Share

Bab 76

Author: Imgnmln
last update publish date: 2024-03-26 21:54:30

Pada saat itu di ruangan VIP, Andrew dan yang lainnya sedang menikmati alkohol sambil menari, wajah mereka memerah dan mereka berteriak dengan semangat.

BRAK!

Tiba-tiba pintu ruangan ditendang hingga terbuka. Semua orang tercengang, dan saat melihat pria paruh baya itu kembali dengan membawa belasan orang, wajah mereka satu per satu menunjukkan keterkejutan, karena kali ini mereka membawa belasan orang dengan wajah yang sangar.

“Pak Wira, tadi siapa yang memukuli bawahanmu?” Adew bertanya kepad
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2018

    “Nathan?” Alis Loyd langsung berkerut. “Siapa dia? Bagaimana mungkin seseorang memiliki kekuatan hingga mampu memusnahkan Aula Seribu Relik? Bukankah kau memiliki begitu banyak artefak pelindung?”“Aku juga tidak terlalu mengenalnya.” Garrick menghela napas. “Yang kutahu, belakangan ini dia disebut sebagai orang terkuat di dunia bela diri. Dia muncul begitu saja sebagai pendatang baru dan usianya baru sekitar dua puluh tahunan.”“Pendatang baru?” Ekspresi Loyd berubah menjadi semakin terkejut.“Orang yang sanggup menghancurkan Aula Seribu Relik setidaknya harus berada di tahapan Sovereign. Mustahil seorang pemuda berusia dua puluh tahun mampu mencapai tingkat seperti itu hanya dengan mengandalkan bakat. Besar kemungkinan dia berasal dari salah satu klan tersembunyi.”Tatapan Loyd menjadi semakin tajam. “Pasti ada sesuatu yang belum kau ketahui. Banyak kultivator tua yang telah mencapai tingkat sangat tinggi mampu mempertahankan usia mereka, bahkan kembali terlihat muda dan hidup selam

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2017

    Magnus hanya mendengus pelan. “Menurutku, satu-satunya yang benar-benar bisa menentukan hidup seseorang adalah kekuatannya sendiri. Mereka terlalu naif jika percaya dewa akan selalu melindungi mereka.”Baginya, segala bentuk berkah ilahi tidak pernah bisa dibandingkan dengan kekuatan yang diperoleh melalui usaha sendiri.Namun begitu kalimat itu selesai terucap, wajah Magnus langsung berubah pucat. Lehernya seperti dicekik oleh tangan tak kasatmata hingga napasnya tersendat, sementara kedua matanya membelalak dipenuhi rasa sakit.“Sungguh lancang. Berani menghina dewa di Aula Elysium. Resonansi Dunia tidak akan mentoleransi penghinaan seperti ini.”Suara berat yang dipenuhi tekanan menggema langsung di telinganya.Bruk!Magnus jatuh berlutut dengan tubuh gemetar.Melihat kondisi putranya, Garrick segera memahami siapa yang sedang bertindak. Dia langsung mengirimkan pesan melalui transmisi suara. “Guru, aku Garrick dari Aula Seribu Relik. Aku datang khusus untuk menemuimu. Putraku masi

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2016

    Benar saja, begitu beberapa tetes darah menyentuh permukaan halaman, semuanya langsung terserap ke dalam buku. Cahaya lembut pun memancar dari buku tua itu, sementara halaman pertamanya perlahan dipenuhi Garricktan merah menyerupai urat-urat darah yang saling terhubung.Tak lama kemudian, Garricktan itu membentuk sebuah peta lengkap.“Berhasil! Muncul sesuatu!” Prisly berseru girang sambil bertepuk tangan.Nathan segera membalik ke halaman berikutnya dan kembali meneteskan darahnya dengan penuh harap. Namun kali ini buku itu tidak lagi memberikan respons. Tidak ada cahaya yang muncul, tidak ada perubahan yang terjadi, dan tidak ada halaman baru yang terbuka. Keempatnya hanya bisa saling berpandangan dengan wajah kebingungan. Mereka sempat mengira telah menemukan cara membuka seluruh isi buku, tetapi ternyata hanya halaman pertama yang menampilkan sesuatu.“Kalau begitu, kita pelajari dulu peta ini.” Sarah mendekat sambil memperhatikan setiap detailnya. “Mungkin petunjuk untuk membuka

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2015

    Sarah menutup mata sambil membalas ciuman Nathan dengan penuh kerinduan. Pada saat itu, dunia seakan lenyap dari kesadaran mereka. Yang tersisa hanyalah kehangatan satu sama lain.Ciuman itu terus berlanjut hingga langit perlahan berubah gelap dan bumi bergemuruh pelan.Baru setelah Sarah mulai kesulitan bernapas, Nathan perlahan melepaskan pelukannya.Tatapan Sarah langsung beralih ke langit yang mulai diselimuti senja, membuat wajahnya berubah panik. “Celaka! Aku lupa mencari makanan. Rebecca pasti sudah kelaparan sekarang!”“Rebecca?” Nathan mengernyit. “Dia juga ada di sini?”“Nanti aku jelaskan. Sekarang ikut aku dulu mencari sesuatu untuk dimakan, sisanya kita bicarakan setelah itu.”Mereka segera menyusuri hutan bersama hingga akhirnya menemukan beberapa buah liar dan sayuran yang masih layak dimakan sebelum bergegas kembali.Di sepanjang perjalanan, Sarah menceritakan bagaimana Prisly dan Rebecca ditangkap oleh Arkhon Abyss lalu dilemparkan ke dalam Sektor Bayangan ini. Namun

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2014

    Padahal, di wilayah seluas ini seharusnya terdapat monster spiritual yang menjadi salah satu sumber daya utama para kultivator karena Darah Hewan Spiritual mereka sangat berharga untuk menunjang kultivasi.Anehnya, seluruh Sektor Bayangan justru terasa seperti dunia mati. Pemandangannya begitu indah dan energi spiritualnya sangat melimpah, tetapi tidak ada sedikit pun tanda kehidupan.Setelah berjalan cukup lama, Rebecca mulai kelelahan. Berbeda dengan Sarah dan Prisly yang memiliki kekuatan kultivasi sehingga mampu bertahan tanpa makan maupun minum, Rebecca tetaplah manusia biasa.Melihat wajah Rebecca yang mulai pucat, Sarah segera menghentikan langkah mereka. “Prisly, tolong temani Kak Rebecca di sini. Aku akan mencari sesuatu yang bisa dimakan. Mungkin ada buah liar atau tanaman yang masih bisa dikonsumsi.”Karena tidak ada satu pun hewan yang dapat diburu, mencari buah-buahan liar menjadi satu-satunya pilihan.Sarah segera pergi menyusuri hutan.***Di sisi lain Sektor Bayangan,

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2013

    Prisly balas memeluk Sarah sambil menangis. "Kak Nathan sampai terjebak di dalam Sektor Bayangan demi mencari cara untuk menyelamatkanmu."Mendengar nama Nathan, Sarah buru-buru menghapus air matanya. "Ceritakan semuanya, apa yang sebenarnya terjadi pada Nathan?"Prisly menggeleng pelan. "Aku tidak tahu banyak."Selama ini Prisly tinggal di kediaman Keluarga Calderon. Karena hubungannya dengan Abel sudah dianggap sebagai pasangan yang akan bersama seumur hidup, tinggal di sana juga bukan sesuatu yang aneh. Karena itulah, dia tidak mengetahui seluruh kejadian yang dialami Nathan."Biarkan aku yang menjelaskan."Rebecca mengambil alih pembicaraan, lalu menceritakan semuanya secara rinci, mulai dari usaha Nathan memasuki Sektor Bayangan demi menyelamatkan Sarah hingga akhirnya justru terjebak di dalamnya."Dasar bodoh..." Sarah menghela napas panjang meski sudut bibirnya perlahan terangkat. "Ordo Maledicta memiliki banyak sekali Sektor Bayangan. Mana mungkin dia tahu aku ditahan di tempa

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 369

    Namun saat Beverly dan Sarah bangkit berdiri dan hendak berlari ke arena, Reus dan Aston yang berada di tepi arena menatap Beverly dan Sarah bersamaan. Karena siapapun pasti akan melirik kepada para wanita cantik. Dan pada saat itu, Reus dan Aston seketika membelalakkan matanya. Karena mereka menemu

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 437

    Di sebuah restoran, seorang pria paruh bayah dengan wajah datar sedang menyeruput teh nya dengan hati-hati, dan seorang pemuda berdiri di belakangnya dengan tubuh tegak dan rambut pendek, dia terlihat sangat cakap. “Justin, berapa usiamu tahun ini?” Pria paruh baya itu tiba-tiba berbicra. “Tyan, t

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 422

    Sebastian menatap Samson dengan dingin dan berkata. “Hagen sudah dibunuh oleh Tuan Nathan, kedepannya, di Kota Antarka, tidak ada lagi Keluarga Caspian!” “A-pa?” Samson menatap Nathan dengan kaget. “Bagaimana dengan Thomas?” “Hm! Tua bangka itu, dia juga sudah dibunuh oleh Tuan Nathan!” Sebastian me

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 382

    Setelah Simon pergi, di dalam ruangan VIP hanya tersisa Nathan sekeluarga dan keluarga bibinya. “Nathan, perkataanku memang tidak enak didengar, tapi ini semua demi kebaikanmu. Sekarang, ayah dan ibumu tidak mempunyai pekerjaan dan hanya mengandalkanmu untuk bertahan hidup. Kalau kamu memiliko motiv

    last updateLast Updated : 2026-03-21
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status