MasukKelvin Stewart mengira hidupnya telah berakhir ketika tubuhnya disiksa di dalam tong yang terbakar. Saat ia sudah pasrah pada takdirnya, Sistem Kehidupan datang dan membangkitkannya dari kematian. Sialnya, Master Sistem Kegelapan tidak membiarkannya bernapas lega. Diburu bagai binatang, Kelvin terpaksa melarikan diri sejauh mungkin, hingga ia terdampar di sebuah suku terasing yang sama sekali tidak tersentuh sinyal. Seperti apakah kisahnya?
Lihat lebih banyakTerlihat di sebuah gang sepi, seorang remaja laki-laki berpakaian seragam sekolah sedang disiksa oleh tiga siswa lain yang juga berpakaian osis seperti dirinya. Dari ketiga siswa itu, dua orang mencengkram lengan kanan dan kirinya dengan sangat kuat agar dia tidak bisa kabur, sementara yang satunya meninju perutnya dengan sekuat tenaga.
Remaja tersebut bernama Kelvin Stewart. Di saat pulang sekolah dia memang sudah sering dihajar oleh tiga siswa ini, tetapi ini adalah yang paling kejam dari hari-hari sebelumnya. Mungkin karena mereka sudah muak karena Kelvin adalah siswa berprestasi yang selalu dibela oleh guru sekolahnya. “Kumohon, hentikan, Zico! Aku sudah tidak kuat lagi!” Kelvin memohon dengan suara lemas di saat perutnya terus ditinju oleh siswa yang dia sebut 'Zico' itu. Bahkan, dia sampai memuntahkan seteguk darah segar akibat disiksa seperti itu. Zico menghentikan pukulannya, lalu dia memerintahkan kedua anak buahnya untuk memaksa Kelvin sujud di depan kakinya. Kedua anak buahnya itu menurut, lalu salah satu dari mereka menekan paksa kepala Kelvin sampai menyentuh tanah, membuat tubuh Kelvin dalam posisi sujud di depan kaki Zico. Kemudian Zico meletakkan kaki kanannya di atas kepala Kelvin, membuat Kelvin tidak tahan untuk berkata, “Ini sungguh penghinaan yang sangat keterlaluan! Kau telah dirasuki iblis, Zico!” “Apa kau bilang? Iblis?” Dengan geramnya Zico langsung menginjak kepala Kelvin dengan sangat kuat, meluapkan amarah setelah mendengar kata 'iblis' yang terucap dari mulut Kelvin. Kelvin mengatupkan rahangnya, menahan rasa sakit yang tiada tara. Sakit! ... sakit sekali seolah-olah kepalanya seperti akan hancur. “Dasar anak pemulung! Beraninya sampah sepertimu berkata seperti itu padaku!” Zico mengangkat kakinya, kemudian menendang kepala Kelvin berkali-kali sampai darah mengucur deras dari kepala Kelvin, sehingga wajahnya terlihat sangat mengenaskan. Setelah puas menendangi kepala Kelvin, Zico berhenti sejenak, kemudian memberikan perintah pada kedua anak buahnya. “Masukkan dia ke dalam tong itu!” Kedua anak buahnya itu mengangguk. “Oke, Bos!” Lalu, mereka mengangkat tubuh Kelvin yang sudah tak berdaya itu dan memasukkannya ke dalam tong seperti yang diperintahkan Zico. Sebelum tong itu ditutup, Kelvin berkata dengan suara lemah. “Kau benar-benar kejam, Zico!” “Baiklah ... seperti yang kau katakan, aku akan menjadi sekejam seperti yang kau katakan. Yang namanya sampah lebih cocok berada di tempat sampah!” Zico kemudian tertawa sembari menatap wajah Kelvin yang penuh dengan darah. Kemudian, dia berkata, “Cepat, tutup tong-nya!” “Baik, Bos!” Dengan cekatan kedua anak buahnya itu langsung menekan paksa kepala Kelvin, lalu menutup tong tersebut rapat-rapat. Setelah itu, Zico menyeringai sadis dan berkata, “Siram tong-nya dengan bensin, lalu bakar! Biar dia tersiksa sampai mati, hahahahaha!” “Siap, Bos!” Salah satu anak buah itu berjalan ke arah kardus yang terletak tak jauh dari tempat mereka berdiri. Dia membuka kardus tersebut, dan di dalamnya ada beberapa botol bensin yang sudah mereka siapkan memang untuk menyiksa Kelvin. Dia mengambil empat botol yang berisi bensin itu, lalu disiramkan ke tong seperti yang diperintahkan Zico. Setelah menyiram tong itu dengan bensin, Zico langsung melemparkan korek api ke arah tong itu, dan seketika tong itu langsung terbakar dengan mudahnya. Sungguh tidak berperikemanusiaan sama sekali! Setelah itu mereka bertiga tertawa dengan penuh kepuasan, kemudian Zico berkata, “Ayo pergi dari sini, sebelum ada yang melihat kita!” Dengan cekatan, mereka langsung pergi meninggalkan tempat itu, karena mereka tidak ingin ada orang lain yang melihat kejahatan yang mereka lakukan tersebut. *** Di dalam tong, Kelvin merasakan panas yang semakin meningkat dengan setiap detik yang berlalu. Keringat deras mengalir dari tubuhnya, dan rasa panas yang tak tertahankan membuatnya menderita. Kulitnya melepuh saat bersentuhan dengan dinding tong yang terbakar. “Panas sekali! ... aaaaaaaaaaaarggghh!” Kelvin menderita dalam kegelapan, terperangkap di dalam tong yang dibakar. Meskipun dia berteriak sekuat tenaga, di luar tong suaranya itu tidak terdengar karena tong itu tertutup rapat. Akhirnya, rasa sakit yang tak tertahankan menghentikan penderitaannya. Kelvin mati dengan cara yang tragis di dalam tong yang terbakar, meninggalkan nasib yang menyedihkan. ~~~ Di alam bawah sadar Kelvin .... “Di mana ini? Apakah aku sudah mati?” Kelvin mengerutkan kening. Segala sesuatu di sekitarnya terlihat gelap gulita. Tiba-tiba, sebuah cahaya terang muncul di depannya, memancarkan data-data yang berjalan dari atas. Data itu perlahan-lahan meresap ke dalam pikirannya. Mata Kelvin hanya bisa melihat tulisan, angka, kode, dan sandi yang tidak bisa dimengertinya. Kemudian, kepalanya berdenyut dan Kelvin merasakan sakit yang luar biasa, seperti ribuan jarum menusuk otaknya. “Aaaaarregggh!” Kelvin menjerit sembari memegangi kepalanya yang sakit. Namun anehnya, beberapa detik kemudian tiba-tiba rasa sakit itu menghilang, dan telinganya mendengar suara misterius. [Ding Ding] Menemukan Master pemilik sistem... Loading... Memindai... Selesai. Pengenalan status Master... Loading... Memindai... Selesai. Nama: Kelvin Stewart Jenis kelamin: Laki-laki Umur: 15 tahun Status: Pelajar Status dalam keluarga: Anak yatim Membangkitkan Master dari kematian... Memproses... 0% 1% 3% 7% 10% 25% 37% 45% 95% 99% 100% Selesai. ~~~ Di luar tong, api yang sebelumnya berkobar tiba-tiba padam. Kemudian, tong tersebut meledak dan mengeluarkan asap tebal. Setelah beberapa saat, asap itu menghilang perlahan, menampakkan sosok Kelvin Stewart yang berdiri tegak tanpa luka sedikit pun. Dia yang tadinya memakai seragam sekolah, kini berganti dengan pakaian yang sangat keren. Namun, dia terlihat bingung. Kelvin memandang sekeliling, lalu mengangkat tangannya, dan seketika itu juga dia kebingungan saat menyadari bahwa tubuhnya telah pulih dan berganti pakaian tanpa cacat sedikit pun. Padahal, tadinya dia mengira kalau dirinya pasti sudah mati. “Aku masih hidup?” gumam Kelvin, mengernyitkan dahinya. Namun, tidak ada yang menjawab pertanyaannya, karena tidak ada seorang pun di gang yang sepi ini kecuali dirinya sendiri. Kemudian, dia dikejutkan dengan sebuah layar hologram yang secara tiba-tiba muncul di depannya. “Apa ini?” Tiba-tiba suara seorang wanita terdengar di telinganya, tetapi suara itu terdengar seperti suara robot. [Selamat, Master Kelvin Stewart! Anda adalah orang terpilih yang layak mendapatkan sistem super canggih ini. Dengan bantuan sistem, Anda bisa mewujudkan impian Anda untuk menjadi orang yang kaya raya. Anda akan diberikan misi-misi yang telah diprogramkan oleh sistem. Setiap kali Anda berhasil menyelesaikan misi, Anda akan naik level. Setiap naik level, Anda akan mendapatkan reward. Semakin tinggi level Anda, maka akan semakin besar pula reward yang akan Anda dapatkan.] “Apa itu sistem, misi, level, dan reward yang kau maksudkan? Sebenarnya kau siapa? Tunjukkan dirimu!” Kelvin semakin bingung. Dia menoleh ke segala arah, mencari-cari siapa yang berbicara. [Saya adalah sistem. Saya telah menyatu dengan tubuh Anda, dan layar hologram yang muncul di hadapan Anda itu adalah salah satu bagian dari sistem, dan hanya Anda yang dapat melihatnya. Dan suara saya yang Anda dengar ini juga hanya Anda yang dapat mendengarnya.] “Apakah ini mimpi?” [Ini nyata, Anda benar-benar telah menyatu dengan sistem, dan mulai saat ini, sistem akan menemani perjalanan hidup Anda.] “Aku ... aku diselamatkan oleh sistem ... tiada hidup tanpa sistem!”Di dalam ruangan ini, Jaka melihat cahaya dari luar yang masuk melewati sela-sela pintu masuk yang ditutup. Dia mengernyitkan dahi. Karena penasaran, dia pun beranjak berdiri dari tempat duduknya, lalu berjalan menuju ke arah pintu untuk mengecek, ada apakah di luar?Ketika dia sampai di dekat pintu dan tangannya hendak meraih tuas pintu tersebut, dia mendengar suara Xenovia dan Kelvin sedang berbicara di luar.Mendengar suara Kelvin yang berkata akan membangun Suku Ndiwek menjadi Kota, membangun istana, serta ingin menjadikan dia dan istrinya menjadi raja dan ratu, Jaka merasa terharu dan langsung membuka pintu tersebut sembari berkata, “Kau tidak perlu melakukan itu, Nak. Melihat kalian pulang dengan selamat saja aku sudah sangat bersyukur.” Pria itu kemudian mendekat ke arah mereka, lalu memeluk Kelvin dan Dewi Lily.“Tanpa bantuan Xenovia, kami tidak akan selamat, Ayah,” kata Kelvin, dia dan Dewi Lily membalas pelukan Jaka.“Tidak!” kata Xenovia. “Aku tidak melakukan apa pun. Sis
“Ibu angkatmu?” tanya Xenovia, tidak mengerti dengan yang baru saja diucapkan Kelvin. “Kekuatan cahaya kehidupan?”(Sepertinya pemuda itu ingin mengajak Master untuk menggabungkannya kekuatan Sistem Cahaya dengan Kekuatan Sistem Kehidupan.)Ketika Kelvin hendak membuka mulut untuk menjawab pertanyaan Xenovia, tiba-tiba gadis itu langsung berkata, “Apakah kau ingin menggabungkan kekuatan Sistem Cahaya dan Sistem Kehidupan?”Kelvin tidak terkejut dengan perkataan Xenovia, karena dia bisa menerka kalau gadis itu pasti baru saja diberitahu oleh Sistem Cahaya. Dia hanya merespon ucapannya dengan berkata, “Benar, aku ingin menghidupkan kembali Dewi Lily. Dia adalah ibu angkatku yang telah dibunuh oleh ayahmu.”“Dewi Lily? Dibunuh oleh ayahku?” ulang Xenovia. Dia penasaran denga sosok ‘Dewi Lily’ yang baru saja dikatakan Kelvin, tetapi dia juga merasa bersalah, ketika ayahnyalah yang membunuh ibu angkat pemuda itu. Dia tidak bisa membayangkan betapa sakitnya perasaan Kelvin setelah kehilanga
Xenovia melepaskan Radiant Crescent Blade, senjata tersebut melesat ke arah Alex dan berhenti tepat tiga meter di atas kepalanya.Pada detik-detik yang menegangkan itu, waktu seolah-olah membeku saat Xenovia mengucapkan kata kunci skill ...."Skill Ultimate: Lunar Radiance!"Semburan cahaya yang menyilaukan meledak dari senjata Radiant Crescent Blade, menelan Alex dalam kecemerlangannya yang membakar. Setiap serat dari tubuhnya berteriak kesakitan saat cahaya yang kuat itu meresap ke dalam kulitnya, membakar seperti seribu matahari yang berapi-api. Penglihatannya kabur, dikonsumsi oleh cahaya yang menyilaukan saat gelombang rasa sakit yang menyiksa melonjak ke seluruh tubuhnya, setiap denyut nadi terasa seperti belati yang menusuk dagingnya.Berjuang untuk mempertahankan ketenangannya, Alex mengertakkan gigi melawan siksaan yang luar biasa, otot-ototnya menegang dalam upaya yang sia-sia untuk menahan gempuran Lunar Radiance. Bulir-bulir keringat menetes di dahinya, berbaur dengan air
(Misi dimulai. Ucapkan kata kunci skill ‘Skill Evasion: Teleportasi’ untuk berpindah ke lokasi tujuan.)“Tolong beri aku penjelasan secara detail tentang kekuatan sistem dan cara menggunakannya!” Tentu saja Xenovia harus meminta penjelasan. Bagaimana mungkin dia bisa langsung terjun menjalankan misi, jika dia belum tahu sama sekali tentang seluk-beluk kekuatan sistem? (Master ucapkankan saja ‘Open Equipment’, nanti akan muncul layar hologram yang akan menunjukkan beberapa perlengkapan yang Master butuhkan.)Xenovia pun menurut dan langsung mengucapkan, “Open Equipment.”Setelah itu, muncullah sebuah layar hologram di depannya, yang menunjukkan beberapa item perlengkapan tempur._________________________Equipment1. Senjata -Radiant Crescent Blade [Use]2. Aksesoris-Topeng Lunar Luminescence [Use]-Gaun Dawnbreaker [Use]-Sepatu Dawnbreaker Sprint [Use]_________________________(Senjata dan aksesoris itu akan membantu Master dalam pertarungan melawan Master Sistem Kegelapan nanti.
“Mati?” Kelvin bertanya dengan nada meremehkan. Nada bicaranya seperti seakan tidak takut sama sekali dengan ancaman Zico. Dia kemudian memejamkan matanya sembari berkata dengan tenang. “Mungkin kalian yang akan mati!” Mendengar itu, Zico langsung merespon dengan berkata, “Apa? Apakah aku tidak sa
“Bagaimana aku mengatakannya?” Degup jantungnya berdetak dengan kencang. Bagi Kelvin, misi ini adalah misi tersulit yang diberikan sistem padanya. Namun, mengetahui reward yang akan didapatkannya cukup besar, sulit baginya untuk menolak misi ini.Kelvin mengalihkan wajahnyanya ke arah lain agar Xen
“Pak Guru!” Kelvin berdiri sembari mengangkat tangan kanannya, membuat Guru Matematika itu menoleh ke arahnya.“Ada apa, Kelvin?” tanya Guru Matematika itu sembari menatap Kelvin yang kini sedang berjalan ke arahnya.Sesampainya di depan guru itu, Kelvin berkata, “Pak, saya ingin menjelaskan, bahwa
Kelvin berjalan menuju kantin tersebut dengan perasaan marah melihat Zico dan kedua anak buahnya berada di sana. Ingin sekali rasanya melupakan amarahnya untuk menghajar mereka. Namun, melihat banyak para siswa-siswi lainnya di sana, dia mengurungkan niatnya. Kedua tangannya yang tadinya mengepal,












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan