Share

Bab 53 Rian Oh Rian

Author: Irbapiko
last update publish date: 2026-01-19 08:05:31

Sonya dan Arya duduk di ruang tamu, wajah mereka penuh dengan kebingungan. Mereka sudah merencanakan untuk Arya kembali menjadi sopir pribadi dan pengawal pribadi Sonya setelah pulih sepenuhnya. Namun, Rian tidak terlihat senang dengan rencana tersebut.

Sonya: (dengan kebingungan) Arya, aku tidak tahu bagaimana kita harus menghadapinya. Rian tidak terlihat senang dengan rencana kita.

Arya: (berpikir keras) Ini benar-benar sulit. Aku ingin melindungimu, tetapi aku juga harus memi

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Hendry Anaada
keren banget lanjut terus ceritanya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 654 Obat Lelah Birokrasi Kamar Utama

    "Kunci mati pintu gesernya sekarang, Arya, lepaskan seluruh pakaian taktis berbau solar itu dari ragamu sebelum saya ikut gila tertular kepanikan birokrasi kementerian!" jerit Sonya Baskoro seraya menerobos kegelapan paviliun pelabuhan.Napas sang CEO Galak memburu tidak beraturan, mengempaskan tas dokumen hukumnya begitu saja ke sudut lantai kamar utama dengan sisa tenaga yang gemetar.Arya Baswira bergerak dinamis memutar selot pengunci kuningan satset, lalu mendekati tubuh sensual majikannya dengan tatapan maskulin kasar yang menuntut kepasrahan."Tenangkan jiwamu, Sonya, tuduhan transfer rekening palsu itu dilarang akan pernah bisa menyentuh jaminan trust raga kita di paviliun ini," bisik Arya dominan."Te-te-tetapi kepungan polisi militer tadi hampir saja menggembok gerbang utama kita, Arya... Ehmm..Maksudku, silsilah bisnis kita beneran sedang digilas asing!" rintih Sonya agak gagap panik.'Sialan, melihat Ratu Besi saya kelelahan mental samp

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 653 Manipulasi Validasi Biometrik Kuno

    "Tahan kabel interkom bypass itu jangan sampai goyang sedikit pun, Mas Slamet, waktu kliring digital kita tinggal sembilan puluh detik lagi!" teriak Cindy beringas.Sepuluh jemari lentiknya menari cepat di atas papan ketik komputer jinjing, memecah kesunyian ruang siber pangkalan Marunda yang pengap oleh aroma oli dan deru kipas mesin.Slamet merapatkan raga tegapnya di balik kursi kendali, menekan papan sirkuit cadangan dengan telapak tangannya yang legam kasar bekas mencengkeram stir fuso."Waduhhh… te-te-tetapi jika protokol sandi Singapura ini dilarang ditembus sebelum menit ke-10, kas kita beneran kosong mati, Dek!" sahut Slamet agak gagap panik."Makanya bantu saya menyuntikkan data kloningan retina mendiang Papa dari server cadangan lama sekarang, Mas!" balas Cindy satset tanpa menoleh.'Sialan, enkripsi Singapura ini beneran bajingan rumitnya! Jika sidik jari kuno ini dilarang lolos verifikasi, seluruh operasional fuso kita runtuh sa

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 652 Jubah Lavender yang Tersingkap

    "Tutup gerendel pintunya sampai rapat, Jess, persetetan dengan manipulasi rekening bajingan Hendra itu!" desis Brian Baskoro parau.Suara tarikan napasnya memburu beringas begitu tubuh tegapnya berhasil mendorong tubuh molek Jessy Baskoro masuk ke ruang tunggu VVIP kementerian yang sepi senyap siang ini.Jessy bergerak dinamis, menyandarkan punggungnya langsung pada bibir meja marmer besar yang berhawa dingin sejuk di tengah ruangan terisolasi."Waduhhh… te-te-tetapi jika tiga komisioner senior tadi beneran melaporkan kita ke dewan etik, silsilah karir politik kita bisa runtuh, Mas!" tanya Jessy agak gagap panik."Mereka dilarang punya nyali untuk itu selama bukti kloningan pajak daerah Arimbi Logistik masih saya pegang, Jess, sekarang layani supir agungmu ini!" potong Brian kokoh.'Sialan, tekanan psikologis akibat ancaman pembatalan hak suara ini justru membuat seluruh urat berahi saya menegang panas, batin saya menuntut penyatuan raga yan

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 651 Jamuan Siang Pengunci Hak Suara

    "Tuangkan lagi anggur merahnya ke gelas para ketua fraksi bursa sekarang, Jessy, layani mereka dengan ketenangan penuh wibawa!" bisik Brian Baskoro tajam dari sudut meja perjamuan.Aroma masakan mewah beradu ketat dengan wewangian mahal interior restoran VVIP kementerian siang ini, menyamarkan desas-desus liar pembatalan hak suara di luar ruangan.Jessy Baskoro bergerak dinamis, mengibaskan jubah lavender miliknya dengan karisma pengacara korporat papan atas yang menolak terlihat goyah akibat maklumat pailit."Waduhhh… te-te-tetapi para tetua bursa ini tampaknya beneran sengaja mengulur waktu kliring untuk menunggu utusan Singapura, Mas Brian," tanya Jessy agak gagap panik."Biarkan mereka berakrobat dengan waktu, Jess, konsesi logistik transito yang kita bawa dilarang keras bisa mereka tolak!" sahut Brian kokoh.'Orang-orang tua ini mengira dinasti Baskoro sudah pailit. Mereka dilarang tahu kalau ini adalah umpan untuk mengunci hak suara me

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 650 Desahan Halus di Bawah Pendar Temaran

    "Tutup pintu besinya sekarang, Sonya, timbal panas ini hanya menyerempet kulit lengan kiri saya, dilarang ada suara tangisan di pos darurat bawah dermaga ini!" bisik Arya Baswira parau dengan napas terengah-engah.Darah segar merembes halus mewarnai robekan kaus taktisnya malam ini, kontras dengan kesunyian pekat ruang bawah tanah yang hanya diterangi pendar temaram lampu baterai darurat.Sonya Baskoro bergerak dinamis mengunci pintu selot besi satset, lalu berlutut di atas tikar pandan pangkalan dengan jemari yang bergetar hebat menahan luapan ketakutan."Waduhhh… te-te-tetapi luka tembak ini beneran dekat sekali dengan nadi utamamu, Mas Arya!" seru Sonya agak gagap panik."Persetan dengan tembakan Sektor Selatan itu, Nyonya Galak, raga saya masih seratus persen kokoh untuk menjagamu tetap hidup!" potong Arya tegap.'Sialan, melihat genangan darah di lengan pria supir lapangan saya ini beneran membuat seluruh dinding keangkuhan CEO saya run

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 649 Taktik Monopoli Lini Perdagangan

    "Banting setirnya ke kanan sekarang, serongkan pantat fuso kamu memalang tepat di depan pintu gerbang utama mereka!" teriak Juna lantang menggunakan corong pengeras suara gelombang radio.Suara gemuruh knalpot dari ratusan truk fuso Marunda Fast meraung beringas, memanaskan aspal lini pergudangan Sektor Selatan malam ini dengan kepulan asap solar yang pekat.Arya Baswira berdiri gagah di atas bak truk kontainer terbuka, memberikan aba-aba komando dengan lambaian tangan kekarnya yang legam dan berurat menantang angin malam."Waduhhh… te-te-tetapi Mas Arya, gerombolan supir sewaan aliansi Jogja beneran sudah mulai keluar membawa kunci inggris besar dari arah dalam pos!" seru Juna agak gagap panik."Biarkan mereka maju, Juna, dilarang ada satu roda fuso kita pun yang boleh bergeser mundur dari barikade jalanan ini!" balas Arya kokoh berdarah dingin.'Waduhhh… ini baru namanya taktik bajingan tingkat dewa! Biar tahu rasa mereka, siber dil

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status