Share

BAB 54: No Way Out

Author: Mutia Azwar
last update publish date: 2026-06-12 23:41:33
Tatapan Arka mengunci Naura tanpa ampun. Jarak yang tersisa di antara mereka begitu tipis hingga Naura bisa menangkap kilatan kemarahan sekaligus rasa memiliki yang begitu pekat di manik mata pria itu. Keheningan di dalam ruangan terasa semakin mencekik, hanya menyisakan deru napas yang saling berkejaran.

Naura mati-matian menahan debar jantungnya yang menggila. Sialan, dia adalah seorang Wijaya. Dia tidak boleh terlihat gentar hanya karena gertakan seorang monster.

Dengan gerakan lambat yang se
Mutia Azwar

Jangan lupa follow for more information ya,biar kalian tidak ketinggalan setiap kali aku update bab baru.

| 5
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
brynolaa
gemess bgt sih liat mereka berdua🤏
goodnovel comment avatar
ohhserii_
seru banget ceritanya thor, lanjut thor
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 93 Ketakutan Pertama Sang Monster

    Sepeninggal Dokter Han, lorong lantai dua presidential villa kembali tenggelam dalam kesunyian. Arka masih berdiri di depan pintu kamar Naura. Resep obat yang baru saja diberikan dokter itu masih berada di tangannya. Tanpa sadar, jemarinya mencengkeram kertas itu sedikit lebih kuat hingga sudutnya mulai terlipat.Angin dari balkon yang terbuka bergerak lembut melewati lorong, membuat ujung jas hitam yang dikenakannya sejak sesi pemotretan pagi tadi berkibar pelan. Tetapi pria itu sama sekali tidak bergeming. Pandagannya kosong, seolah sedang memandangi pintu di hadapannya, padahal pikirannya telah melayang jauh ke tempat lain."Melihat gejala mual, pusing, sensitif terhadap bau menyengat, ditambah siklus menstruasi yang terlambat... ada kemungkinan Nona saat ini sedang hamil, Tuan."Suara Dokter Han kembali terngiang-ngiang di benaknya.Arka memejamkan mata sejenak. "Hamil?"Kata itu terdengar asing ketika keluar begitu pelan dari bibirnya sendiri. Ia menghembuskan napas kasar."Tidak

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 92 Benarkah Hamil?

    Di sudut area istirahat kru, Crystal yang telah berganti pakaian dengan penyamaran yang tak dikenali siapa pun, membaur sebagai salah satu staf pendukung dari Indonesia. Senyum tipis menghiasi wajahnya saat ia melangkah mendekati kerumunan kru dan para asisten lokal yang sedang berbisik-bisik."Duh, Nona Naura kenapa ya tiba-tiba mual seperti itu? Pucat sekali wajahnya," cletuk Crystal, memancing percakapan dengan nada khawatir yang dibuat-buat."Iya ya, tadi saat berlari kelihatannya lemas sekali," sahut salah satu asisten wardrobe.Crystal merapatkan jarak, lalu menurunkan suaranya seolah hendak membagikan sebuah rahasia. "Jangan-jangan... Nona Naura sedang hamil lagi? Mual-mual di pagi menuju siang kan biasanya morning sickness."Mata para staf langsung melebar kaget. "Wah... masa sih? Tapi masuk akal juga ya!""Walah, pantas saja Tuan Arka sangat protektif sejak kemarin!" timpal salah seorang kru."Eh, bisa jadi sih..." wanita dengan name tag bertuliskan Rini itu mengangguk pelan.

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 91 PREWEDDING PHOTO

    "Perfect. Very beautiful!"Suara fotografer asal Korea itu terdengar penuh kepuasan sambil terus menekan tombol shutter kameranya.Klik. Klik. Klik.Di bawah langit Jeju yang cerah, hamparan tebing hijau berpadu dengan birunya samudra menciptakan latar yang nyaris tidak nyata. Angin laut berhembus lembut, memainkan ujung veil panjang yang menjuntai dari kepala Naura. Gaun putih rancangan Julian bergerak mengikuti arah angin memancarkan kesan mewah yang elegan.Di sisinya, Arka berdiri dalam balutan tuxedo hitam dengan bow tie senada. Pria itu bahkan tidak perlu banyak diarahkan. Posturnya yang tinggi dan kharisma dinginnya membuat setiap jepretan tampak layaknya sampul majalah internasional.Sang fotografer sampai berdecak kagum. "Seriously... kalian pasangan yang sangat fotogenik. Saya hampir tidak perlu mengarahkan apa pun."Beberapa anggota tim ikut mengangguk setuju."Chemistry mereka luar biasa ya.""Seperti benar-benar pasangan yang sedang jatuh cinta. Natural sekali...."Rangkai

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 90 The Perfect Bride Before The Storm

    Mentari pagi baru saja menyentuh garis cakrawala ketika kawasan private cliff resort yang menghadap langsung ke Samudra Pasifik mulai dipenuhi kesibukan. Cahaya keemasan perlahan menyelimuti tebing-tebing hijau Pulau Jeju, sementara angin laut berembus lembut, menggerakkan hamparan ilalang yang tumbuh di sepanjang sisi jurang.Suara debur ombak yang menghantam bebatuan di bawah sana berpadu dengan hiruk-pikuk langkah para kru yang tengah mempersiapkan sesi pemotretan pertama. Puluhan orang bergerak cepat sesuai tanggung jawab masing-masing.Tim lighting sibuk mengatur posisi reflektor besar untuk menangkap cahaya alami matahari pagi. Operator drone melakukan pengecekan terakhir sebelum kamera udara diterbangkan mengelilingi area resort. Di sisi lain, para stylist mondar-mandir membawa koper pakaian, kotak aksesori, serta perlengkapan wardrobe eksklusif yang nilainya bahkan mampu menyamai sebuah rumah mewah.Di tengah kesibukan itu, pintu utama presidential villa perlahan terbuka. Naur

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 89 Wannabe Her

    Malam di Pulau Jeju turun begitu tenang. Cahaya lampu kota memantul di permukaan kaca jendela kamar hotel kru Mahardika Aviation, sementara debur ombak yang memecah bibir pantai terdengar lirih dari kejauhan, nyaris menyerupai bisikan. Keheningan itu sama sekali tidak mampu meredakan kekacauan di dalam kepala Crystal.Baru saja pintu kamar tertutup, ia melempar tas kerjanya ke atas sofa.BRUK!Blazer seragam yang sedari tadi melekat di tubuhnya dilepas begitu saja. Sepasang sepatu hak tinggi meluncur ke dua arah berbeda setelah ia menendangnya tanpa peduli. Dengan langkah cepat, Crystal menghampiri wastafel, memutar keran hingga air mengalir deras, kemudian membasuh wajahnya berkali-kali berharap seluruh kejadian siang tadi ikut luruh bersama aliran air.Setiap kali memejamkan mata, bayangan itu kembali muncul dengan sangat jelas. Sorot lembut Arka saat memandang Naura. Senyum perempuan itu. Ciuman yang sempat ia saksikan. Dan bisikan "Sayang" penuh kehangatan yang terdengar begitu le

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 88 Dua Sisi Naura

    Pintu mobil BMW tertutup rapat, memisahkan mereka dari hiruk pikuk apron privat Bandara Jeju. Pantulan cahaya lampu jalan dan bayangan pepohonan cemara yang menjulang tinggi bergerak cepat di balik kaca gelap kendaraan.Sesuai protokol privasi yang telah ditetapkan Arka, kabin belakang mobil itu hanya ditempati oleh dirinya, Naura, serta seorang pengemudi profesional lokal Korea yang duduk tenang di balik kemudi. Sementara itu, Leon, Kevin, Dimas, dan seluruh rombongan pengawal mengikuti dari belakang menggunakan dua kendaraan terpisah.Tidak sampai setengah menit setelah mobil meninggalkan area pembatas bandara dan gerbang keamanan tertutup rapat di belakang mereka, suasana di dalam kabin berubah drastis.Sisi lain Naura yang tidak pernah terlihat publik akhirnya muncul kembali. Wanita itu segera melepaskan lengannya dari pelukan Arka seolah baru saja menyentuh benda panas. Ia bergeser menjauh hingga tubuhnya hampir menempel pada sisi pintu mobil, menciptakan jarak selebar mungkin an

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 16 Satu Langkah ke Jurang

    Langit Singapore mulai berwarna jingga saat mobil yang ditumpangi mereka keluar dari pusat kota. Naura duduk kaku di kursi penumpang, kedua tangannya menggenggam erat pangkuannya. Sejak tadi ia menatap keluar jendela dengan tatapan kosong, kini berubah menjadi curiga. Jalanan semakin sempit, diapit

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 15 Topeng yang Sempurna

    Cahaya matahari pagi masuk melalui jendela besar studio di kawasan industri kreatif Singapore. Naura sudah berada di sana sejak pukul tujuh pagi. Hari ini adalah pemotretan untuk cover majalah fashion internasional dengan tema "Modern Royalty".Naura mengenakan gaun strapless berwarna emas berkilau

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 6 Janji Cinta yang Terlarang

    Hujan mengguyur Jakarta dengan intensitas yang seolah ingin menenggelamkan kota.Di dalam D’Jenama Studio yang luas, hawa dingin dari mesin pendingin ruangan beradu dengan panasnya lampu-lampu tungsten berkekuatan ribuan watt. Aroma hairspray, perhiasan mahal, dan bedak tabur memenuhi udara.Naura C

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 5 Air Mata Sang Angel of the Catwalk

    Kilatan lampu strobo di studio foto itu terasa seperti tembakan beruntun.Di tengah set pemotretan yang didekorasi minimalis namun mewah, Naura Callista Wijaya bergerak dengan presisi seorang profesional. Setiap kemiringan dagunya, setiap gerakan bahunya, setiap tatapan matanya. Semua adalah hasil d

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status