggian ratusan meter itu menciptakan kawah raksasa di tengah hamparan salju tebal Pegunungan Kunlun. Gelombang kejut horizontal meledak dahsyat, menyapu bersih salju seberat belasan ton dalam radius lima puluh meter dan memaksa rantai besi yang mengikat para tawanan Suku Penjaga Gunung berdentang kencang.Asap putih dan kristal es yang berterbangan perlahan memudar, memperlihatkan sosok Long Chen yang berdiri kokoh dengan mantel parit hitamnya yang berkibar anggun. Di sampingnya, Lin Xinyan mendarat dengan keanggunan seorang dewi, sepasang matanya memancarkan pendaran cahaya perak murni yang langsung membekukan kembali salju di bawah pijakan sepatunya.Kehadiran mereka yang tiba-tiba dan begitu mendominasi seketika menghentikan perdebatan kejam antara Sekte Pedang Langit Barat dan Klan Serigala Es Utara."S-Siapa?!" Tetua Jian Mu terlonjak mundur selangkah, tangannya secara refleks mencengkeram gagang pedang kunonya d
Last Updated: 2026-07-03
Chapter: Menuju Badai Salju
​Melihat amarah ilahi yang berdesir dari tubuh Long Chen, Aula Giok Putih Paviliun Sembilan Langit serentak diselimuti keheningan yang mencekam. Lima tetua agung menahan napas dengan tubuh gemetar; mereka tahu, riak energi sesaat tadi sudah cukup untuk meruntuhkan seluruh kompleks istana kuno ini jika sang Kaisar Naga tidak menahannya.​"Tuan Besar Long Chen, redakan amarah Anda..." Tetua Agung Pertama buru-buru membungkuk dalam-dalam, keringat dingin membasahi jubah peraknya. "Paviliun Sembilan Langit telah menyiapkan jet super-sonik pribadi di pangkalan militer rahasia Yanjing. Dalam waktu satu jam, Anda dan Nona Besar Lin bisa langsung tiba di perbatasan udara barat laut."​Long Chen menarik kembali aura emasnya, membuat tekanan udara di dalam aula kembali normal. "Bagus. Kamu cukup tahu diri, Tetua Perak. Dokumen aset Keluarga Jiang ini, biarkan orang-orangku dari Jianghai yang mengurusnya. Jangan biarkan ada tikus Yanjing yang berani menyentuhnya selama aku pergi."
Last Updated: 2026-07-02
Chapter: Paviliun Sembilan Langit
Keesokan harinya, matahari terbit di ufuk timur Kota Yanjing dengan kilauan yang tampak agak redup, seolah tertutup oleh sisa-sisa ketegangan spiritual dari malam sebelumnya. Tepat pukul sebelas siang, sebuah sedan hitam mewah tanpa plat nomor resmi meluncur mulus meninggalkan area pusat kota, bergerak lurus menuju kaki bukit Pegunungan Barat yang diselimuti kabut tebal abadi.Di dalam mobil, Long Chen duduk tenang dengan mata terpejam, melakukan meditasi ringan untuk menyelaraskan sisa energi Qi dari Ranah Pengumpulan Qi Tahap Ketujuh miliknya. Di sampingnya, Lin Xinyan tampak anggun mengenakan gaun panjang kasual berwarna putih salju, kontras dengan rambut hitamnya yang dibiarkan tergerai indah."Long Chen, kita sudah memasuki area formasi," bisik Lin Xinyan tiba-kira. Sepasang mata indahnya berkilat perak samar. Sebagai praktisi Ranah Pengumpulan Qi Tahap Kelima Puncak, dia bisa merasakan perubahan drastis pada kepadatan energi alam di sekitar mereka.Long Chen membuk
Last Updated: 2026-07-02
Chapter: Undangan Misterius
Malam kian larut di langit Yanjing, namun ketenangan di dalam kamar suite kepresidenan itu terasa begitu kontras dengan badai spekulasi yang sedang melanda seluruh daratan utara. Peta kulit binatang di atas meja marmer masih memancarkan pendaran merah samar, memproyeksikan ilusi topografi Pegunungan Kunlun di barat laut yang diselimuti badai salju abadi.Lin Xinyan menatap garis-garis magis pada peta tersebut dengan ekspresi serius. "Makam Kaisar Naga Merah... Long Chen, jika Leluhur Agung Jiwa Hitam saja tahu tentang tempat ini, bukankah sekte-sekte ortodoks maupun sekte iblis lainnya di wilayah barat laut juga mengincarnya?"Long Chen terkekeh pendek, jarinya mengetuk meja marmer perlahan. "Tentu saja. Naga Merah adalah salah satu dari sembilan naga penjaga benteng langit di era kuno. Meskipun sudah mati ribuan tahun, sisa-sisa esensi darah dan raga spiritualnya adalah buruan nomor satu bagi siapa saja yang ingin melompati batas ranah fana. Namun, tanpa kunci darah murni..
Last Updated: 2026-07-01
KULTIVASI GANDA SANG KULI PROYEK

KULTIVASI GANDA SANG KULI PROYEK

Di mata semua orang di Kota Jiangnan, Chen Fan hanyalah seorang kuli bangunan yatim piatu yang lugu, miskin, dan kerap menjadi sasaran penindasan. Dengan singlet pudar dan peluh yang bercucuran di bawah terik matahari lokasi proyek Su Group, tidak ada yang menyangka bahwa pemuda yang tampak tak berdaya ini menyimpan rahasia legendaris. Di balik penyamarannya sebagai buruh kasar, Chen Fan adalah seorang Kultivator Sakti sekaligus Master Alkemis agung. Berkat warisan kuno yang ditemukannya di sumur tua panti asuhan semasa kecil, ia mampu meracik pil obat pembalik takdir hanya dengan bermodalkan kuali bekas di kontrakan sempitnya yang kumuh. Chen Fan sengaja menyembunyikan kekuatannya demi melatih mentalitas fana dan melindungi panti asuhan tempat ia dibesarkan. Namun, takdir sang naga tidak bisa selamanya terkubur dalam lumpur. Saat kultivasinya mencapai titik stagnan, Chen Fan dihadapkan pada satu-satunya cara untuk menembus batas: mempraktekkan teknik Kultivasi Ganda dengan wanita-wanita yang memiliki garis keturunan Yin khusus. Petualangan asmaranya pun dimulai, menyeret para wanita paling berpengaruh di kota tersebut ke dalam jaringan pesona dan karismanya. Di saat musuh-musuh dari sekte hitam mulai mengintai dan panti asuhannya terancam digusur, rahasia terbesar dalam hidupnya akhirnya pecah. Konglomerat multinasional nomor satu di negara itu, Tianlong Group, berhasil melacak keberadaannya setelah pencarian selama dua dekade. Chen Fan yang selama ini mengira dirinya hanyalah anak buangan, ternyata adalah pewaris tunggal tunggal triliunan Yuan yang menguasai nadi perekonomian absolut. Ketika konvoi puluhan mobil Rolls-Royce mengepung lokasi proyek dan para petinggi dunia bisnis berlutut di tanah berdebu di hadapannya, identitas sang kuli lugu terbongkar, memicu badai face-slap terbesar yang pernah disaksikan Kota Jiangnan! Kontras Identitas yang Ekstrem: Transformasi dari kuli bangunan berpakaian lusuh yang dihina mandor, langsung melompat menjadi Tuan Muda Besar pemilik takhta bisnis tertinggi sekaligus kultivator tak tertandingi. Kultivasi Ganda & Elemen Harem Modern: Hubungan romantis.
Read
Chapter: BAB 45
Gedung Balai Kota Jiangnan malam itu diselimuti kemegahan yang luar biasa. Lampu-lampu kristal raksasa yang menggantung di langit-langit aula utama memancarkan cahaya keemasan yang memantul di atas lantai marmer impor. Ratusan mobil mewah dari berbagai merek papan atas mengantre panjang di halaman depan, menurunkan para taipan bisnis, pejabat pemerintahan tinggi, hingga tokoh-tokoh berpengaruh dari seluruh penjuru Provinsi Jiangnan.Ini adalah perhelatan tahunan yang menjadi ajang pamer kekuasaan, kekayaan, dan koneksi politik. Di balik dentingan gelas sampanye dan alunan musik klasik yang lembut, transaksi rahasia bernilai miliaran rupiah dinegosiasikan di sudut-sudut ruangan.Di tengah kerumunan elit tersebut, perhatian semua orang mendadak tersedot ke arah pintu masuk utama saat sosok Su Qingxue melangkah masuk.Mengenakan gaun malam formal berwarna merah marun yang pas di tubuh indahnya, CEO wanita dari Su Group itu tampak layaknya seorang ratu yang turun dari singga
Last Updated: 2026-07-03
Chapter: BAB 44
Ketenangan di lantai tiga puluh enam Menara Su Group setelah tunduknya sang ratu bisnis Jiangnan tidak serta merta membuat roda takdir berhenti berputar. Sementara Kota Jiangnan menikmati kedamaian semu di bawah perlindungan tak kasat mata dari sang Master Alkemis, di belahan utara negeri—tepatnya di dalam distrik finansial paling eksklusif di ibu kota—sebuah pergerakan rahasia berskala global sedang dikoordinasikan.Menara Tianlong, sebuah mahakarya arsitektur modern setinggi seratus delapan lantai yang dilapisi kaca antipeluru dan baja titanium, berdiri kokoh sebagai simbol kekuasaan finansial dan supranatural tertinggi. Di sinilah markas pusat Tianlong Group berada, sebuah konglomerat raksasa yang tidak hanya menguasai sepertiga perputaran ekonomi negara, melainkan juga memegang kendali atas faksi-faksi kultivasi terselubung di balik bayangan pemerintahan.Di lantai tertinggi menara tersebut, di dalam sebuah ruangan kedap suara yang dijaga ketat oleh puluhan petarung bers
Last Updated: 2026-07-03
Chapter: BAB 43
Pagi hari di Kota Jiangnan mungkin baru saja dimulai dengan tenangnya riak ombak Sungai Yangtze, namun di ibu kota pusat, atmosfer di dalam Aula Pertemuan Utama Aliansi Beladiri telah berubah menjadi badai salju yang membekukan jiwa. Ruangan seluas lapangan bola itu dikelilingi oleh pilar-pilar batu marmer hitam dengan ukiran naga perak yang meliuk angkuh. Di tengah ruangan, sebuah meja bundar dari kayu jati kuno dikelilingi oleh lima orang tetua agung yang mengenakan jubah beladiri tradisional bersulam emas.Di atas meja jati tersebut, sebuah lampu indikator giok yang terhubung langsung dengan slip kehidupan (Life Slip) milik Gu Tianhai mendadak retak menjadi dua bagian, sebelum akhirnya hancur menjadi bubuk halus berwarna abu-abu.Kejadian itu menandakan satu hal yang mutlak: Kesadaran spiritual dan nyawa dari salah satu Tetua Agung Aliansi Beladiri telah lenyap sepenuhnya dari muka bumi."Mustahil... Ini benar-benar mustahil!" seorang pria tua bertubuh tambun dengan j
Last Updated: 2026-07-02
Chapter: BAB 42
Gumpalan awan hitam yang bergulung di langit perbatasan Jiangnan kini telah berputar membentuk pusaran tornado raksasa yang mengerikan. Warna fajar yang semula abu-abu remang seketika tertutup total oleh kegelapan yang pekat, menyisakan kilatan-kilatan petir berwarna emas murni yang menari liar di dalam pusaran awan. Suara gemuruhnya merayap di atas permukaan bumi, menggetarkan fondasi bangunan pabrik tua di sekitarnya hingga retakan-retakan baru bermunculan di dinding betonnya.Gu Tianhai berdiri membeku di tengah jalan aspal. Jubah sutera peraknya yang menggelembung akibat tekanan energi internal kini justru bergetar hebat. Sebagai salah satu Tetua Agung Aliansi Beladiri Ibu Kota, dia telah bertarung dengan ratusan ahli beladiri dari berbagai faksi rahasia, namun dia belum pernah menyaksikan seseorang yang mampu memanggil badai petir sektoral hanya dengan satu angkatan jari."Ini... ini bukan teknik bela diri! Ini adalah sihir terlarang!" teriak Gu Tianhai dengan suara yan
Last Updated: 2026-07-02
Chapter: BAB 41
Fajar di pinggiran utara Kota Jiangnan tidak lagi menyajikan kehangatan yang biasa. Pagi itu, kabut tebal berwarna abu-abu pekat turun menyelimuti aspal jalanan lintas provinsi, menciptakan pemandangan yang suram dan mencekam. Kabut tersebut bukanlah fenomena alam biasa, melainkan manifestasi dari benturan energi murni yang dilepaskan oleh puluhan praktisi beladiri tingkat tinggi yang sedang bersiaga di ambang pintu masuk kota.Di depan bekas gerbang pabrik baja kuno yang kini menjadi pos pemeriksaan terselubung Sekte Obat Suci, Mu Qianxue berdiri tegak. Mengenakan jubah berburu hitam legam dengan sulaman teratai emas di lengan kirinya, aura kecantikannya yang biasa tampak tertutup oleh hawa membunuh yang dingin. Di belakangnya, tiga puluh petarung elit dari faksi inti Sekte Obat Suci berdiri dalam formasi barisan yang disiplin. Tangan mereka bertumpu pada hulu pedang, sepasang mata mereka menatap tajam menembus ketebalan kabut di ujung jalan.Sejak menerima kabar dari jarin
Last Updated: 2026-07-01
Chapter: BAB 40
Hawa dingin di dalam laboratorium medis privat telah sepenuhnya mencair, digantikan oleh kehangatan sisa energi spiritual Chen Fan yang masih tertinggal di udara. Su Qingxue duduk di tepi ranjang medis, merapatkan jubah sutera putihnya. Sepasang matanya yang biasanya memancarkan keangkuhan seorang penguasa korporasi kini meredup, menatap ujung sepatu Chen Fan dengan kepasrahan yang mendalam.Keterikatan biologis yang baru saja tercipta membuat detak jantung Su Qingxue berdegup seirama dengan aura pemuda di depannya. Dia tahu, tanpa hawa hangat dari Chen Fan, tubuhnya kini hanyalah sebuah bom waktu yang siap membeku kapan saja."Mulai hari ini, tim medismu tidak boleh menyentuh atau meracik obat apa pun untukmu tanpa izin dariku," ucap Chen Fan dingin, membelakangi Su Qingxue sembari merapikan lengan kemeja flanelnya yang robek. "Jika mereka mencoba bermain pintar lagi seperti hari ini, aku tidak akan repot-repot melangkah masuk ke ruangan ini.""Aku mengerti... Master Fa
Last Updated: 2026-07-01
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status