Share

Bab 216

Author: Imgnmln
last update publish date: 2024-06-02 19:22:05

Ryzen langsung melempar obat itu ke arahnya. Setelah menelan obat kesehatan, orang itu juga merasakan sebuah hawa panas mengalir, lalu bagian pinggangnya terasa hangat, rasa sakit di pinggang langsung menghilang.

“I-ini terlalu menakjubkan, pinggangku tidak sakit lagi!” Setelah memakan obat kesehatan, orang itu membelalakkan matanya sambil berseru terkesima.

Tiba-tiba terjadi keributan kecil, banyak orang mulai meminta obat kesehatan dari Ryzen. Tapi ada juga yang bersikap menunggu dan meliha
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Ma Tibun
seperti nama tokohnya blm diganti, diganti ya kak, biar tdk rancu mmbacnya
goodnovel comment avatar
Mentos Mint
update lgi dong kk.. tanggung crtnya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2035

    Nathan menarik napas dalam-dalam sebelum melanjutkan dengan suara yang mantap. "Dengarkan baik-baik, aku tidak pernah mengejar kekuatan demi menjadi dewa. Kalau harus memilih, aku lebih rela mempertaruhkan nyawaku demi menyelamatkan mereka, sama seperti mereka yang juga tidak akan ragu mengorbankan jiwa mereka demi menyelamatkanku."Setiap kata yang keluar dari mulutnya terdengar begitu tegas hingga membuat amarah Ryujin perlahan mereda. Pria tua itu kembali menghembuskan napas panjang."Sejak dahulu, perasaan yang terlalu dalam memang selalu berakhir dengan penyesalan." Ryujin kembali duduk di kursinya sebelum berkata dengan nada datar, "Aku tahu alasan kedatanganmu. Kalau ingin menyelamatkan Sarah, Prisly, dan Rebecca, satu-satunya cara adalah membawa mereka kembali ke Sektor Bayangan.""Hanya tempat itu yang mampu memulihkan kondisi mereka. Jika tetap dibiarkan berada di luar, mereka tidak akan mampu bertahan lebih dari satu hari."Mendengar itu, Nathan mengepalkan tangan dengan er

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2034

    Sayangnya, sosok naga itu jauh lebih redup dibandingkan sebelumnya. Wibawa yang biasa memancar dari makhluk tersebut juga tampak melemah secara signifikan, meski Nathan sendiri sama sekali tidak menyadarinya.Dengan rahang terkatup rapat, dia kembali melangkah ke depan. Baru satu kaki memasuki ruangan.BANG!Gelombang tekanan yang jauh lebih dahsyat menghantam tubuhnya. Nathan berguncang dua kali sebelum lututnya menghantam lantai dengan keras.KRAAAK!Retakan langsung menjalar ke segala arah.Nathan menggertakkan gigi sekuat tenaga, lalu menopang tubuhnya menggunakan kedua tangan. Sedikit demi sedikit dia memaksa dirinya merangkak masuk ke dalam ruangan. Namun baru beberapa jengkal bergerak, tekanan itu kembali meledak dan menghantam tubuhnya tanpa ampun hingga dia sekali lagi terpental keluar.Nathan kembali terpental untuk kesekian kalinya. Tubuhnya melayang di udara sebelum memuntahkan seteguk darah.Bruk!Begitu menghantam tanah, dia sama sekali tidak membiarkan dirinya beristira

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2033

    Paul menatap Nathan lurus-lurus. "Perbuatan seperti ini merupakan pelanggaran berat yang hukumannya adalah kematian. Pikirkan baik-baik sebelum kamu mengambil langkah berikutnya."Suara Paul terdengar lantang untuk menghentikan Nathan."Jendral Paul, maafkan aku. Meski harus mempertaruhkan nyawaku, hari ini aku tetap harus bertemu dengan Tuan Ryujin!" Nada suara Nathan terdengar mantap tanpa sedikit pun keraguan. Begitu kalimat itu selesai, dia kembali melesat menuju ruangan Ryujin.Paul segera menghadang di depannya dan mengerahkan seluruh kemampuan demi menghentikan langkah Nathan. Sayangnya, perbedaan kekuatan di antara mereka sudah terlalu jauh sehingga setiap usaha yang dilakukannya hanya terasa sia-sia.Tepat ketika suasana berubah semakin tegang, pintu ruang kerja Ryujin mendadak terbuka dengan sendirinya."Paul, biarkan dia masuk." Suara Ryujin terdengar pelan dari dalam ruangan, tetapi wibawa yang terkandung di dalamnya langsung membuat Paul menghentikan semua tindakannya.Me

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2032

    Rasa cemas langsung menguasai Nathan. Beberapa saat yang lalu Sarah masih baik-baik saja, tetapi kini tiba-tiba terbaring tak sadarkan diri.Sebelum sempat memikirkan langkah berikutnya, Abel dan Sheerena berlari memasuki ruangan dengan wajah panik."Kak Nathan, sebenarnya apa yang terjadi? Semalam Prisly masih sehat-sehat saja!" Suara Abel terdengar gemetar saat menyampaikan kabar itu.Sheerena ikut menyela dengan raut penuh kekhawatiran. "Rebecca juga begitu. Saat pulang tadi malam kondisinya normal, tetapi pagi ini dia sama sekali tidak bangun ketika kami coba membangunkannya."Nathan mengerutkan dahi semakin dalam. Dia tetap terdiam karena bahkan dirinya sendiri tidak memahami penyebab keadaan aneh yang menimpa ketiga gadis itu.Setelah berpikir beberapa saat, dia akhirnya mengambil keputusan. "Sheerena, tolong jaga Sarah dulu. Aku akan menemui Ryujin. Mungkin hanya beliau yang mengetahui penyebab semua ini."Selama ini, hanya Ryujin yang selalu tampak mengetahui berbagai rahasia

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2031

    Di markas Klan Draken Ascalon, pesta telah berakhir.Seluruh tamu meninggalkan aula dengan wajah puas, seolah tanpa perlu saling berbicara mereka sengaja memberi ruang bagi Nathan dan Sarah untuk menikmati waktu berdua setelah sekian lama berpisah.Di balkon lantai atas, Sarah menyandarkan kepalanya di bahu Nathan. Mereka duduk berdampingan sambil menikmati langit malam yang dipenuhi bintang. Tidak banyak kata yang terucap, tetapi suasana damai itu sudah cukup membuat keduanya merasa bahagia.Setelah beberapa saat, Sarah membuka suara. "Gadis-gadis tadi terlihat sangat dekat denganmu." Dia tersenyum tipis. "Sepertinya keberuntunganmu dalam urusan wanita memang luar biasa."Nathan terkekeh pelan sebelum merangkul bahunya. Dia menatap Sarah dengan penuh kesungguhan. "Mereka semua hanya teman. Orang yang selalu menempati tempat paling penting di hatiku tetap hanya kamu."Sarah mengangkat wajahnya lalu menatap mata Nathan lekat-lekat, dia tersenyum geli. "Ucapanmu sekarang semakin manis.

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2030

    Untungnya Bonang segera maju untuk mencairkan suasana. "Kalian pasti sudah kelaparan setelah terjebak selama itu. Aku akan meminta orang-orang menyiapkan jamuan. Hari ini adalah hari yang membahagiakan, jadi kita harus merayakannya bersama."Tak sampai satu jam kemudian, seluruh markas Klan Draken Ascalon berubah semarak. Lampion dan berbagai hiasan memenuhi setiap sudut halaman, sementara belasan meja besar dipenuhi beragam hidangan.Nathan memanfaatkan kesempatan itu untuk memperkenalkan Sarah kepada semua orang satu per satu."Nona Sarah." Bonang menatapnya sambil tersenyum. "Selama kamu menghilang, Nathan berkali-kali mempertaruhkan nyawanya hanya untuk menemukanmu. Beberapa kali dia bahkan hampir kehilangan hidupnya."Sarah menoleh ke arah Nathan. Tatapannya dipenuhi kehangatan dan rasa haru. Dia tidak perlu mendengar cerita panjang untuk mengetahui betapa besar perjuangan Nathan demi membawanya kembali.Jamuan berlangsung hingga larut malam.Tawa, obrolan, dan denting gelas meme

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1450

    Dan di sepersekian detik saat konsentrasi Nathan pecah, mereka menyerang secara fisik.Empat sulur bayangan—padat dan lebih gelap dari kehampaan di sekitar mereka—melesat dari keempat arah, menghantam tubuh Nathan secara bersamaan.BANG!Tubuh Nathan terlempar seperti peluru meriam. Meski sekelilin

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1439

    Zephir dan anggota Ravensclaw berkumpul di sekitar Nathan. Zephir menatap Jazer yang kini wajahnya sudah tidak berbentuk, dan perasaannya menjadi campur aduk. Dulu, keluarga Zellon begitu tak terkalahkan. Sekarang, kepala keluarganya malah menjadi sandera yang menyedihkan."Nathan, kita harus berge

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1403

    Tawaran itu menggantung di udara, berkilauan dan penuh racun. Keraguan di mata para Tuan Muda itu mulai goyah, digantikan oleh kilatan keserakahan yang tak bisa disembunyikan.Saat itulah, Barnet, orang yang dulu menduduki peringkat pertama di Para Revolusioner melangkah maju. Wajahnya dipenuhi ole

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1398

    Di tengah-tengah jeritan kesakitannya, sesuatu di dalam diri Bachira patah. Rasa sakit, duka, dan penghinaan yang tak tertahankan menyatu menjadi satu titik api yang membakar habis semua rasa takutnya. Dengan raungan yang tidak lagi terdengar seperti manusia, ia tiba-tiba bangkit berdiri, matanya y

    last updateLast Updated : 2026-04-02
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status