Short
Dilema Sang Gadis

Dilema Sang Gadis

By:  LiamKumpleto
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
7Mga Kabanata
508views
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

Di dalam bus umum, aku terdorong oleh kerumunan orang sampai masuk ke pelukan seorang pria. Seiring dengan guncangan bus, tubuhku pun ikut bergoyang di dalam dekapannya. Hawa panas tubuh khas pria dan aromanya yang dominan langsung menyerang sarafku. Ditambah dengan benturan tubuh yang terjadi berulang kali, perlahan-lahan muncul sensasi bergejolak yang menjalar di tubuhku. Lama-kelamaan, aku merasa ada sesuatu yang keras menonjol di belakang pinggulku, menyenggol bagian selangkanganku berkali-kali. Sementara tangan pria itu menjelajah tubuhku dengan bebas, lalu suara yang terdengar seolah tersenyum berbisik tepat di telingaku. Eh… kok dia bisa tahu siapa diriku?

view more

Kabanata 1

Bab 1

Namaku Lusy, seorang mahasiswi semester akhir yang sedang magang sebagai guru bahasa indonesia.

Demi memberikan kesan yang baik untuk para pimpinan sekolah, aku selalu berdandan dengan gaya yang anggun, cerdas dan sopan setiap hari.

Hari ini, aku mengenakan kemeja sutra berwarna putih krem. Bagian bawahnya kumasukkan ke dalam rok span berpotongan tinggi berwarna hitam, mempertegas lekuk pinggang dan pinggul yang kubanggakan selama ini.

Panjang roknya pun sangat pas. Saat berdiri jatuhnya tepat di atas lutut dan begitu duduk, roknya akan sedikit terangkat hingga ke tengah paha, memperlihatkan sebagian kulit putihku yang terbalut stoking super tipis.

Aku sangat puas dengan penampilanku hari ini, terlihat profesional, tapi tetap mempertahankan sisi feminim.

Namun dalam semua rencana matangku, aku sama sekali tak menyangka kalau kemacetan di jam pulang kantor hari ini akan separah ini.

Bus umum sudah seperti kaleng sarden yang penuh sesak.

Orang-orang berdiri berhimpitan tanpa ada celah sedikit pun. Setelah bersusah payah berdesakan untuk naik, aku langsung terdorong oleh gelombang penumpang di belakangku hingga terpojok ke sebuah sudut.

Berbagai tubuh yang terasa panas menghimpit tubuhku yang hanya berbalut pakaian tipis. Tak butuh waktu lama, kemeja yang kupilih dengan sepenuh hati mulai basah oleh keringat, samar-samar memperlihatkan warna kulit di baliknya.

Udara di dalam bus bercampur aduk antara bau keringat, parfum dan makanan, membuat suasana terasa pengap hingga aku hampir kesulitan bernapas.

Aku diam-diam menarik ujung rokku sedikit ke atas mencoba memberi jalan agar bagian bawah rok bisa terkena udara luar tanpa halangan.

Tepat saat itulah bus mulai berguncang hebat. Aku pun kehilangan keseimbangan dan langsung terjatuh ke arah belakang.

Namun, kejadian memalukan yang sempat kubayangkan tak terjadi.

Aku malah jatuh ke dalam sebuah dekapan yang terasa hangat. Pria itu mengerang pelan, lalu reflek mengangkat tangannya untuk menahanku. Sialnya, tangannya malah mendarat tepat di bagian rok yang sedang kuangkat… itu adalah batas atas stokingku.

Tangan pria itu terasa sangat panas. Meski terhalang stoking, kulitku seakan melepuh oleh suhunya yang tinggi, membuatku reflek gemetaran.

“Te… terima kasih.”

Aku bergumam pelan untuk berterima kasih atas bantuannya, sambil berdoa dalam hati agar dia segera melepaskan tangannya.

Hembusan napas di belakangku terdengar agak memberat. Kemudian, aku mendengar suara tawa samar dari pria itu.

Suara beratnya teredam oleh raungan mesin bus yang bising. Sepertinya dia mengatakan sesuatu, tapi aku tak bisa mendengarnya dengan jelas.

Kondisi di dalam bus masih sangat padat. Aku terus terdorong oleh kerumunan orang ke dalam pelukannya, tak bisa bergerak sama sekali.

Dada pria di belakangku terasa seperti besi panas yang menempel erat pada punggungku. Melalui kemeja sutra yang tipis ini, aku bahkan bisa merasakan detak jantungnya yang stabil dan kuat.

Perlahan-lahan, detak jantung kami semakin kacau, tak bisa lagi dibedakan satu sama lain.

Guncangan bus membuatku terpaksa terus bergesekan di dalam dekapannya, membuat situasi ini terlihat seperti sedang….

Wajahku langsung merona. Aku berusaha keras menahan gejolak di hati yang terus muncul akibat kontak fisik yang tak terhindarkan dengan orang asing ini.

Aku mencoba menggeser tubuhku sedikit demi memberi jarak.

Namun, suara napas yang bercampur dengan tawaan kembali terdengar dari belakang. Detik berikutnya, aku merasakan tangan yang berada di pahaku mulai bergerak perlahan.

Ternyata… dia belum menarik tangannya?!

Aku langsung membeku.

Tangan itu terus bergerak nakal, menelusuri stokingku ke arah atas, seolah menikmati setiap getaran tubuhku yang muncul akibat sentuhannya. Hingga akhirnya, tangan itu berhenti tepat di batas atas stoking. Dengan satu jentikan, dia menarik ujung stokingku, lalu….

Plak! Stoking itu terlepas dan memantul kembali, meninggalkan bekas kemerahan di paha bagian dalamku.

Tubuhku pun gemetar hebat.

Anehnya, sebelum rasa perih itu benar-benar menjalar, aku malah merasakan sensasi nikmat yang tak bisa kukendalikan.

“Ah… tunggu sebentar….”

Sebelum kata-kata yang bercampur desakan itu lolos, aku langsung menggigit bibir kuat-kuat untuk menahannya.

Napas pria di belakangku pun menjadi semakin memburu dan berat.

Yang lebih parahnya lagi, aku merasakan ada sesuatu yang keras, tegang dan terasa sangat panas sedang menekan tepat di belahan bokongku.

Seketika, seluruh tubuhku menegang dan kepalaku rasanya langsung berdengung.

Guncangan bus masih terus berlanjut. Benda itu yang hanya terhalang beberapa lapis pakaian tipis, terus-menerus menyenggol bagian selangkanganku di tengah kerumunan, bahkan hampir saja menyentuh area yang paling sensitif….

Perlahan-lahan, aku bisa merasakan tubuhku menghangat. Rasa bergejolak itu berkali-kali menyerang tubuhku, sementara area pribadiku yang tersembunyi itu mulai terasa semakin basah.

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Walang Komento
7 Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status