author-banner
Didi Mawadah
Didi Mawadah
Author

Novels by Didi Mawadah

Aku Istri yang Tidak Dianggap

Aku Istri yang Tidak Dianggap

Menikah dengan pria yang begitu membencinya membuat seorang Safeea menanggung sakit yang teramat sepanjang usia pernikahan mereka. Ditambah pula kehamilan yang tidak kunjung datang menjadikan dirinya bulan-bulanan di keluarga sang suami. “Gugat cerai saya! Secepatnya!” pekik Damar di luar prediksinya, tidak pernah Safeea membayangkan untuk mempermainkan sebuah pernikahan, menikah kemudian bercerai. “Tapi kenapa?” tanya Safeea pelan, bibir bergetar saat mengatakannya. “Kamu sudah tau jawabannya,” Atas dasar apa Damar ingin bercerai? Apa yang akan Safeea lakukan untuk mempertahankan pernikahannya? Masihkah Safeea kuat menahan hinaan dan sikap kasar Damar kepadanya?
Read
Chapter: Bab 106 | Extra Part
Damar Pramudya BayanakaDisinilah aku sekarang, duduk membungkuk di dalam tahanan yang busuk, menatap pilu pada jeruji besi yang menahanku untuk menghirup udara kebebasan di luar sana. Sudah enam bulan lamanya aku mendekam di sini, tepatnya setelah aksiku yang berusaha untuk membalaskan dendam kepada Safeea dan Adriyan.Aku tidak menyangka jika akhirnya akulah yang terbakar dan hancur dalam kisah ini, kisah yang awalnya aku menjadi superior karena harta yang kumiliki, nyatanya akhir menyayat yang kualami.Selain harus mendekam selama lima tahun di penjara, aku juga kehilangan perusahaanku yang akhirnya di lelang. Aku masih tidak menyangka, perusahaan yang almarhum ayahku rintis dari nol, kini benar-benar kembali menjadi nol karena ulah dan kebodohanku yang mendarah daging.Andai dapat kuulang waktu, aku tidak akan melakukan segala kesalahan yang kulakukan dulu. Setidaknya, aku tidak akan menyakiti Safeea hingga segitu parahnya, sehingga membuat wanita yang selalu hadir dalam mimpiku t
Last Updated: 2022-11-18
Chapter: Bab 105 | Akhir
“Safeea!! Buka!!” teriaknya lagi, kali ini menggunakan kakinya untuk mendobrak pintu kamar.Safeea yang mendengar suara gebrakan dari luar membuatnya berjingkat ketakutan. Mulutnya tidak henti berdoa dan menangis, berharap bantuan segera datang untuk membantunya terlepas dari manusia yang paling tidak ingin dirinya temui di muka bumi ini.“Safeea!! Buka! Jangan buat aku murka! Kamu harus tanggung jawab sekarang juga!!”“Tanggung jawab apa yang anda maksud, Bapak Damar?”=========== Berbekal ijin yang dia dapatkan dari Adriyan untuk membawa Safeea ke Mall, Tiara datang bermaksud untuk menjemput Safeea bersama Gianira dan ketiga anaknya. Namun, saat turun dari mobil dan mendapati pintu rumah Safeea terbuka, membuat Tiara curiga jika ada hal buruk yang terjadi.Dirinya berjalan cepat ke dalam rumah bersama Gianira, setelah sebelumnya meminta ketiga anak-anak Riza tersebut menunggu di dalam mobil. Tiara khawatir terjadi sesuatu di dalam rumah, sehingga dirinya berinisiatif menyuruh anak-
Last Updated: 2022-10-29
Chapter: Bab 104 | Serangan
Pagii semuaa 😍🤗Maaf Euy baru bisa up lagi, qodarullah keadaan kurang fit ditambah file bab baru yang siap up malah hilang karena enggak sengaja ketiban file baru jadi harus ngumpulin niat dulu untuk ketik ulang kemarin kemarin tuh 🤭Oia, ini satu bab menjelang bab terakhir yang Insya Allah ku posting besok atau lusa ya ..Selamat membaca ✌️✌️========= Benar kata pepatah yang mengatakan, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Bukan kurir yang datang melainkan tamu tidak diundang, pria yang ingin paling tidak ingin kutemui di dunia ini justru datang menemuiku di rumah.“Hai, Saf. Apa kabar?”============ Tanpa menjawab aku langsung berusaha untuk menutup pintu rumah, tetapi tenaga Mas Damar lebih kuat, sehingga dengan mudah menerobos masuk hanya dengan sedikit dorongan yang dia lakukan.Aku yang sadar saat ini hanya seorang diri di rumah tidak dapat berbuat apapun, asisten rumah tangga yang mas Essa pekerjakan baru saja pulang hampir setengah jam yang lalu. Lingkungan
Last Updated: 2022-10-27
Chapter: Bab 103 | Hamil
Hai, ada sedikit bocoran. Ini sudah mendekati akhir lho 🤗=====Jangan tanya aku mendapatkan info darimana, karena tentu dengan mudah aku mengakses informasi tersebut dari sepupuku yang seorang bisnisman ulung namun kurang beruntung di dunia percintaannya.“Mas,”“Ya, ada apa, Sayang?” tanyaku, saat mendapati Zahra keluar dari toilet kamar kami.“I have surprise for you,” bisiknya, sambil memberikan sebuah kotak beludru berwarna biru. Kurasa isinya jam tangan? ========= “Apa nih, Sayang?” tanyaku heran, seingatku aku tidak sedang berulang tahun maupun ada hari spesial hari ini, lalu mengapa tiba-tiba Zahra memberikan surprise? Ditambah lagi dirinya memegang kamera dan menyalakan fitur merekam saat memberikan kotak beludru tersebut.“Buka aja!”“Aku sedang tidak melewatkan hari spesial kita, kan?” selidikku, karena heran melihat Zahra terus tersenyum ke arahku. Sebelah tangannya masih sibuk memegang ponsel yang diarahkan ke arahku.“Enggak, Sayang. Ini surprise spesial dari aku buat
Last Updated: 2022-10-24
Chapter: Bab 102 | Bangkrut
Aku kembali menghubungi Jerryan, memintanya untuk mendesak Safeea menghentikan kegiatan bodohnya tersebut. Namun, aku justru mendapat berita yang lebih mencengangkan. Jerryan mengatakan tidak dapat mengubungi Tiara karena panggilannya selalu dialihkan. Selain itu, Jerryan memberitau jika ada seseorang dengan akun Instegrem Adl.ya membuat pengakuan jika dia adalah saksi dari seluruh kebenaran yang Safeea katakan. Dan aku sangat hafal, siapa orang di balik akun Adl.ya tersebut. ============= Kurasakan seluruh persendianku melemas karena kabar yang Jerryan sampaikan. Bagaimana bisa Adelya bersekongkol dengan Safeea untuk menyerangku malam ini? Bukankah selama ini Adelya begitu membenci Safeea? Bahkan menurut Bagus, dirinya mendapat informasi jika Adelya sempat menyerang Safeea ketika di rumah sakit kemarin, karena menganggap Safeea sebagai penyebab aku menjatuhkan talak kepadanya.Dengan mata membulat aku menyaksikan lagi live dari layar ponselku yang lain, melihat bagaimana kali ini
Last Updated: 2022-10-23
Chapter: Bab 101 | Serangan Balik
“Selama pernikahan juga mas Damar tidak pernah sekalipun memberikan nafkah bathin kepada saya, kecuali di malam terakhir sebelum akhirnya saya putuskan untuk menyerah. Dia meminta saya melayaninya tapi ...,” kalimatku terputus, rasanya aku tidak sanggup untuk mengungkit kembali kisah pahit pada malam itu. Tangisku mulai pecah, Mas Essa sibuk menenangkanku, merangkulku dengan hangat.=============== Mbak Gia memberikan ku segelas air putih yang langsung kuteguk hingga habis setengahnya. Tubuhku masih bergetar tiap kali mengingat peristiwa jahanam yang mas Damar perbuat kepadaku. Perbuatan tidak tau malu yang dilakukan dengan penuh pemaksaan. Memperlakukanku laiknya binatang jalang yang sesuka hatinya dia perlakukan sekasar dan sehina yang dia inginkan.[Lanjutin dong ceritanya! Penasaran, nih][Gila, jadi hampir sepekan ini kita di bohongin sama si Damar?][Dasar cowok playing victim, manipulatif!][Spill selingkuhannya dong, Kak!][Keluarganya enggak tau kalau kelakuan anaknya kay
Last Updated: 2022-10-21
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

Gianira dan kedua putranya harus mengalami berbagai hal pilu karena kemiskinan hidup yang harus mereka lakoni. Penderitaan bertambah saat Jazirah, pria yang disebut sebagai suami dan ayah tersebut menghilang tanpa kabar. “Dasar anak enggak tau diri! beraninya kamu mencuri roti di warungku?!” terdengar suara teriakan dari bude Rum, pemilik warung klontong di dekat rumahku. “Ampun, Bude, ampun,” Ya Allah, itu suara anakku, Langit. Bagaimana kelanjutan hidup Gianira dan anak-anaknya ke depan tanpa sosok pria yang selama ini menjadi pelindung mereka? Kemana sebenarnya Jazirah? Apakah Gianira dan kedua putranya mampu bertahan di tengah badai cobaan hidup?
Read
Chapter: Extra Part
Gianira AzizahTidak pernah terbayangkan sebelumnya aku bisa memiliki suami siaga yang begitu mencintai dan menyayangiku. Di kehamilanku yang menginjak sembilan bulan, Mas Riza semakin bertambah perhatian terhadapku. Hampir setiap saat Mas Riza menanyakan bagaimana keadaanku dan calon anak kami yang berada nyaman dalam rahimku.Sebisa mungkin Mas Riza akan menemani kemanapun aku akan pergi, termasuk hari ini, saat akhirnya cabang kedua dari Rumah Makanku berhasil dibuka dan diresmikan. Mas Riza senantiasa mendampingiku yang sudah mulai kepayahan dengan kondisi perut yang semakin membuncit.Sesuai prediksi yang mas Dhanis katakan saat terakhir kali kami berlibur di Bali, ketika itu Mas Dhanis mengatakan jika tidak sampai dua perkan dari pertengkaranku dan Mas Riza, aku akan segera hamil, dan benar saja semua itu terbukti dengan naik turunnya emosiku kala itu.Aku yang curiga karena sering sekali merasa pusing dan mual, selain itu kondisi psikisku yang naik turun sehingga sering sekali
Last Updated: 2026-07-20
Chapter: Bab 112 | Selesai
Aku suka saat Mas Riza membelaku di hadapan wanita tersebut. Aku semakin mengeratkan pegangan tanganku di lengan Mas Riza yang sudah pasti telihat olehnya. Biarlah, aku tidak pernah mencari masalah dengan orang lain, tapi jika ada yang memulainya lebih dulu, aku pastikan diriku tidak akan diam saja.============= Aku tersenyum senang kala Gianira memberikan perkataan yang mampu membuat seorang Niryala terdiam dan tidak dapat membalikannya kembali. Terlihat sekali Gianira bukan sembarang wanita, dirinya memang pendiam dan lembut, tapi dia akan bertindak di saat yang tepat, sama seperti yang dirinya lakukan tadi saat membela harga dirinya sebagai seorang istri. Aku memang tidak salah memilihnya dan bertahan bersamanya.Niryala pergi setelah akhirnya Gianira membuatnya tidak berkutik sedikitpun, begitupun dengan Tiara yang saat itu tiba-tiba datang menghampiri kami. Di saat itu Gianira langsung memperkenalkannya sebagai saudara kembar bundanya. Tiara sempat menangis karena akhirnya bisa
Last Updated: 2026-07-20
Chapter: Bab 111 | Keputusan
“Gi, Sayang, mas minta maaf, Ya! kamu mau kan kasih kesempatan buat, Mas?” bisikku di sela-sela suara tangisnya.Gianira tidak menjawab, tapi kurasakan tangannya merespon, dia balik memelukku begitu erat. Aku bersorak dalam hati, mengucapkan syukur tiada henti, karena ini adalah kemajuan yang amat baik. Gianira sudah bersedia memelukku, tandanya dia bersedia memaafkanku, bukan?============= Cukup lama kami berada pada posisi ini, saling memeluk tanpa bicara apapun, hanya deru nafas dan sesekali isakan tangis Gianira yang terdengar. Aku tau hal ini tidaklah mudah bagi Gianira, cobaan yang dirinya alami sangat berat untuk ukuran awal pernikahan. Aku yakin wanita lain juga akan melakukan hal yang sama seperti Gianira lakukan ketika mengalami hal sulit ini, atau bahkan mungkin bisa lebih parah dari yang dia lakukan, mengumbar aib rumah tangganya di media sosial contohnya.Tapi Gianira-ku adalah wanita sholehah, seberat apapun dirinya kecewa terhadapku, Gianira akan tetap berusaha menjag
Last Updated: 2026-07-20
Chapter: Bab 110 | Dimaafkan
Gianira hanya diam, tidak melakukan apapun. Tiba-tiba aku teringat perkataan bijak yang pernah kubaca, jika titik lelah seorang wanita adalah saat dirinya diam seribu bahasa. Dia tidak akan lalgi meminta apalagi menuntut kamu melakukan sesuatu seperti yang dia mau. Dia memili diam membebaskanmu melakukan apa saja demi mengindari perdebatan yang sia-sia, dan itu artinya dia sudah pada level terserah yang paling parah.============== Buru-buru aku melepas pelukanku, memegang wajahnya dengan kedua tanganku. Aku telisik wajahnya yang basah dengan air mata, netranya yang terlihat enggan menatapku balik. Aku mencari-cari yang kubutuhkan dari matanya, cukup lama, hingga akhirnya aku tersadar jika yang kuharapkan masih ada di sana. Aku melihat masih ada cinta di mata Gianira untukku, tandanya jika aku berusaha dengan keras untuk membuktikan jika tidak ada yang lain di hatiku selain dia, kuyakin Gianira pasti akan mau memaafkanku.“Gi, Sayang, tolong bicaralah! Kamu boleh marahin aku, maki-m
Last Updated: 2026-07-20
Chapter: Bab 109 | Hampa
Gianira hanya diam, tidak melakukan apapun. Tiba-tiba aku teringat perkataan bijak yang pernah kubaca, jika titik lelah seorang wanita adalah saat dirinya diam seribu bahasa. Dia tidak akan lalgi meminta apalagi menuntut kamu melakukan sesuatu seperti yang dia mau. Dia memili diam membebaskanmu melakukan apa saja demi mengindari perdebatan yang sia-sia, dan itu artinya dia sudah pada level terserah yang paling parah.============== Buru-buru aku melepas pelukanku, memegang wajahnya dengan kedua tanganku. Aku telisik wajahnya yang basah dengan air mata, memandang netranya yang terlihat enggan menatapku balik. Aku mencari-cari yang kubutuhkan dari matanya, cukup lama, hingga akhirnya aku tersadar jika yang kuharapkan masih ada di sana. Aku melihat masih ada cinta di mata Gianira untukku, tandanya jika aku berusaha dengan keras untuk membuktikan jika tidak ada yang lain di hatiku selain dia, kuyakin Gianira pasti akan mau memaafkanku.“Gi, Sayang, tolong bicaralah! Kamu boleh marahin a
Last Updated: 2026-07-20
Chapter: Bab 108 | Diamnya Gianira
Aku menarik nafas panjang dan mengeluarkannya perlahan. Jadi benar yang ibu katakan kemarin saat membangunkan ku sholat subuh? Jika wajah Gia murung dan seperti habis menangis? Tapi karena apa? bukankah masalah kami baru dimulai pagi tadi saat dirinya memergokiku di pantai bersama Niryala? Ataukah ada kesalahan lain yang aku tidak sadar sudah melakukannya? Tapi apa?============ Tidak banyak yang tau jika selain memiliki Warung Makan di Cianjur aku juga telah memiliki sebuah rumah sederhana di Jakarta. Rumah yang kubeli dari hasil keuntungan Warung Makanku berada di bilangan Jakarta Barat.Aku membelinya dengan bantuan mas Dhanis, saat itu aku mengatakan jika ingin memiliki sebuah rumah tetapi tidak di kampung, karena khawatir akan direcoki mas Jazirah dan Keluarganya. Kemudian mas Dhanis mengabari jika memiliki teman yang ingin menjual rumahnya dengan harga miring karena sedang membutuhkan uang dengan cepat. Melalui diskusi singkat dengan Ibu, aku akhirnya mengiyakan tawaran mas Dh
Last Updated: 2026-07-20
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status