Chapter: Bye! For NowHello! Para pembaca setia! Author mau say thanks buat para pembaca yang sudah setia menemani buku ini sampai akhir. Terima kasih untuk komentar-komentar yang mungkin belum sempat dibalas author, karena kadang author tidak tahu di mana komennya berada. Terima kasih juga untuk hadiah dan Gem yang kalian kirim ya ^_^ Semoga kalian diberkati lebih banyak! Mohon maaf jika ada yang tidak berkenan, baik dari komentar, cerita atau apapun. Sampai ketemu di buku baru yang tidak tahu kapan ada lagi. Hohoho! Bye!
Terakhir Diperbarui: 2026-05-22
Chapter: Bab 160 | Final16 tahun berlalu. “Kau bilang apa?!” pekik Isolde panik. “Putraku tidak datang tes penerimaan ksatria suci?!”Alfonsius terlihat panik berdiri di depan Isolde. “Benar, Nyonya. Surat ini datang dari kota suci Luminaris. Pontifex sudah mendesak agar tuan muda segera mengikuti tes.”Isolde memijat dahinya yang mulai terasa pening. Padahal ia mengirim Dietrich ke kota Luminaris 2 hari lalu untuk mengikuti tes itu. Memang, Isolde tidak memaksakan Dietrich untuk menjadi ksatria suci. Ia hanya bermaksud membuat Pontifex mendengar keputusan itu dari Dietrich sendiri. Pontifex menuduh Isolde dan Bastiven yang melarang Dietrich untuk menjadi Ksatria suci.“Lalu, sekarang dia ada di mana?” tanya Isolde lemas. Baru saja Alfonsius berniat menjawab, kristal penghubung milik Isolde berpendar. Bastiven menghubunginya dari kamp hutan perbatasan. “Honey, maaf aku tidak bisa banyak bicara. Dietrich buat masalah—”“Dear,” potong Bastiven dengan suara tenang. “Dietrich di sini. Dia sedang bersenang-s
Terakhir Diperbarui: 2026-05-22
Chapter: Bab 159 | Penghalang yang Manis“Sudah kuduga!”Wajah Magnus sang Pontifex Agung berbinar setelah menyentuh dahi kedua bayi Isolde. “Mereka masing-masing membawa kekuatan berbeda.”Dahi Isolde dan Bastiven berkerut. “Kekuatan seperti apa?”Magnus mengangguk. “Anak perempuan kalian membawa kekuatan yang disebut Dewa Orvanys sebagai aura. Dia akan menjadi wanita yang luar biasa tangguh!”Wajah Isolde turut berbinar mendengarnya. “Setidaknya dia tidak sepertiku yang lemah! Lalu bagaimana dengan Dietrich, Pontifex?”Magnus tersenyum penuh kebanggaan ketika menjelaskan, “Aku juga tidak menyangka, Dietrich membawa kekuatan penyembuh yang sangat kuat. Ini berbeda dengan cahaya putih yang ada di dalam diri seorang Santa. Dia bisa menjadi ksatria suci pelindung santa.”Kali ini Isolde tak sepenuhnya senang. “Maksudmu, dia akan tinggal di kuil?”Tanpa rasa bersalah, Magnus mengangguk.Tentu saja, semua orang tidak setuju. Yang paling menolak dan murka adalah Rolande. “Jangan gila, Old man! Dia akan jadi penerus keluarga Deve
Terakhir Diperbarui: 2026-05-20
Chapter: Bab 158 | Nama“Dia ada di sofa sebelah. Sepertinya kehabisan manna, setelah membantu persalinanmu, Sol.”Isolde mengangguk paham. Ia ingin melihat seperti apa santa yang sekarang datang di dunia itu, tetapi tubuhnya tidak mendukung. Disamping memang terlalu lemah, persalinan panjang membuatnya semakin tak bertenaga. “Apa aku bisa melihat bayi-bayiku, Bas?” tanya Isolde dengan wajah penuh harap. Bastiven mengamati sesaat kondisi yang nampak dari wajah istrinya. Jelas tidak memungkinkan untuk berjalan menuju ranjang bayi yang ada di ruangan sebelah. “Kalau begitu, tunggu sebentar.” Bastiven menggulung lengan kemejanya dan mengangkat tubuh Isolde tanpa masalah, membuat Isolde memekik kaget. Spontan Isolde melingkarkan tangannya di leher Bastiven. Kemudian mengeluh, “Astaga! Bilang dulu kalau mau gendong aku, Honey! Aku kaget!”“Oh! Maaf, Sol. Mereka sedang tidur, jadi tidak bisa kubawa mereka ke sini. Aku langsung putuskan untuk membawamu ke sana.”Isolde terkekeh geli mendengarnya. “Oke, oke. Ay
Terakhir Diperbarui: 2026-05-20
Chapter: Bab 157 | Tangisan Ganda“Apa yang bisa dilakukan santa?!” tukas Bastiven tidak mengerti. Dengan tergesa, Carla menjelaskan, “Isolde pernah mengeluh dengan tubuh lemahnya, jadi aku rasa Santa bisa meningkatkan staminanya. Dengan begitu, Isolde bisa lebih kuat melewati persalinan ini, Duke.”Bastiven menatap pintu yang masih tertutup. “Apa kau menjaminnya?”Carla terdiam. Sudah hampir setengah jam berlalu setelah santa yang dibawanya masuk ke kamar Isolde. Tentu saja, ia tidak bisa menjamin apa-apa. Ia hanya berusaha mencari cara bagaimana Isolde bisa merasa lebih kuat. Untungnya Cetrine menengahi mereka dan menegur Bastiven. “Jangan bicara yang tidak-tidak, Bas! Siapa yang bisa menjamin hal seperti itu? Jangan menyusahkan orang yang sudah membantu Isolde seperti ini!”Carla tidak tersinggung. Ia tahu bagaimana perasaan Bastiven. Ia pernah melihat ayahnya yang panik ketika ibunya melahirkan anak kedua. “Aku yakin, Dewi Bellara pasti menolong Isolde,” ujar Carla dengan mantap. “Bagaimanapun juga, Isolde dibe
Terakhir Diperbarui: 2026-05-17
Chapter: Bab 156 | Waktunya Tidak Tepat, Tetapi Harus Dikeluarkan!“Bjor, bukannya kau harus pergi ke hutan perbatasan?” tanya Isolde menghindar dari pertanyaan Bastiven. Bjorden mendengus geli mendapat tatapan menegur dari Isolde. Sebagai isyarat untuk tidak melanjutkan percakapan mereka sebelumnya. “Yeah. Aku mau pamit dengan kalian. Kuharap aku segera pulang sebelum keponakanku lahir,” kekeh Bjorden dengan cengiran lebarnya.Perhatian Bastiven pun langsung teralihkan, begitu ia mendengar ucapan Bjorden.Beberapa hari lalu, penjaga perbatasan memberitahu kalau ada monster yang muncul di dekat hutan. Karena tidak mungkin meninggalkan Isolde di masa-masa mendekati persalinan, Bastiven menyerahkan inspeksi pada Bjorden.“Bjor, maaf aku tidak bisa ikut—”“Hei! Buat apa minta maaf?” potong Bjorden sambil menggaruk kepala belakangnya. “Ini juga tanggung jawabku sebagai anggota keluarga Devereux, Kak! Kalau kau tidak bisa, maka aku yang maju. Vice versa!”Bastiven tersenyum tipis. Bagaimanapun indahnya kalimat yang diucapkan, tidak menghapus rasa bersal
Terakhir Diperbarui: 2026-05-17
Chapter: Bab 52. Kunjungan ke Kantor Tunangan“Iya juga, ya! Killian laki-laki!” gumam Ivy dengan wajah menimbang-nimbang. Kemudian, Ivy menjelaskan, “Tapi ini tugas penting. Memang diminta berpasangan. Killian juga bukan laki-laki lain, Om Lex! Dia laki-laki!”“Nggak, nggak! Jangan di rumah dia, Honey!” tegur Lexton frustrasi. “Ke rumahku aja, gimana?”Ivy mengernyit, berniat protes. Namun, tiba-tiba seseorang memanggil nama Lexton dari teras lantai 2. Membuat keduanya menengadah. Seorang wanita dengan gaun ketat berwarna merah terang tersenyum ke arah Lexton. “Wow, kok kau bisa ada di depan rumahku, Lex?”Melihat senyuman yang jelas-jelas ditujukan untuk menggoda Lexton, Ivy melirik ke arah Lexton dengan wajah kesal. “Ayo, pulang aja!”Lexton tertegun sesaat kemudian tawanya meledak. Ia langsung menggendong kekasihnya itu sambil berkata, “Kamu juga cemburu, ‘kan?”Ivy tak menjawab. Hanya menggembungkan pipinya penuh kekesalan. Namun, itu cukup untuk membuat Lexton puas. “Senang juga kalau kamu cemburu begini.”Baru saja Lext
Terakhir Diperbarui: 2026-05-26
Chapter: Bab 51. Skill Memasak (S2)“Apa thesis-mu belum selesai?” Ivy melirik kesal ke arah Lexton yang menanyakan hal konyol itu. Ia baru akan memasuki bulan ke 8 S2-nya dan sudah ditanya soal thesis. “Mata pelajarannya saja belum semua kuambil, Om Lex! Jangan tanya aneh-aneh deh!” Lexton pun menarik Ivy ke dalam pelukannya dan pura-pura menangis. “Huwaaa! Lagian siapa yang suruh kamu ambil S2? Setelah kubilang kutunggu lulusmu, kau malah tidak lulus juga!” Ivy terkekeh sambil menepuk-nepuk punggung tunangannya itu. Tahun lalu ia sudah menyelesaikan S1-nya. Namun, melihat dunia cyber semakin berkembang dan tuntutan pekerjaan yang semakin luas, Ivy merasa perlu bekal tambahan untuk melangkah ke dunia orang dewasa itu. Karena itulah, ia perlu melanjutkan kuliahnya ke jenjang yang lebih tinggi. Kali ini ia mengambil jurusan cybersecurity & digital forensics. “10 bulan lagi aku lulus. Sabar aja, Om Lex!” Lexton tak mungkin melarang dan hanya bisa menerima kenyataan bahwa pernikahan yang sudah ia bayangkan bebera
Terakhir Diperbarui: 2026-05-07
Chapter: Bab 50 | Kutunggu Lulusmu!“Ivy!”Teriakan familiar itu membuat Ivy menoleh dengan senyum mengembang. “Morning, Sam! Tess!”Samantha terlihat nyengir lebar. “Mom bilang hari ini ada makan-makan di rumah. Lu wajib datang. Nanti cari baju sama gue!”“Eh?! Lagi?” Dahi Ivy mengernyit. Heran kenapa mereka senang sekali membuat acara.Samantha pun ikut bingung. “Nggak biasanya juga ada banyak acara dalam minggu yang sama.”“Bisa jadi ini cuma perayaan kecil,” ujar Tessa menebak-nebak. “Buat rayain hubungan Ivy sama Om Lexton yang udah di-acc!”Wajah Ivy memerah mendengarnya. ‘Berarti hubungan kami sudah resmi ya? Jantung gue nggak bisa tenang jadinya.’“Bisa jadi. Pokoknya, lu jangan pulang dulu nanti!” tukas Samantha mengingatkan. “Tunggu gue kelar! Oke?!”Ivy hanya bisa mengangguk paham. “Oke! Ketemu di kantin biasa ya!”“Sip!”Bertepatan dengan janji mereka, entah sebuah kebetulan atau apa, dosen mereka tidak datang untuk mengajar. Baik dosen Samantha dan Tessa, maupun dosen Ivy. Begitu masuk kelas masing-masing,
Terakhir Diperbarui: 2026-01-17
Chapter: Bab 49 | Rencana“Sam!” seru Ivy yang langsung menerobos kerumunan. Sekali lagi, bagi Ivy, Samantha datang bak pahlawan. Kali ini, ia diselamatkan dari mereka yang tengah penasaran dengan jati diri di balik status mahasiswinya.“Lu nggak apa-apa?!” tanya Samantha sambil mengecek kondisi Ivy. “Gue nggak nyangka jadi begini.”“Nggak apa-apa. Semua udah beres, Sam! Tenang aja!” ujar Ivy, nyengir lebar. Kemudian, Ivy berjinjit sedikit dan berbisik pada Samantha. “Tolong bawa gue ke Om Lexton aja. Keluarga lu yang lain pada sibuk nanyain gue.”Samantha mengangguk. Dengan gaya protektifnya, ia membawa Ivy ke dekat Lexton duduk. “Ivy! Finally, kamu lepas dari mereka!” seru Lexton sambil merentangkan tangan, menyambut Ivy. Ivy pun hanya terkekeh. Sejak tadi, Lexton berusaha mengamankan Ivy, tetapi Jeremy selalu melarang. Sepertinya Samantha lebih terlihat sangar ketimbang Lexton, sehingga mereka tidak berani mendekati Ivy.“Kamu udah pulang, emang kuliah udah selesai?” tanya Giana pada Samantha. “Aku bol
Terakhir Diperbarui: 2026-01-17
Chapter: Bab 48 | Selamat, Anda Sudah Dicampakkan!Pekikan paling kencang terdengar dari arah pintu. Ternyata Lexton muncul bersamaan dengan pengakuan Ivy. Jeremy yang melihat putranya ikut kaget, merasa kesal. “Kau katanya punya hubungan dengan anak ini, tapi kenapa kau saja tidak tahu hal mendasar seperti jurusan kuliahnya, Lexton?!”Lexton yang ternganga kemudian tergelak. “Gila ya! Hidup punya banyak kejutan buatku!”Dengan langkah angkuh, ia mendekati Ivy dan merangkulnya erat. Berberapa peserta rapat yang masih tidak setuju dengan hubungan Lexton dan Ivy hanya bisa mengernyitkan hidung mereka. “Kamu nggak biarin mereka bully kamu, kan?” bisik Lexton sedikit keras. Jeremy yang mendengar itu pun geram dibuatnya. “Lexton!”“Kami cuma diskusi, Om Lex!” jawab Ivy riang. “Sekalian perkenalan.”“Hahaha! Aku tidak sangka semua ini!” Aloysius terlihat seperti orang yang baru saja memenangkan lotere. “Dunia benar-benar kecil, Nona Helix!”Suasana mulai terasa ringan setelah Aloysius menerima kehadiran Ivy sebagai orang penting di ruang
Terakhir Diperbarui: 2026-01-15
Chapter: Bab 47 | Hedera Helix“Nona Ivy, Kepala keluarga Tan memanggil Anda.”Ivy segera mematikan ponselnya dan mengikuti kepala pelayan pria yang menjemputnya. Walau terlihat tenang seolah cuek, sebenarnya hati Ivy berdebar cukup cepat. Ia tidak bisa membayangkan apa yang akan ditanyakan padanya. Sang kepala pelayan mengetuk satu kali, lalu berkata dengan suara sedikit keras. “Nona Ivy Adinata sudah datang, Tuan Jeremy.”Ivy memutar otaknya lagi. Ia sudah membaca semua data anggota keluarga Tan. Ingatannya merujuk pada kepala keluarga Tan, saat mendengar nama itu. ‘Berarti dia ayah Om Lexton,’ batin Ivy. Sebuah kenyataan pun menghantamnya. ‘Berarti dia itu kakek-kakek nggak sih?! Oh my God! Kenapa juga gue suka sama om-om kayak Lexton?!’’Pintu sudah terbuka, tetapi Ivy belum siap dengan kenyataan yang baru saja disadarinya. Ivy melihat Giana memberi isyarat padanya. Kakak tertua Lexton tersebut ternyata sudah menyiapkan kursi untuknya. Namun, Jeremy tidak setuju.“Nona muda, kau bisa duduk di sebelahku,” uj
Terakhir Diperbarui: 2026-01-14

Terjebak Permainan Sang Presdir
Season 1: Bab 1-208 [Manda dan Raffael]
"Wow! Siapa yang berani membayar mahal seorang Raffael Indradjaya, hm?"
“Aku dong! Memangnya gigolo setampan dia dibayar berapa, sih?” – Manda Adinata
Diselingkuhi sang kekasih, Manda Adinata (22) bermaksud mencari teman minum dengan meminta sahabatnya menyewa seorang gigolo. Terlalu mabuk, Manda bahkan tak sadar salah masuk ruangan. Malam itu, ia malah bercinta dengan pria asing yang tidak diketahui asal usulnya. Namun, ia bertemu lagi dengan pria itu yang ternyata adalah bos baru di kantornya.
Season 2: Bab 210 UP [Bintang]
“Kata manajer saya, saya diminta untuk menemani malam Pak Bintang.”
“Menemaniku? Sure. Apa yang kau mau, kucing kecil?”—Bintang Adinata
Dikelilingi banyak berita skandal, Bintang Adinata (30) yang kini menjabat sebagai CEO RAFT Entertainment menggantikan Raffael, bahkan belum pernah memiliki seorang kekasih. Dengan sifatnya yang santai dan wajah rupawannya, semua wanita menginginkannya.
Sampai di satu momen, seorang artis tak terkenal tiba-tiba mendatangi kamar hotelnya dan menawarkan diri untuk menemani malam sang CEO.
Mungkinkah Bintang mengulang kesalahan Raffael dulu?
Baca
Chapter: Author's Note (Tamat)Hai! Romero Un menyapa!Novel ini akhirnya tamat ya ^_^Terima kasih buat para pembaca yang mendukung novel ini sampai selesai. Terima kasih juga untuk pembaca yang sudah memberikan komentar dan hadiah. Sampai ketemu di novel selanjutnya ya!Sayonara!
Terakhir Diperbarui: 2025-04-30
Chapter: Bab 260. Kebetulan, Aku Menikah Juga Hari Ini.“Bos, sudah keluar hasilnya.”Bintang mengangguk. Ia segera mengecek hasilnya dan menemukan komposisi larutan yang tertulis dapat menyebabkan kerusakan pada pita suara. Ia pun langsung memberitahu Dennis. “Segera suruh Luna menemui dokter Gilian. Kuharap belum terlambat memperbaiki pita suaranya.”“Black, tangkap Kanya dan 2 temannya. Bawa mereka ke kapten. Aku sudah malas mengurusi mereka.”“Baik, Bos!”Sepeninggalan Black, Bintang langsung menyandarkan kepala, sambil memijat-mijat dahinya yang mulai pusing. Dengan posisi tak berubah, ia mencoba meraih gagang telepon dan menghubungi Tiara. “Auntie, tolong ke ruanganku.”2 menit setelahnya, Tiara sudah duduk di hadapannya. “Ada apa, Pak Bintang?”“Aku mau keluarkan berita dan juga peraturan baru.”Sang sekretaris senior itu mengangguk.‘Apa ini masalah artis Luna itu? Kurasa memang sudah keterlaluan sekali Kanya itu.’ Tiara membatin, sementara tangannya membuka laptop di pangkuan.Dalam berita internal itu, Bintang menjelaskan perka
Terakhir Diperbarui: 2025-04-30
Chapter: Bab 259. Menciptakan Bukti“Oh! Lex, aku cari kamu. Ayo, ikut!”Bintang mengambil kesempatan untuk lepas dari Kanya. Ia segera pamit, menggeret adik perempuannya bersama. “Kau dikerjai si Kanya?” tanya Alexa setelah mereka cukup jauh dari target pembicaraan.Bintang menggeleng. “Sepertinya dia nggak suka dengan Lia dan membuat skandal untuk menghancurkan karir Lia sebelum debut.”Alexa mengerutkan dahi. “Kukira sasaran Kanya si Luna. Dia sering banget dipanggil Kanya sebelum latihan mulai. Dan pagi ini Luna kena marah karena suaranya tiba-tiba hilang.”Kali ini dahi Bintang yang berkerut tak mengerti. “Kenapa kau diam saja? Kanya sepertinya bukan perempuan yang baik, Lex. Hati-hati.”Alexa mendengus geli. “Siapa yang berani denganku?!”“Jadi, ini yang kemarin kakak tanyain ke aku? Skandal itu disengaja oleh Kanya?” Alexa kembali bertanya. Kepala Bintang bergerak naik-turun. “Kebetulan aku melihatnya.”Mereka terdiam sesaat, sebelum akhirnya Bintang memutuskan untuk pergi menemui Dennis. “Kau juga hati-hati. A
Terakhir Diperbarui: 2025-04-30
Chapter: Bab 258. Curiga“Aku nggak peduli.” Bintang membalas pertanyaan Adelia dengan pernyataan keras kepala. “Kita bisa menyembunyikan pernikahan ini, untuk sementara.”“Buat apa?” tanya Adelia tak mengerti. “Kalau aku menikah, aku ingin bisa menceritakannya pada semua orang.”Mendengar itu Bintang tak bisa berkelit. Ia tak menyangkal. Mungkin dirinya yang paling sulit untuk menyembunyikan hubungan mereka. Bahkan sejak awal, dirinya lah yang tak bisa menahan diri untuk mengumbar kedekatannya dengan Adelia. “Tapi kalau tunangan, kurasa aman. Gimana?” usul Adelia yang merasa bersalah setelah pertanyaannya tadi. Bagaimanapun, saat ini, seorang CEO besar melamarnya. Dia, yang hanyalah seorang gadis biasa.Namun, Bintang menolak usulannya. “Aku ingin menikahimu karena aku mau semalam-malamnya kamu pulang, aku ada di rumah.”Wajah Adelia bersemu merah. Sebuah senyum tak sadar terbentuk di sana. “Hanya karena alasan itu?” gumamnya tak percaya.“Itu bukan ‘hanya’, My dear.” Bintang memeluk tubuh sang kekasih er
Terakhir Diperbarui: 2025-04-30
Chapter: Bab 257. Mendadak“Bos, Regan mengitrogasiku. Sepertinya Bos Raffael mencari Anda.”Black melapor pada Bintang, tepat di saat ia yakin kalau Adelia sudah masuk ke kamar mandi hotel. Ini adalah hari kedua Bintang dan Adelia berada di hotel. Seharian kemarin mereka menikmati renang dan layanan spa dari hotel itu. Dan pagi ini, seperti yang sudah ia perkirakan akan terjadi. Foto dirinya melangkah keluar dari apartemen para artis RAFTEN sambil merangkul seorang perempuan tak dikenal, menghiasi halaman depan media berita artis ibukota.Tentu saja, Raffael dan Manda akan marah besar, mengira bahwa putranya berselingkuh di belakang Adelia. “Mereka pikir Anda membalas dendam atas skandal Nona Adelia.”“Ah ….” Bintang terkekeh geli dengan tebakan orang tuanya. “Aku mematikan ponselku. Kau saja yang beritahu mereka kalau foto itu adalah fotoku dengan Lia.”Black mengangguk. “Baik, Bos.”“Tapi, jangan kasih tahu kami di hotel ini,” tambah Bintang, mengingatkan. “Aku dan Lia sedang liburan.”“Siap, Bos!”Sege
Terakhir Diperbarui: 2025-04-30
Chapter: Bab 256. Pengalihan SkandalHa! Ha! Ha! “Pertanyaan dari mana itu?” Bintang tergelak mendengar kenyataan bahwa Adelia tak merasakan cintanya.CEO RAFTEN bahkan tak bisa menyalahkan siapapun kecuali dirinya, karena sudah membuat Adelia bertanya demikian. Cinta yang ia berikan sepertinya tidak nyata. Seperti apa kata sang ibunda. Hambar.“Kau nggak tahu saja, tiap malam aku datang ke sini. Tapi kau nggak pernah ada.”Netra Adelia membulat kaget. “Bohong! Aku nggak pernah ketemu kamu! Nggak pernah ada tanda-tanda kamu mengunjungi apartemenku.”Bintang mengecup bibir sang kekasih, singkat. Kemudian berkata, “Aku malas kalau harus mengakui perbuatanku. Jadi, terserah kamu percaya atau nggak. Aku nggak masalah, Lia.”Melihat Bintang tidak bersikeras membuktikan ucapannya, Adelia memutuskan untuk percaya. “Terus, kenapa kau ke apartemenku nggak bilang-bilang?” tanyanya heran. Bibir Bintang bergerak ke kanan lalu ke kiri, menimbang apa juga yang membuatnya datang ke apartemen Adelia.“Awalnya mau kasih kejutan. Tapi
Terakhir Diperbarui: 2025-04-29
Chapter: Side Story 4 (End)“Gimana sekolah barumu, Demitri?” Hilde bertanya sambil menyekop nasi ke atas piring anak yang ia akui anak lelakinya itu. Sudah hampir 1 bulan Demitri pindah ke sekolah baru dan ia merasa hidupnya sangat luar biasa, dibandingkan dulu.“Well, mereka terlalu banyak memuji-muji aku, Madam Hilde,” keluh Demitri kesal. “Penjilat sepertinya.”Hilde tertawa mendengar komentar polos itu. “Biarkan saja mereka. Jangan sampai kamu diperalat mereka karena statusmu di keluarga ini, Demi.”Demitri mengangguk paham. Pasti akan banyak orang mendekatinya demi harta. Walau semua orang tahu dia hanyalah anak angkat Henry Lou, tetap saja mereka berjaga-jaga kalau-kalau Demitri bisa naik sebagai penerus di masa depan. “Madam, di mana ayahku?” tanya Demitri sambil menyuap makanan yang sudah diambilkan Hilde tadi. “Sepertinya dia ada di ruangan tetua Yi Fan,” jawab Hilde yang mulai ikut makan berhadapan dengan Demitri. “Selesai makan mau ke sana?”“Mau. Aku ingin tanya apa dia sudah dapat kabar soal ib
Terakhir Diperbarui: 2025-10-09
Chapter: Side Story 3. Yang Nyata dan Tipuan“Gila!”Dari 5 calon penerus keluarga Lou lainnya—Lann, Ferran, Armyn, Hoven dan Giorgie, 3 di antara mereka tidak menyetujui kehadiran Demitri.“Kau masih mudah, Henry! Buat apa kau angkat anak laki-laki?!” tanya Giorgie, salah satu yang tidak setuju dengan tindakan sang kakak. “Kau masih bisa menikah!”Henry memutuskan untuk mengakui Demitri sebagai anak angkat, dengan alasan memenuhi keinginan terakhir ibunya yang sangat menginginkan cucu laki-laki.Tentu saja, akan ada banyak kebohongan-kebohongan yang terucap di masa depan nanti. Semua itu karena Henry yang sangat ingin berada dekat dengan Demitri, sambil berusaha melindunginya.“Jangan sembarangan, Giorgie! Aku tidak bisa mengkhianati Hilde!” Lagi, sebuah kebohongan terucap.Henry memang sayang pada istri sahnya itu, tetapi hanya seperti keluarga. Karena hatinya hanya terisi penuh oleh satu orang wanita.Hanya Gladys yang ia cintai sebagai seorang pria memandang wanita.“Sudahlah!” Lann sebagai yang tertua dibandingkan mereka se
Terakhir Diperbarui: 2025-09-23
Chapter: Side Story 2. Ayo, Buat Papamu Bangkrut!“Demitri! Kau kenapa lagi kali ini?!” tukas Gerald panik melihat anak lelaki dari Gladys dan Henry babak belur pulang sekolah.Alih-alih menjawab pertanyaan itu, Demitri mengulangi keluhan yang sama. “Paman, kenapa aku harus sekolah di sana sih?! Mereka itu nggak suka denganku!”“Dem, kalau kau berusaha, mereka pasti melihat hatimu!”“Persetan dengan itu, Paman!” raung Demitri frustrasi. Ia berlari ke kamarnya sambil berteriak lagi, “Aku tidak mau masuk sekolah besok!”Di saat bersamaan, sebuah mobil yang dikenal Gerald, berhenti di depan rumahnya. Ia pun panik. Mobil itu adalah mobil yang dibelikan Henry untuk Gladys dan Demitri.Namun, beberapa bulan lalu Gladys menghilang. Ia hanya menuliskan pesan singkat di secarik kertas agar Gerald mau menampung Demitri sementara waktu.Jadi, kalau mobil itu ada di depan rumahnya sekarang, hanya ada 1 orang yang pegang kunci kedua.Henry Lou.Benar saja. Sahabat karibnya itu turun dengan tergesa dan meneriaki nama Gerald. “Di mana Gladys dan pu
Terakhir Diperbarui: 2025-09-21
Chapter: Side Story 1. Masa Lalu Kelam Keluarga Lou“Bulan depan kau menikah dengan Hilde! Kamu dengan Mama, Henry?!”Henry muda, yang masih berusia 30 tahun itu tak menjawab Verschane—ibunya. Ia berdiri dengan kesal dan pergi begitu saja. Kepalanya penuh dengan dua kalimat yang saling beradu. Ucapan sang ibu dan pemberitahuan dari Gladys—sekretaris sekaligus wanita yang dicintai Henry.“Aku hamil, Hen!” Itu yang dikatakan Gladys 4 bulan lalu. Wajah wanita yang masih menjabat sebagai sekretaris utama Henry itu begitu bahagia. Dan sekarang, Henry harus menelan pil pahit dengan melepaskan Gladys untuk menikahi wanita pilihan ibunya. Demi melindungi Gladys dari sang ibu. Garis keturunan Verschane mengandung darah anggota mafia terkenal di dunia bawah. Dia bisa melenyapkan orang tanpa dunia tahu. “Aku harus berhati-hati,” gumam Henry gugup. "Kalau Mama tahu, dia pasti melenyapkan Gladys."Ia berjalan menuju kamar pribadi lalu menutup pintu dibelakangnya dan segera menghubungi Gladys. Tak sampai 2 detik, suara riang sang pujaan hati te
Terakhir Diperbarui: 2025-09-20
Chapter: Cerita TambahanHai! Aku kembali! Sambil menunggu ide untuk buku baru, kupikir ada baiknya menambahkan detail cerita ruwet yang terjadi antara Henry Lou dan Demitri Sharone Lou. Anak angkat yang bukan anak angkat. Buat kalian yang penasaran, ditunggu ya beberapa bab selanjutnya ^_^ Salam, Romero Un.
Terakhir Diperbarui: 2025-09-19
Chapter: Bab 160. Lahirnya CEO Termuda!Tak lama setelah mengirim pesan mengenai kelahiran putranya, Max sudah mendapati dua pria tua itu di depan kaca ruang bayi. Max terkekeh geli. “Kalau sudah datang itu, kabari aku, Dad, Grandpa, Papa, Kakek!” Keempat lelaki tua itu menoleh dan tersenyum lebar. “Max! Gemas sekali putramu, Nak!” Netra Mozart sudah berair. Kayleon adalah cucu pertamanya. Pertama kali lagi, setelah kelahiran Lian, ia akan menggendong bayi mungil. Raymond mengangguk setuju. “Aku bisa lihat hidungnya mancung seperti Bebby. Tapi rambutnya sepertimu, Max!” “Sudah jelas! Keturunan keluarga Lou tidak pernah mengecewakan!” tukas Henry dengan bangganya. Kali ini Mozart tak berusaha membantah. Memang semua keluarga Lou tidak ada yang kecantikan dan ketampanannya di bawah rata-rata. Semua keturunannya berwajah sekelas model dunia. Termasuk Max dan Lian. “Ya, ya, ya. Terima kasih untuk gen kalian, Pa!” kekeh Mozart dengan tatapan yang melekat pada bayi mungil di dalam ruang kaca itu. “Lalu kapan aku bisa
Terakhir Diperbarui: 2025-09-18