Beranda / Urban / Istri Rahasia Tuan Mafia / Bab 8. Rencana Baru

Share

Bab 8. Rencana Baru

Penulis: Zainuna Rich
last update Tanggal publikasi: 2023-05-25 22:50:50

“Tidak ada hal yang harus aku jawab,” ucap Aurora, lalu pergi meninggalkan Alex yang masih berada di toilet tersebut.

Alex berjalan menggikuti Aurora dari belakang, ia ingin melihat kemana istrinya tersebut akan pergi. Kali ini Alex juga ingin tau apa rencana Gabriell untuk mencelakai Aurora.

“Dia sangat keras kepala, aku sungguh tidak bisa melakukan apa-apa,” ucap Alex yang masih kesal dengan tingkah Aurora.

Gabriell melihat Aurora dan Alex yang terlihat berjalan beriringan, dia yang sangat pe
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Lovely Bintang
duh gabriell nih jahat ya... awas kamu kena karma!
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Istri Rahasia Tuan Mafia   BAB 61 KESAKSIAN GABRIEL

    Ruang tunggu rumah sakit Ospedale Civico di Palermo menyisakan kesunyian yang mencekam. Di luar sana, angin malam Laut Tirrenia membawa aroma garam Mediterania melintasi hiruk-pikuk Palermo. Namun di dalam sini, atmosfer terasa membeku. Gabriel Zucca duduk termenung di kursi plastik paling pojok dengan lutut yang bergerak naik-turun tanpa sadar. Setelah dua puluh menit menunggu, sosok Matteo muncul dari ujung koridor yang remang-remang. Langkahnya mantap, khas seorang profesional yang tahu benar apa yang harus ia hadapi. Matteo mengambil posisi duduk tepat di hadapan Gabriel. Ia tidak langsung membuka buku catatan bersampul kulit cokelat tua miliknya, melainkan hanya menatap Gabriel dengan pandangan menyelidik. "Kamu tahu kenapa aku memilih untuk berada di sini, Pak?" tanya Gabriel duluan, memecah keheningan dengan suara yang serak dan bergetar. Matteo memosisikan duduknya dengan tegap lalu menjawab, "Aku tahu kamu memilih untuk ada di sini, Gabriel. Dan bagiku, kesadaran atas

  • Istri Rahasia Tuan Mafia   Bab 60. Kebenaran yang Tersembunyi

    Pagi menjelang dengan sinar matahari yang menerobos tipis melalui celah tirai ruangan ICU. Aurora masih terbaring, namun matanya sudah terbuka sejak subuh. Ia tidak bisa tidur. Setiap kali ia memejamkan mata, bayangan cambukan itu kembali datang, terasa nyata di kulit badammya yang masih berdenyut perih. Namun kali ini, rasa sakit itu tidak membuatnya ingin menyerah. Ada sesuatu yang berubah dalam dirinya. Sesuatu yang kecil, namun terasa seperti bara yang mulai menyala di balik abu yang sudah lama padam. Mungkin karena kata-kata Alex semalam. Mungkin karena genggaman tangan suaminya yang untuk pertama kalinya terasa seperti perlindungan, bukan sekadar kewajiban. 'Aku tidak akan membiarkan Aurora disakiti lagi.' Kalimat itu terus berputar dalam pikirannya. Pintu ruangan terbuka perlahan. Aurora mendongak, dan ia mendapati sosok yang tidak ia sangka-sangka akan datang sepagi ini. Allano. Laki-laki itu masuk dengan langkah yang lebih pelan dari biasanya. Wajahnya yang biasany

  • Istri Rahasia Tuan Mafia   Bab 59. Batas Kesabaran

    Ruangan ICU itu dingin, sunyi, dan penuh dengan bau antiseptik yang menyengat. Aurora terbaring lemah di atas ranjang putih, tubuhnya dibalut perban di bagian tubuhnya. Selang infus tergantung di sampingnya, menetes perlahan seolah ikut meratapi nasib wanita malang itu. Alex duduk di kursi di sudut ruangan, kepalanya tertunduk. Kedua tangannya mengepal erat di atas lututnya. Ia tidak bisa berkata-kata. Ia tidak bisa menangis. Yang ia rasakan hanyalah rasa sesak yang menghimpit dadanya, sesuatu yang tidak bisa ia ungkapkan dengan kata-kata. 'Maafkan aku, Aurora,' batinnya dalam-dalam. 'Aku seharusnya melindungimu. Tapi aku hanya berdiri di luar pintu dan mendengarkan suara cambukan itu. Aku seorang pengecut.' Allano berdiri di luar kaca ruangan ICU, matanya tidak lepas memandang putrinya yang terbaring tak berdaya itu. Tangannya gemetar, ia tidak mampu menyembunyikan rasa bersalah yang menghantam hatinya begitu keras. Ia seorang ayah, namun ia sendiri yang menyiksa anaknya dengan

  • Istri Rahasia Tuan Mafia   Bab 58. Penyesalan

    "Dasar anak tidak tau diri! Beraninya kau membentak ku, setelah apa yang sudah kau lakukan kepada kita semua?” ucap Allano dengan lantang dan keras.“Maksud Papa?” tanya Aurora yang masih tidak mengerti.Terlihat wajah kesal Allano kepada putrinya itu, ia sungguh sudah muak melihat wanita tersebut. Aurora pura-pura atau hanya memang tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan Allano.Tanpa basa basi lagi, Allano menarik tangan wanita tersebut. Ia membawa wanita itu kelantai atas, lalu ia melempar wanita itu masuk kedalam ruangan yang rahasia. Dimana ruangan itu tidak pernah dibuka selama sepuluh tahun.“Papa… ruangan apa ini? Kenapa Papa membawa Aurora kedalam ini?” Aurora terus bertanya-tanya sang Papa, tetapi laki-laki itu menjawab apapun.“Kau akan menerima hukuman sesuai dengan peraturan keluarga Zucca!” ucapnya dengan tegas, tanpa melihat kearah wanita itu.“Papa….!”“Diam!”Allano melepar sebuah buku kearah putrinya tersebut, disana banyak aturan-aturan yang tertulis untuk keluarg

  • Istri Rahasia Tuan Mafia   Bab 57. Sahabat Baru

    "Kenapa... k-kau peduli padaku!" tanya Aurora, ketika Genaro memeluk tubuhnya itu.“Kau… mengingatkan aku kepada seseorang di masa lalu! Sudahlah, tidak perlu bertanya lagi. Sekarang aku tidak akan mendengarkanmu!” ungkapnya.Setelah mendengar ucapan dari laki-laki tersebut, Aurora menangis sejadi-jadinya di dalam pelukan hangat itu. Ia merasa lebih baik, karena ada orang lain yang peduli padanya.Di sisi lain, Gabriel mengambil beberapa foto pelukan dan bersamaan yang terlihat romantis itu. Ia akan menggunakan itu sebagai alat untuk membuat Aurora dan juga Alex berpisah, dan tidak akan bersama untuk selamanya.“Foto ini akan berguna untukku, sebentar lagi kau akan benar-benar sendirian Aurora! Tunggu saja!” ungkapnya, penuh dengan senyuman licik.“Apa kau sudah selesai melakukannya, jika ia ayo kita pulang sekarang?” ucap Victoria kepada putrinya itu.Mereka berdua pergi dari makam tersebut, sehingga hanya tersisa mereka berdua. Aurora sungguh sangat sedih, ia tidak tau apa yang akan

  • Istri Rahasia Tuan Mafia   Bab 56. Bahagia Atau Bersedih

    “Kehilangan seseorang yang sangat disayangi, sungguh sangat sakit Dok! Hiks… hiks…!” ucap Aurora kepada Dokter tersebut, dengan menangis sesegukan.“Nona… jangan bersedih, setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada Tuhan-Nya!” mencoba untuk menenagkan Aurora.Dalam runagan tersebut sungguh sepi. Sehingga suara tangisan Aurora terdengar dengan jelas. Ia mencoba untuk menenangkan dirinya. Tetapi, tetap saja tidak berhasil.Dokter tersebut masih menemani wanita malang itu, ia menghapus air mata wanita itu yang terus mengalir. Ia sungguh prihatin melihat Aurora. “Nona, apakah saya perlu memanggil keluarga anda?” tanya dokter tersebut. “Mungkin mereka bisa menjaga dan menghibur anda,” ucapnya.“Tidak perlu dok, saya tidak apa-apa. terima kasih Dok, sudah menenangkan hati saya,” ucap Aurora berterima kasih.Dokter tersebut pergi meninggalkan Aurora yang masih berdiam di dalam ruangan tersebut. Aurora menatap dirinya sendiri, yang seperti orang gila.Begitu banyak hal sudah terjadi, har

  • Istri Rahasia Tuan Mafia   Bab 55. Datang dan Pergi!

    “Cukup Gabriel! Jaga ucapan mu itu, jangan sampai tangan ku ini menampar mu lagi,” teriak Aurora, ia sangat marah dengan perkataan Gabriell.“Apa! kau mau mengancamku! Aku tidak pernah takut padamu Aurora! Bagiku kau hanyalah seekor semut yang tidak berguna!” jawab Gabriell.“Sudah cukup!

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-04
  • Istri Rahasia Tuan Mafia   Bba 53. Kematian Sang Nenek!

    "Kita tidak bisa melawan mereka semua? Wanita itu meminta bantuan dari luar! Apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanua salah satu pelayan tersebut, mereka sangat panik dan juga gelisah."Tidak ada pilihan lagi! Ayo kita lawan mereka semuanya!""Iya... kita hanya bisa melawan sekarang! Jika kita gug

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
  • Istri Rahasia Tuan Mafia   Bab 51. Rencana Florenza dan Genaro

    “Bagaimana dengan wanita sialan itu, aku sungguh muak melihat mukanya Ma!” ucap Gabriel, kepada sang Mama.“Kau tidak perlu khawatir sayang! dia pasti akan mama singkirkan! Sekarang pikirkan dulu kebahagian mu!” ucap Victoria, kepada putri kesayangannya tersebut.Mereka berdua sunguh tidak tahu malu,

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Istri Rahasia Tuan Mafia   Bab 52. Dalam Situasi Bahaya

    "Maafkan kami Nona... setelah bangun tidur Nenek sudah seperti ini! Dia banyak diam dan juga meminta ada orang yang selalu berada di sampingnya," ungkap pelayan tersebut kepada Aurora."Pasti ada yang salah! Nenek kamu kenapa? Apa ada yang salah atau nenek sakit? Apa Sekarang nenek dalam situasi bah

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status