Share

Bab 53

Author: Zila Aicha
last update publish date: 2026-05-01 13:32:09

Tetapi, tentu saja Henry Corwell berpura-pura tidak tahu tentang kejadian itu.

Dia malah bersikap seakan tak ada yang terjadi di depan matanya.

Dia benar-benar membutakan dirinya.

Sementara Arnold merasa bahwa rencananya sesuai dengan apa yang dia merencanakan.

Memang, Liam Slater, rajanya itu memerintahkan dirinya untuk langsung berterus terang pada Henry Corwell untuk menanyakan tentang keberadaan Nathaniel Lee.

Tapi, dia tidak bisa langsung melakukan hal itu. Dia harus mengecek terlebih du
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang   Bab 120

    Ekstra Part 10Seolah tak ingin membiarkan Josh Grey lolos begitu saja dari pembicaraan itu, Nathan kembali berkata, “Seorang raja yang bijak dan dicintai rakyat seharusnya tetap dipertahankan.”“Kau tidak tahu apa-apa dan sebaiknya kau diam saja!” balas Josh tajam.Nathan ingin membalas lagi tetapi Josh jauh lebih cepat daripada dirinya, “Tujuan utamamu masuk ke kerajaanku untuk mencari Aresh Vian. Aku … akan membantumu untuk menemukan orang itu hari ini juga.”Usai mengatakannya pria itu tak berbicara apapun lagi sampai mereka tiba di sebuah kediaman di dalam istana.Kediaman itu merupakan kediaman yang diperuntukkan untuk para tamu dari kerajaan lain.“Selamat beristirahat! Aku akan segera memberitahumu jika anak buahku telah menemukan jejak dokter ajaib yang sangat ingin kau temukan itu,” kata Josh dingin.Nathan hanya menjawab, “Terima kasih.”Josh tidak membalasnya dan hanya meninggalkannya begitu saja.Setelah pria itu pergi bersama dengan anak buahnya, Dilion yang sedari tadi

  • Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang   Bab 119

    Ah, Dilion merasa sedikit agak menyesal karena telah menceritakan masalah mengenai Josh Grey pada Nathaniel Lee.Jenderal perangnya itu memang tidak akan pernah bisa melihat ketidakadilan terjadi di depan matanya.Terlebih lagi, masalah itu berkaitan dengan hal yang pernah juga dirasakan olehnya sehingga menurut Dilion, Nathan kemungkinan besar merasa terpanggil untuk membantu jenderal perang dari Kerajaan Ashwin itu.Maka, mau tidak mau Dilion harus menyetujui untuk membantu sang jenderal agar bisa bertemu dengan orang itu secepatnya sehingga mereka bisa kembali memusatkan tujuan utama mereka dalam pencarian Aresh Vian.“Baik, Jenderal. Saya akan segera mencari cara,” kata Dilion.Setelahnya Nathan mempelajari beberapa dokumen tentang kerajaan itu dan semakin yakin bahwa dia harus segera bertemu dengan Josh Grey.Sang co-pilot memberi tanda bahwa mereka akan segera mendarat sehingga Nathan pun mulai bersiap-siap.Mereka berlima memang menggunakan pakaian tempur tapi ketika mereka tur

  • Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang   Bab 118

    Ekstra Part 8Dilion pun menjelaskan, “Di Kerajaan Ashwin sedang terjadi sebuah masalah, Jenderal.”Nathan mengangkat alisnya dan langsung balik bertanya, “Masalah? Soal apa?”Ah, Nathan merasa agak sedikit kesal pada dirinya sendiri karena dia tidak mencari informasi yang cukup mengenai Kerajaan Ashwin.Padahal dia akan pergi ke sebuah kerajaan yang sebelumnya belum pernah dia datangi yang seharusnya membuatnya lebih berhati-hati. Walaupun dia tahu kerajaan itu bukan kerajaan yang besar seperti Kerajaan Veldera, tetap saja dia berpikir hanya telah ceroboh. “Ini … mereka sedang memiliki masalah internal. Jadi … Raja Kerajaan Veldera sedang berseteru dengan perdana menteri. Menurut kabar yang beredar Perdana Menteri menghendaki raja untuk turun tahta karena dinilai dia tidak bisa membuat status kerajaan mereka menjadi lebih berkembang.”Nathan menatap anak buahnya itu dengan tatapan keheranan serta raut wajah penasaran. “Dan raja tidak mau turun tahta?”Dilion menggelengkan kepalanya

  • Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang   Bab 117

    Ekstra Part 7“Lalu, apa yang akan kau lakukan, Nathan?” Jefry bertanya dengan dahi mengerut yang tergambar jelas di wajahnya.Nathan mendesah pelan, “Tentu saja aku harus menemukan dia sebelum yang lain menemukannya.”“Kau akan berangkat mencarinya?”Nathan mengangguk dan memanggil salah satu anak buahnya. Dia memberikan beberapa perintah pada si anak buah dan menyuruhnya segera pergi melaksanakannya. Jefry yang masih terlalu terkejut dengan keputusan Nathan pun bertanya lagi, “Kau yakin kau akan pergi? Bukankah-”“Aku tidak bisa menunggu kabar di sini, Jeff. Aku akan pergi selama satu minggu. Jika memang aku tidak bisa menemukannya dalam satu minggu, aku akan langsung pulang,” potong Nathan tanpa terdengar ragu.Jefry Milton ingin sekali mencegah temannya itu untuk pergi. Akan tetapi, dia tahu temannya itu bukan orang yang akan berubah pikiran dengan mudah. Dia pun mengurungkan niatnya itu dan beralih mendukungnya.“Kalau begitu, jangan lupa memberiku kabar kapanpun kau menemukan s

  • Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang   Bab 116

    Ekstra Part 6Perintah itu masih terngiang di telinga Nathan bahkan setelah dirinya dan Jefry meninggalkan ruang kerja Aldric.Mereka berjalan menyusuri koridor istana yang panjang tanpa banyak bicara. Baru ketika mereka tiba di halaman depan istana, Jefry menoleh ke arahnya."Jadi?"Nathan menghela napas panjang, "Aku belum menjawab.""Tapi kau pasti akan menerimanya."Nathan melirik sahabat lamanya itu, "Sekarang aku punya istri dan anak yang baru berusia beberapa bulan.""Dan kau juga punya seorang raja yang sedang memohon bantuanmu, Nathan. Apa yang akan kau lakukan?" tanya Jefry.Nathan masih diam saja. Jefry hanya mendesah pelan.Malam harinya, Nathan menceritakan semuanya kepada Angela. Saat itu mereka sedang berada di kamar mereka. George, bayi mungil mereka sudah tertidur pulas di dalam buaian.Nathan duduk di tepi tempat tidur sementara Angela mendengarkan dengan tenang."Jadi raja ingin menemukan dokter itu untuk Pangeran Liam?" tanya Angela.Nathan mengangguk, "Namanya Ares

  • Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang   Bab 115

    Ekstra Part 5"Saya serius, Yang Mulia.""Tapi dia ... sudah membuatmu ...."Ruangan itu kembali hening.Sinar matahari sore masuk melalui jendela ruang kerja, membuat suasana terasa semakin tenang. Nathan menatap kedua orang di hadapannya sebelum melanjutkan."Saya tidak melupakan apa yang pernah terjadi, tapi dia tetap berhak mendapatkan kewarasannya kembali."Tatapannya sedikit menunduk.Aldric dan Jefry hanya mendengarkan.Kata-kata itu langsung membuat Aldric terdiam.Melihat ekspresi sang raja, Nathan tersenyum tipis, "Dan saya tidak ingin melihat Anda memikul penyesalan jika membiarkan kondisi mental Pangeran Liam tetap seperti itu."Untuk beberapa saat, tidak ada seorang pun yang berbicara.Kemudian Aldric akhirnya mengangguk pelan, "Terima kasih, Jenderal."Nathan hanya membalas dengan senyum kecil.Tiga hari kemudian, sebuah perintah rahasia mulai dijalankan. Atas instruksi Aldric, Jefry mengirim surat ke berbagai kerajaan di seluruh benua.Surat-surat itu dikirim kepada dok

  • Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang   Bab 97

    Zach Drey yang mendengar hal itu pun segera menggelengkan kepalanya, mulai panik. Cepat-cepat Dia berkata, “Perdana Menteri, saya tidak memiliki niat apapun, apalagi niat buruk.”“Saya memang dulu prajurit Jenderal Reed dan bisa dibilang saya sangat setia kepadanya. Tapi, begitu saya resmi dipinda

  • Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang   Bab 82

    “Ya, Yang Mulia. Jenderal Lee masih memiliki urusan yang harus dia kerjakan sebelum dia kembali ke istana ini.”Jawaban dari Steven itu pun telah mematahkan harapan Liam.Jelas tidak mungkin baginya untuk mengorek informasi lebih dalam lagi karena tidak mungkin Steven akan memberitahunya. Prajurit

  • Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang   Bab 80

    Dengan penuh keyakinan Zach pun menjawab, “Jenderal Lee, saya bisa saja langsung berjanji kepada Anda kalau saya akan setia sampai saya mati pada Anda. Tapi … seperti yang Anda katakan, saya adalah mantan prajurit dari Jenderal Reed yang mana merupakan prajurit yang memiliki hubungan yang tidak bai

  • Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang   Bab 79

    Zach Drey memiringkan kepala dan menatap rival abadinya itu dengan senyuman lebar. Steven Breece mendengus jengkel tapi kemudian dia menarik orang yang masih tidur itu untuk duduk dengan tegak. “Cepat jelaskan padaku!” desak Steven.Zach yang wajahnya masih terlihat cerah itu pun berkata, “Aku …

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status