author-banner
Dewi masitoh
Dewi masitoh
Author

روايات بقلم Dewi masitoh

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

IG Berlian_author Hal gila yang dilakukan Yasmine, tanpa sengaja mengirim foto membuat dirinya terjerat oleh dosennya sendiri. Skandal yang ia buat membuat terjerumus lebih dalam. Yasmine dimanfaatkan dosen itu untuk kepentingan pribadi. Akankah Yasmine akan jatuh cinta kepada dosen dingin?
قراءة
Chapter: 207. Resign
Sampai di lantai bawah, ada seorang wanita menor yang berdiri di depan resepsionis. Reno menghela napas saat melihat wanita itu. “Kekeh sekali dia,” batin Reno mengkode resepsionis jangan sampai Amara tahu.Resepsionis mencoba mengajak Amara ngobrol. Sampai di mana ponsel yang wanita itu genggam berdering. “Halo!” Amara memutar tubuhnya ke arah timur di mana pintu utama terlihat. “Reno!” teriak Amara lalu mengejar pria itu. Reno pun berlari ke arah mobil yang sudah disiapkan satpam. Amara terjatuh karena mengejar Reno. “Akh!” Amara berteriak sambil kesakitan. “Nona mau saya bantu?” Bapak satpam tua mendekati. “Nggak perlu!” balas Amara kesal. Reno di dalam mobil tertawa melihat wanita itu di lantai tak berdaya. Pria itu pun pergi begitu saja, meninggalkan wanita tak berdaya.“Kamu ya! Saya sudah bilang jangan sentuh aku!” omel Amara kepada satpam yang ingin membantu. Tiga wanita tak jauh dari Amara hanya melihat wanita itu yang terlihat tidak baik. Ngomel tanpa jeda melihat s
آخر تحديث: 2026-07-08
Chapter: 206. Venya Kembali
“Kamu nyindir aku!” Amara terbawa perasaan. “Loh, siapa yang nyindir? Terasa tersindir?” tanya Venya dengan nada mengejek. Venya melihat aura Amara saja sudah bisa menebak aura pelakor. Amara makin emosi mendengar pertanyaan Venya. “Lalu siapa lagi? Di sini memakai bulu-bulu cuma aku!” Amara menatap sinis. “Suamiku, lihat itu.” Venya melihat kemoceng yang dibawa OB. “Lucu sekali.” Leo tertawa lalu membawa Venya pergi. Amara jengah sekali. Banyak melihat kejadian ini yang membuat dirinya terasa hina. “Kalian!” Amara membentak sambil menahan amarah. “Sayang, ayo! Aku terlambat masuk nanti,” sela Venya sambil menarik tangan Leo. “Baiklah!” Leo tanpa menanggapi Amara yang sudah kalang kabut sendiri. Di dalam lift, Venya mulai kepo. Amara itu siapa? Kenapa wanita itu memaksa ingin bertemu dengan Reno. “Jujur sama aku!” Venya menghimpit tubuh Leo ke dinding lift. “Jujur apanya?” Leo berpura-pura tidak mengerti. “Wanita gila tadi siapa?” Lirikan tajam dari mata Venya
آخر تحديث: 2026-05-10
Chapter: 205. Bulu-Bulu
Amara kembali ke rumahnya. Tanpa wanita itu sadari, Sesil memperhatikan dari lantai dua. “Wanita Gila! Sudah lama tidak terlihat, sekarang di sini.” Sesil mencoba menghubungi sang kakak. ***Yasmine sudah tertidur pulas karena kelelahan. Reno baru saja akan merebahkan tubuhnya. Drrt … drrt … Ponselnya bergetar, pria itu melihat nama Sesil di sana layar ponsel. Reno dengan malas mengangkat telepon dari wanita itu.“Apa?” Reno dingin.“Amara ke rumah.” Sesil tanpa basa-basi.“Terus!” bentak Sesil kesal.Reno langsung menjauhkan teleponnya dari telinga. Ia buru-buru keluar kamar agar tidak menggangu Yasmine tidur.“Terus aku harus apa?” Reno bingung.“Ya Tuhan! Larang dia ke rumah ‘lah!” omel Sesil tanpa takut.“Aku saja tidak tahu nomor Wanita Gila itu!” Reno meninggikan suaranya.“Astaga! Tadi aku usir, dan aku bilang Kakak di rumah Kakak sendiri. Hati-hati Istrimu ngamuk, lihat Amara.” Tut … tut …Telepon mati begitu saja. Membuat pria itu kesal.“Tidak sopan!” bentak Reno ia lan
آخر تحديث: 2026-03-11
Chapter: 204. Amara Syok
“Iya.” Andri terdengar pasrah.Venya mendekati sang mertua. Ia mencoba berbicara dari hati ke hati. “Papa,” ucap Venya dengan lembut kini. “Iya.” Andri menatap sang menantu yang duduk di hadapannya. “Papa menangisi perempuan seperti itu?” Venya meremehkan Andri dengan tatapannya itu. Soft spoken sekali Venya itu. Kelembutan wanita itu membuat Andri sadar. Ucapannya mampu menusuk relung hati yang paling dalam.“Mama cukup lama mengenal dia, ternyata begitu.” Andri sedikit menyesalinya. “Papa nanti akan aku carikan wanita yang sesuai untuk Papa.” Venya tersenyum. “Gadis?” sahut Leo yang penasaran dengan ucapan sang istri.“Enaknya temenku ‘lah! Masak temenku.” Venya melirik sinis. “Ayo, ke kantor. Kita telat.” Leo melihat di jam tangannya.***Keesokan harinya, tanpa terasa di Jepang urusan sudah selesai. Mereka berempat kembali ke Konoha. Sampai di bandara Yasmine membeku sesaat.“Kenapa Sayanh?” tanya Reno melihat sang istri tidak bergerak. “Itu.” Yasmine menunjuk ke arah dua
آخر تحديث: 2026-02-16
Chapter: 203. Pulang?
Tring …Wajah Sesil merasa senang karena ia tahu tidak mungkin kakak iparnya akan marah. Reno menatap penuh harap. “Gimana?” tanya Reno.“Aman aku sudah tahun apa yang dia inginkan.” Sesil berdiri. “Main ke mana?” tanya Reno lagi. “Eh, kamu nggak bilang aku nyuruh kamu tanya, ‘kan?” Reno memastikan. “Nggaklah, Kak.” Sesil menarik Reno agar mengikuti.Sesil mengajak Reno untuk memesan makanan ke pihak hotel. Sesil bercakap-cakap di telepon. Reno hanya mengangguk saja. “Selesai,” ucap Sesil. “Buat Yasmine apa tadi?” Reno masih belum paham. “Sup Miso, cocok untuk ibu hamil.” Sesil tahu jika sang kakak ipar suka yang berkuah. “Apa itu?” sahut Dimas mendengar namanya saja sudah membuat lapar. “Sup Miso (Miso Soup) adalah hidangan sup tradisional Jepang yang berbahan dasar kaldu dashi yang dicampur dengan pasta miso (pasta kedelai fermentasi). Sup ini merupakan makanan pendamping pokok dalam diet Jepang yang sering disajikan sebagai sarapan atau pendamping menu utama karena rasanya
آخر تحديث: 2026-01-30
Chapter: 202. Rumitnya Wanita
Sampai di bandara Yasmine merasa bersalah. Reno yang menyeret koper sendirian. “Aku bantu ya,” ucap Yasmine ingin mengambil alih koper besar di tangan kiri pria itu. “Jangan aneh-aneh. Ini berat, Yasmine.” Reno dengan tegas.“Aku mau bantu,” lirih Yasmine.“Cukup kamu diem, nggak merepotkan saja itu buat aku sudah senang, Sayang.” Reno yang menghentikan langkahnya.“Beneran?” Suara lembut Yasmine yang terdengar imut membuat Reno merasa gemas.“Iya.” Reno memeluk Yasmine sesaat di tengah kerumunan.“Baiklah.” Wanita itu tersenyum sangat manis.Dimas dan Sesil merasa geli sendiri melihat pasutri itu. Padahal, mereka juga tidak kalah mesra. “Eh, itu private car kita.” Dimas menunjuk ke arah mobil. Mereka pergi ke sana. Yasmine lagi-lagi mual kembali. “Huek!” Wanita muntah di pinggir trotoar. “Kamu masih kuat nggak?!” Sesil panik.“Masih kok.” Yasmine tersenyum tawar.Reno langsung membukakan pintu. Pria itu membawa masuk ke dalam mobil sang istri. Yasmine langsung bersandar di kurs
آخر تحديث: 2026-01-27
sew masitoh

sew masitoh

Bellanca Saputri dia gadis manis nan cantik, Bellanca juga mempunyai kembaran yang bernama Bellinca Saputri. Hidup mereka berpisah selama belasan tahun karena kedua orang tua mereka bercerai. Bellanca hidup di Indonesia bersama sang mama, sedangkan Beliinca hidup di luar negri bersama sang papa. Suatu ketika Bellanca datang mencari keberadaan Bellinca yang tinggal bersama sang papa. Entah tujuannya apa, alasan Bellanca mencari keberadaan Bellinca. Kenyataan pahit telah Bellinca dapat yaitu kematian Bellanca di kamar tidurnya, disaat kepulangan dirinya dari sekolah. Misteri apa yang terjadi sebenarnya, sampai Bellinca menyamar menjadi Bellanca. Untuk mencari tahu alasan kematian kembarannya karena bunuh diri?
قراءة
Chapter: 6.
"Kabari aku, segera. Aku akan pergi ke rumah sakit, untuk menjenguk Mama." Luis berdiri lalu pergi."Apa kamu!" Rosa pergi meninggalkan Leo yang sendirian di ruangan Luis."Sensitif banget, jadi perempuan. Apa lagi PMS." Leo masih setia duduk di sofa.Setelah menggerutu Leo mengambil ponselnya di dalam saku celana. Leo lalu menelepon Riko terlebih dahulu untuk membantunya untuk menyelidiki kasus penyerangan Rosa. Berkali-kali menelepon Riko tidak diangkat membuat Leo sedikit kesal."Halo!" Leo sedikit meninggi."Kenapa, Le." Riko dengan santai."Ke mana aja, sih? Di telepon dari tadi nggak diangkat.""Sorry, aku lagi tugas penyelidikan. Soalnya habis ada pembunuhan.""Tuan Luis, meminta kamu menyelidiki sesuatu.""Di mana?" tanya Riko mulai antusias."Di rumah sakit Ahmad Yani, di bagian dokter tulang. Aku tidak mau tahu, kamu harus selidiki itu, nama pasien yang berobat, adalah Resa dan Bella."Tut! Tut!Telepon yang dimatikan oleh Leo begitu saja membuat Riko kesal, menurutnya tidak
آخر تحديث: 2022-11-10
Chapter: 5.
"Kabari aku, segera. Aku akan pergi ke rumah sakit, untuk menjenguk Mama." Luis berdiri lalu pergi."Apa kamu!" Rosa pergi meninggalkan Leo yang sendirian di ruangan Luis."Sensitif banget, jadi perempuan. Apa lagi PMS." Leo masih setia duduk di sofa.Setelah menggerutu Leo mengambil ponselnya di dalam saku celana. Leo lalu menelepon Riko terlebih dahulu untuk membantunya untuk menyelidiki kasus penyerangan Rosa. Berkali-kali menelepon Riko tidak diangkat membuat Leo sedikit kesal."Halo!" Leo sedikit meninggi."Kenapa, Le." Riko dengan santai."Ke mana aja, sih? Di telepon dari tadi nggak diangkat.""Sorry, aku lagi tugas penyelidikan. Soalnya habis ada pembunuhan.""Tuan Luis, meminta kamu menyelidiki sesuatu.""Di mana?" tanya Riko mulai antusias."Di rumah sakit Ahmad Yani, di bagian dokter tulang. Aku tidak mau tahu, kamu harus selidiki itu, nama pasien yang berobat, adalah Resa dan Bella."Tut! Tut!Telepon yang dimatikan oleh Leo begitu saja membuat Riko kesal, menurutnya tidak
آخر تحديث: 2022-11-10
Chapter: 4.
"Kabari aku, segera. Aku akan pergi ke rumah sakit, untuk menjenguk Mama." Luis berdiri lalu pergi."Apa kamu!" Rosa pergi meninggalkan Leo yang sendirian di ruangan Luis."Sensitif banget, jadi perempuan. Apa lagi PMS." Leo masih setia duduk di sofa.Setelah menggerutu Leo mengambil ponselnya di dalam saku celana. Leo lalu menelepon Riko terlebih dahulu untuk membantunya untuk menyelidiki kasus penyerangan Rosa. Berkali-kali menelepon Riko tidak diangkat membuat Leo sedikit kesal."Halo!" Leo sedikit meninggi."Kenapa, Le." Riko dengan santai."Ke mana aja, sih? Di telepon dari tadi nggak diangkat.""Sorry, aku lagi tugas penyelidikan. Soalnya habis ada pembunuhan.""Tuan Luis, meminta kamu menyelidiki sesuatu.""Di mana?" tanya Riko mulai antusias."Di rumah sakit Ahmad Yani, di bagian dokter tulang. Aku tidak mau tahu, kamu harus selidiki itu, nama pasien yang berobat, adalah Resa dan Bella."Tut! Tut!Telepon yang dimatikan oleh Leo begitu saja membuat Riko kesal, menurutnya tidak
آخر تحديث: 2022-11-10
Chapter: 3.
"Kabari aku, segera. Aku akan pergi ke rumah sakit, untuk menjenguk Mama." Luis berdiri lalu pergi."Apa kamu!" Rosa pergi meninggalkan Leo yang sendirian di ruangan Luis."Sensitif banget, jadi perempuan. Apa lagi PMS." Leo masih setia duduk di sofa.Setelah menggerutu Leo mengambil ponselnya di dalam saku celana. Leo lalu menelepon Riko terlebih dahulu untuk membantunya untuk menyelidiki kasus penyerangan Rosa. Berkali-kali menelepon Riko tidak diangkat membuat Leo sedikit kesal."Halo!" Leo sedikit meninggi."Kenapa, Le." Riko dengan santai."Ke mana aja, sih? Di telepon dari tadi nggak diangkat.""Sorry, aku lagi tugas penyelidikan. Soalnya habis ada pembunuhan.""Tuan Luis, meminta kamu menyelidiki sesuatu.""Di mana?" tanya Riko mulai antusias."Di rumah sakit Ahmad Yani, di bagian dokter tulang. Aku tidak mau tahu, kamu harus selidiki itu, nama pasien yang berobat, adalah Resa dan Bella."Tut! Tut!Telepon yang dimatikan oleh Leo begitu saja membuat Riko kesal, menurutnya tidak
آخر تحديث: 2022-11-10
Chapter: 2.
"Kabari aku, segera. Aku akan pergi ke rumah sakit, untuk menjenguk Mama." Luis berdiri lalu pergi."Apa kamu!" Rosa pergi meninggalkan Leo yang sendirian di ruangan Luis."Sensitif banget, jadi perempuan. Apa lagi PMS." Leo masih setia duduk di sofa.Setelah menggerutu Leo mengambil ponselnya di dalam saku celana. Leo lalu menelepon Riko terlebih dahulu untuk membantunya untuk menyelidiki kasus penyerangan Rosa. Berkali-kali menelepon Riko tidak diangkat membuat Leo sedikit kesal."Halo!" Leo sedikit meninggi."Kenapa, Le." Riko dengan santai."Ke mana aja, sih? Di telepon dari tadi nggak diangkat.""Sorry, aku lagi tugas penyelidikan. Soalnya habis ada pembunuhan.""Tuan Luis, meminta kamu menyelidiki sesuatu.""Di mana?" tanya Riko mulai antusias."Di rumah sakit Ahmad Yani, di bagian dokter tulang. Aku tidak mau tahu, kamu harus selidiki itu, nama pasien yang berobat, adalah Resa dan Bella."Tut! Tut!Telepon yang dimatikan oleh Leo begitu saja membuat Riko kesal, menurutnya tidak
آخر تحديث: 2022-11-10
Chapter: 1. Ulang Tahun
“Andin ini undangan untuk kamu, jangan lupa datang," ucap Elsa. "Duh, Buk. Ini undangan di luar kota, sepertinya saya tidak bisa datang, Bu." Andin menolak halus sambil membenarkan kacamatanya. "Kamu jika tidak datang awas, ya. Tahun lalu kamu sudah tidak datang, ini tidak datang lagi," omel Elsa. Andin hanya diam saja melihat Elsa pergi dari hadapannya. Andin gadis tertutup teman di kantor saja hanya Nuna. Mana ada karyawan yang mau berteman dengan gadis cupu dan wajah Andin penuh jerawat. "Hei, ayo ke kantin," ajak Nuna yang menghampiri meja kerja Andin. "Emb, nggak semangat makan, Nun." Andin menaruh kepalanya di atas meja. “Apa sih, nggak lucu deh, kamu itu. Ayo, makan nanti aku bantu pecahin masalah kamu,” ucap Nuna yang menenangkan hati Andin. “Bener, ya! Nggak bohong!” Andin langsung berdiri. Mereka berdua pun langsung ke kantin kantor untuk makan siang. Nuna tidak mengetahui masalah Andin jika mengetahui pasti akan menolak membantu. Elsa itu sangat mengerikan sebagai bo
آخر تحديث: 2022-11-10
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status