Share

Bab 22. Curhat

Penulis: Andy Lorenza
last update Tanggal publikasi: 2026-01-22 01:14:14

“Sebagai wanita normal tentu saja rasa itu ada, tapi jika bersamanya lebih baik tidak melakukan sama sekali. Kebencian yang tumbuh di hati, lebih besar dari hasrat ingin bercinta.”

“Bi Lastri benar, jika di hati sudah mulai muncul sesuatu yang tak lagi harmonis rasanya dengan pasangan takan pernah lagi kita bisa merasakan nikmatnya percintaan,” ulas Bu Dola.

“Apakah Nyonya juga merasa tertekan oleh Tuan Deni? Maaf jika aku lancang bertanya begitu, Nyonya.”

“Sulit aku untuk menceritakan semuanya
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 192. Dicap Jelek Di Kampus

    “Hemmm... Aku belum bisa memutuskan sekarang, karena kuliahku masih 1 semester lagi. Sebaiknya nggak perlu kamu fikirkan soal itu, jika nanti kuliahku selesai aku pasti akan memberitahumu. Sekarang lebih baik kamu fokuskan saja pada persiapan wisuda dan rencana yang akan kamu jalani selanjutnya,” tutur ku mencubit pipi wanita cantik yang memeluk ku itu.“Ih.. Kamu mulai nakal ya! Nih, rasakan!” Siska membalas mencubit perut ku.Kami terlibat saling cubit dan bercanda riang, hingga berlanjut saling sentuh bagian-bagian yang membangkitkan gairah. Karena kami sudah sering melakukannya, tentu saja setiap sentuhan-sentuhan tak lagi canggung dan tahu persis apa yang akan dilakukan selanjutnya.Tubuh ramping Siska dengan mudahnya aku bopong ke dalam kamar kemudian membaringnya dengan lembut di ranjang, Siska yang tak ingin melepaskan rangkulannya di leher ku membuat aku secara reflek menindih tubuhnya. AC yang dingin di dalam ruangan kamar itu tak lagi terasa, justru sebaliknya saking panas

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 191. Munculnya Internet

    Jika dipikir-pikir hal yang kami lakukan itu benar-benar gila dan tak masuk akal, namun toh itu nyatanya banyak terjadi hingga masa sekarang ini, bahkan lebih gila lagi di masa yang sekarang ini hubungan terlarang itu terjadi antara saudara tiri, Ayah Ibu dan anak tiri, kakak adik ipar, paman dan keponakannya, bahkan naifnya Ayah Ibu dengan anak kandungnya sendiri.Lalu jika ingin mencari siapa yang salah dari semua kejadian itu, siapa yang musti disalahkan? Semua terjadi tentu karena ada penyebab dan didasari suka sama suka. Jika hanya dikarena suatu kekilafan, kenapa juga musti terjadi berulang-ulang kali? Dan itu terjadi hingga membuat pihak wanita sampai hamil.Ini bukan sekedar cerita bohong dan memang faktanya terjadi hingga jaman modern seperti sekarang ini, tak bisa ditampik lagi jika godaan yang berkaitan dengan semua itu sangatlah berbahaya, jika seseorang tak mampu membendungnya sejak awal.3 Tahun kemudian....Perkembangan teknologi kian pesat, kemunculan internet dengan b

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 190. Melly Sangat Puas

    “Hemmm... Kamu ini ada-ada aja, Ryan. Sewa vila selama seminggu tentu akan ada potongannya, dan itu bisa sampai hanya Rp. 700.000,- per 24 jam nya. Atau bisa juga dengan cara nego harga yang kita sepakati dengan yang punya vila jika kita ingin menyewanya seminggu lebih,” tutur Melly merasa lucu akan ucapan dan pertanyaan dari ku mengenai sewa vila itu.Sang Mentari pun tenggelam di ufuk barat, malam datang menghampiri. Pulau yang tadinya diterangi cahaya matahari kini berubah dengan gemerlap cahaya lampu-lampu yang berasal dari mesin diesel atau genset kapasitas besar dari masing-masing vila, karena mampu menyalakan lampu-lampu dari ruangan dalam hingga perkarangan vila itu.Di pulau itu bukan hanya terdapat vila saja, melainkan ada juga cafe-cafe serta restoran yang targetnya pengunjung-pengunjung yang datang ke pulau itu, baik yang sampai menginap di vila, atau yang kembali ke pingiran lepas pantai perkotaan saat senja datang.Untuk makan malam Melly mengajak ku ke salah satu restor

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 189. Diajak Ke Sebuah Pulau

    Pertemuan itu bukan saja melahirkan solusi atas semua hal yang sulit ia selesaikan sendiri, berkaitan dengan hasrat yang terkadang datang tiba-tiba membelenggu dirinya dalam kesepian yang harus dituntaskan. Tapi juga aku sosok pria yang sering membuatnya berfantasi itu juga setuju, jika suatu ketika diajak kencan dan menjalin hubungan tanpa melibatkan perasaan karena kami sama-sama ingin menyelesaikan kuliah masing-masing.Memiliki wajah cantik dan postur tubuh yang menawan, Bagi Siska takan begitu sulit jika hanya ingin bersenang-senang dengan seorang pria, malahan sejak ia bercerai dan kembali kuliah tak sedikit pria yang berusaha untuk dekat dengannya, tapi tak satu pun di antara mereka yang direspon. Hal itu bukan saja dikarenakan ia takut karena telah berjanji pada kedua orang tuanya untuk tidak menjalin hubungan dulu dengan seorang pria sebelum ia menyelesaikan kuliahnya, tapi juga belum ada satu pun di antara pria-pria yang ingin dekat itu ia sukai.Siska memang tak menutup dir

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 188. Hubungan Tanpa Status

    “Mungkin kamu sebagai wanita lebih kuat untuk menahan, jika gejolak keinginan untuk melakukan itu datang. Tapi sangat sulit bagi pria, seperti halnya aku yang telah merasakan sensasinya bercinta dengan lawan jenis.” sambung ku.“Oh, jadi kamu pernah melakukan sebelumnya dengan mantan Gurumu itu? Tapi kenapa juga saat aku mengajakmu bercinta di kos-kosan dulu, kamu kelihatan bingung seolah-olah kamu belum pernah melakukannya sama sekali?” tanya Siska.“Ya, dan itu udah sering kami lakukan. Aku bukannya bingung, melainkan cemas kalau-kalau nanti ketauan. Soalnya pada waktu itu di tempat jualan Mas Sugeng sedang ramai-ramainya,” jawab ku.“Kamu tadi bilang lebih sulit menahan jika keinginan itu datang, lalu bagaimana pula caramu mengatasinya?” tanya Siska lagi.“Aku sekarang udah benar-benar hancur, Siska. Akibat percintaan yang pernah aku lakukan dengan mantan Guruku itu, membuat aku selalu ketagihan dan nggak dapat menghindar untuk selalu melakukannya pada wanita manapun juga. Sekarang

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 187. Curhat Dengan Siska

    Setengah jam kemudian para penghuni kos-kosan yang umumnya juga mahasiswa di kampus tempat aku kuliah tampak ramai pulang dari kampus, mereka selalu menyapa ku setiap kali melintas ke luar masuk pintu pagar halaman kos-kosan itu, dan aku pun dengan ramah membalas sapaan mereka.Meskipun tak sedikit di antara mereka yang ingin mengenal ku lebih dekat, namun belum ada satu pun yang berani melakukan itu, mungkin karena aku diketahui sebagai keponakan dari Eva ibu kos mereka, hingga rasa segan masih mengalahkan keinginan mereka untuk datang menghampiri setiap kali aku duduk di teras rumah tempat kediaman ku itu.“Mereka cantik-cantik ya, Ryan? Masa nggak ada yang kamu sukai? Atau salah satu di antara mereka sekarang udah ada yang jadi pacarmu, ya?” tanya Siska meskipun dengan nada becanda, namun rasa penasarannya cukup serius.“Nggak ada, Siska. Mereka semua aku anggap saudara sendiri, karena memang aku ditugasi Tante Eva untuk menjaga dan mengawasi mereka di sini. Lagi pula belum ada kei

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 24. Ketulusan Lani

    “Nggak ada apa-apa,” ujar ku.“Lalu kenapa berhenti?”“Aku rasa kita udah bertindak terlalu jauh, buat aku sih nggk akan jadi masalah tapi buat kamu nantinya bisa jadi masalah besar yang tentu akan menjadi sebuah penyesalan,” jawab ku menahan semua hasrat yang tadi sulit aku bendung, Lani kembali d

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-20
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 23. Di Dalam Bioskop

    “Eh, aku sampai lupa malah ngemil sendiri. Nih ambilah!” Lani memberi sebungkus besar jajajan berupa kacang goreng, serta sebotol air mineral yang ia keluarkan dari bungkusan kresek. Aku pun menerima uluran jajanan itu lalu ikut serta ngemil sambil menonton.“Filmnya bagus ya, Ryan? Ceritanya itu l

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-20
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 18. Diajak Ke Rumah

    “Kan udah aku bilang alasannya, dan kamu pun udah mengetahui banyak tentang kehidupanku. Aku belum punya uang lebih untuk jalan ke luar, karena seperti yang udah aku katakan pada mu kalau orang tuaku hanya bisa mengirimku uang untuk hal-hal yang wajib saja, seperti sewa kos dan SPP serta ongkos ang

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 17. Diajak Nonton

    “Besok kan hari minggu, kita nonton yuk?!” sambung Lani dengan penuh harap.“Nonton apaan?” tanya ku polos.“Ya nonton film di bioskop lah, gimana kamu mau kan nemanin aku nonton?” aku tak menjawab aku hanya tersenyum.“Ih.. Kamu ini senyum-senyum aja, bukannya menjawab ajakanku.” Lani nampak cembe

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status