ANG KATULONG NA PINIKOT NG BILYONARYO

ANG KATULONG NA PINIKOT NG BILYONARYO

last updateHuling Na-update : 2026-04-15
By:  BatinoKumpleto
Language: Filipino
goodnovel18goodnovel
9.52
86 Mga Ratings. 86 Rebyu
514Mga Kabanata
104.6Kviews
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

Isang kasambahay na walang pake sa pag-ibig. Isang bilyonaryong sanay sa kontrol. At isang gabing ‘di nila inaasahan... na hahantong sa kasalan?! Si Roxane Hermenez ay simpleng babae: trabaho, uwi, tulog, ulit. Ang pangarap niya? Makaipon, makaalis sa pagiging katulong, at mabigyan ng maayos na buhay ang pamilya. Walang oras sa landi-landi lalo na’t ang amo niya ay si Dark Nathaniel Villamonte — mayaman, suplado, at ubod ng arte. Pero isang gabi, dahil sa kakaibang pagkakataon, isang basong alak, at isang sira ang elevator… may nangyari. At noong malaman ni Dark Nathaniel na may “posibleng bunga” ang gabing iyon, hindi siya nagtago— Siya pa ang nagpumilit magpakasal! “Hindi puwedeng wala akong responsibilidad. Puwede na ang kasal sa Huwes!” Ngayon, si Roxane ang natataranta. Sino ba’ng babae ang pinipikot ng sariling amo?! Pero teka… kung responsibilidad lang ang dahilan, bakit parang nagiging possessive, sweet, at seloso si Dark? May pag-ibig na ba talagang nabubuo? O baka naman… trip lang talaga siya ng bilyonaryo? Saan hahantong ang damdamin ni Roxane sa kanyang gwapong apo kung patuloy siyang susuyin nito kahit alam niyang may mga kontra barata sa ginagawang iyon ni Dark Nathaniel?!!!!

view more

Kabanata 1

1.

Pada hari Andre kembali, aku sedang meringkuk di samping tong sampah di persimpangan Jalan Wandara, lalu memakan makanan sisa yang kukumpulkan.

Kedua kakiku diamputasi, jadi aku hanya bisa menopang tubuhku dengan tangan.

Rambutku berantakan, pakaianku juga compang-camping, aku terlihat seperti pengemis.

Aku melihat layar besar di persimpangan jalan. Andre yang sedang naik daun dalam daftar Forbes selama dua tahun terakhir, sedang diwawancarai oleh sebuah media keuangan dengan tunangannya yang bernama Anne.

Mungkin AC di ruang wawancara terlalu dingin, jadi Andre melepas jasnya dan meletakkannya di bahu Anne.

Gerakannya sangat terampil, tatapannya terlihat penuh dengan kasih sayang dan lembut.

Rongga mataku tiba-tiba memerah, hidungku terasa masam, air mataku juga mengalir turun dengan deras.

Dulu aku suka mengenakan gaun. Meskipun saat itu adalah musim dingin dengan suhu di bawah 10 derajat Celcius dan turun salju, aku tetap akan mengenakan gaun dengan kaki telanjang. Pada saat itu Andre akan melepas mantelnya dan meletakkannya di bahuku dengan penuh kasih sayang.

Saat wawancara akan berakhir, pembawa acara tiba-tiba bertanya, "Pak Andre, aku dengar Anda dan Nona Anne akan segera menikah. Bisakah Anda cerita bagaimana kalian bisa bersama?"

Andre tersenyum, lalu menggenggam tangan Anne. "6 tahun yang lalu, bisnisku bangkrut, aku juga punya utang yang sangat besar. Itu adalah masa terburuk dalam kehidupanku. Mantan istriku menceraikanku dan menggugurkan anak kami. Tapi Anne selalu menemaniku melewati masa-masa tersulit itu setiap saat sampai hari ini."

"Dua bulan lagi, aku akan mengadakan pernikahan yang megah untuknya. Kalian semua bisa hadir di pernikahan kami."

"Aku ingin dia menjadi pengantin yang paling bahagia di dunia ini!"

Begitu Andre selesai berbicara, semua orang mulai berdiskusi.

"Mantan istri Andre benar-benar sangat egois!"

"Dia kabur sementara suaminya terlilit utang."

"Sekarang Andre jadi sehebat sekarang, dia pasti sangat menyesal!"

Banyak orang mengatakan jika aku adalah orang yang kejam.

Selain itu mereka juga memuji Anne yang merupakan tunangan Andre yang setia.

Melalui layar besar, aku bisa melihat kebencian di mata Andre dengan jelas.

Seolah-olah dia sedang mengejekku yang kejam dan tidak tahu berterima kasih di dalam hatinya, ‘Lihatlah, dulu kamu meninggalkanku, tapi kamu pasti sangat menyesal sekarang!’

Aku tahu dia berharap aku mati.

Kebencian yang begitu besar membuatku seluruh tubuhku bergetar.

Saat ini sudah memasuki bulan Desember, salju mulai menutupi Jalan Wandara. Tubuhku menggigil di balik pakaianku yang compang-camping, seperti gadis penjual korek api. Aku merasa seolah-olah aku akan mati kedinginan di sini kapan saja.

Wawancara sudah berakhir.

Sudah waktunya bagiku untuk kembali.

Aku menopang tubuhku dengan kedua tanganku, lalu menggeser tubuhku. Kedua lenganku mati rasa karena menyentuh salju yang dingin di jalanan.

Aku menggertakkan gigi, lalu bergerak selangkah demi selangkah. Perjalanan sejauh lima kilometer memakan waktu tiga jam.

Aku tinggal di bawah jembatan layang, tempat para tunawisma berkumpul.

Seorang gadis kecil berusia 7 atau 8 tahun tidak sengaja terjatuh di depanku, dia hendak meminta maaf. Tapi saat melihat wajahku yang penuh dengan bekas luka, dia langsung menangis dengan keras

"Dari mana datangnya pengemis jelek ini? Minggir kamu!"

Ayah gadis kecil itu menggendongnya dan segera pergi.

Sebelum pergi, pria itu bahkan menendang punggungku dengan kakinya yang berlumpur. Aku kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari tangga.

Kepalaku membentur tanah.

Darah hangat mengalir dari lubang hidungku, lalu menetes ke atas kepingan salju.

Tali liontin jimat keselamatan di leherku putus dan berguling di atas tanah. Aku segera merangkak untuk mengambil liontin itu, kemudian memegangnya di tangan sampai aku menemukan tali, lalu memasangkannya kembali di leherku.

Ini adalah hadiah dari Andre.

Pada tahun pertama setelah kami bersama, aku mengalami demam tinggi dan pneumonia, lalu koma selama beberapa hari.

Agar aku bisa segera sadar, Andre sengaja membeli hadiah ini untukku demi mendoakan keselamatanku.

Liontin jimat keselamatan ini seharga beberapa rupiah, tapi aku tidak akan menjualnya, meskipun aku mati kelaparan.

Dengan ini aku bisa membuktikan cintaku pada Andre.

Aku hendak kembali ke jembatan layang untuk beristirahat, tapi entah kenapa aku merasa sangat lelah, kelopak mataku bahkan terasa begitu berat.

Aku hanya terjatuh dari tangga, kenapa aku bisa mengeluarkan begitu banyak darah?

Aku menyeka darah di hidungku dengan putus asa, tapi entah kenapa dahi dan hidungku terus mengeluarkan darah.

Kedua lenganku terasa sangat lemah sampai tidak bisa menopang tubuhku lagi. Aku hanya bisa merangkak di tanah, lalu membiarkan darah mengotori salju hingga memerah.

Perutku mulai terasa sakit seperti ditusuk dengan pisau.

Kepalaku juga terasa sangat sakit seperti akan meledak.

Tubuhku kejang-kejang karena kesakitan.

"Julie, Julie, apakah kamu baik-baik saja?"

Seseorang memanggil namaku, tapi aku tidak bisa membuka mulut dan mataku.

Mungkin aku akan segera meninggal.

Baguslah. Aku bisa melihat Andre untuk terakhir kalinya dan mengetahui jika dia baik-baik saja. Aku tidak perlu merasa khawatir lagi.

Hanya saja, mati di jalanan benar-benar sangat tidak bermartabat.

Selain itu kondisi tubuhku juga terlihat sangat mengenaskan, lupakan saja.

Sebentar lagi aku juga akan mati, apa bedanya tempat yang bersih dan kotor? Lagi pula tidak akan ada orang yang mengenaliku.

Untung saja Andre tidak pernah melihatku dalam kondisi seperti ini.

Saat malam tiba, tubuhku perlahan-lahan mendingin dan tertutup salju ....

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

To Readers

Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang  manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.


Mga Ratings

10
94%(81)
9
1%(1)
8
0%(0)
7
0%(0)
6
1%(1)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
3%(3)
9.52 / 10.0
86 Mga Ratings · 86 Rebyu
Sulatin ang Repaso

RebyuMore

Batino
Batino
Hello po! Meron po akong new story ang tittle po niya ay THE KATULONG WHO BECAME THE STEPMOTHER nasa chapter 116 na po siya.. At malapit na din po itong matapos... 🫶🫶🫶
2026-07-01 11:40:40
1
0
Batino
Batino
100k views na 🫶🫶🫶 Thankyou all po
2026-06-30 20:20:32
1
0
Batino
Batino
99k views 🫶🫶🫶🫶
2026-06-23 00:54:01
2
0
Batino
Batino
Wakas..... Thankyou verymuch po .. Happy 93k views po sa lahat ng nagmahal at sumuporta sa storya kong ito..🫶🫶🫶🫶
2026-04-21 08:42:08
1
0
Batino
Batino
Hello po...🫶 Meron po akong bagong Libro,baka gusto niyo pong basahin. 🫶 THE BILLIONAIRE WHO WATCHED ME DIE " Yan po ang Tittle ng Book ko nasa 63 chapter na po siya at everyday updated po.....
2026-03-20 03:06:51
3
0
514 Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status