MasukKekecewaan dan kesedihan mempertemukan mereka berdua. Shankar seorang duda tampan keturunan India dan juga Shenna janda cantik yang banyak di gandrungi kaum adam karena kecantikan dan keramahannya. Kisah cinta yang penuh lika-liku karena keduanya banyak yang mengejar. Akankah cinta mereka akan berjalan sesuai rencana atau banyak rintangan yang dihadapi.
Lihat lebih banyakBAB: 1
TERLUKA Terdengar suara aneh dari dalam kamar dan sepertinya di sana ada dua insan manusia yang tengah memadu kasih atau bermesraan. Hati lelaki mana yang tidak kecewa dan marah, tatkala mendengar desahan demi desahan yang terdengar di dalam kamar tersebut. Lelaki yang sedang mematung di depan pintu kamar tersebut mencoba menetralkan detak jantungnya yang mulai menggila dan seakan tidak bisa terkontrol. BRAK--- Pintu pun di dobrak dengan kasar oleh lelaki yang perawakannya tinggi kekar dan berwajah tampan. Dia adalah Shankar Rishabh, lelaki keturunan India yang berhidung mancung dan rahang yang tegas. "Sherli--!!" Dengan suara bergetar Shankar menyebut nama tunangannya itu. Terlihat lelaki yang tengah bersama Sherly tersenyum puas tatkala melihat wajah Shankar dengan sorot mata yang merah menyala dan marah. Dengan cepat Sherli memakai baju yang terlihat berserakan di lantai. Wajah Sherli pun terlihat gugup dan pucat pasi karena dihinggapi rasa terkejut dan takut terhadap Shankar sang tunangannya itu. "Shan-- ini semua tidak seperti yang kamu bayangkan," ucap Sherli mencoba melangkahkan kakinya ke arah Shankar yang sedang berdiri mematung di dekat pintu kamar. "Menjijikkan---! Kamu jangan dekati aku Sher---" Shankar pandangan matanya mengarah ke tunangannya itu dengan raut wajah yang terlihat memendam amarah yang sepertinya sudah naik ke ubun-ubun. Shankar berpikir dalam dirinya, kalau wanita yang tengah berada di hadapannya itu adalah wanita seorang pengkhianat yang sudah tega berselingkuh dan tidur dengan lelaki lain. Hati Shankar kini terasa tercabik pilu. Dengan cepat sang lelaki selingkuhan dari Sherli memegang lengan tangan wanita simpanannya tersebut. "Sudahlah Sher," ucap lelaki tersebut sambil tersenyum puas ke arah Shankar seakan mengejeknya. Tangan Shankar mengepal sepertinya dia akan melakukan bogem mentah kepada lelaki yang tengah bermesraan dengan wanita tunangannya itu. Bugg... Bugg... Bugg... Kepalan tangan dari Shankar pun mengarah ke perut lelaki tersebut. Nampak Sherli meringis melihat adegan tersebut. Lelaki tersebut nampaknya tidak melawannya karena dia seakan menyadari kesalahannya itu. "Stop.. honey, please...! Stop....!!!" Sherli meracau kepada Shankar yang sedang memuntahkan kemarahannya kepada lelaki hidung belang tersebut. Shankar terlihat semakin kesal dan terus menerus melakukan serangan kepada lelaki hidung belang itu. Sherli nampak memeluk Shankar agar tunangannya itu bisa menghentikan serangannya terhadap lelaki simpanannya. Tapi dengan cepat Shankar melepaskan pelukan tunangannya itu. "Do not touch me!" mata Shankar merah menyala kepada tunangannya itu. Nampak Sherli ketakutan dibuatnya "I'm sorry honey, please---" Sherli merengek menangis meminta kata maaf kepada Shankar. Lelaki yang sudah menyematkan cin-cin cantik di jari manisnya. "Fuck the words honey from your mouth," Shankar menatap kesal kepada tunangannya itu. "Please honey,,, please---" Sherli kembali merengek. "Kamu nikahi mantan tunanganku itu!" Shankar menatap lekat ke arah lelaki hidung belang tersebut. Nampak Shankar pun menghentakkan kakinya menuju arah luar kamar dengan hati yang mendidih. °°° °°° Hubungan Shankar dan Sherli sangat baik. Usia pertunangan meraka pun sudah terjalin sekitar 1 tahun. Kedekatan anak Shankar pun yang sudah menginjak kelas 2 SMP terlihat baik dengan Sherli. Shankar seorang duda yang mempunyai anak satu seorang perempuan yang bernama Jeevika Rishabh. Shankar lelaki yang pernah terluka dengan pernikahan yang pertamanya dulu. Pernikahan Shankar berakhir di meja pengadilan karena ada pihak ke tiga dari istri pertamanya terdahulu. Shankar lelaki yang romantis dan perhatian dan juga setia. Shankar pun tidak mengerti mengapa untuk kedua kalinya ini, dia kembali mengalami kegagalan cintanya dengan cara di khianati. Mungkin seperti mendapatkan sosok Ibu sambung untuk anak semata wayangnya itu, dari wanita tunangannya yang bernama Sherli. Karena Sherli wanita yang baik dan juga perhatian terhadap Shankar dan juga Jeevika atau biasa di sapa dengan sebutan Jee, anak semata wayang dari Shankar. Jee anak yang cerdas dan dewasa walau usianya baru menginjak 14 tahun. Jee pun selalu intens menghubungi Sherli sang tunangan Papanya itu. °°° Wajah Shankar terlihat murung dan kesal setelah sepulang dari rumah Sherli. Rasa kecewa dan sesal tentu saja masih menghinggapi hati dan pikirannya. Sungguh dia pun tidak pernah mengira kalau tunangannya itu akan berbuat sekeji itu dengan cara mengkhianati dirinya. Tak terasa bulir putih pun jatuh menetes di ujung matanya. Walau pun dia seorang lelaki akan tetapi rasa sesak kian menghinggapi lubuk hatinya. Shankar merebahkan badannya di ranjang lalu dia memejamkan matanya secara perlahan. Bayangan Sherli pun tiba-tiba hinggap menghampiri kembali. Lelaki yang tadi sedang bermesraan dengan Sherli nampak mentertawakan dirinya dan menatap puas. Shankar menghela napas panjang dan mencoba menenangkan detak jantungnya yang mulai menggila karena rasa cemburu dan kesal yang teramat perih. "Awas, Sherli. Aku tidak akan memaafkan kamu," batin Shankar. TOKK--- TOKK-- TOKK--- Suara ketukan pintu mampu membuyarkan lamunan Shankar. Lelaki tampan tersebut kemudian beranjak dari ranjangnya dan berlalu ke depan pintu kamarnya untuk membuka pintu. CEKLEK-- "Hallo Papa," Tiba-tiba anak semata wayang Shankar sudah mematung di depan pintu dan tersenyum renyah ke arah sang Papa. Terlihat sang anak memeluk erat sang Papa. Shankar pun menyambut pelukan sang anak begitu erat dan penuh kasih dan sayang. "Kamu, baru pulang Sayang," ucap Shankar sambil mencium kening sang anak. Jeevika menganggukkan kepalanya, kemudian beberapa saat dia mendongakkan kepalanya, lalu menatap sang Papa begitu lekat. Sang anak memandang curiga kepada Papanya tersebut karena kedua mata sang Papa berkaca-kaca seperti ada kesedihan terlihat disana. "Why,,! What happened, Papa?" Jeevika mengusap ujung mata Shankar dan nampak dihinggapi rasa khawatir. Jeevika sangat menyayangi sang Papa dan kedekatan di antara mereka sangat dekat sekali, di banding dengan Mamanya yang sudah menikah lagi dan meninggalkan dirinya. Shankar dengan cepat tersenyum lebar kepada sang anak. Walau hatinya dihinggapi rasa sesak karena baru saja dia mendapatkan masalah dengan Sherli tunangannya. "Papa is fine, honey," Shankar kemudian melepaskan pelukan sang anak dan berlalu duduk di kursi kamarnya. Nampak Jeevika mengekor dari arah belakang. Dalam benak sang anak berpikir kalau Papanya sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. "I love you, Papa," ucap Jeevika. "Sayang, nanti minggu depan kita pergi berlibur ya, ke puncak dua hari," ajak Shankar. "Asik, Tante Sherli ajak ya, Pa," muka dari Jeevika tersenyum lebar dan nampak gembira mendengar kabar tersebut. Bunyi detak jantung Shankar berdetak cepat seketika seakan tidak karuan, tatkala sang anak menyebut nama Sherli tunangannya itu. Hatinya tidak tenang dibuatnya. Dia pun nampak gundah dalam dirinya, alasan apa yang akan dia katakan kepada anaknya itu mengenai sudah kandasnya hubungan dirinya dengan Sherli. Bersambung"Mamaa.." Suara keras Sherli memanggil sang Mama buat Sonya yang tengah menikmati kopi di pagi hari wanita paruh baya tersebut terkejut dan panik.Dengan cepat Sonya menyeret langkah kakinya menuju kamar mandi dimana keberadaan Sherli disana. Tok...Tok...Tok..."Sayang, kamu kenapa? Buka pintunya! Sherli, kamu baik-baik saja kan." Sonya beberapa kali mengetuk pintu namun Sherli di dalam kamar mandi sana tidak menjawabnya dan yang terdengar hanyalah suara erangan rasa sakit yang begitu memilukan."Mamaa...""Apakah non Sherli jatuh," ucap sang art dengan dihinggapi rasa khawatir.Sonya sontak gelisah yang nampak terlihat dari gestur tubuhnya dan dalam hatinya berpikir, apa mungkin yang di ucapkan oleh sang art benar adanya kalau sang anak terjatuh.Sonya pun akhirnya sekuat tenaga membuka paksa atau mendobrak pintu yang tengah terkunci di dalam sana.BRUKPintu pun terbuka lebar setelah di dobrak oleh Sonya. Dengan tangan gemetar Sonya membuka pintu begitu lebar. Mulut Sonya pun me
PENGADILAN"Kita putus saja!" ucap Henri terdengar kesal dan penuh amarah ketika berucap kepada Karin.Sontak Karin terkejut dibuatnya, tatkala mendengar kata pisah dari Henri yang selalu memberikan pundi-pundi rupiah kepada dirinya. Karin seakan tidak rela jika harus berpisah dengan kekasih hatinya itu karena bagaimanapun Henri begitu baik dan perhatian full, lelaki itu selalu memberikan masalah finansial kepada dirinya. Wanita licik tersebut berpikir mungkin tidak ada lelaki yang begitu full memberikan materi yang berkelimpahan kepada dirinya. Bagas pun ketika dulu tidak pernah memberikan full masalah materi, seperti yang dilakukan seperti Henri. "Sayang, kamu tidak sedang becanda kan," suara lirih Karin seakan memelas tidak ingin pisah dari Henri.Di pagi buta Henri sudah datang menemui Karin yang masih tertidur lelap, dan Henri mendapatkan kabar dari seorang temannya kalau temannya tersebut sudah menemukan Karin tengah berada di kafe bersama Bagas lalu mereka memasuki mobil. Hen
KEHADIRAN BAYI CANTIK Beberapa bulan kemudian.Shenna yang tengah hamil besar sedang menunggu kelahirannya. Shankar yang sangat sibuk bekerja di kantor selalu meluangkan waktunya untuk menelepon kepada sang istri yang sebentar lagi akan melahirkan benih dari cintanya."Sayang, mungkin sudah saatnya kamu untuk melahirkan." ucap Shankar di layar sambungan video call.Shankar menatap penuh rasa khawatir terhadap sang istri yang begitu sangat dia sayangi dan cintai.Sepertinya Shenna sudah waktunya untuk melahirkan dan Shankar akhirnya ijin pulang dari kantornya untuk mengantar Shenna pergi ke rumah sakit.•••Sesampainya di rumah Shankar dengan cepat memeluk Shenna dan mencium kening sang istri sambil mengusap lembut rambutnya yang nampak peluh mulai bercucuran.Karena jauh hari kedatangannya sang bayi sudah di sambut oleh mereka . Jadi peralatan bayi yang sudah tertata rapi di dalam tas pun mereka siapkan dengan matang dan sempurna."Ayo Sayang! Kita menuju mobil hati-hati jalannya Say
PERTEMUAN BAGAS DAN KARINBagas tengah duduk menikmati secangkir kopi di sudut kursi sebuah kafe dengan santainya sambil sesekali membalas pesan yang muncul di ponselnya.Sementara terlihat seorang wanita memasuki kafe tersebut dengan pakaian seksi dan rambutnya nampak di ikat satu ke arah belakang seakan tengah memperlihatkan lehernya yang jenjang.Tatapan wanita tersebut mengarah ke meja Bagas dan dia menyipitkan matanya lalu tersenyum puas."Itu kan Bagas." batinnyaWanita tersebut tidak lain adalah Karin, sang mantan kekasihnya dulu atau wanita simpanan dari Henri, papa dari Sherli.Dengan langkah lebar Karin menuju arah dimana Bagas tengah duduk santai "Hallo, akhirnya kita bertemu lagi," ucap Karin sambil menepuk pundak Bagas. Sontak Bagas terkesiap dibuatnya dan dia pun menoleh ke arah bunyi suara wanita yang memanggil namanya.Bagas membuka matanya dengan lebar seakan tidak percaya dengan sosok wanita yang kini tengah berada di hadapannya itu."Ka-- Karin." dengan gugup Baga
KESAL DAN CEMBURU Shenna terlihat berjalan dengan cepat dan ingin menjauh dari sosok Sherli yang mencoba untuk memaksa dirinya agar masuk ke dalam mobilnya. Entah mengapa terasa berdebar dada Shenna saat ini dan sepertinya dia ketakutan dibuatnya. BRUKBadan Shenna bertabrakan dengan Bagas dan Sh
BAB: 17CEMBURU Tiba-tiba Sherli mendatangi Shankar yang tengah duduk menikmati makan siang di sebuah kafe yang keberadaannya di dekat kantor Shankar. Sepertinya Sherli sudah paham dengan waktu yang selalu di lakukan oleh Shankar yaitu jam istirahat dan tempat yang selalu di kunjungi oleh Shankar.
BAB: 14RASA PENASARAN Menunggu tidak ada kabar dari Shankar yang menelpon Shenna. Akhirnya Tante Jessi menyuruh Shenna untuk menelepon Shankar. Itu pun sepertinya Shenna keberatan untuk menelepon Shankar karena dia tidak terbiasa untuk memberikan kabar terlebih dahulu kepada seorang lelaki. "Ini
BAB: 10GUNDAHSehari, seminggu, sebulan, datang silih berganti. Shankar gelisah karena waktu bergulir baginya begitu lama, alasannya dia tidak mendapatkan kabar dari Shenna wanita yang buat hatinya iba dan terbayang terus dalam lamunan. Bayangan Shenna selalu menerpa hari-harinya. Hidupnya terasa












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.