Jalan Sunyi sang Pendekar
Dengan ketenangan, kutapaki jalan sunyi di tengah dunia yang bising oleh ambisi.
Dengan ketenangan, kugenggam pedang bukan untuk membunuh, tetapi untuk melindungi.
Dengan ketenangan, kuhadapi para penguasa kekuatan tanpa menyimpan dendam dan kebencian.
Dengan ketenangan, kulewati cobaan, luka, dan kehilangan, tanpa kehilangan arah.
Dengan ketenangan, kutulis kisahku di dunia persilatan—kisah tentang seorang anak pendekar yang menemukan kekuatan di jalan sunyi, “Jalan Sunyi sang Pendekar”.
0==(:::::::::::::::::::::::::::»
Tingkatan Kulitivasi
-Ranah Dasar
-Ranah Lanjutan
-Ranah Tinggi
-Ranah Ksatria
-Ranah Legenda
Leer
Chapter: Bab 73 - Melodi Ketenangan"Aku tidak yakin apakah aku masih diterima atau tidak di sana." Yin Yao menundukkan kepalanya. Bayangan cahaya itu menepuk pundak Yin Yao dengan pelan. "Kau tenang saja. Soal itu, aku yang akan mengurusnya.""Kenapa kau masih ingin membantuku sampai sejauh ini?" tanya Yin Yao."Karena aku seorang pengembara yang ingin menghapus semua jejak kegaduhan di setiap langkah yang kulewati," jawab bayangan cahaya itu.Yin Yao terdiam beberapa saat. Ia mencoba mencerna maksud dari perkataan itu, tetapi semakin dipikirkan justru semakin membingungkan."Menghapus jejak kegaduhan?" ulangnya. "Aku tidak mengerti."Bayangan cahaya Luo Yi tersenyum tipis. "Kegaduhan tidak selalu berupa suara pertengkaran atau peperangan," katanya tenang. "Ada kegaduhan yang lahir dari kebencian, penyesalan, ketakutan, dan luka di dalam hati manusia."Yin Yao tertegun. Ia akhirnya mengerti bahwa kegaduhan yang dimaksud bayangan cahaya itu adalah luka yang selama ini ia simpan di dalam hatinya.Melihat perubahan raut
Última actualización: 2026-06-14
Chapter: Bab 72 - Cahaya Vs KegelapanBayangan cahaya Luo Yi itu langsung membuat segel tangan, mengaktifkan Formasi Perisai Cahaya. Seketika itu juga, kubah yang memancarkan cahaya lembut terbentuk, melindungi Yin Yao dan mempertahankan bentuk replika bayangan cahaya Luo Yi dari aura mematikan yang dipancarkan iblis itu."Tidak sakit lagi ...." Yin Yao menghela napas lega. Ia memperhatikan kubah cahaya itu beberapa saat sebelum akhirnya menegakkan tubuh dan menoleh ke arah bayangan Luo Yi yang berdiri tenang di sampingnya. "Apakah benar kau hanya bayangan?" tanya Yin Yao. "Bagaimana mungkin bayangan sepertimu bisa membuat formasi sekuat ini?"Bayangan cahaya itu menjawab dengan tenang. "Meski aku hanya bayangan, tetapi aku adalah replika tubuh asli yang dibentuk dengan cahaya murni dari alam. Selama cahaya dalam hati seseorang belum padam, kegelapan tidak akan pernah bisa menang.""Omong kosong!" kata Iblis itu yang kini masih melayang di udara, matanya menatap formasi yang memancarkan cahaya lembut itu, menimbang daya
Última actualización: 2026-06-07
Chapter: Bab 71 - Masa Lalu Yun Xiao Part 5"Guru, bertahanlah!" kata Yun Xiao seraya menyalurkan Qi pada luka gurunya, memadatkannya agar pendarahan berhenti.Zhang Hao mengangkat tangan kanannya. Meski kondisinya sangat lemas, ia tetap menggerakkan tangan itu dan menggengangam pergelangan Yun Xiao yang sedang menyembuhkan luka di dadanya. "Simpan saja energimu untuk pulang dengan selamat, Xiao'er!" kata Zhang Hao dengan suara lemah. Yun Xiao menggeleng. "Tidak! Aku harus menyelamatkanmu.""Aku ... tidak akan bertahan lama.""Kau kuat. Kau pasti bisa bertahan!" Tangan Yun Xiao bergetar hebat saat mengatakan itu.Zhang Hao tidak berkata apa-apa lagi. Ia hanya tersenyum untuk mengurangi rasa khawatir muridnya. Namun, beberapa saat kemudian, matanya menutup dengan pelan. Napas dan detak jantungnya berhenti saat itu juga. "Guruuuuuu!" Tangis Yun Xiao pecah seketika. Tubuhnya terguncang hebat, membiarkan air matanya jatuh membasahi wajah pucat gurunya yang kini terbujur kaku di pangkuannya.Sore itu, di bawah langit yang mulai
Última actualización: 2026-05-20
Chapter: Bab 70 - Masa Lalu Yun Xiao Part 4Zhang Hao mengeratkan genggamannya pada kristal itu. "Jangan mimpi!"Tiba-tiba tubuhnya menghilang setelah mengatakan itu.Tiga pria berjubah hitam yang mengepung Zhang Hao membelalakkan matanya sebelum celingukan ke segala arah."Itu dia!" Salah satu dari mereka menunjuk ke arah Zhang Hao yang kini telah berada di dekat Yun Xiao. "Bunuh dia sebelum kekuatannya pulih!"Ketiga pria itu melesat ke arah Zhang Hao dan Yun Xiao seraya menghunuskan senjata masing-masing—pedang, sabit besar, dan tombak yang telah dialiri Qi hitam."Guru!" Yun Xiao hendak meloncat untuk menghindar, tetapi Zhang Hao menahannya, memberi isyarat padanya untuk tetap tenang.Namun, dalam jarak tujuh tombak sebelum mereka sampai ....DUAR!"Aaaaa!"Ketiga pria berjubah hitam itu terpental dua puluh tombak. Dua orang berhasil menancapkan tombak dan sabit ke tanah untuk mengerem, sementara yang lain tubuhnya menghantam tanah gunung, menggelinding tak terkendali hingga menabrak batu.Pria berjubah hitam yang membawa s
Última actualización: 2026-05-13
Chapter: Bab 69 - Masa Lalu Yun Xiao Part 3Zhang Hao mengalirkan Qi-nya ke telapak kaki, mengaktifkan Teknik Langkah Bayangan Bulan, lalu berlari ke arah bangau raksasa itu dengan cepat.Setiap langkah ke sepuluh, sebuah replika bayangan yang menyerupai dirinya muncul dan berpencar untuk menyerang bangau itu dari segala arah.Melihat itu, bangau raksasa itu tidak tinggal diam. Beast seratus ribu tahun itu langsung melesat ke udara untuk menghindari serangan sekaligus memikirkan strategi untuk menyerang balik.Namun, dalam waktu dekat itu, Zhang Hao telah berhasil membuat seratus bayangan. Dengan kompak, ia dan seratus bayangannya membuat segel tangan, mengaktifkan Formasi Seratus Bayangan Bulan yang membentang dengan skala empat ratus tombak persegi.Karena formasi tersebut terbentuk dengan sangat cepat, bangau raksasa itu tidak memiliki kesempatan untuk kabur dan terkurung di dalam formasi.'Apa yang orang ini rencanakan?' pikir bangau raksasa itu. 'Kenapa dia mengurungku dengan formasi sebesar ini?'Tanpa berpikir lebih lanj
Última actualización: 2026-05-06
Chapter: Bab 68 - Masa Lalu Yun Xiao Part 2Angin dingin berhembus pelan di Puncak Gunung Baihe. Kabut tipis menggantung di antara pepohonan tua. Dari puncak itu, terlihat seekor bangau putih raksasa beranjak berdiri. Matanya yang tajam menatap Zhang Hao dengan penuh kebencian.Sementara itu, dari jarak dua ratus meter, Yun Xiao mencengkeram dadanya, mencoba meredamkan rasa sakit akibat aura ganas yang bangau raksasa itu pancarkan. Setiap kata yang diucapkan beast seratus ribu tahun itu seperti jarum yang menusuk jantung dan paru-parunya. Napasnya tersendat. Tubuhnya terasa berat, sulit digerakkan. Dirinya yang baru berada di Ranah Lanjutan Tahap Awal tentu tak kuasa menahan aura seganas ini.'Aku harus menjauh lebih jauh lagi. Aura Bangau Putih Seratus Ribu Tahun ini benar-benar ganas sekali,' batin Yun Xiao seraya berusaha melangkahkan kakinya meski tertatih-tatih, setiap langkah ia menjauh, rasa sakit akibat aura ganas itu berkurang.Di sisi lain, Zhang Hao telah bersiap dengan pedang besar yang berada di genggaman tanganny
Última actualización: 2026-05-05

Tiada Hidup Tanpa Sistem
Kelvin Stewart adalah seorang siswa SMP yang memiliki impian besar—menjadi seorang pengusaha sukses yang kaya raya. Namun, hidupnya tidaklah mudah. Terlahir dari keluarga miskin, Kelvin dan ibunya bahkan tidak memiliki tempat tinggal setelah rumah mereka dijual untuk membayar hutang almarhum ayahnya. Mereka pun terpaksa hidup di bawah jembatan.
Di sekolah, Kelvin menjadi sasaran kebencian banyak siswa karena latar belakangnya sebagai anak seorang pemulung. Setiap hari, dia diserang dengan kata-kata kasar, dipermalukan, dan bahkan sering disiksa oleh siswa bernama Zico dan dua anak buahnya.
Suatu hari, di sebuah gang yang sepi di saat pulang sekolah, Kelvin diserang secara brutal oleh Zico dan anak buahnya. Tubuhnya hampir hancur dan dia sudah hampir kehilangan harapan, tetapi pada detik-detik terakhir, dia secara tak terduga mendapatkan sebuah sistem yang menyelamatkannya dari kematian. Tanpa sistem itu, dia tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk bertahan hidup.
Apa yang akan terjadi pada kehidupan Kelvin Stewart setelah dia mendapatkan sistem tersebut?
Leer
Chapter: Bab 49Di dalam ruangan ini, Jaka melihat cahaya dari luar yang masuk melewati sela-sela pintu masuk yang ditutup. Dia mengernyitkan dahi. Karena penasaran, dia pun beranjak berdiri dari tempat duduknya, lalu berjalan menuju ke arah pintu untuk mengecek, ada apakah di luar?Ketika dia sampai di dekat pintu dan tangannya hendak meraih tuas pintu tersebut, dia mendengar suara Xenovia dan Kelvin sedang berbicara di luar.Mendengar suara Kelvin yang berkata akan membangun Suku Ndiwek menjadi Kota, membangun istana, serta ingin menjadikan dia dan istrinya menjadi raja dan ratu, Jaka merasa terharu dan langsung membuka pintu tersebut sembari berkata, “Kau tidak perlu melakukan itu, Nak. Melihat kalian pulang dengan selamat saja aku sudah sangat bersyukur.” Pria itu kemudian mendekat ke arah mereka, lalu memeluk Kelvin dan Dewi Lily.“Tanpa bantuan Xenovia, kami tidak akan selamat, Ayah,” kata Kelvin, dia dan Dewi Lily membalas pelukan Jaka.“Tidak!” kata Xenovia. “Aku tidak melakukan apa pun. Sis
Última actualización: 2024-06-10
Chapter: Bab 48“Ibu angkatmu?” tanya Xenovia, tidak mengerti dengan yang baru saja diucapkan Kelvin. “Kekuatan cahaya kehidupan?”(Sepertinya pemuda itu ingin mengajak Master untuk menggabungkannya kekuatan Sistem Cahaya dengan Kekuatan Sistem Kehidupan.)Ketika Kelvin hendak membuka mulut untuk menjawab pertanyaan Xenovia, tiba-tiba gadis itu langsung berkata, “Apakah kau ingin menggabungkan kekuatan Sistem Cahaya dan Sistem Kehidupan?”Kelvin tidak terkejut dengan perkataan Xenovia, karena dia bisa menerka kalau gadis itu pasti baru saja diberitahu oleh Sistem Cahaya. Dia hanya merespon ucapannya dengan berkata, “Benar, aku ingin menghidupkan kembali Dewi Lily. Dia adalah ibu angkatku yang telah dibunuh oleh ayahmu.”“Dewi Lily? Dibunuh oleh ayahku?” ulang Xenovia. Dia penasaran denga sosok ‘Dewi Lily’ yang baru saja dikatakan Kelvin, tetapi dia juga merasa bersalah, ketika ayahnyalah yang membunuh ibu angkat pemuda itu. Dia tidak bisa membayangkan betapa sakitnya perasaan Kelvin setelah kehilanga
Última actualización: 2024-06-10
Chapter: Bab 47Xenovia melepaskan Radiant Crescent Blade, senjata tersebut melesat ke arah Alex dan berhenti tepat tiga meter di atas kepalanya.Pada detik-detik yang menegangkan itu, waktu seolah-olah membeku saat Xenovia mengucapkan kata kunci skill ...."Skill Ultimate: Lunar Radiance!"Semburan cahaya yang menyilaukan meledak dari senjata Radiant Crescent Blade, menelan Alex dalam kecemerlangannya yang membakar. Setiap serat dari tubuhnya berteriak kesakitan saat cahaya yang kuat itu meresap ke dalam kulitnya, membakar seperti seribu matahari yang berapi-api. Penglihatannya kabur, dikonsumsi oleh cahaya yang menyilaukan saat gelombang rasa sakit yang menyiksa melonjak ke seluruh tubuhnya, setiap denyut nadi terasa seperti belati yang menusuk dagingnya.Berjuang untuk mempertahankan ketenangannya, Alex mengertakkan gigi melawan siksaan yang luar biasa, otot-ototnya menegang dalam upaya yang sia-sia untuk menahan gempuran Lunar Radiance. Bulir-bulir keringat menetes di dahinya, berbaur dengan air
Última actualización: 2024-06-09
Chapter: Bab 46(Misi dimulai. Ucapkan kata kunci skill ‘Skill Evasion: Teleportasi’ untuk berpindah ke lokasi tujuan.)“Tolong beri aku penjelasan secara detail tentang kekuatan sistem dan cara menggunakannya!” Tentu saja Xenovia harus meminta penjelasan. Bagaimana mungkin dia bisa langsung terjun menjalankan misi, jika dia belum tahu sama sekali tentang seluk-beluk kekuatan sistem? (Master ucapkankan saja ‘Open Equipment’, nanti akan muncul layar hologram yang akan menunjukkan beberapa perlengkapan yang Master butuhkan.)Xenovia pun menurut dan langsung mengucapkan, “Open Equipment.”Setelah itu, muncullah sebuah layar hologram di depannya, yang menunjukkan beberapa item perlengkapan tempur._________________________Equipment1. Senjata -Radiant Crescent Blade [Use]2. Aksesoris-Topeng Lunar Luminescence [Use]-Gaun Dawnbreaker [Use]-Sepatu Dawnbreaker Sprint [Use]_________________________(Senjata dan aksesoris itu akan membantu Master dalam pertarungan melawan Master Sistem Kegelapan nanti.
Última actualización: 2024-06-09
Chapter: Bab 45Setelah mendengar penjelasan dari sistem, Kelvin Stewart dengan mantap membuat keputusan.“B!” serunya tanpa ragu.Dengan memilih huruf ‘B’, artinya Kelvin memilih Xenovia sebagai Master Pemilik Sistem Cahaya. Dia ingin gadis itu sendiri yang memutuskan nasib ayahnya. Dia ingin agar gadis itu sendiri yang memutuskan untuk membinasakan ayahnya atau tidak. (Sesuai pilihan Anda, saya akan menjadikan Xenovia sebagai Master saya.)Cahaya dan data-data yang berada di depan Kelvin tiba-tiba lenyap. Kelvin tahu Sistem Cahaya pasti telah pergi ke tempat Xenovia yang kini berada di Suku Ndiwek.***Di Suku Ndiwek, lebih tepatnya di dalam rumah Jaka, Xenovia sedang duduk tegak di kursi panjang ruang utama. Diva dan Jaka duduk di sisinya, tetapi sekarang mereka hanya diam saja karena sudah tidak memiliki topik pembicaraan setelah ngobrol berjam-jam dengannya.Dalam keheningan itu, tiba-tiba cahaya yang amat terang muncul di depannya, menghiasi ruangan dengan pesona yang mampu membuat siapa saja
Última actualización: 2024-06-08
Chapter: Bab 44“Skill Evasion: Teleportasi.”Setelah mengatakan kata kunci skill itu, dalam sekejap mata, Kelvin telah berpindah di Kota Terratory, lebih tepatnya di halaman taman mansion Xenovia yang megah dan indah.Namun, keindahan taman itu cepat sirna saat pandangan matanya menangkap pemandangan yang mengerikan—Master Sistem Kegelapan dengan kejamnya mencengkeram kaki satpamnya sendiri hingga terdengar suara 'crack' dari tempat Kelvin berdiri.“Aaaaaaaaarrgh!” Satpam tersebut berteriak kesakitan.Dari sini Kelvin juga melihat Xena berdiri di sana. Dia melihat wanita itu langsung meraih pistol yang berada di celananya dan mengarahkan pistol tersebut ke arah Master Sistem Kegelapan itu. Namun sebelum wanita itu menarik pelatuknya, pria itu lebih dulu meninjunya dengan kekuatan dahsyat.Duar!Tinju dahsyat dari Master Sistem Kegelapan yang telah mencapai level 100 itu menciptakan suara yang memekakkan telinga, menyebabkan Xena terlempar ke udara. Tubuh wanita itu melayang dan menabrak pohon sakura
Última actualización: 2024-06-08